cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PEMBENTUKAN KELOMPOK IBU RUMAH TANGGA SEBAGAI SARANA DISKUSI TENTANG PERAN ORANG TUA DALAM POLA PENGASUHAN DIRI ANAK DALAM ERA GLOBALISASI DI DESA TANJUNGMULYA DAN DESA KERTAHARJA KECAMATAN TANJUNGKERTA KABUPATEN SUMEDANG. Rohmayani, Y. -; Nur, T. -; Pamungkas, K. -
Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.93 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i2.8225

Abstract

Peran Orang tua dalam “Pembentukan Kelompok Ibu Rumah Tangga sebagai Sarana Diskusi TentangPeran Orang Tua dalam Pola Pengasuhan Diri Anak dalam Era Globalisasi di Desa Tanjungmulya danDesa Kertaharja, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang”. Bentuk pengabdian dilakukan dengancara memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada orangtua khususnya kepada kelompok ibu rumahtangga dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak melalui keteladanansenantiasa berperilaku taat terhadap nilai-nilai moral. Hal tersebut dapat dijadikan lahan imitasi danidentifikasi diri, agar dalam era global, anak dapat memiliki kontrol internal untuk berperilaku yangsenantiasa taat moral. Dengan demikian, anak tidak hanyut oleh arus globalisasi, tetapi sebaliknya iamampu mewarnai dan mengakomodasi dengan baik. Metode yang digunakan dalam proses kegiatan iniyaitu pendekatan komunikatif melalui tema-tema yang dipilih berdasarkan keperluan secara kontekstual.Dari pelaksanaan KKNM tersebut didapatkan hasil bahwa pengetahuan tentang kepedulian orang tuaterhadap pola asuh yang tepat terhadap anak, jauh lebih baik dari pada sebelum dilakukan penyuluhan.Kata kunci: Pembentukan kelompok, kader, ibu rumah tangga, pola pengasuhan
PEMBERIAN PEMAHAMAN MENGENAI PENGGUNAAN OBAT ANALGESIK SECARA RASIONAL PADA MASYARAKAT DI ARJASARI KABUPATEN BANDUNG Soraya Ratnawulan Mita; Patihul Husni
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.769 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.14873

Abstract

Pemerintah telah menetapkan kebijaksanaan dalam upaya pelayanan kesehatan yaitu Primary Health Care (PHC) sebagai suatu strategi untuk mencapai Indonesia sehat pada tahun 2020. Peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kebijakan PHC adalah dengan menjaga kesehatan dan berpelilaku hidup sehat. Pemerintah Provinsi Jawa barat sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah mendukung dan menunjang program PHC ini dengan berusaha meningkatkan indeks pembangunan manusia Jawa barat. Pendidikan kesehatan merupakan bagian dari seluruh upaya kesehatan, yang menitikberatkan pada upaya untuk meningkatkan perilaku sehat dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam penanganan penyakit sederhana dengan memanfaatkan obat yang sederhana bahkan menggunakan bahan dari alam. Pengetahuan mengenai obat-obatan sangatlah bermanfaat besar, karena obat selain bisa sebagai penyembuh dari sakit juga bisa berpotensi untuk mendatangkan malapetaka. Banyak kasus penyalahgunaan obat analgetik yang terjadi di masyarakat, contohnya methadone yang termasuk dalam golongan obat analgetik. Selain itu, obat analgetik golongan narkotik seperti opium dan morfin juga sering digunakan bukan untuk tujuan pengobatan, padahal obat-obat tersebut dapat mengakibatkan ketergantungan. Oleh karena itu, perlu dilakukan program untuk meningkatkan pemahaman dan  pengetahuan masyarakat akan penggunaan obat analgesik yang benar dan rasional.Kata kunci: analgesik, methadone, opium, morfin
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN PHBS INDIVIDU DI DESA TUNGGILIS DAN CIPARAKAN KECAMATAN KALIPUCANG KABUPATEN CIAMIS Yudianto, K. -
Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i1.8193

