cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 554 Documents
IMAJI DALAM PUISI TANAH AIR MATA KARYA SUTARDJI CALZOUM BACHRI Munaris, Munaris
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Substansi permasalahan dalam kajian ini tentang imaji dalam puisi Tanah Air Mata karya Sutardji Calzoum Bachri. Kajian dilakukan secara kualitatif: membaca keseluruhan puisi, membaca ulang dengan mencermati setiap bagian dari puisi untuk menemukan imaji, menandai setiap imaji, mengklasifikasikan imaji, membahas dan mendeskripsikan setiap imaji, dan menyimpulkan imaji dalam puisi tersebut. Sumber data kajian ini puisi Tanah Air Mata karya Sutardji Calzoum Bachri. Data kajian berupa data verbal, yaitu penggalan-penggalan dari puisi tersebut yang mengandung imaji. Hasil penelitian menjukkan bahwa dalam puisi tersebut penyair dominan mengunakan imaji visual dan imaji kinestetik. Perpaduan dua imaji tersebut menguatkan daya bayang pembaca terhadap kondisi tanah air yang paradoks pada warganya yang penuh dengan kesedihan karena ulah para penjahat. Para penjahat yang secara fisik bisa saja bebas, tetapi para penjahat tersebut sejatinya terkungkung oleh rasa bersalah.The substance of the problem in this study is the images in the poem Tanah Air Mata by Sutardji Calzoum Bachri. The study was conducted qualitatively: reading the entire poem, re-reading by looking at each part of the poem to find images, marking each image, classifying images, discussing and describing each image, and concluding the images in the poem. The data source for this study is the poem Tanah Air Mata by Sutardji Calzoum Bachri. The study data is in the form of verbal data, namely fragments of the poem that contain images. The study results show that the dominant poet uses visual and kinesthetic images in this poem. The combination of these two images strengthens the reader's imagination of the paradoxical condition of the homeland for its citizens, who are full of sorrow because of the actions of criminals. The criminals physically could have been free, but the criminals are imprisoned by guilt. Keywords: image, auditory imagery, kinesthetic imagery, visual imagery, poetry
INTERTEKSTUALITAS DALAM SASTRA LISAN LAMPUNG Hilal, Iqbal; Nazzaruddin, Kahfie; Mustofa, Ali; Gustira, Yinda Dwi
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 10, No 2 Sep (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu proses pembuatan sastra lisan Lampung tentunya tidak dapat terlepas dari faktor intrinsik dan ektrinsik yang membangun suatu karya sastra. Intertekstual merupakan suatu cara untuk mengolah dua objek kajian yang didasarkan pada asumsi atau hipotesis adanya pengaruh di dalam suatu karya sastra baik disengaja ataupun tidak disengaja. Teknik pengumpulan data yang dipilih adalah teknik studi dokumenter, yaitu dilakukan dengan membaca sastra lisan Lampung atau sumber data penelitian kemudian mendokumentasikan setiap hal berupa kutipan-kutipan sebagai data penelitian. Berdasarkan hasil analisis peneliti dapat disimpulkan bahwa kajian intertekstualitas dalam sastra lisan Lampung pada dongeng “Ulun Nahen Serakkep dan Lemawong jama Napuh“ setelah dianalisis dengan prinsip intertekstualitas memiliki hubungan antara teks yang satu dengan yang lain. Dongeng “Ulun Nahen Serakkep dan Lemawong jama Napuh” merupakan cerita rakyat Lampung. Cerita tersebut merupakan tradisi lisan Lampung yang diceritakan secara turun-temurun. In a process of making Lampung oral literature, of course, it cannot be separated from the intrinsic and extrinsic factors that build a literary work. Intertextual is a way to process two objects of study based on the assumption or hypothesis of the influence in a literary work, either intentional or unintentional. The data collection technique chosen is a documentary study technique, which is done by reading Lampung oral literature or research data sources and then documenting everything in the form of quotations as research data. Based on the results of the researcher's analysis, it can be concluded that the study of intertextuality in Lampung oral literature in the fairy tale "Ulun Nahen Serakkep and Lemawong jama Napuh" after being analyzed with the principle of intertextuality has a relationship between one text and another. The fairy tale “Ulun Nahen Serakkep and Lemawong jama Napuh” is a Lampung folk tale. The story is an oral tradition of Lampung which is told from generation to generation.
