cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Channel : Jurnal Komunikasi
ISSN : 23392681     EISSN : 26212579     DOI : 10.12928
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
Praktek Politik Kapitalis, Kekuasaan dan Kelas pada Tayangan Iklan Anak di Media Online Dian Marhaeni K; Urip Mulyadi
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.251 KB) | DOI: 10.12928/channel.v7i1.13019

Abstract

ABSTRAK Politik kekuasaan mengacu pada pemahaman adanya praktek dominasi kekuasaan pada tayangan gambar dan pesan  iklan. Demikian juga praktik dominasi kelas turut andil mewarnai  iklan anak di media online. Dominasi kelas dan kekuasaan merupakan simbol ambisi kapitalis. Riset ini bertujuan membangun kesadaran adanya praktek kekuasaan dan praktek kelas  pada iklan anak di media online. Metode Semiotika dipergunakan untuk membedah praktik dominasi tersebut dalam perspektif  teks media. Untuk mempertajam analisis kajian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan focus analisis pada kajian budaya. Budaya dipahami membangun pola pikir dan pola bertindak manusia diera online media.Riset ini menghasilkan temuan adanya praktik kekuasaan dan kelas secara nyata pada pesan dan gambar iklan anak di media online. Makna pesan secara terselubung muncul berupa pesan-pesan halus yang tersamar.  Media online juga telah  melahirkan  budaya khas generasi era millenia yang unik lain dari pada sebelumnya. Kebaruan riset ini adalah mencoba menampilkan teori baru dalam  penggunaan media online baik bagi generasi pemakainya.   Riset ini  menghasilan kesimpulan bahwa ada praktek dominasi kekuasaan dan kelas pada iklan anak di media online.  Riset  ini sangat terbatas dalam  analisis terutama kajian teks media. Analisis bisa diperdalam dengan kajian budaya yang mampu membongkar praktek kekuasaan secara makro.
Analisis Framing Kegiatan Keislaman Joko Widodo Melalui Portal Berita Setkab.go.id dalam Menjawab Isu Jokowi Antiislam Periode Oktober 2014-Juli 2018 Farikha Rachmawati; Rachmat Kriyantono; An Toni
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.176 KB) | DOI: 10.12928/channel.v7i1.13014

Abstract

ABSTRAKIsu Presiden Jokowi antiislam dan melakukan kriminalisasi ulama menjadi buah bibir yang seringkali diperbincangkan bahkan sebelum dilantik pada 20 Oktober 2014. Sekretariat Kabinet sebagai Humas Pemerintah menampilkan release tentang kegiatan Jokowi melalui setkab.go.id yang merupakan portal berita terlengkap terkait kegiatan kepresidenan. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana press release media menampilkan informasi terkait kegiatan keislaman Jokowi.Penelitian ini merupaka penelitian kualitatif yang berfokus pada pemilihan kata-kata dalam pemberitaan tentang kegiatan keislaman Jokowi yang dikonstruksi oleh Humas Sekretariat Kabinet. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi berupa artikel pemberitaan portal berita setkab.go.id tentang kegiatan keislaman Presiden Jokowi. Peneliti menemukan tiga topik besar yang dibahas dalam pemberitaan tersebut yaitu kegiatan silaturahmi dengan tokoh-tokoh islam dan pondok pesantren, tindakan pemerintah membuat  hari santri nasional dan kebijakan haji, serta peringatan hari-hari besar islam.Penulis menggunakan analisis data framing dengan teknik model Robert N. Entman. Berdasarkan hasil analisis framing yang telah dilakukan, peneliti menemukan bahwa setkab.go.id selalu berupaya menampilkan bingkai positif terhadap kinerja pemerintah dalam menghalau isu negatif tentang Jokowi yang antiislam.
Konspirasi Bencana Membongkar Komunikasi Tanda dan Rekayasa Bencana Fajar Dwi Putra
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.867 KB) | DOI: 10.12928/channel.v7i1.13020

Abstract

ABSTRAKBencana yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia diduga merupakan hasil rekaan manusia, seperti Banjir, Gunung Meletus, Longsor dan Gempa Bumi serta beberapa bencana sosial lainnya seperti perampokan, prostitusi, konflik horizontal. Sehingga hal ini memicu permasalahan pertahanan negara. Pertahanan yang rapuh tentang kebencanaan merupakan ilfitrasi maupun subversi yang nantinya bisa membuat kesatuan negara tersebut lumpuh total akibat konspirasi kebencanaan.Penelitian analisis ini lebih menekankan kepada bagaimana menganalisis kebencanaan yang merupakan hasil konspirasi komunikasi sejumlah pemangku kepentingan untuk meruntuhkan sistem dan kekuatan suatu negara melalui sebuah tanda dan simbol.Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Indonesia merupakan ring of fire atau negara cincin api yang dikelilingi oleh Gunung Berapi sehingga potensi akibat erupsi Gunung masih tinggi. Tidak hanya kegunungapian, Indonesia juga berdiri diatas patahan yang sewaktu-waktu bisa bergeser dan mengakibatkan goncangan besar atau gempa bumi. Selain itu juga, Indonesia mempunyai tekstur tanah yang rawan longsor, kawasan rawan banjir, potensi curah hujan yang tinggi dan beberapa potensi bencana yang lainnya.Minimnya pengetahuan tentang membaca tanda akan sangat mengkhawatirkan untuk keutuhan sebuah masyarakat yang berada di kawasan rawan kebencanaan. Untuk menelaah penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif sebagai sebuah basis kekuatan mendeskripsikan segala sesuatu tentang tanda dalam hasil penelitian ini.Dari hasil penelitian ini muncullah satu sebab akibat yang semestinya kita bisa pahami antar sesama manusia. Mengenai bencana dan simbolisasi di dalamnya. Artinya banyak masyarakat yang tidak bisa membaca tanda, kalaupun bisa membaca tanda, maka kebiasaaan hanya menyimpan sendiri dan tidak berani mengatakannya keluar atau menyampaikannya kepada orang lain.
Social Media Chatbots for Collaborated Engagement Marketing Ayu Amalia; Mohammad Sani Suprayogi
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.854 KB) | DOI: 10.12928/channel.v7i1.13015

Abstract

ABSTRAKBerbicara tentang consumer goods, akan mencakup banyak aspek, beberapa diantaranya adalah kegunaan, inovasi, hingga preferensi, dan jika perbincangan telah sampai pada perihal preferensi maka merk-merk (brand) yang menduduki posisi top of mind akan cenderung bertahan pada posisinya di benak konsumen. Brand yang telah sustainable tidak lagi membicarakan sales dan promosi sebagai hal yang sangat fundamental. Paralel dengan hal tersebut, mempertahankan loyalitas pelanggan yang menjadikan brand berada pada posisi top of mind, menjadi prioritas utama. Penelitian ini membahas implementasi chatbot dalam proses customer engagement sebagai bagian dari collaborated engagement marketing, merupakan kerjasama antara Danone AQUA dengan memanfaatkan social media platform Twitter dan Facebook, yang tujuan akhirnya adalah mempertahankan konsumen loyal untuk meningkatkan penjualan, dengan gimmick berupa tambahan saldo Go-Pay, yang bisa didapatkan oleh konsumen AQUA sekaligus pengguna aplikasi Go-Jek, dilakukan secara kolaboratif dengan menunjuk convenience stores, yaitu Indomaret dan Alfamart, untuk menjadi middle-men (agen penjual).
Sosialisasi Budaya Organisasi di Pondok Pesantren Muhammadiyah: Studi Kasus Sosialisasi Budaya Organisasi di Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah Muhammad Najih Farihanto
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.404 KB) | DOI: 10.12928/channel.v3i2.3280

Abstract

Sosialisasi budaya organisasi menjadi bagian yang wajib dilakukan bagi pengelola organisasi dalam penguatan nilai-nilai budaya organisasi. Robbins (2003) mengatakan terdapat tiga tahap dalam sosialisasi budaya organisasi yaitu tahap prakedatangan, tahap pertemuan, dan tahap metamorfosis. Dalam penelitian ini, teori sosialisasi budaya organisasi tersebut diujikan dalam organisasi pondok pesantren Muhammadiyah yaitu Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM). Dalam penelitian ini menghasilkan fakta bahwa teori sosialisasi budaya organisasi yang dikemukakan oleh Robbins dapat direalisasikan di PUTM. Dalam penelitian ini juga membahas tentang berbagai temuan tentang fenomena komunikasi yang terjadi dalam sosialisasi budaya organisasi di PUTM. Penelitian ini menggunakan studi kasus, agar lebih terfokus kepada objek kajian serta mampu menjelaskan objek-objek di sekitar kajian. Juga dalam makalah ini menggunakan motode wawancara, penelususan dokumen dan observasi langsung dalam proses pengumpulan data.Kata kunci: Sosialisasi, Budaya Organisasi, Pondok Pesantren
POLA KOMUNIKASI LPM SUAKA UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK PADA KEGIATAN JURNALISTIK (Studi Kasus Lembaga Pers Mahasiswa Suaka UIN Sunan Gunung Djati Bandung) Muhammad Abassi Ali Bilhadj
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.523 KB) | DOI: 10.12928/channel.v5i1.6350

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola komunikasi penyelesaian konflik padakegiatan jurnalistik yang dilakuakan Lembaga Pers Mahasiswa Suaka UIN Suanan Gunung DjatiBandung. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimanapola komunikasi penyelesaian konflik serta tahapan yang dilakukan untuk mengatasi konflikberkepanjangan terhadap kegiatan jurnalistik yang terjadi.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, untuk memenuhi tujuan penelitian penelitian,peneliti menggunakan paradigma kritis, dengan menggunakan analisis pola komunikasi organiasidan manajemen konflik organisasi.Hasil penelitian menunjukkan komunikasi organisasi harus dilakukan dengan menerapkankomunikasi internal dan pola komunikasi eksternal, penerapan komunikasi internal terdiri dari polakomunikasi vertikal, pola komunikasi horizontal, dan pola komunikasi diagonal, sedangkan komunikasieksternal dibangun menggunakan pola komunikasi dari organisasi ke khalayak dan polakomunikasi dari khalayak ke organisasi.Komunikasi internal organisasi dibentuk lewat pola komunikasi vertikal, diterapkan padakomunikasi antara atasan dengan bawahan. Pola komunikasi horizontal, yang diterapkan padakomunikasi antar bawahan atau anggota, dan pola komunikasi diagonal, yang diterapkan padakomunikasi antara kepala divisi dengan bawahan di luar divisi yang di bawahi. Pada komunikasieksternal dibentuk lewat pola komunikasi dari organisasi ke khalayak, komunikasi yang dilakuakanorganisasi untuk menjalin hubungan atau memecahkan masalah dengan organisasi eksternal. Polakomunikasi dari khalayak ke organisasi, komunikasi yang dilakuakan sebagai respon dari kegiatanyang dilakukan organisasi, yang direspon oleh organisasi eksternal atau khalayak. Pola untukmemecahkan konflik yang terjadi yaitu menggunakan beberapa tahapan menajemen konflik organisasi,yaitu tahap pengenalan, tahap diagnosis, tahap menyepakati suatu solusi, tahap pelaksanaandan ditutup dengan langkah evaluasi.Kata Kunci: Pola Komunikasi, manajemen konfik organisasi, jurnalistik, lembaga pers mahasiswa.
ANALISIS LITERASI MEDIA TELEVISI DALAM KELUARGA (Studi Deskriptif Pendampingan Anak Saat Menonton Televisi Di SD Islam Al Ulum Terpadu Medan) Rahmanita Ginting; Sri Pratiwi
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.459 KB) | DOI: 10.12928/channel.v5i2.7979

Abstract

AbstrakTelevisi merupakan media massa yang banyak dimanfaatkan oleh orangtua dan anak dalammemperoleh beragam informasi dan hiburan, namun tanpa memahami struktur pengetahuan danketerampilan dalam literasi media maka orangtua akan kesulitan dalam memberikan informasiyang seimbang pada saat mendampingi anak menonton televisi. Penelitian ini bertujuan untukmenjelaskan struktur pengetahuan literasi media yang dipahami oleh orangtua dan menjelaskanketerampilan (skills) literasi media yang sebaiknya dimiliki oleh orangtua pada saat mendampingianak menonton televisi di SD Islam Al Ullum Terpadu Medan. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan pendapat objek yang diteliti berdasarkanfakta yang ada di lapangan mengenai literasi media dalam keluarga sebagai proses pendampinganpada saat menonton televisi pada anak di SD Islam Al Ulum Terpadu Medan. Subjek dalampenelitian ini adalah keluarga. Data dikumpulkan melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasilpenelitian menyebutkan bahwa struktur pengetahuan yang dipahami oleh orangtua meliputipengetahuan isi pesan, pengetahuan industri media, dan pengetahuan efek media. Sedangkanketerampilan literasi media yang dimiliki orangtua sebaiknya meliputi analisis, evaluasi,pengelompokan, induksi, deduksi, sintesis, dan abstraksi. Namun pengetahuan dan keterampilanliterasi media yang dimiliki oleh orangtua masih berada pada proses pemahaman saja, sehinggapada saaat mendampingi anak menonton televisi orangtua hanya memberikan informasisekedarnya.Kata Kunci: Literasi Media, Pendampingan menonton televisi, Keluarga
Konstruksi Ilmu Sejati Orangtua Kepada Keluarga Melalui Komunikasi Keluarga dan Analisis Teori CMM Editya Meshita; Darsono Wisadhirana; Anton i
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.802 KB) | DOI: 10.12928/channel.v6i2.11576

Abstract

ABSTRAKDiskusi mengenai Proses Konstruksi Orangtua terhadap anggota keluargamenjadi isu yang banyak diperbincangkan. Pentingnya Komunikasi diantarakeduanya dalam kehidupan sehari-hari merupakan hal yang sangat diperlukanuntuk menjalin kerukunan dan keintiman dalam keluarga. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui mengenai Konstruksi Ilmu Sejati OrangtuaTerhadap Anggota Keluarga dengan menggunakan Analisis Teori CoordinatedManagement of Meaning. Penelitian ini menggunakan pendekatan Interpretatifkonstruktivis dengan metode Kualitatif. Temuan pada penelitian ini yaituAnggota Keluarga mendapatkan pelajaran mengenai Ilmu Sejati melaluiOrangtua dengan cara mengunjungi Perguruan Ilmu Sejati, mengunjungikerabat penganut Ilmu Sejati, menyisipkan ajaran-ajaran Ilmu Sejati melaluipercakapan sehari-hari, serta melakukan diskusi ringan setiap hari. Kontribusipenelitian ini adalah Komunikasi Keluarga merupakan peran terpenting dalamproses Konstruksi Ajaran Ilmu Sejati yang dilakukan orangtua kepada anggotakeluarga. Penelitian ini menghasilkan data bahwa komunikasi keluargamemiliki peranan dalam konstruksi ajaran Ilmu Sejati Orangtua (ayah) dengananggota keluarga sehingga terjadi keterikatan dalam proses diskusi mengenaiajaran Ilmu Sejati. Saran yang diberikan peneliti yaitu perlu dilakukanpenelitian sejenis pada kelompok sosial selain keluarga penganut Ilmu Sejatiuntuk mengetahui perkembangan aliran kebatinan di era Modern saat ini dalamkomunikasi keluarga.
Representasi Single Parent dalam Film Susah Sinyal Muhammad Faisal Wisnu Ananta Putra
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/channel.v7i2.13896

Abstract

The Susah Sinyal movie is a lm that takes the theme of the life of a singleparent woman in carrying out her role. single parent is a picture of a single parent who is very tough because they have to play both roles as father andmother. The purpose of conducting research is to show how the stereotypical representation of single parent women in lm Susah Sinyal. This type of research used in this udy is a qualitative udy using the Roland Barthessemiotic analysis method. This research focuses on the role of a single parentwoman named Ellen who is represented in the lm. The results of this udy indicate that the stereotypical representation of single parent is shown in 3 (three) categories. First, the stereotype representation of single parent womenthat describes emotional women and women who are weak in carrying outboth roles. Second, the representation of women’s resi ance based on liberal feminism which shows the stereotype that single parent women are hard-working women. Third, the representation of patriarchal ideology found aereotype that problem children are the failure of single parent women ineducating and caring for children.
Al-Qur’an dan Budaya Komunikasi dalam Musyawarah: Telaah Surah Ali Imron 159 dalam Pandangan Mufassir Anang Masduki
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.112 KB) | DOI: 10.12928/channel.v3i2.3273

Abstract

Dalam surah Ali Imron 159 terdapat konsep musyawarah atau komunikasi dalam organisasi. Dalam ayat tersebut dijelaskan mengenai langkah-langkah musyawarah. Yaitu, bersikap lemah lembut, memaafkan peserta musyawarah yang lain, memohonkan ampun mereka dan bertawakal setelah musyawarah dilakukan. Dalam artikel ini akan disampaikan berbagai pandangan para mufassir dalam memaknai surah Ali Imron ayat 159 tersebut. Kemudian akan diungkap pula obyek dan subyek musyawarah. Sehingga diharapkan mampu menjawab problematika komunikasi organisasi khususnya mengenai budaya musyawarah selama ini.Kata Kunci: Subyek Musyawarah, Obyek Musyawarah, Mufassir

Page 9 of 22 | Total Record : 213