Abstract

Tujuan pembangunan kesehatan adalah mencapai kondisi sehat dan merata kepada setiap lapisanmasyarakat. Untuk itulah di antara aparat pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat harus terciptasaling mendukung untuk menciptakan kondisi yang sehat. Salah satu upaya untuk menciptakan kondisitersebut adalah melalui upaya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Akan tetapi,penerapan program tersebut belum optimal di kalangan masyarakat karena masih rendahnya pengetahuandan kemampuan ekonomi masyarakat serta masih kurangnya kesadaran di masyarakat itu sendiri. Padaupaya pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan PHBS individu yang diselengarakan di DesaTunggilis dan Ciapakan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Ciamis, masyarakat menyambut positifkegiatan-kegiatan yang diadakan yaitu adanya sosialisai tentang PHBS serta pembentukan KelompokKerja Kesehatan (POKJAKES), yang mana kelompok kerja kesehatan yang di bentuk meliputi 4 unitkegiatan yaitu unit rumah tangga, unit tempat-tempat umum, unit kerja, serta unit sekolah. Sikapmasyarakat yang mulai terbuka dengan adanya program PHBS ini diharapkan ada upaya tindak lanjutbagi kelompok kerja kesehatan pemerintahan desa setempat serta petugas kesehatan untuk menjagakeberlangsungan program Perilaku Hidup Bersih Sehat di Desa Tunggilis dan Desa Ciparakan melaluiupaya promosi kesehatan serta melakukan kunjungan serta kemitraan yang lebih baik lagi.
LITERASI INFORMASI KESEHATAN: PENYULUHAN INFORMASI DALAM PENCEGAHAN HIV AIDS BAGI MASYARAKAT DI KAWASAN WISATA PANGANDARAN Ikhsan Fuady; Hadi Suprapto Arifin; Ditha Prasanti
Dharmakarya Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.425 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i1.14808

Abstract

Pangandaran merupakan kabupaten di Jawabarat dengan PAD dominasi dari sektor pariwisata. Perkembangan pariwisata dipangandaran memiliki dampak terhadap penyebaran HIV AIDS. Pengabdian ini dilakakan bertujuan untuk meningkatkan leiterasi infomrasi kesehatan masyarakat pangandaran dalam pencegahan HIV AIDS bagi masyakat. Metode pengabdian ini dilakukan dengan penyuluhan, workshop, dan pendampingan bagi masyarakat. Sasaran pengabdian ini adalah masyarakat umum yang beresiko tinggi terakses atau terpapar HIV AIDS. Kampanye dan sosialisasi merupakan kegiatan yang cukup efektif untuk meingkatkan pengetahuan dan literasi masyakat.  Kampanye dan sosialisasi merupakan kegiatan yang perlu dilakukan secara berkesinamanbungan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan liteasi masyarakatKeywords: literasi, kesehatan, pencegahan , HIV AIDS
IMPLEMENTASI PENGOBATAN ALTERNATIF SEBAGAI BENTUK KEARIFAN LOKAL PADA MASYARAKAT DESA MEKARGALIH KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Mumuh Muhsin Zakaria; Dade Mahzuni; Ayu Septiani
Dharmakarya Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.953 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i1.20424

Abstract

Pemukiman padat penduduk dan berada di wilayah industri biasanya mempunyai beberapa permasalahan. Satu di antara permasalahannya yaitu pencemaran lingkungan. Pun demikian dengan lingkungan Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Wilayah padat penduduk yang berada di belakang kawasan industri di perbatasan Kabupaten Bandung dan Sumedang ini memiliki masalah pencemaran lingkungan. Lingkungan yang telah tercemar tentu saja berdampak pada timbulnya berbagai penyakit. Berkaitan dengan hal tersebut maka kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan pengobatan alternatif pada masyarakat Desa Mekargalih sebagai bentuk pertolongan pertama saat timbulnya penyakit. Pengobatan alternatif yang dimaksud ialah pengobatan dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga yang mudah diperoleh. Untuk mencapai tujuan sebagaimana disebut di atas, pelaksanaannya dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang meliputi: inventarisasi, pelatihan, pendampingan, dan kaji tindak. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, masyarakat Desa Mekargalih memanfaatkan tanaman obat sebagai bentuk pencegahan dan pertolongan pertama terhadap penyakit-penyakit yang timbul akibat polusi udara, pengelolaan sampah yang tidak baik, dan pencemaran air. Pemanfaatan tanaman obat tersebut merupakan implementasi kearifan lokal masyarakat Desa Mekargalih yang masih dipertahankan hingga kini.
PEMBUATAN SOFTWARE SISTEM ADMINISTRASI PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR DI BALI Andisana, I.PG.S -; Karma, I.G.M. -; Smrti, N.Y.E -; Romdoni, M.R. -; Winarni, A. -; Mardika, I.K -
Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.023 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i2.8354

