cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PENERAPAN TEKNOLOGI KULTUR STARTER DAN GRAINS KEFIR UNTUK MENGHASILKAN MINUMAN SEHAT PADA KELOMPOK TANI TERNAK (KTT) MARGO MULYO BATURADEN Triana Setyawardani
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.23147

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul Penerapan Teknologi Kultur Starter Dan Kefir Grains Untuk Menghasilkan Minuman Sehat di KTT Margo Mulyo Baturaden.,dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2018, bertempat di desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturaden, Jawa Tengah.Tujuan kegiatan adalah: (1) menghasilkan kefir sebagai minuman sehat, (2) menghasilkan es krim berbahan dasar susu kefir (3) untuk meningkatkan ketrampilan tentang cara mengolah susu menjadi produk kefir dan es krim kefir. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta yang merupakan anggota kelompok KTT Margo Mulyo. Metode pengabdian dan tahapan yang dilakukan adalah ceramah, diskusi dan partisipasif (praktek pembuatan olahan). Hasil pengabdian yang dilakukan menunjukkan bahwa (1) peningkatan partisipasi pengetahuan sebesar 46,154%, (2) peningkatan ketrampilan pembuatan es krim peserta sebesar 50.667%, (3) dan peningkatan untuk mengolah minuman kefir sebesar 61,33%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kelompok KTT Margo Mulyo sudah melakukan pengolahan susu menjadi minuman kefir dan es krim berbahan dasar kefir.
EDUKASI TENTANG CINTA LINGKUNGAN BERSAMA KANG PISMAN DESA CANGKUANG KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG JAWA BARAT Neti Juniarti
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.24929

Abstract

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang sangat penting dalam menjamin keberlangsungan hidup semua makhluk termasuk manusia. Salah satu sumber air bagi masyarakat di Jawa Barat adalah sungai Citarum. Untuk meningkatkan keberhasilan upaya promosi kesehatan khususnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) maka dapat dilakukan dengan mengintegrasikan konsep setting, ekosistem, air dan kesehatan melalui model promosi kesehatan ekologikal yang berfokus pada system serta perubahan dan perkembangan seluruh organisasi. Pendekatan terintegrasi ini dapat melibatkan berbagai sektor dan organisasi dalam masyarakat dengan menggunakan proses kemitraan antara pihak akademisi, pelayanan kesehatan dan pemerintah daerah serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Kegiatan pengabdian bertujuan memberikan edukasi yang diperlukan kepada anak-anak sejak dini desa cangkuang mengenai pentingnya kebersihan dan cinta lingkungan. Kegiatan pertama yaitu dilakukannya pre test menggunakan flashcard berupa gambar perilaku baik dan buruk tentang sampah. Kegiatan kedua yaitu edukasi tentang CILUNG KANGPISMAN (Cintai Lingkungan dengan Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan), pemanfaatan sampah dan perilaku baik dan buruk tentang sampah. Selanjutnya dilakukan kegiatan mewarnai gambar tentang lingkungan yang bersih. Kegiatan ketiga adalah post test dengan menggunakan flashcard berupa gambar perilaku baik dan buruk tentang sampah. Peserta yang mengikuti kegiatan ini yaitu sebanyak 30 anak. Hasil pre test dan post test sebagian besar menjawab benar. Implikasi dari pengabdian adalah dengan adanya edukasi tentang Kang Pisman, anak-anak dapat mengetahui pentingnya kebersihan dan cinta lingkungan sejak dini. Selain itu, anak-anak dapat menyampaikan edukasi yang didapat untuk diberitahukan ke orang tua dan keluarga terdekat.
PENERAPAN TEKNOLOGI TAPAT GUNA (TTG) MESIN PENCACAH JERAMI TIPE ROTARY PADA KELOMPOK TANI PADI DI KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Wahyu Kristian Sugandi
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.19463

Abstract

Potensi limbah jerami padi yang ada di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang berdasarkan pengamatan di lapangan mencapai 10 – 12 ton/ha yang hingga saat ini pemanfaatannya belum optimal. Setelah panen sisa jerami padi yang tidak terpakai disimpan begitu saja di lahan yang pada akhirnya dibakar. Pembakaran jerami ini dalam jangka panjang akan sangat merugikan petani terutama dampak lingkungan di lahan sawah yang meliputi penurunan kesuburan tanah, mematikan biota tanah, merusak sifat fisik tanah dan pemborosan energi. Salah satu cara pemanfaatan jerami padi yang dapat memberikan nilai tambah yaitu dengan memanfaatkan limbah jerami sebagai bahan untuk membuat kompos dengan syarat bahwa jerami tersebut sudah dalam keadaan tercacah. Laboratorium Alat dan Mesin Pertanian Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Universitas Padjadjaran telah mengembangkan mesin pencacah jerami padi tipe rotary yang dapat memotong jerami hingga ukuran terkecil < 5 cm. Maka oleh sebab itu kegiatan penerapan mesin pencacah jerami padi ini diharapkan dapat membantu petani dalam pemanfaatan limbah jerami sebagai bahan baku pada proses pembuatan kompos. Adapun metode pelaksanaan dari kegiatan ini adalah penerapan teknologi tepat guna mesin pencacah jerami padi tipe rotary pada kelompok tani padi yang meliputi pembuatan mesin pencacah jerami, penerapan mesin pencacah jerami di lahan sawah, sosialisasi kegiatan dengan cara memberikan ceramah tentang pasca panen padi, tata cara pembuatan kompos, pendampingan dan pelatihan pengoperasian mesin pencacah jerami padi, serta tata cara perawatan mesin. Hasil dari kegiatan PPM TTG ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan petani berkenaan dengan pasca panen padi terutama pemanfaatan jerami padi sebagai bahan baku pembuatan kompos dan sebagian untuk pakan ternak, meningkatnya pengetahuan petani padi untuk pengoperasian mesin pencacah jerami padi, meningkatnya minat motivasi petani padi dalam pembuatan kompos. Adapun kapasitas mesin pencacah jerami setelah diaplikasikan adalah 100 kg/jam.
PELATIHAN MANAJEMEN PEMASARAN PRODUK UNGGULAN KECAMATAN MARABAHAN BARITO KUALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Syafril Djaelani
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.25788

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan memberikan Pelatihan Manajemen Pemasaran Produk Unggulan di Kecamatan Marabahan  dengan peserta pelaku usaha mikro dan pengelola Badan Usaha Milik Desa.  Salah satu teknik pemasaran yang dapat digunakan yaitu bauran pemasaran yang merupakan perpaduan sejumlah alat-alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk menyakinkan obyek pemasaran atau target pasar yang dituju.  Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produk unggulan desa melalui saluran pemasaran Badan Usaha Milik Desa dengan teknik bauran pemasaran agar  produk unggulan menghasilkan keuntungan yang optimal. Metode yang digunakan yakni melakukan presentasi, tanya jawab dan diskusi aktif dengan peserta pelatihan.  Dampak dari pelatihan ini telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemasaran bagi para pelaku usaha mikro dan pengelola BadanUsaha Milik Desa  Kecamatan  Marabahan Kabupaten Barito Kuala.
RESPONS PESERTA PELATIHAN URBAN FARMING YANG RAMAH LINGKUNGAN SECARA ONLINE Fiky Yulianto Wicaksono; Tati Nurmala
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.32537

Abstract

Hobi urban farming semakin meningkat pada saat pandemi Covid-19 ini, terutama saat Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang mengharuskan masyarakat tinggal di rumah. Kegiatan urban farming yang dilakukan banyak terkait dengan teknik hidroponik yang membutuhkan biaya besar, pengetahuan yang baik, serta limbah yang tidak tertangani sehingga membutuhkan teknik alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut dan harus disosialisasikan pada masyarakat. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk mengenalkan urban farming yang ramah lingkungan pada masyarakat dengan memanfaatkan limbah rumah tangga. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan simulasi mengenai urban farming yang ramah lingkungan yang dilaksanakan secara online dari bulan Januari – Februari 2021. Pelatihan dilakukan oleh narasumber yang ahli dalam urban farming. Simulasi dilakukan dengan cara demonstrasi dalam bentuk video. Peserta kegiatan diseleksi dengan kriteria telah atau ingin mempraktekkan urban farming di rumah atau sekitar rumah dan bersedia untuk mengikuti pelatihan. Hasil sosialisasi menunjukkan keahlian narasumber dapat meningkatkan wawasan peserta. Sebagian besar peserta memahami materi pelatihan dan mempraktekkan urban farming yang ramah lingkungan di rumah atau sekitar rumah.
PEMANFAATAN LIMBAH, PEMASARAN ONLINE DAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI USAHA UKIRAN BATU PADAS I Gusti Agung Oka Sudiadnyani
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.30330

Abstract

Seni ukir batu padas merupakan salah satu seni telah ada secara turun menurun pada kabupaten Gianyar. Produk relief ukiran batu padas ini banyak diminati oleh masyarakat dikarenakan dapat menimbulkan kesan alami pada bangunan. Salah satu usaha kerajinan ukir batu padas adalah usaha kerajinan batu padas milik I Gede Bokah yang merupakan mitra dalam kegiatan ini. Lokasi mitra berada pada Dusun Kederi Gianyar. Pada saat ini, terdapat beberapa kendala berupa keterbatasan alat bantu produksi dan alat pemanfaatan limbah batu padas, kurangnya manajemen keuangan serta keterbatasan dalam hal pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, maka akan dilakukan kegiatan bertahap mulai manajemen produksi sampai pemasaran. Kegiatan yang telah dilakukan antara lain :  sosialisasi, pemberian peralatan sebagai alat bantu produksi dan pemanfaatan limbah batu padas seperti mesin gerinda dan alat penghancur bahan baku batu padas, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan plang nama mitra, dan pembuatan media sosial. Indikator capaian adalah peningkatan jumlah produksi hingga 50%, mitra mempunyai media sosial facebook dan instagram sebagai media pemasaran, 1 orang anggota usaha dapat mempunyai pembukuan dan pencatatan keuangan dan 1 orang anggota usaha dapat melakukan pengelolaan terhadap content media sosial
WEBINAR & WORKSHOP VIRTUAL SEBAGAI SARANA SOSIALISASI PHBS DAN POTENSI KULIT MANGGIS DI MASA PANDEMI COVID-19 DI MASYARAKAT Nasrul Wathoni; Ronny Lesmana; Norisca Aliza Putri; Nabilah Muhamad; Arief Cahyanto; Muchtaridi Muchtaridi
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.28981

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Pada Masyarakat (KKN-PPM) merupakan kesempatan kepada mahasiswa untuk serta berinovasidan mengembahkan pemikiran agar dapat membantu mengatasi masalah dimasyarakat. Pada periode ini KKN dilaksanakan secara daring akibat adanya kondisi khusus darurat yakni pandemi Covid-19. Tema seminar online KKN-PPM “Potensi Manggis dalam Sediaan Sabun Antiseptik dan Olahan Pangan Fungsional Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Masa Adaptasi Baru”. Seminar online ini dilakukan pada tanggal 25 Juli 2020, pukul 10.00 WIB hingga 12.05 WIB. Seminar dan workshop virtual ini mengedukasi perilaku hidup sehat dan bersih saat masa Pandemi Covid-19, termasuk bagaimana kebiasaan mencuci tangan dan penggunaan masker sebagai upaya menekan penularan Covid-1, serta manfaat kulit manggis sebagai antioksidan. pemaparan beragam manfaat antioksidan pada kulit manggis salah satunya sebagai pengatur berbagai aktivitas inflamasi dan memberi signaling pathways dalam sel imun, terutama makrofag sehingga dapat mengoptimalkan kerja sistem imun. Peran bahan aktif Xanthones pada kulit manggis sebagai anti-bakteri, anti-jamur, anti-virus dan sumber antioksidan serta pengolahan produk kulit manggis menjadi fokus edukasi KKN-PPM. Kulit manggis dapat diolah menjadi sedian antiseptik dan olahan pangan fungsional seperti pempek, yogurt, dan wedang. Evaluasi kegiatan menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design tentang PHBS dan potensi kulit manggis Berdasarkan hasil analisa data, terdapat peningkatan pengetahuan tentang upaya perilaku hidup sehat sebagai pencegahan Covid-19 dan manfaat buah manggis sebesar 24.09 % dari data pra dan pascakegiatan. kegiatan ini berkontribusi memberikan pengetahuan pada partisipan dalam mendukung penguatan sosialisasi perilaku hidup sehat saat masa Covid-19 dan manfaat kesehatan dari kulit manggis.Dari Penelitian Xanthonespada kulit manggis berpotensi sebagai anti-virus yang mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber zat aktif untuk terapi Covid-19.
PENYULUHAN INOVASI PRODUK DAN PEMASARAN INDUSTRI KECIL PANGAN DI DESA GUNUNG MANIK TANJUNGSARI SUMEDANG Endah Djuwendah; Tuti Karyani
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.26554

Abstract

Industri kecil pangan merupakan  salah satu potensi  pengerak  perekonomian di perdesaan karena dapat menciptakan nilai tambah  dan peluang kesempatan kerja. Menciptakan inovasi pada industri kecil pangan  adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan nilai penjualan. Penggunaan sistem informasi pemasaran dapat membantu  pelaku industri kecil pangan  dalam membuat alternatif   pemasaran guna meningkatkan volume penjualan. Kegiatan  penyuluhan inovasi produk dan pemasaran on line di Desa  Gunung Manik  merupakan  wujud dari penerapan teknologi yang ada pada UndangUndang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa.  Inovasi yang dilakukan meliputi penambahan varian rasa , bentuk dan pengemasan produk ladu. Selain Pelatihan hal lain yang dibutuhkan oleh warga  masyarakat adalah media yang membantu dalam memasarkan produk  melalui sistem informasi pemasaran dan media sosial seperti Web penjualan, facebook, instagram dan twitter.  Materi penyuluhan yang diberikan pada kegiatan PPM ini  adalah motivasi  dan mental kewirausahaan, inovasi produk dan pengemasan, pemasaran online, sosialisasi keamanan pangan dan tatacara pengajuan sertifikasi P-IRT. Faktor pendorong keberhasilan program adalah  adanya dukungan  aparat desa dan partisipasi  aktif warga masyarakat desa Gunung Manik.
SOSIALISASI REGULASI FINANCIAL TECHNOLOGY SYARIAH DAN WAKAF UANG DALAM PELAKSANAAN WAQF FINTECH DI INDONESIA Etty Mulyati; Nun Harrieti
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.31067

Abstract

Desa Masawah secara geografis berada pada posisi strategis yaitu dilalui jalan nasional lintas Garut-Pangandaran dan memiliki kawasan andalan yaitu kawasan wisata pantai dengan kegiatan unggulan pengembangan pariwisata dan bisnis kelautan. Perkembangan Financial Technology sangat membantu dalam pengembangan pariwisata dan bisnis lainnya termasuk bisnis kelautan, terutama Tahun 2019 yang lalu desa Masawah mendapat juara pertama pengelolaan media sosial dalam ajang Piala Humas Jabar 2019. Mayoritas penduduk desa masawah adalah pengguna aktif smartphone dan internet, sehingga diharapkan pemahaman terhadap financial technology syariah dan wakaf uang dapat membantu pengembangan pariwisata dan bisnis kelautan di desa Masawah tersebut. Metode yang digunakan melalui sosialisasi dan penyuluhan hukum dengan metode ceramah dan tanya jawab (interaktif). Financial technology termasuk financial technology syariah dan wakaf uang memiliki potensi yang sangat besar dalam mendorong alokasi sumber daya ekonomi secara lebih efisien yang pada akhirnya mampu meningkatkan produktifitas dan memberikan manfaat yang leih besar kepada masyarakat. Terdapat beberapa regulasi yang mengatur mengenai financial technology syariah dan wakaf uang di Indonesia. Pemahaman mengenai regulasi tersebut dapat membantu masyarakat dalam menggunakan financial technoly syariah dan wakaf uang secara lebih cermat dan cerdas, termasuk dalam mengidentifikasi lembaga financial technology syariah yang legal dan ilegal agar dapat bertransaksi melalui financial technology syariah lebih aman. Materi dalam sosialisasi ini meliputi regulasi yang mengatur financial technology syariah dan wakaf uang di Indonesia, termasuk perkembangan jenis-jenis financial technology syariah di Indonesia.
EKSPLORASI POTENSI DESA SUKAMENAK UNTUK KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI MASA PANDEMIK COVID-19 Eneng Nunuz Rohmatullayaly; Budi Irawan; Johan Iskandar
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.31985

Abstract

Ketahanan pangan merujuk pada keadaan dimana semua orang memiliki akses secara fisik, sosial, dan ekonomi terhadap makanan yang meliputi aspek ketersediaan, aksesibilitas, pemanfaatan, dan stabilitas. Saat ini, pandemi Covid-19 menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan dan telah menambah angka kekurangan gizi penduduk. Tanpa pengetahuan yang cukup, masyarakat akan kesulitan memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Oleh karena itu, kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat (PPM) ini dilakukan dengan metode kualitatif (wawancara dan observasi) guna mengekplorasi potensi desa termasuk sumber daya alamnya, serta sosialisasi untuk penyadartahuan dan pemberdayaan masyarakat baik petani berskala kecil maupun ibu rumah tangga. Masyarakat Desa Sukamenak dahulunya bermata pencaharian sebagai petani, becocok tanaman padi (Oryza sativa) dan tembakau (Nicotiana tabacum). Namun saat ini, masyarakat lebih banyak bekerja sebagai buruh tani di luar desa seiring keterbatasan lahan yang mereka miliki, dikarenakan adanya alih fungsi lahan menjadi Waduk Jatigede. Masyarakat juga mulai beralih ke sektor pariwisata dengan menyediakan jasa sewa perahu rakit untuk memancing ikan di Waduk Jatigede. Ada lima sektor teridentifikasi baik kondisi dan potensinya, yaitu pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, serta perdagangan dan lainnya yang dapat dikembangkan dalam skala rumah tangga. Kelima potensi ini disosialisasikan kepada pemerintah desa dan masyarakat dalam bentuk artikel popular dan infografis mengingat adanya aturan physical/social distancing selama pandemi.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue