Articles
531 Documents
Pengaruh Kegiatan Kokurikuler Terhadap Penguatan Karakter Integritas Peserta Didik Kelas XI SMAN 1 Tulang Bawang Tengah Tahun Pelajaran 2018/2019
Desi Safitri;
Berchah Pitoewas;
Edi Siswanto
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 1 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research was to find out the influence of the co-curricular activities of the character strengthening of the eleventh grade students’ integrity at SMAN 1 Tulang Bawang Tengah academic year 2018/2019. The research method used was a quantitative descriptive method with a student research subject eleventh grade 35 respondents. In collecting the data, the researcher used polls and documentation. Based on the results of the study, it is known that giving co-curricular assignments can help learners understand the learning materials and reinforce the students' integrity character especially in honesty and responsibility. The results of this study showed that the students with the process of co-curricular activities are very influential with a percentage of 3 respondents (9%) considered as less influential category. There are 10 respondents (20%) considered as quite influential and 22 respondents (62%) are considered as a well-influential category. In the character strengthening integrity, there were 2 respondents (6%) considered as less influential category. There are 16 respondents (45%) in the category was influential and 17 respondents (49%) are in a well-influential category. The result of the study showed that 0.78 the influence of the co-curricular activities of the character strengthening of students ' integrity of XI SMAN Class 1 of the Central onion Bones can be categorized strongly.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kegiatan kokurikuler terhadap penguatan karakter integritas peserta didik kelas XI SMAN 1Tulang Bawang Tengah tahun pelajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI yang berjumlah 35 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik kelas XI SMAN 1 Tulang Bawang Tengah Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan proses kegiatan kokurikuler sangat berpengaruh, dengan persentase sebanyak 3 responden (9%) termasuk kedalam kategori kurang berpengaruh. Sedangkan sebanyak 10 responden (20%) termasuk dalam kategori cukup berpengaruh dan sebanyak 22 responden (62%) dalam kategori berpengaruh dengan baik. Pada penguatan karakter integritas terdapat sebanyak 2 responden (6%) termasuk dalam kategori kurang berpengaruh. Sedangkan sebanyak 16 responden (45%) dalam kategori cukup berpengaruh dan sebanyak 17 responden (49%) dalam kategori berpengaruh dengan baik. Kata kunci: kegiatan, kokurikuler, integritas
Implementasi Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter
Kartina Kartina;
Irawan Suntoro;
Edi Siswanto
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 1 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research was to analyse and describe the implementation of Permendikbud number 20 year 2018 about strengthening character education of a Formal education unit SMAN 1 Tumijajar Tulang Bawang Barat academic year 2018/2019. At model Evaluation of Program with CIPP theory (Context, Input, Process and Product). The method used in this research was qualitative descriptive method with a qualitative approach. The data collection techniques used interviews, observations and documentation while in analyzing data used credibility testing with extra time and triangulation. The results showed that the implementation process of character education strengthening program in Permendikbud number 20 year 2018 used the evaluation model of the program with CIPP theory. As seen from the context dimension the PPK programs was supported by the environment reviewed from the CCTV security, student attendance card and the comfort. As seen From the Input dimension there are several programs in order to fulfill the needs of PPK program supported by the availability of existing facilities and infrastructure in the school and human resources. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan Implementasi Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang penguatan pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan perpanjangan waktu dan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi program penguatan pendidikan karakter dalam Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 dilihat dengan menggunakan model evaluasi program dengan teori CIPP. Dari dimensi context program-program PPK disekolah didukung oleh lingkungan yang ditinjau dari keamanan CCTV, kartu kehadiran siswa dan kenyaman. Dari dimensi Input terdapat beberapa program dalam rangka memenuhi kebutuhan dalam program PPK yang didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang ada disekolah dan sumber daya manusia. Kata kunci: permendikbud, implementasi, pendidikan karakter
Peranan Kepolisian Dalam Sosialisasi Pencegahan Ujaran Kebencian Dan Berita Hoax Di Wilayah Hukum Resort Way Kanan
Rantika Kurniati;
Hermi Yanzi;
Abdul Halim
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 2 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research was to find out how the police role in the socialization of hate speech prevention and hoax news in Way Kanan Resort. The method used was a descriptive with a quantitive approach. The population of this research was 726 people with 17 years old as minimum requirement who lived in Taman Asri subdistrict. The sample was 73 people 10% of population. The data collection technique in this research is a poll as a staple technique. The results showed that the role of police in the socialization of hate speech and hoax news in the village of lush garden was already good with the following percentage results 53.5% or 39 respondents belong to the role category, incite 79.5% or 58 respondents to the role category, and spreading the news of a lie 54.8% or 40 respondents were in the category quite a role.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan kepolisian dalam sosialisasi pencegahan ujaran kebencian dan berita hoax di wilayah hukum Resort Way Kanan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan subyek penelitian yaitu masyarakat berusia minimal 17 tahun di Kelurahan Taman Asri. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 726 warga dengan sampel yang diambil sebanyak (10%) dari populasi yaitu 73 warga. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket sebagai teknik pokok sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan kepolisian dalam sosialisasi ujaran kebencian dan berita hoax di Kelurahan Taman Asri sudah berperan dengan baik dengan persentase sebagai berikut: penghinaan 53.5% atau 39 responden termasuk ke dalam kategori berperan, menghasut 79.5% atau 58 responden termasuk ke dalam kategori berperan, dan penyebaran berita bohong 54.8% atau 40 responden ada pada kategori cukup berperan.Kata Kunci: kepolisian, ujaran kebencian, berita hoax
Implementasi Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi
Ana Mentari;
Hermi Yanzi;
Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 10, No 1 (2021): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan (1) implementasi pendidikan karakter pada jenjang pendidikan tinggi; (2) nilai-niali karakter yang terinternalisasi dalam perkuliahan; dan (3) pola serta wadah implementasi pendidikan karakter pada jenjang pendidikan tinggi. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data di lakukan melalui observasi dan studi literatur. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi pendidikan karakter pada jenjang pendidikan tinggi, diantaranya pada kegiatan ko-kurikuler dan ektrakurikuler, (2) nilai-nilai karakter yang terinternalisasi dalam perkuliahan, terutama pada mata kuliah tertentu seperti pendidikan etika dan kearifan lokal, pendidikan integritas dan anti korupsi, serta pendidikan Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan, (3) pola serta wadah implementasi pendidikan karakter pada jenjang pendidikan tinggi, khususnya di Universitas Lampung Nampak dari beberapa kebijakan kampus diantaranya kebijakan parker terpadu, green campus, pasar rakyat, dan penerapan kartu parkir.
Peneguhan Karakter Nasionalisme Melalui Pembelajaran PPKn Berbasis Kearifan Lokal
Badu’l Mat Saleh;
Budiono Budiono;
Agus Tinus
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui (1) strategi yang digunakan dalam menerapkan kearifan lokal pada pembelajaran PPKn guna meneguhkan karakter nasionalisme siswa di SMPN 2 Raas; (2) nilai-niali kearifan lokal yang dikembangkan melalui Pembelajaran PPKn dalam upaya meneguhkan karakter nasionalisme siswa di SMPN 2 Raas Kab. Sumenep; dan (3) faktor pendukung dan penghambat dalam upaya meneguhkan karakter Nasionalisme melaluhi Pembelajaran PPKn berbasis kearifan lokal di SMPN 2 Raas Kab. Sumenep. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi yang digunakan malalui tauladan dari para guru dan menanamkan nilai-nilai secara langsung pada siswa. Bahasa madura halus, dan sosialisai ke wali siswa pada setiap pertemuan (2) Nilai-niali kearifan lokal yang di kembangkan di sekolah yakni adanya pesantren kilat, siswa di wajibkan untuk mengikuti kegiatan tahunan tersebut yang sudah menjadi kewajiban para siswa (3) Faktor pendukung yaitu semua siswa sudah melakukan kebijakan sekolah dengan mentaati aturan yang sudah menjadi program di sekolah, faktor penghambat, kadang ada siswa yang tidak mengikuti kegiatan budaya sekolah contoh menyanyikan lagu daerah, sering siswa minta izin untuk keluar kelas supaya tidak mengikut kegiatan.Kata kunci: karakter nasionalisme; pembelajaran PPKn; kearifan lokal
Peran Pemerintah Daerah Dalam Pemenuhan Hak Penderita Gangguan Jiwa di Kabupaten Pringsewu
Sri Endarlina;
Yunisca Nurmalisa;
Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 10 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The objective of this research is to describe the role of local governments in the fulfillment of the rights of mental disorder in Pringsewu regency. The method used in this research was descriptive qualitative. The subject of this study were the social service and the public health office of Pringsewu regency, Pringsewu regional House of People's Representatives commission IV, the Public Order Enforcers (SATPOL PP) of Pringsewu, and the social worker of Sinarjati foundation Bina Laras parlour. The researcher used interview, observation and documentation to collect the data, while for data analysis the researcher used credibility test with triangulation. The results of this study shows the local government of Pringsewu regency has maximized the role with all the limitationsTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran pemerintah daerah dalam pemenuhan hak penderita gangguan jiwa dikabupaten pringsewu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian pemerintah daerah kabupaten pringsewu khususnya dinas sosial, dinas kesehatan, DPRD komisi IV, Satpol PP dan Pekerja Sosial Yayasan Sinarjati Panti Bina Laras. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi dan pedoman dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah kabupaten pringsewu telah berperan dengan maksimal dengan segala keterbatasan yang ada.Kata kunci: gangguan jiwa, hak, pemerintah daerah
Peran Tokoh Adat Dalam Pembagian Harta Waris Menurut Hukum Adat Jawa Di Lampung Tengah
Budi Setio Nugroho;
Berchah Pitoewas;
Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study was to be similar find out wheather the traditional leaders in the distribution of inhearitance. He research method used in this research is quantitative descriptive method. With a population of 1700 people the sample is 94 people, the data collection techniques used in this study consisted of the main techniques namely questionnaire and supporting techniques namely interviews, documentation, data analysis techniques. The results of the study are the role of traditional leaders in the distribution of inheritance according to customary law based on data and discussion of research results known to play a role. With the presentation of the results of the percentage that shows the percentage of more than 50% of family heads feel the role and benefits of traditional leaders, especially in mediating the distribution of inheritance among customary law communities which cannot be resolved by one family alone.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tokoh adat dalam pembagian harta waris. Metode penetlitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 1700 orang yang dijadikan sampel adalah sebanyak 94 orang, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari teknik pokok yaitu angket dan teknik penunjang yaitu wawancara, dokumentasi, teknik analisis data. Hasil penelitian adalah peran tokoh adat dalam pembagian harta waris menurut hukum adat berdasarkan data dan pembahasan hasil penelitian diketahui berperan. Dengan ditunjukannya hasil presentase yang menunjukan presentase lebih dari 50% kepala keluarga merasakan peran dan manfaat dari tokoh adat khususnya dalam menengahi pembagian harta waris dikalangan masyarakat hukum adat yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh satu keluarga.Kata Kunci: tokoh adat, pembagian harta waris, hukum adat
Efektivitas Pola Pembinaan Anak Didik Pemasyarakatan Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Bandar Lampung
Shabrina Niwanda;
Berchah Pitoewas;
Abdul Halim
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 2 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The aim of this research is to descript about the system of development in LPKA Klass II Bandar Lampung. The Research method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach with the subject of this research are registration officer, development officer, education officer,and health officer. Data collection technique using interview, observation, dan documentation while data analysis using credibility test with triangulation. From the research, it can be concluded that: development system implemented to develop the protege has been effective, facilities and infastructures facilities has been enough to support the development process and has been appropriate in accordance with law and regulation UU No 12 tahun 1995 about pemasyarakatan correctional facility. Children in conflict with the law is placed in LPKA dan UU No 11 tahun 2011 about juvenile justice system.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang Pola Pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian Petugas Registrasi, Petugas Pembinaan, Petugas Pendidikan, Petugas Kesehatan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa: Pola pembinaan yang dilaksanakan untuk membina anak didik pemasyarakatan sudah berjalan efektif, fasilitas sarana dan prasarana cukup untuk menunjang proses pembinaan dan sudah sesuai dengan pedoman peraturan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan, anak yang berkonflik dengan hukum ditempatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana anak.Kata kunci : Efektivitas, Lembaga Pembinaan Khusus Anak
Persepsi Masyarakat Suku Jawa terhadap tradisi uang segheh dalam pernikahan suku lampung jurai pepadun
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The aims of the present research is to describe the perception of java tribe society to segheh money tradition in the Lampung jurai pepadun tribe wedding in tua village Bandar Surabaya sub-districts the central of Lampung district. The result of the present research show that the perception of society liable to something positive. The society already understand about segheh money tradition in the Lampung jurai pepadun tribe wedding . the society hope thet segheh money tradition in the Lampung tribe wedding is still preserved and not disappear, because segheh money is the characteristic of the Lampung tribe wedding.
Pengaruh Kebijakan Sekolah Dalam PPK Berbasis Budaya Sekolah Terhadap Revitalisasi Nilai Integritas
Mulyanti Mulyanti;
Irawan Suntoro;
Rohman Rohman
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 1 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The aim of this study was to examine the influences of school policy in strengthening character education based school culture towards revitalization of students’ integrity values at SMP Yadika Natar academic year 2018/2019. This study used quantitative method, and it involved 30 students as the respondents. The data were collected through questionnaire and analyzed by using linear regression and analysis of Variance with SPSS. The result of this study shows that (1) there is a significant influence between school policy (X1) and revitalization of students’ integrity values (Y), with coefficient determination 46.4%. (2) there is a significant influence between the strengthen of character education based school culture (X2) and revitalization of students’ integrity values (Y), with coefficient determination 66.1%. (3) there are significant influences among school policy (X1), the reinforcement of character education based school culture (X2) and revitalization of students’ integrity values (Y) with coefficient determination 66.5%. Therefore, the results of this study are expected to improve and to get used to implement school policy and character education based school culture in order to reach the values of revitalization to the students.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh kebijakan sekolah dalam penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah terhadap revitalisasi nilai integritas siswa di SMP Yadika Natar Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara kebijakan sekolah (X1) terhadap revitalisasi nilai integritas siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 46,4%, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah (X2) terhadap revitalisasi nilai integritas siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 66,1%, (3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara kebijakan sekolah (X1) dan penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah (X2) terhadap revitalisasi nilai integritas siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 66,5%. Kata kunci: kebijakan sekolah, penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah, revitalisasi nilai integritas siswa