BERITA PENANGKAPAN SELEBRITI KONTRAVERSIAL NIKITA MIRZANI DI MEDIA ONLINE (Studi Analisis Wacana Kritis Teori Norman Faircloug) Astriyati, Dede; Hamdani, Agus
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mass media is a tool for conveying information, thoughts, and ideas to a wide audience. The information conveyed varies, including news about celebrities' lives in Indonesia. Through critical discourse analysis, it is possible to discover the ideologies present in the news coverage across various media outlets. The purpose of this research is to determine the critical discourse analysis of news articles about the arrest of the Indonesian artist Nikita Mirzani, as published by four online media outlets: Detik.com, Liputan6.com, Tempo.com, and Tribunnews.com. A descriptive method is employed, and the findings are presented qualitatively, using a critical thinking framework and perspective for this study. The theoretical framework employed in this research is Norman Fairclough's three-dimensional model, which consists of microstructural, mesostructural, and macrostructural dimensions. The analysis techniques employed are observation and note-taking. The research process is divided into three stages: data collection, data classification, and data analysis. The data analyzed in this study include the titles and content of news articles regarding the arrest of Indonesian celebrity Nikita Mirzani, as published by the four online media outlets. The results of this research indicate that there are differences in the content of celebrity news articles across the four online media outlets, Detik.com, Liputan6.com, Tempo.com, and Tribunnews.com. Each media outlet presents the same news topic with different framing, according to their respective motivations and ideals.Media massa merupakan alat untuk menyampaikan informasi, pemikiran, dan gagasan kepada khalayak luas. Informasi yang disampaikan beragam, termasuk berita seputar kehidupan selebritis di Indonesia. Melalui analisis wacana kritis, kita dapat mengetahui ideologi-ideologi yang ada dalam pemberitaan di berbagai media. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis wacana kritis artikel berita tentang penangkapan artis Indonesia Nikita Mirzani yang dimuat empat media online: Detik.com, Liputan6.com, Tempo.com, dan Tribunnews.com. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan temuan-temuan yang diperoleh disajikan secara kualitatif dengan menggunakan kerangka berpikir kritis dan perspektif dalam penelitian ini. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model tiga dimensi Norman Fairclough yang terdiri dari dimensi mikrostruktur, mesostruktur, dan makrostruktur. Teknik analisis yang digunakan adalah observasi dan pencatatan. Proses penelitian dibagi menjadi tiga tahap: pengumpulan data, klasifikasi data, dan analisis data. Data yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi judul dan isi artikel berita mengenai penangkapan selebriti Tanah Air Nikita Mirzani yang dimuat oleh empat media online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan isi artikel berita selebriti di empat media online Detik.com, Liputan6.com, Tempo.com, dan Tribunnews.com. Masing-masing media menyajikan topik pemberitaan yang sama dengan framing yang berbeda-beda, sesuai dengan motivasi dan cita-citanya masing-masing. 
Kesantunan Berbahasa Tuturan Siswa dan Guru pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMA Negeri 13 Depok Tahun Ajaran 2022/2023 Helmiana, Putri Cantika; Sumarti, Sumarti; Sumarta, I Wayan Ardi; Rusminto, Nurlakssana Eko
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is the politeness of language spoken by students and teachers in class X Indonesian language learning at SMA Negeri 13 Depok for the 2022/2023 academic year. Therefore, this research was conducted with the aim of describing language politeness in the form of compliance and violations in the speech of students and teachers in class X Indonesian language learning at SMAN 13 Depok for the 2022/2023 academic year. The research method used is a qualitative descriptive method. The data source in this research is student and teacher speech and their context in Indonesian language learning in class X at SMAN 13 Depok for the 2022/2023 academic year. The data collection technique uses field note techniques. Then, data analysis techniques use heuristic analysis and techniques for presenting data analysis results using informal methods. The results of the research show that there are violations and violations of language politeness. The dominant language politeness observance is the maxim of agreement, while the one that is least frequently found is the maxim of generosity. The dominant violation of language politeness is the maxim of wisdom, while the one that is least found is the maxim of sympathy. The amount of data obtained from the results of this research was 236 data. From the research results, compliance with the principles of language politeness was found to be more common than violations of the principles of language politeness.Masalah dalam penelitian ini ialah kesantunan berbahasa tuturan siswa dan guru pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 13 Depok Tahun Ajaran 2022/2023. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa baik berupa penaatan maupun pelanggaran  dalam tuturan siswa dan guru pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMAN 13 Depok Tahun Ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang dipakai ialah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah tuturan-tuturan siswa dan guru beserta konteksnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMAN 13 Depok Tahun Ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catatan lapangan. Kemudian, teknik analisis data menggunakan analisis heuristik dan teknik penyajian hasil analisis data dengan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan adanya penaatan dan pelanggaran kesantunan berbahasa. Penaatan kesantunan berbahasa yang dominan adalah maksim kesepakatan, sedangkan yang paling sedikit ditemukan ialah maksim kedermawanan.  Pelanggaran kesantunan berbahasa yang dominan adalah maksim kearifan, sedangkan yang paling sedikit ditemukan ialah maksim simpati. Jumlah data yang diperoleh dari hasil penelitian ini sebanyak 236 data. Dari hasil penelitian, penaatan prinsip kesantunan berbahasa lebih banyak ditemukan daripada pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa.Keywords: language politeness, obedience and violation, learning

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue