Articles
798 Documents
LITERASI INFORMASI KESEHATAN LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DI DUSUN CIKANGKUNG DESA CIKEMBULAN KECAMATAN SIDAMULIH KABUPATEN PANGANDARAN: PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS TEKNOLOGI LINGKUNGAN TEPAT GUNA
Taty Hernawaty
Dharmakarya Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.539 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i1.14559
Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dicanangkan pemerintah sejak 2010 perlu dukungan masyarakat. Berdasarkan hasil pengamatan lingkungan, halaman dan pekarangan rumah penduduk di Dusun Cikangkung Kecamatan Sidamulih tampak berserakan dan tidak rapi. Hampir seluruh masyarakat memiliki kebiasaan membuang sampah ke dalam lubang tanah yang dibuatnya di halaman atau pekarangan rumah dan adapula yang dibakar. Hal penting yang harus diperhatikan dengan cara pembuangan seperti ini adalah pengelolaan dalam pemilahan. Beberapa jenis sampah tidak baik langsung dibakar karena dapat menghasilkan gas kimia berbahaya dan beracun. Pemberian informasi kesehatan lingkungan yang difokuskan pada pengelolaan sampah belum pernah diberikan pada masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini bertujuan meningkatkan wawasan dan sikap masyarakat mengenai pentingnya Program PHBS kebersihan lingkungan khususnya pengelolaan sampah. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan kerja bakti. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi pemerintah Jawa Barat khususnya Kabupaten Pangandaran dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Bagi masyarakat setempat, terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.
PELATIHAN MODEL PEMBIAYAAN UNTUK INDUSTRI KREATIF DI KOTA BANDUNG
Rivani - Rivani;
Muhamad - Rizal;
Rudi - Darwis
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (359.789 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i2.20548
Program pelatihan ini bertujuan untuk mencari permasalahan utama khususnya bidang pembiayaan untuk sektor industri kreatif, untuk mencari alternatif model pembiayaannya, dan terakhir untuk mencoba merancang model pembiayaan untuk sektor industri kreatif. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode andragogi dengan media dan alat bantu yang disesuaikan kebutuhan. Selain itu sebelumnya dilakukan wawancara terlebih dahulu untuk mencari informasi yang dapat mendukung rencana pelatihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan para peserta. Berdasarkan hasil wawancara didapat informasi memang umumnya para peserta belum memanfaatkan internet untuk keperluan pembiayaan usahanya. Sedangkan dari evaluasi pelatihan dapat disimpulkan bahwa pelatihan terlaksana dengan baik, peserta cukup antusias, hanya saja mereka berpendapat bahwa waktu pelatihan kurang banyak untuk memberi kesempatan lebih pada mereka dalam mempraktekkan model pembiayaan melalui internet hingga benar-benar paham.
PENYULUHAN MENGENAI RIKAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TINDAKAN KEKERASAN ANTAR SISWA DI SEKOLAH SATU ATAP PURWAKARTA
Nurul H. Saefullah
Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.451 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v5i1.11433
Usaha mengurangi tindakan pelecehan pada remaja, khususnya di lingkungan sekolah menarik perhatianbanyak kalangan. Hal ini berkaitan dengan pembentukan karakter generasi masa depan. Pelecehan ataubullying dapat berupa penghinaan, pemberian julukan yang kurang baik, pelecehan seksual hingga tindakankekerasan. Dalam kegiatan KKNM-PPMD Integratif di Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, KabupatenPurwakarta tahun 2016 dilakukan penyuluhan mengenai rikas dengan tujuan pencegahan kekerasan antarsiswa.Kegiatan tersebut diberikan kepada siswa Sekolah Satu Atap Desa Selawi, Kecamatan Pasawahan, KabupatenPurwakarta. Menghadapi fenomena pencarian jati diri para remaja melalui perilaku buruk atas dasarkeinginan atas status dan pengakuan keberadaan remaja dalam kelompoknya, diperlukan tindakanpreventif seperti penyuluhan kepada siswa antara 13-15 tahun. Hasil yang diperoleh ialah bahwa para pesertapenyuluhan memahami dasar mengenai bagaimana pelecehan terjadi dan akibat yang ditimbulkan, dan jugamembantu membangkitkan kesadaran remaja dalam berperilaku.
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BUDIDAYA NILA MONOSEKS DENGAN TEKNIK JANTANISASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA CIPANGRAMATAN DAN KARAMATWANGI, KECAMATAN CIKAJANG, KABUPATEN GARUT
Mulyani, Y. -;
Rosidah -;
Untung, M.K.A. -
Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.568 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i2.8201
Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat oleh Dosen (PPMD) Integratif di Desa Cipangramatan danKaramatwangi, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut telah dilakukan dari bulan Juni sampai September2011. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang budidayanila monoseks dengan teknik jantanisasi sebagai upaya peningkatan pendapatan bagi masyarakat,khususnya para pembudidaya ikan di desa Cipangramatan dan Karamatwangi. Kabupaten Garut. Ikannila (oreochromis niloticus) merupakan spesies penting dalam perikanan budi daya saat ini yang telahberkembang pesat. Pada nila terdapat perbedaan laju pertumbuhan sehubungan dengan perbedaan jeniskelamin. Budidaya tunggal kelamin (monoseks) tepat untuk diterapkan sehingga diperoleh nila denganpertumbuhan yang cepat seperti pada ikan berjenis kelamin jantan yang tumbuh lebih cepat dibandingkanikan betina. Propolis memiliki komposisi yang dapat digunakan untuk pengarahan perubahan kelaminikan menjadi jantan yaitu chrysin dan berbagai macam mineral. Chrysin merupakan salah satu bahanaktif alami yang mengandung flavonoid sebagai penghambat enzim aromatase atau yang lebih dikenaldengan aromatase inhibitor. Metode Pelaksanaan Kegiatan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian inimerupakan suatu kegiatan kaji tindak dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi(peragaan) mengenai Budidaya Nila Monoseks dengan Teknik Jantanisasi. Kegiatan ini berjalandengan baik dan mendapat perhatian yang besar dari masyarakat Dari hasil evaluasi yang dilakukan,pada awalnya budidaya nila monoseks dengan teknik jantanisasi masih belum dikenal oleh mereka.Tetapi setelah kegiatan ini mereka mengetahui dan memahami budidaya nila monoseks dengan teknikjantanisasi. Peserta memiliki keinginan untuk mencoba menerapkan apa yang telah mereka dapatkandari penyuluhan ini.
PENGENALAN BISNIS PRODUK OLAHAN SAYURAN ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI
Anne Charina
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.96 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.14826
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga petani adalah dengan meningkatkan nilai tambah produk sayuran organic. Jika harga sayuran organic segar dirasakan kurang menguntungkan, maka dengan pengolahan sayuran organic menjadi aneka jenis makanan seperti nugget sayuran dapat menjadi peluang bisnis baru yang berpotensi meningkatkan pendapatan rumah tangga petani. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di salah satu lokasi penelitian Hibah Riset Fundamental Unpad (RFU) yaitu di Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, dengan kelompok sasaran Kelompok Tani Mekar Tani Jaya.Peserta kegiatan PKM adalah anggota Kelompok Tani Mekar Tani Jaya sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan kognitif dan psikomotorik sekitar 90% pada peserta terkait pembuatan nugget sayur serta peningkatan kemampuan kognitif dan psikomotorik sebesar 80%, terkait membangun manajemen bisnis nugget sayur skala rumah tangga agar menguntungkan. Dari hasil kegiatan juga tersusun Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang diharapkan akan merintis usaha nugget sayur organic di Desa Cibodas, sehingga pendapatan petani diharapkan bisa bertambah.
PENYULUHAN INDUSTRI KREATIF DAN HOMESTAY DI DESA WISATA PAKUALAM KECAMATAN DARMARAJA SUMEDANG
Endah Djuwendah;
Eliana Wulandari;
Erna Rachmawati
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1287.43 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i2.20038
Desa wisata merupakan salah satu produk wisata alternatif yang diharapkan dapat memberikan dorongan bagi pembangunan perdesaan yang berkelanjutan dalam upaya membuka lapangan pekerjaan, menjaga kelestarian budaya lokal sekaligus mempertahankan kelestarian lingkungan. Pemberdayaan masyarakat melalui industri kreatif berbasis sumberdaya lokal dan pengemasan homesatay menjadi salah satu faktor dalam menunjang pengembangan desa wisata. Tujuan dari kegiatan Pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Metode yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif melalui model pendekatan Focus Group Dsicution (FGD) dan teknologi transfer (TT). Guna mencapai tujuan tersebut kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan potensi dan peluang ekonomi kreatif penunjang wisata serta penyuluhan dan pendampingan pondok wisata (homestay). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan minat masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya lokal melalui industri kreatif serta penyediaan homestay dalam menunjang aktifitas desa wisata. Terdapat kendala pengembangan industri kreatif di desa wisata Pakualam yaitu permodalan, keterampilan SDM, teknologi produksi, pemasaran dan dukungan pemerintah. Sedangkan penyediaan homestay memiliki kendala dalam hal keterbatasan ruangan, fasilitas pendukung yang kurang lengkap, serta kurangnya keterampilan dalam pengelolaan homestay. Faktor pendorong keberhasilan industri kreatif dan homestay adalah terdapatnya dukungan dari aparat desa, partisipasi aktif warga masyarakat yang dilatar belakangi oleh motivasi kuat untuk bertahan hidup pasca pengenangan waduk Jatigede dan peluang semakin berkembangnya wisata di kawasan waduk Jatigede.
INTRODUKSI PENGEMBANGAN MASYARAKAT PETANI MELALUI PEMANFAATAN LAHAN KRITIS UNTUK PETERNAKAN RUMINANSIA DI DESA JANGALAHARJA DAN DESA GIRIHARJA KECAMATAN RANCAH KABUPATEN CIAMIS
Dudi Dudi
Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.889 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v4i2.10031
Kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan judulintroduksi pengembangan masyarakat petani melalui pemanfaatan lahan kritis untuk peternakan ruminansiadi Desa Jangalaharja dan Desa Giriharja Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis telah dilaksanakan selamabulan Juli sampai Oktober 2013. Tujuan kegiatan adalah: meningkatkan keterampilan peternak dalammemecahkan masalah pemanfaatan lahan kritis untuk peternakan ruminansia. Realisasi pemecahanmasalah adalah melakukan observasi wilayah untuk menyusun daya dukung lahan, menyelenggarakanpenyuluhan tentang pemanfaatan lahan kritis sebagai penghasil pakan, penanaman kaliandra, penyerahandomba betina bunting, monitoring dan evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan ini adalah peternak di desaJangalaharja dan Giriharja. Metode yang digunakan adalah demplot partisipatif, yaitu masyarakat dilibatkandalam pelaksanaan kegiatan sebagai subyek pemberdayaan, sedangkan dosen berperan sebagaifasilitator. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan peternak tentangpemanfaatan lahan kritis untuk pengembangan ternak ruminansia. Diharapkan terdapat kesinambunganprogram KKNM-PPMD Integratif sehingga keberhasilan program dapat terukur dengan baik.
