cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23021276     EISSN : 26215594     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Bioterdidik adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil penelitian mengenai pembelajaran biologi maupun penelitian biologi.
Arjuna Subject : -
Articles 680 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE JIGSAW TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR DAN PENGUASAAN MATERI SISWA Melda Yanti; Tri Jalmo; Rini Rita T Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has goal to know the effect of learning model jigsaw toward the activity of studying students and  mastery of the material. The design of this research is pretest-posttest non equivalent. The sample of class VIIIB and VIIID are selected by clusters of random sampling. The data of this research quantitative and qualitative data. Qualitative data got by average value pretest, posttest, and N-gain that analyzed statistically using uji-u and uji-t. Qualitative data is students learning activity, student response that analyzed in descriptive. The result of study showed that the student activity has already increased, that is giving opinion aspect, work in teams, present the results of the discussion, ask a question. Mastering material also get increasing with average N-gain (0,56). In addition most of students gave positive response toward use of jigsaw model. Thus, learning process by using model of Jigsaw may increasing the activities of studying and material mastery of the student.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Jigsaw terhadap peningkatan aktivitas belajar dan penguasaan materi siswa. Desain penelitian ini pretes postes non-equivalen. Sampel penelitian adalah kelas VIIIB dan VIIID yang dipilih secara cluster random sampling.  Data penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif.  Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes, dan N-gain yang dianalisis secara statistik menggunakan uji-u dan uji-t. Data kualitatif berupa aktivitas belajar siswa, dan tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa mengalami peningkatan, yaitu aspek mengemukakan pendapat, bekerjasama dalam kelompok, mempresentasikan hasil diskusi,mengajukan pertanyaan. Penguasaan materi juga mengalami peningkatan dengan rata-rata N-gain (0,56). Selain itu, sebagian besar siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan model Jigsaw. Dengan demikian,pembelajaran menggunakan model Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar dan penguasaan materi oleh siswa.Kata kunci : aktivitas belajar, model jigsaw, penguasaan materi oleh siswa, sistem pencernaan pada manusia.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PENGUASAAN KONSEP OLEH SISWA Hesti Yudhiastuti; Arwin Achmad; Rini Rita Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 9 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to examine the use of school environment as a learning resource to enhance students learning activities and conceptual understanding. The research design was pretest-posttest non equivalent. The samples were VIIB dan VIIC class that selected by purposive sampling. The quantitative data obtained from the average value of pretest, posttest, and N-gain. Quantitative data were activities description and student questionaire responses that analyzed using U test. The results showed that the use of school environment as a learning resource for improving student learning activities has with high interpretations. Student conceptual understanding also increased with average of  N-gain 57,90. Thus, school environment as learning resources was effective to improve students learning activity and conceptual understanding.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar untuk meningkatkan aktivitas belajar dan penguasaan konsep oleh siswa. Desain penelitian ini adalah pretes-postes non ekuivalen. Sampel penelitian ini adalah kelas VIIB dan VIIC yang dipilih secara purposive sampling. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes, dan N-gain yang dianalisis menggunakan uji U. Data kualitatif berupa deskripsi aktivitas dan angket tanggapan siswa. Hasil penelitian dengan memanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa menunjukkan  interpretasi tinggi. Penguasaan konsep oleh siswa juga mengalami peningkatan dengan rata-rata N-gain 57,90. Sehingga pembelajaran menggunakan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar efektif untuk meningkatkan aktivitas belajar dan penguasaan konsep oleh siswa.Kata kunci : aktivitas belajar, ekosistem, lingkungan sebagai, penguasaan konsep, sumber belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Fransiska Vitria Kristanti; Pramudiyanti Pramudiyanti; Rini Rita T. Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 7 (2013): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was knowing the influence of TPS model in improve activities and result students learning by using design pretest-posttest equivalent. The sample of this research were the students at VIIG and VIIH by random sampling. A qualitative data was learning activity and it got by observation. A quantitative data was the result of student learning which obtained from the average score of pretest, posttest, and N-gain. The research result of students learning activity from the whole aspects of student’s ability were the asking question aspect score, answering question, and giving opinion was average of high criterion. The result of students learning has increased with the average score of  N-gain (57.27). Thus, it can be concluded that TPS  model has a increased activities and result students learning.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran TPS dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan desain pretes postes ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIG dan VIIH yang dipilih dari populasi secara random sampling. Data kualitatif berupa aktivitas belajar siswa yang diperoleh dari lembar observasi. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes dan N-gain. Hasil penelitian aktivitas belajar dari aspek kemampuan siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, dan mengemukakan pendapat berkriteria tinggi. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai N-gain (57,27). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TPS berpengaruh  dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata kunci : aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa, pengelolaan lingkungan, TPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Rizki Faya Islami; Tri Jalmo; Rini Rita T. Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study to determine the effect of PBL models to increase student’s critical thinking skills and learning activities at class X SMA Negeri 3 Kotabumi in Environment subject matter. The research design was pretest-posttest equivalent groups.The samples were X5 and X3 class which selected by purposive sampling.Quantitative data obtained from the average of pretest, posttest, and N-Gain were statistically analyzed using u-test.Qualitative data in the form of student’s activities. The results showed that there are no significant effect improving student’s critical thinking skills with using PBL models, it’s seen in average N-gain of experiment 32.13 and control 30.54 . But the average of all student’s activities in PBL models class was higher each meeting.It’s can be concluded that the use of the PBL models can’t significant improve critical thinking skills but it can improve student’s activities in environment subject matter. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model PBL terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan aktivitas belajar siswa kelas X SMA Negeri 3 Kotabumi pada materi pokok Lingkungan. Desain penelitian adalah pretes-postes kelompok equivalen. Sampel adalah siswa kelas X5 dan X3 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes, dan N-Gain yang dianalisis secara statistik menggunakan uji-u. Data kualitatif berupa data aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL berpengaruh tidak signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, ini terlihat rata-rata nilai N-gain pada kelas eksperimen sebesar 32,13 dan kelas kontrol sebesar 30,54. Namun hasil rata-rata keseluruhan aktivitas siswa pada kelas yang menggunakan model pembelajaran PBL dinyatakan tinggi setiap pertemuannya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PBL dapat meningkatkan secara tidak signifikan kemampuan berpikir kritis siswa, tetapi mampu meningkatkan aktivitas siswa pada materi pokok Lingkungan. Kata kunci: kemampuan berpikir kritis, lingkungan, model PBL.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN AKTIVITAS SISWA Deny Rinawati; Tri Jalmo; Rini Rita T. Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to know the effect of audio visual teaching material towards student’s learning activities and concept mastery. Samples were VIIA and VIIB that was chosen by purposive sampling. This research design was pretest-postest non equivalent group. The quantitative data was obtained from the average  value of test that were analyzed using t-test and U-test. The qualitative data are student learning activities data’s and quostionnaire responses that were analyzed descriptively. The result showed that the audio visual teaching material can improve student’s concept mastery was proof with N-gain average 59,4. Whereas student’s learning activities were observed in experiment class was increase with the average score of all aspect was high criteria (75,4%). Beside that, most student (97%) gave positive response towards audio visual teaching material. Thus, using audio visual teaching material was significant to improve student’s learning activities and concept mastery.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual terhadap penguasaan konsep dan aktivitas siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIA dan VIIB yang dipilih dari populasi secara purposive  sampling. Desain penelitian ini adalah pretes postes kelompok tak ekuivalen. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji-t dan uji-U. Data kualitatif berupa data aktivitas siswa dan angket tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa dengan rata-rata N-gain 59,4. Selain itu aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen juga mengalami peningkatan untuk semua aspek dengan rata-rata aktivitas berkriteria tinggi (75,4%). Sejalan dengan hal itu, sebagian besar siswa (97%) memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan media audio visual. Dengan demikian, penggunaan media audio visual  berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penguasaan konsep dan aktivitas belajar siswa.Kata kunci :   keanekaragaman ciri makhluk hidup, media audio visual, penguasaan konsep  
HUBUNGAN ANTARA MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI Repa Septia Ratiana; Pramudiyanti Pramudiyanti; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to know the correlation between students’ interest and learning motivation toward biology learning product on the subject at SMAN 1 Way Tuba. The subjects of the research were the students of grade X that were chosen based on purposive sampling technique. The interest and learning motivation data were taken from questionnaire, while the learning product data was taken from block test. The data was analyzed using simple correlation (bivariate pearson) and double correlation. The result showed that there was a correlation between interest and learning product with the correlation grade 0.628 that categorized as strong, there was a correlation between learning motivation and learning product with the correlation grade 0.716 that categorized as strong, there was a correlation between interest and learning motivation  0.817 that categorized as strong. So, the interest and learning motivation have correlation with learning product, as good as the interest and motivation students, the learning product would be good.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara minat dan motivasi belajar dengan hasil belajar biologi siswa SMA N 1 Way Tuba. Subyek pada penelitian ini siswa kelas X yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Data minat dan motivasi belajar diambil dari angket, sedangkan data hasil belajar diambil dari tes uji blok. Data dianalisis menggunakan korelasi sederhana (bivariate pearson) dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara minat dengan hasil belajar dengan angka korelasi 0,628 berkategori kuat, ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar dengan angka korelasi 0,716, berkategori kuat, ada hubungan antara minat dan motivasi belajar dengan hasil belajar dengan korelasi 0,817 berkategori kuat. Jadi, minat belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar memiliki hubungan, semakin baik minat dan motivasi belajar siswa maka semakin baik hasil belajar yang diperoleh siswa.Kata kunci :  biologi, hasil belajar, minat, motivasi belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR Sarvia Trisniati; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to determine the effect of Jigsawlearning model to students' teamwork skills and learning outcomes of cognitive aspects which the design was pretest posttest for non equivalent groups. The samples were students of XI IPA2 and XI IPA3 which were selected by purposive sampling. The qualitative data was the average score of students' teamwork skills that were analyzed descriptively. The quantitative data were obtained from average score of pretest, posttest, and N-gain then analyzed using t-test and U test. The results showed that the students had an average score of teamwork skills with good criteria (75.00). Students learning outcomes increased with an average N-gain (60.43). Thus, Jigsaw learning model influence in improving students teamwork skills and learning outcomesat human immune system subject matter.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran tipe Jigsaw terhadap kemampuan kerjasama dan hasil belajar aspek kognitif siswa dengan desain pretes-postes kelompok tak ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA2 dan XI IPA3 yang dipilih secara purposive sampling. Data kualitatif berupa rata-rata nilai kemampuan kerjasama siswa yang dianalisis secara deskriptif. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes dan N-gain, kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji-t dan uji U. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata siswa memiliki kemampuan kerjasama dengan kriteria baik (75.00). Hasil belajar siswa mengalami peningkatan, dengan rata-rata N-gain (60.43). Dengan demikian, model pembelajaran tipe Jigsaw berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan kerjasama dan hasil belajar siswa pada materi Sistem Pertahanan Tubuh Manusia.Kata kunci :hasil belajar siswa, kemampuan kerjasamasiswa, model Jigsaw, sistem pertahanan tubuh manusia
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PRAKTIKUM DENGAN MODEL NHT TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Ades Pangestu; Pramudiyanti Pramudiyanti; Afif Bintoro
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study was to know the influence of using practical method with NHT model to the student’s science process skill. This study was a quasi-experimental using pretest-posttest equivalent group design. The samples were VIIE and VIIF class that chosen by purposive sampling. The research data consist of quantitative and qualitative. The quantitative data obtained from the average value of test which analyzed by using t-test and U-test, while the qualitative data obtained from the observation sheet of learning activities and questionnaire responses of student which analyzed descriptively. The results showed that the student’s science process skill was improve with average N-gain 44,07. The student’s learning activities was improve with average 80,99. Thus, it could be concluded that using practical method with NHT model was influnced to improve the student’s science process skills and the student’s learning activities.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode praktikum dengan model NHT terhadap keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini merupakan eksperimental semu dengan desain pretes-postes kelompok ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIE dan VIIF yang dipilih secara purposive sampling. Data penelitian terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif  diperoleh dari rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji-t dan uji-U, sedangkan data kualitatif diperoleh dari lembar observasi aktivitas belajar dan angket tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata N-gain 44,07. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata 80,99. Dengan demikian, penggunaan metode praktikum dengan model NHT berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan proses sains dan aktivitas belajar siswa.Kata kunci : aktivitas belajar, keterampilan proses sains, metode praktikum, model NHT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Fatmala Ajeng Pekerti; Tri Jalmo; Rini Rita T Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 7 (2013): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was knowing the influence of guided inqury model in improve activities and result students learning by using design pretest-posttest equivalent. The sample of this research were the students at X1 and X2 by purposive sampling. A qualitative data was learning activity and it got by observation. A quantitative data was the result of student learning which obtained from the average score of pretest, posttest, and N-gain. The research result of students learning activity from the whole aspects of student’s ability were asking  question, writing  the idea/opinion, collecting data/information, perform analysis, writing the conclutions, and the average of high criterion. The result of students learning has increased with the average score of N-gain (57.33). Thus, it could be concluded that guided inquiry model has a significant increased activities and result students learning.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan desain pretes postes ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas X1 dan X2 yang dipilih dari populasi secara purposive sampling. Data kualitatif berupa aktivitas belajar siswa yang diperoleh dari lembar observasi aktivitas belajar siswa. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes dan N-gain. Hasil penelitian aktivitas belajar dari aspek kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan, menuliskan ide/gagasan, mengumpulkan data/informasi, melakukan analisis, dan menuliskan kesimpulan berkriteria tinggi. Hasil belajar  mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai N-gain (57,33). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh signifikan dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata kunci : aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa, inkuiri terbimbing, pencemaran lingkungan
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS DAN PENYIRAMAN TERHADAP KECEPATAN PERTUMBUHAN KEDELAI Singgih Primantoro Santoso; Rochmah Agustrina; Rini Rita T Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 9 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of compost dose and watering intervals on the soybean growth. The results of the study are used as source material of Student’s Worksheet (SW). Research factorial arranged in a completely randomized design (CRD) with two factors and four replications. The first factor, compost dose: 2.5; 5; 7.5 tons/ha. The second factor, watering interval: 0.5 L/day, 0.5 L/2 days, and 0.5 L/ 3 days. The parameters measured were the soybean plants growth rate and viability of SW. Data were analyzed and tested range of HSD at 5% level. The results showed that the watering interval of 0.5 L/day significantly affected the soybean plants growth rate during the period 7-14 and 21-28 days after planting while the 0.5 L/3 days significantly in the period 14-21 days after planting. The mean value test of the SW application to students of class XII is 82. Thereby very feasible used as a source of learning.Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kompos dan interval penyiraman terhadap  pertumbuhan  kedelai.  Hasil penelitian digunakan sebagai sumber materi penyusunan Lembar Kerja Siswa (LKS). Penelitian disusun secara faktorial dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor dan 4 ulangan.  Faktor pertama,  dosis kompos: 2,5; 5; 7,5 Ton/Ha.  Faktor kedua, interval penyiraman: 0,5 L/hari, 0,5 L/2 hari, dan 0,5 L/3 hari.  Parameter yang diukur adalah kecepatan pertumbuhan tanaman kedelai  dan  kelayakan LKS. Data dianalisis ragam dan diuji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval penyiraman 0,5 L/hari berpengaruh nyata terhadap kecepatan pertumbuhan tanaman kedelai pada periode 7-14 dan 21-28 HST sedangkan 0,5 L/3hari berpengaruh nyata pada periode 14-21 HST.  Nilai rerata ujian  penerapan LKS bagi siswa kelas XII SMA adalah 82.  Dengan demikan LKS  dinyatakan sangat layak digunakan sebagai sumber belajar.Kata kunci: dosis kompos, kecepatan pertumbuhan, kedelai, penyiraman.

Page 11 of 68 | Total Record : 680


Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 3 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 11, No 2 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 11, No 1 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 10, No 3 (2022): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Bioterdidik Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Bioterdidik Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Bioterdidik Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Bioterdidik Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Bioterdidik Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Bioterdidik Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Bioterdidik Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 10 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 9 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 8 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 7 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 10 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 9 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 8 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 7 (2013): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 4 (2013): bioterdidik Vol 1, No 3 (2013): jurnal bioterdidik Vol 1, No 2 (2013): bioterdidik Vol 1, No 1 (2013): bioterdidik More Issue