Abstract

Bengkel Sepeda Motor adalah salah satu layanan jasa pada masyarakat yang sangat diperlukan khususnya di kota Denpasar, karena Menurut AfrianoNadianto, Regional Head PT Astra International-Honda Sales Operation (AI-HSO) Denpasar pada Kompas otomotif 3 Oktober 2012, mengenai jumlahsepeda motor dibandingankan dengan jumlah penduduk “Perbandingan itu bahkan cenderung naik hingga 1:1,8 tahun ini. Satu orang bisa punyadua atau tiga sepeda motor”. Untuk memberikan kemudahan pada pengelola bengkel, maka tim pengabdian pada masyarakat membuatkan perangkatlunak aplikasi guna memudahkan pengendalian stok barang. Pengabdian ini diawali dengan survei pada 2 mitra bengkel, menganalisa kebutuhan padakedua mitra dilanjutkan dengan desain perangkat lunak, implementasi, uji coba pada mitra, pelatihan untuk input data dan dilanjutkan dengan pelatihanpenggunaan perangkat lunak.Kata kunci: bengkel, perangkat lunak
PEMBENTUKAN KADER KESEHATAN SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANAK DI DESA DUNGUSWIRU DAN DESA NEGLASARI KECAMATAN BLUBUR LIMBANGAN KABUPATEN GARUT Murniati, V. -; Mulyana, Y. -; Kuswardinah, I. -
Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.221 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i1.8216

Abstract

Status kesehatan masyarakat terutama kesehatan ibu dan anak di Indonesia terutama di daerah pedesaanharus ditingkatkan secara berkesinambungan sesuai dengan program pemerintah dalam hal pembangunankesehatan ibu dan anak yang merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Pembangunan kesehatan dilakukan melalui peningkatan mutu pelayanan serta kemudahan terhadapakses dan pelayanan kesehatan yang terjangkau. Program KKNM meningkatkan kesehatan ibu dananak di Desa Dunguswiru dan Neglasari dengan cara pembentukan ibu-ibu calon kader-kader kesehatanuntuk mengurangi risiko tinggi saat kehamilan sampai persalinan guna menurunkan angka kematiandan kesakitan ibu dan anak di kedua desa tersebut. Dari pelaksanaan KKNM tersebut didapatkan hasilbahwa pengetahuan ibu-ibu calon kader, setelah dilakukan penyuluhan tentang kesehatan ibu dan anaksesuai dengan acuan buku pedoman kesehatan ibu dan anak (KIA), jauh lebih baik daripada sebelumdilakukan penyuluhan.Kata kunci: kader, kesehatan ibu anak, buku pedoman KIA, penurunan angka kematian
GAMBARAN PRE DAN POST TEST KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP KADER POSYANDU DI PUSKESMAS BABATAN BANDUNG Wahyu Hidayat
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.20058

Abstract

osyandu adalah salah satu bentuk upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat yang dikelola dari, oleh, untuk masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM/KKN) ini adalah diharapkan kader posyandu akan mendapatkan informasi dan edukasi kesehatan mengenai pengenalan berbagai macam ulser rongga mulut dan pengetahuan tentang nutrisi. Informasi yang disampaikan dalam bentuk seminar penyuluhan dan diskusi yang sebelumnya dibagikan kuisioner pre dan post sebagai indikator untuk melihat efek edukasi yang dilakukan kepada kader kesehatan masyarakat sehingga diharapkan masyarakat mendapatkan tambahan peningkatan pengetahuan tentang kesehatan. Sebanyak 50 orang kader posyandu diberikan penyuluhan tentang kesehatan, dari hasil pre dan post terdapat peningkatan pengetahuan kesehatan pada kader yang cukup banyak.Kegiatan PPM/KKN berupa penyuluhan kesehatan dapat dilaksanakan secara konsisten untuk menjaga pengetahuan kader tentang kesehatan sehingga dengan meningkatnya pengetahuan kader kesehatan diharapkan dapat meningkatkan dalam usaha preventif kesehatan rongga mulut bagi masyarakat, salah satunya dalam menjaga kesehatan rongga mulut. 
PENYULUHAN METODE PEMBUANGAN SAMPAH ORGANIK DAN SAMPAH NON ORGANIK BAGI RUMAH TANGGA DI LINGKUNGAN RW 03 DESA CISEMPUR, KEC. JATINANGOR Dian Fordian; Hanna Audrey Lavinia; Rendra Rianto; Esa Amirul Azis
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1999.504 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.14761

Abstract

ABSTRACTCommunity priorities (PPM OKK) performs a public garbage disposal methods of organic and non organic waste for households in Cisempur Village environmentalists RW 03, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang. This counseling of the target is the PKK cadres and administrator RW 03 Cisempur Village. The selection of the target audience based on the consideration that the inhabitants are the "doers" in terms of the contribution of the garbage in the area of RW 03 especially. With the activities of the PPMP OKK is expected to enhance the ability of the target group in applying the method of organic and inorganic waste disposal as well as expected also can be change agents in society.The implementation of this training starts from field surveys and the coordination with the RW 03 Cisempur Village, followed by socializing and pretest. Pretest aims to find out how much knowledge of the population about trash RW03 organic and inorganic. In the process of implementation, starting from the stage of garbage collection and sorting of waste. The purpose of this counseling is to increase the awareness of the community towards organic and inorganic waste. The existence of this activity, in the long run expected especially for organic waste which was originally thrown out casually, can be managed and utilized by the community, can even be high economic-value activities. Not only that, this activity can also lower the risk of disease-based environment and build a culture of clean and healthy for the community.Key words: inorganic waste, organic waste, counseling    ABSTRAKPengabdian Kepada Masyarakat Prioritas (PPM OKK) melakukan suatu kegiatan penyuluhan metode pembuangan sampah organik dan sampah non organik bagi rumah tangga di lingkungan RW 03 Desa Cisempur, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang. Sasaran dari penyuluhan ini adalah kader PKK dan pengurus RW 03 Desa Cisempur. Pemilihan khalayak sasaran tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa para para penduduk tersebut merupakan “pelaku” dalam hal kontribusi sampah di daerah RW 03 khususnya. Dengan adanya kegiatan PPMP OKK ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kelompok sasaran dalam menerapkan metoda pembuangan sampah organik dan anorganik serta diharapkan pula dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat.Pelaksanaan pelatihan ini dimulai dari survei lapangan dan koordinasi dengan pihak RW 03 Desa Cisempur, dilanjutkan dengan sosialisasi dan pretest. Pretest bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan penduduk RW03 tentang sampah organik dan anorganik. Dalam proses pelaksanaan, dimulai dari tahap pengumpulan sampah dan pemilahan sampah. Tujuan dari penyuluhan ini adalah meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sampah organik dan anorganik. Dengan adanya kegiatan ini, dalam jangka panjang diharapkan terutama untuk sampah organik yang awalnya dibuang begitu saja, bisa  dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat, bahkan bisa menjadi kegiatan yang bernilai ekonomi tinggi. Tak hanya itu, kegiatan  ini juga dapat   menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan serta membangun budaya bersih dan sehat bagi masyarakat. Kata kunci: sampah organik, sampah anorganik, penyuluhan
POTENSI SORGUM SEBAGAI PRODUK KEWIRAUSAHAAN DI DESA SAYANG KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Endah Wulandari; Elazmanawati Lembong
Dharmakarya Vol 8, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.498 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.19779

Abstract

Biji sorgum memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai makanan pokok oleh masyarakat. Kegiatan PPM ini bertujuan memetakan data UKM di desa Sayang yang dapat memanfaatkan sorgum sebagai bahan baku UKM/kewirausahaan. Kegiatan PPM ini mendapat sambutan, tanggapan dan perhatian yang cukup baik dari warga sekitar dan pejabat desa setempat. Setelah melakukan wawancara pemetaan dan kuesioner ke ukm, diketahui bahwa masih banyak warga Desa Sayang yang masih belum mengetahui sorgum dan penggunaannya sebagai bahan pangan alternatif, dan untuk pengembangan budidaya sorgum kurang berpotensi untuk dilakukan di wilayah Desa Sayang karena kurang tersedianya lahan. UKM sudah ada di setiap RW minimal 1 UKM tetapi terdapat beberapa masalah yaitu kurangnya modal, peluang, dan pangsa pasar.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue