cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Channel : Jurnal Komunikasi
ISSN : 23392681     EISSN : 26212579     DOI : 10.12928
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA KOMUNIKASI TERHADAP KEPESERTAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA MASYARAKAT PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH (PBPU) DI DIY Rahmawati, Wuri
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.972 KB)

Abstract

intisariTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong masyarakat Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) untuk menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan menganalisis pengaruh media yang digunakan untuk mendorong masyarakat menjadi peserta JKN. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan sampel masyarakat PBPU yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional di wialyah Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mendorong masyarakat PBPU menjadi peserta JKN adalah merasa penting sebesar 100%, premi murah sebesar 100%, pendapatan cukup sebesar 57,14 dan mendapatkan fasilitas berobat gratis sebesar 71,42%.Masyarakat menjadi peserta JKN sejak tahun 2014 sebanyak 28,57%, tahun 2015 sebanyak 57,14% dan sejak tahun 2016 sebanyak 14%. Tahun 2014 merupakan awal pencanangan program JKN oleh pemerintah sehingga belum banyak masyarakat yang mendaftarkan menjadi peserta JKN karena masih terbatasnya informasi yang diterima masyarakat.Peserta JKN menyatakan sudah pernah memanfaatkan kartu BPJS kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan baik di fasilitas kesehatan Tingkat pertama (FKTP) maupun di fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) sebesar 86%. Sedangkan yang 14% belum pernah memanfaatkan karena kondisi kesehatan keluarganya baik-baik saja selama ini.Sumber informasi mengenai JKN paling banyak dari inderect communication melalui media massa baik elektronik maupun media cetak (televisi,radio,surat kabar,leaflet) sebesar 42,12%, melalui hybrid media (internet) sebesar 5,26% dan dari direct communication melalui media interpersonal (tatap muka) baik informasi dari teman atau tetangga, pertemuan RT/PKK dan Kepada Desa/Kepala Dusun/Tokoh Masyarakat sebesar 56,52%. Fakta ini menunjukkan bahwa di era modern yang serba digital dan online seperti saat ini, media interpersonal tetap lebih efektif dalam menginformasikan, mengedukasi dan mempengaruhi masyarakat untuk menjadi peserta JKN dibandingkan dengan media massa dan hybrid media.Masyarakat memperoleh informasi dari berbagai media tersebut antara lain mengenai cara pendaftaran sebesar 85,7%, premi bulanan sebesar 100%, cara pembeyaranChannel, Vol. p-ISSN: 2338-9176 6,No. 1, April 2018, hal. 10-19e-ISSN: 2621-2579Pengaruh Pemanfaatan Media Komunikasi Terhadap Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional 11Pada Masyarakat Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Di Diysebesar 100%, manfaat yang diperoleh 100%, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan 71,43%, cara memanfaatkan kartu JKN 100%, biaya yang ditanggung 85,7% dan cara komplain 42,9%.Pemanfaatan media komunikasi berpengaruh terhadap pengetahuan masyarakat terhadap program JKN dan mampu mendorong masyarakat untuk menjadi peserta dengan membayar premi bulanan di kelas III perawatan yaitu sebesar Rp 25.500,- per bulanKata kunci: Pengaruh, Pemanfaatan media, Kepesertaan, Jaminan Kesehatan Nasional
MEMBEDAH MAKNA TEMAN MURNI DALAM IKLAN BEAR BRAND (Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Iklan Bear Brand Versi ‘Teman Murni’) Yusanto, Freddy
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.713 KB)

Abstract

AbstrakSebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari pengaruh manusia lain. Karena padadasarnya didalam diri manusia ada dorongan untuk berhubungan dengan orang lain.Hal inilah yang membuat nilai sosial pertemanan sangat sering kita jumpai dalam kehidupankita. Pertemananpun seringkali menjadi tema utama dalam sebuah iklan komersil, seperti iklanBear Brand yang menjadikan “Teman Murni” sebagai tagline nya. Betapa seorang teman murnimenjadi sebuah kekuatan yang mampu membuat seseorang mampu bertahan dalam menghadapicobaan hidup.Analisa ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk membedah tandatandayang ditampilkan dalam iklan secara konotasi, denotasi dan mitos. Kemudian penulis jugamenggunakan komunikasi kinesik untuk membedah tanda yang berada pada ranah facial sign,gesture serta body posture.Kesimpulan dari analisa ini, level denotasi yang ditampilkan ‘meminjam’ moment yangsedang muncul pada saat itu, yaitu tahun baru Imlek. Sedangkan pada level konotasi, tanda yangditampilkan didukung oleh komunikasi kinesik yang baik sehingga makna teman murni sebagairepresentasi teman sejati tersaji dengan baik dalam iklan ini. Iklan ini mencoba mendekonstruksimakna sebuah kesuksesan. Sukses tidak cukup dengan materi yang berlimpah, sukses yangsebenarnya adalah bagaimana kita menyikapi secara positif pencapaian yang telah kita raih,menikmati dan mensyukurinya. Sukses yang sebenarnya adalah ketika kita dapat membahagiakanorang-orang disekitar kita dan ‘teman murni’ adalah bagian dari proses untuk mencapai sebuahkesuksesan.Kata Kunci: Iklan, Makna, Teman Murni, Semiotika Roland Barthes.
Antara Kiev dan Yogyakarta (Komunikasi Lintas Budaya Mahasiswa Ukraina di Program Darmasiswa Universitas Ahmad Dahlan) Farihanto, Muhammad Najih
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.488 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang komunikasi lintas budaya mahasiswa Ukrainadi Program Darmasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Penelitianmemperoleh gambaran gangguan apa saja komunikasi lintas budaya yangdialami oleh para mahasiswa Ukraina khususnya pada saat mereka tinggal diYogyakarta.Hasil dari penelitian ini adalah masalah komunikasi lintas budaya terbagimenjadi dua, komunikasi verbal dan non-verbal. permasalahan komunikasiverbal dari mahasiswa Ukraina adalah hal-hal yang berkaitan dengan semantisatau bahasa. Sementara permasalahan komunikasi non verbal adalah out fit,waktu, dan cita rasa makanan.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakanstudi kasus karena membicarakan masalah empiris mengenai kasus. Dalampenelitian ini menggunakan motode wawancara, dokumen dan observasidalam proses pengumpulan data.
Keterbukaan Diri dalam Komunikasi Orangtua-Anak pada Remaja Pola Asuh Orangtua Authoritarian Ramadhana, Maulana Rezi
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.266 KB)

Abstract

ABSTRAKRemaja adalah usia dalam proses pertumbuhan fungsi emosi dan fungsipsikososial yang sangat penting dalam proses penyesuaian diri. Proses inimelibatkan keterbukaan diri, berkomunikasi dan saling membina hubungansosial. Di sisi lain, usia remaja yang masih belum stabil masih memerlukanpengasuhan dari kedua orangtuanya dan salah satu bentuk pola asuh yangditerapkan adalah authoritarian. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkangambaran dan analisis aspek keterbukaan diri dalam komunikasi orangtuaanakpada remaja pola asuh orangtua authoritarian. Penelitian menggunakanmetode deskriptif mixed method dengan data kuantitatif dan kualitatif melaluimetode kuesioner dan wawancara selama 2 bulan. Responden dalam penelitianini adalah 71 remaja siswa baru SMA Negeri di Kota Bandung yang memilikipola asuh orangtua authoritarian. Hasil pengolahan data uji reliabilitaskuesioner alat ukur sebesar .745 (alpha cronbach’s) dengan analisis hubunganantar dimensi yang kuat. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa remajadengan pola asuh authoritarian menunjukan keterbukaan diri dalam kategorisedang dengan dimensi frekuensi interaksi yang tidak intensif, terdapatrespon positif dan negatif dalam percakapan, belum muncul keterusterangan,pengungkapan diri yang tidak terarah pada tujuan dan adanya sikap kurangintim dalam hubungan komunikasi antara orangtua-anak.
Konstruksi Ujaran Kebencian Melalui Status Media Sosial Wibowo, Tangguh Okta
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.91 KB)

Abstract

ABSTRAKStudi ini mengeksplorasi kompleksitas pergolakan yang dialami penggunamedia sosial, karena kehadiran Undang-Undang No. 11 tahun 2008 tentangInformasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) (khususnya pasal 27 ayat 3)yang menjerat banyak korban. Sejak delapan tahun terakhir (2008-2016),korban pelaporan ke pihak kepolisian sekitar 141 kasus dengan pasal 27 ayat 3ini atas dugaan ujaran kebencian (tercatat oleh Safenet Voice). Studi ini fokusterhadap praktik pengguna media sosial (khususnya Facebook dan Twitter),sebagai media —ketika pengguna lebih mudah untuk mencurahkan emositertentu— untuk mengekspresikan berbagai pendapat. Selanjutnya tulisan inimembahas permasalahan privasi dan penubuhan dalam bermedia sosial.
Pengelolaan Digital Public Relations Rumah Sakit “JIH” Yogyakarta Tahun 2017 Nasution, Yusuf Efendi; Nur R, Tri Hastuti
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.74 KB)

Abstract

ABSTRAKTransformasi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesatmengharuskan bagi para profesional PR untuk mulai menerapkan digitalPR dalam kegiatan komunikasi organisasinya. Penelitian ini menganalisispengelolaan digital public relations di salah satu perusahaan yang bergerakdibidang kesehatan dengan jumlah traffic media sosial tertinggi di D.IYogyakarta yakni Rumah Sakit “JIH”. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mendeskripsikan pengelolaan digital public relations Rumah Sakit“JIH” dimulai dari perencanaan, implementasi hingga evaluasi pada tahun2017. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif denganpendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa perencanaanyang dilaksanakan pada tahun 2017 mengalami transisi perubahan yangawalnya singkat dan spontanitas hingga menjadi lebih panjang, bertema, dantersusun. Perancangan pesan atau konten bedasarkan kalender medis kemudiandituangkan pada editorial plan yang menjadi acuan dalam implementasikegiatan PR. Evaluasi yang dilakukan bedasarkan data yang diperoleh darianalis media sosial.
Industri Radio Indonesia dalam Hegemoni Kapitalisme (Kajian Kritis Studi Media) Pramudhita, Okky; Sudjoko, Anang; i, Anton
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.138 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk menggambarkan wacana ekonomipolitik media pada industri radio di Indonesia. Saat ini, radio telah menjadi unitbisnis yang berorerintasi profit, format musik Contemporary Hits Radio (CHR)diangap mengakomodasi hal tersebut. Terbukti dari hasil survei Nielsen (2015)radio-radio dengan format musik CHR menempati beberapa posisi pendengartertinggi di Jakarta. Format musik CHR memutarkan lagu yang sedang trenutamanya musik barat berdasarkan tangga lagu yang bersifat global sepertibillboards. Padahal, secara tidak sadar justru memperkuat dominasi majorplayers di industri label rekaman yaitu: Sony Music Entertainment, WarnerMusic Group, dan Universal Music Group. Untuk mengungkap fenomena inipeneliti menganalisis data-data empiris seperti tangga lagu radio-radio formatmusik CHR, hasil riset rating radio di Indonesia, serta market share industrirekaman rentan waktu 2005-2011. Penelitian pada dasarnya menjelaskankepentingan ekonomi justru menjadikan radio menjadi alat industri budayamassa oleh major players di industri label rekaman serta hubunganya denganlingkaran sistem kapitalisme dari industri musik sebagai alat menciptakan trenmusik populer.
Efektivitas Penggunaan Akun Instagram @Larissacenter Sebagai Media Beriklan Larissa Aesthetic Center Berdasarkan Metode Customer Response Index (CRI) Wulandari, Astri; Lutfiyati, Nur Latifah
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.986 KB)

Abstract

ABSTRAKMedia sosial telah menjadi sebuah candu dan menciptakan “dunia” sendiribagi para penggunanya. Bak sebuah jendela, netizen dapat memantau,melihat serta mengetahui informasi, berita, atau kejadian yang sedang virallewat media sosial. Instagram merupakan salah satu aplikasi yang digemariuntuk menunjukkan eksistensi lewat media sosial. Fenomena terhadaptingginya pengguna aktif instagram di Indonesia telah menempati posisike-3 didunia. Kemudahan dalam mengakses instagram saat ini mulai dilirikoleh perusahaan untuk mengiklankan produk dan jasanya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi efektivitas iklan LarissaAesthetic Center melalui akun instagram pada pengguna skincare dan klinikkecantikan di Yogyakarta, perempuan dan berusia 17-35 tahun. Tipe penelitianini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 100orang. Sample dalam penelitian ini menggunakan teknik penentuan sampleuntuk ukuran populasi tidak terhingga. Elemen respon dalam CustomerResponse Index (CRI) adalah aware (kesadaran), comprehend (pemahaman),interest (ketertarikan), intention (niat untuk membeli), dan action (tindakan).Berdasarkan hasil analisis tabulasi sederhana dan analisis skor rata – rata dengan metode CRI pada iklan Larissa di media sosial instagram menunjukanbahwa iklan Larissa pada media sosial instagram termasuk dalam kategori“cukup efektif” dengan prosentase sebesar 52,76% karena responden telahsampai pada tahapan melakukan pembelian terhadap produk Larissa AestheticCenter yang diiklankan pada akun Instagram @larissacenter dengan hasil yangdidapat dari perhitungan CRI adalah aware dengan prosentase sebesar 92%,comprehend dengan prosentase sebesar 8034%, interest dengan prosentasesebesar 78,38%, intentions dengan prosentase sebesar 96,55%, dan actiondengan prosentase sebesar 94,34%.
Motif Pelaksanaan Corporate Sosial Responsibility Perusahaan (Studi Kasus: CSR PT. Holcim Indonesia Tbk. Cilacap Plant dan CSR Delegation Europian Union to Malaysia) Nurjanah, Adhianty; Yulianti, Frizky
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.139 KB)

Abstract

ABSTRAKAdanya berbagai tuntutan stakeholder dan semakin meningkatnya kesadaranperusahaan akan keharusan bertanggungjawab secara sosial dan berlaku etisdalam menjalankan bisnisnya maka konsep tanggung jawab sosial perusahaanatau Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi bagian penting yangharus dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif pelaksanaanCSR perusahaan di dua negara yaitu PT Holcim Indonesia Tbk CilacapPlant Indonesia dan Delegation of the European Union to Malaysia. Metodepenelitian ini menggunakan metode studi kasus dan termasuk kedalam jenispenelitian deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif PT Holcim Indonesia Tbk CilacapPlant Indonesia dan Delegation of the European Union to Malaysia dalammelaksanakan program CSR adalah bentuk perwujudan dari praktek bisnisyang bertanggung jawab sosial (Socially Responsibility Bussiness Practices)dan sebagai komitmen bisnis atas usaha bisnis yang dilakukannya untukberkontribusi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dilakukandengan cara memberikan dukungan dalam kegiatan pengembanganmasyarakat (community development) melalui capacity building berupapemberian pelatihan dan pendampingan pada masyarakat penerima manfaat dibidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan serta pemberian bantuan modalusaha di bidang ekonomi / UMKM sebagai upaya mewujudkan kesejahteraanmasyarakat serta menciptakan visibilitas dan meningkatkan reputasi positifperusahaan di mata stakeholdernya.
Analisis Jaringan Komunikasi pada Level Aktor dalam Jaringan Komite Pengusaha Alas Kaki Kota Mojokerto (Kompak) Putri, Dhelittya Finaliyani; Sudjoko, Anang; i, Anton
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.571 KB)

Abstract

ABSTRAKKota Mojokerto memiliki industri kreatif yang berupa alas kaki sejak tahun1994 sampai dengan sekarang. Industri ini sudah didukung oleh pemerintahdengan upaya pembentukan organisasi yang bernama Komite PengusahaAlas Kaki Kota Mojokerto (KOMPAK). Melalui organisasi ini para pengrajinmendapatkan informasi mengenai kebutuhan pemasaran, permodalan, danterkait pelatihan kerja dari pemerintah daerah. Berdasarkan arus pertukaraninformasi sehingga terbentuklah jaringan komunikasi yang membentukstruktur tertentu untuk kegunaan pengembangan usaha. Penelitian inibertujuan melihat jaringan komunikasi yang terbentuk dari para pengrajinalas kaki sepatu yang tergabung dalam organisasi agar dapat mengetahui levelaktor yang berpengaruh berdasarkan level sentralitas. Untuk mengetahui posisiaktor berdasarkan level sentralitas, dibutuhkan program UCINET 6 versi6.658. Melalui program UCINET maka dapat terlihat aktor mana yang palingdominan dan yang paling berpengaruh dalam jaringannya. Hasil penelitianmenunjukkan jaringan komunikasi antar pengrajin yang memusat memberi artibahwa ada peran dominan individu diantara sesama pengrajin yang tergabungdalam organisasi KOMPAK.

Page 7 of 22 | Total Record : 213