MENGEMBANGKAN MINAT BACA DI MASYARAKAT DESA PASANGGRAHAN DAN DESA MALONGPONG KECAMATAN MAJA KABUPATEN MAJALENGKA
Kartika, N -;
Nugrahanto, W. -
Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.686 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i1.8307
Perpustakaan adalah jantung sekolah, yang menyediakanberbagai buku sebagai sarana pembelajaransiswa untuk memperoleh pengetahuan. Ketidakhadiranperpustakaan dan buku di sekolah menjadi penyebabrendahnya minat baca siswa Sekolah Dasar (SD) di DesaPasanggrahan dan Desa Malongpong. Selain kedua halitu tontonan pada televisi lebih menarik hati siswa-siswisekolah dasar itu daripada membaca buku. Harga bukujugarelatif mahal. Dalam program KKNM-PPMDIntegratif kali ini penulis mencoba mengangkat tema“Mengembangkan Minat Baca di Masyarakat DesaPasanggrahan dan Desa Malongpong Kecamatan MajaKabupaten Majalengka”. Metode yang digunakanadalah metode penyuluhan. Berdasarkan jumlahsasaran, yaitu siswa kelas IV, V, dan VI sekolah dasar,metode penyuluhan yang digunakan berdasarkanpada pendekatan kelompok. Hasil yang diperolehdari kegiatan KKNM-PPMD Integratif ini adalahadanya peningkatan positif mengenai minat baca bagisiswa SD kelas IV, V, dan VI di Desa Pasanggrahandan Desa Malongpong Kecamatan Maja, KabupatenMajalengka; artinya, kegiatan itu memberi manfaatpositif bagi para peserta. Kegiatan membaca akanterdukung dengan tersedianya perpustakaan dengankoleksi buku-buku yang beragam. Untuk memupukkemampuan membaca, pada diri siswa harus dibinasikap gemar membaca.Kata kunci: minat baca, buku, perpustakaan.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PENCARIAN INFORMASI KESEHATAN MELALUI MEDIA TELEPON SELULER DI DESA CILAYUNG KECAMATAN JATINANGOR
Mira Trisyani Koeryaman;
Ryan Hara Permana;
Irfan Ardiansyah
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.534 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i4.14893
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang melalui peran serta masyarakat dalam meningkatkan penggunaan perangkat telepon seluler media dalam pencarian informasi kesehatan sebagai upaya pencegahan terhadap factor resiko penyakit. Program kegiatan PKM ini dirancang sebagai tindak lanjut dari kegiatan OKK dalam bidang kesehatan. Dalam hal ini Unpad berkontribusi sebagai institusi pendidikan yang memberikan pendidikan non formal di masyarakat melalui pelatihan penggunaan perangkat lunak untuk dimanfaatkan sebagai sarana sumber pencarian informasi kesehatan bagi masyarakat. Melalui PKM ini diharapkan dapat menjalin kemitraan antara stake holder dan Universitas.Metode yang digunakan pada kegiatan ini melalui dua tahapan, tahap pertama melakukan survey untuk mengidentifikasi kebutuhan dan karakteristik masyarakat pengguna telepon seluler, tahap kedua melaksanakan pelatihan dalam bentuk ceramah, demonstrasi dan simulasi tentang tata cara mengakses informasi kesehatan yang resmi dan terpercaya, selain itu masyarakat berlatih untuk mengetahui melakukan pencarian informasi yang diharapkan. Untuk mengetahui keberhasilan pelatihan ini, tim PKM akan melakukan evaluasi melalui penilaian keaktifan peserta selama proses pelatihan serta mengobservasi langsung kemampuan peserta dalam pemanfaatan media tersebut.Dengan demikian diharapkan dari kegiatan ini, para peserta dapat menularkan kepada anggota masyarakat lainnya untuk memanfaatkan perangkat seluler yang dimiliki sebagai media sumber informasi kesehatan, sehingga diharapkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat desa semakin bertambah.
PERSEPSI MASYARAKAT DESA SAYANG RW 03 KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG TERHADAP PENTINGNYA PROTEKSI KENDARAAN BERMOTOR
Lienda Noviyanti
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 8, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (37.603 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.21059
As the times and technology became more sophisticated, human needs and mobility also increased. One such technology is vehicle. It cannot be denied that motorized vehicles and cars have now become the most important parts of everyday life. Vehicle protection is very important to keep vehicles safe, especially in areas prone to theft. Protection of the vehicle itself is divided into two ways, namely by personal and insurance methods. The fact is that vehicle protection carried out by Desa Sayang residents is still very minimal, which is caused by a lack of knowledge and understanding of citizens about the importance of vehicle protection. Seen from only a few residents who have insurance services to protect their vehicles. Measuring the perceptions of residents of RW 03 Desa Sayang, Jatinangor Subdistrict, Sumedang Regency is divided into 2 things, namely knowledge (cognition) and behavior (konasi). Of the 97 informants interviewed, it was found that people's knowledge of insurance was not good. While their knowledge of vehicle protection in general is quite good. In addition, vehicle ownership also affects individual knowledge of insurance and vehicle protection. Unfortunately, protection of vehicles in the form of insurance is rarely done by residents because most are hampered in terms of costs and feel they do not need it. Therefore, a perception survey and vehicle protection socialization were made in Sayang Village, Jatinangor Sub-District, Sumedang Regency so that residents would be more aware of maintaining their vehicles.