cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PENGARAHAN PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN METODE DEMONTRASI DI SD NEGERI CIPOROS 03 KARANGPUCUNG, KABUPATEN CILACAP Hesti Nurlaeli
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i1.21305

Abstract

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi beirkutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan didukung dengan namanya kurikulum, pada kurikulum 2013, mata pelajaran tidak lagi terpisah-pisah, namun sudah terintegrasi menjadi satu, materi pelajaran dijadikan tema-tema, dan dari tema itu menjaid subtema. Dalam pelajaran IPA di SD, mulai dipelajari di kelas atas (kelas 4-6), pendidik diharapkan lebih inovasi dan kreatif dalam mengajar, apalagi dalam pelajaran IPA dimana, IPA itu pelajaran alam yang kalau hanya diberikan secara ceramah, pemberian tugas dan latihan saja maka akan kurang bermakna dan kurang membuat peserta didik memahami pelajaran IPA tersebut. Namun banyak juga pendidik yang masih banyak menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas karena banyaknya administrasi, hal-hal yang harus diisi dalam kurikulum 2013. Seperti di sekolah SD Negeri Ciporos 03 ini, pendidik merasa kesulitan dan beban saat kurikulum 2013, karena banyak sekali yang harus dikerjakan dan banyaknya metode pengajaran di kelas, maka akhirnya masih menggunakan cara-cara atau metode yang lama atau konvensional. Dengan demikian diperlukan pengarahan metode pembelajaran IPA yang menyenangkan, salah satunya adalah metode Demontrasi. Beberapa kelebihan dari metode demontrasi ini adalah dapat menghemat waktu, menghindari verbalisme, pembelajaran menjadi lebih menarik.
PELATIHAN SOFTWARE MATLAB UNTUK PENYELESAIAN MASALAH DI BIDANG MATEMATIKA Dina Estining Tyas Lufianawati
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.30015

Abstract

Kebanyakan pengajaran matematika di tingkat SMA di Kota Cilegon masih dengan cara memberikan materi di slide powerpoint atau di papan tulis. Berbeda dengan pengajaran pada jenjang perkuliahan yang disertai dengan praktik menggunakan software maupun hardware yang terkait dengan materi perkuliahan. Artikel ini bertujuan memberikan pelatihan software komputer bernama Matlab kepada guru matematika di beberapa SMA Negeri di kota Cilegon agar nantinya dapat digunakan dalam pengajaran matematika di kelas. Metode yang digunakan adalah pelatihan yang dilakukan oleh trainer yang berkompeten dan berpengalaman. Kegiatan dilakukan secara daring dikarenakan kondisi masih pandemi Covid-19. Hasil yang diperoleh adalah semua peserta mengerti dan memahami manfaat dari software ini sebagian besar peserta juga telah men-sosisalisasi-kan dan mengaplikasikan software Matlab dalam pengajaran di kelas masing-masing. Namun, peserta membutuhkan pelatihan lebih lanjut agar dapat menguasai software tersebut.
SOSIALISASI PENGIMPLEMENTASIAN PEDOMAN AKUNTANSI PESANTREN BERBASIS DIGITAL PADA PESANTREN DI INDONESIA Citra Sukmadilaga
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.25353

Abstract

Tujuan dilakukannya pelatihan akuntansi Pesantren membantu mewujudkan pesantren yang transparan, akuntabel, partisipatif, tertib dan disiplin keuangan serta menambah pengetahuan pengelola pesantren betapa pentingnya peranan akuntansi pesantren dalam rangka akuntabilitas public. Metode penelitian ini dilakukan dengan Focus Group Discussion yang dihadiri oleh 38 orang pengelola keuangan pesantren yang tersebar di wilayah Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Tengah. Hasil yang diperoleh adalah akuntansi pesantren masih sangat sulit untuk diimplementasikan karena pesantren pada umumnya bersifat tertutup, terpusat dan kekeluargaan. Lebih-lebih jika menyangkut persoalan keuangan, hanya kiyai dan keluarganyalah yang boleh mengetahuinya. Selain itu, banyak pesantren yang tidak memisahkan antara harta kekayaan pesantren dengan individu, walaupun disadari bahwa pembiayaan pesantren justru lebih banyak bersumber dari kekayaan individu sebab sumber-sumberlain penopang pesantren kurang memadai. Terdapat beberapa faktor yang berperan dalam kesuksesan implementasi akuntansi pesantren yaitu manajemen sebagai faktor Upaya, organisasi sebagai faktor Sarana, dan administrasi sebagai faktor Karsa. Ketiga faktor ini memberi arah dan perpaduan dalam merumuskan, mengendalikan penyelenggaraan, mengawasi serta menilai pelaksanaan kebijakan-kebijakan dalam usaha menyelenggarakan akuntansi yang sesuai dengan tujuan Pondok Pesantren masing-masing.
PENINGKATAN KESADARAN AKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA CINTA MULYA MELALUI WORKSHOP INTEGRATIF DAN KREATIF Ivan Darmawan
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.26624

Abstract

Desa Cinta Mulya terletak di Kawasan Pendidikan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Peningkatan jumlah penduduk yang signifikan di Kecamatan Jatinangor secara tidak langsung membawa dampak kepada lingkungan Desa Cinta Mulya. Salah satu permasalahan yang dihadapi di lingkungan Desa Cinta Mulya adalah pengelolaan sampah yang belum memadai. Tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir serta pengetahuan masyarakat akan pengelolaan sampah yang minim, menyebabkan lingkungan menjadi kotor dan tercemar. Maka dari itu, perlu adanya kegiatan untuk meningkatkan kesadaran warga akan pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini merupakan metode Participatory Rural Appraisal, kemudian ditunjang dengan kegiatan workshop selama dua hari yang ditujukan bagi warga Desa Cinta Mulya terkhusus kaum ibu, karang taruna dan anak-anak. Kegiatan ini juga melibatkan core group atau tokoh masyarakat yang diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan yang telah didapat. Kegiatan dengan anak-anak dilakukan dengan menarik, melalui pembuatan kreasi tempat sampah serta pemaparan materi mengenai sampah organik dan non-organik. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan kepedulian masyarakat mengenai pengelolaan sampah serta kebersihan lingkungan.
IMPLEMENTASI APLIKASI PENCATATAN PENGUNJUNG, PENDAPATAN DAN INFORMASI MELALUI QR CODE DI MUSEUM SRI BADUGA BANDUNG Idola Perdini Putri; Reni Nuraeni; Agus Aprianti; Asti widayanti; Irna yuniar; Kastaman Kastaman
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.23942

Abstract

Teknologi dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan, untuk menghindari terkikisnya pengetahuan budaya pada kalangan generasi muda khususnya dan masyarakat pada umumnya museum mencoba memberikan solusi literasi dengan menerapkan teknologi digitaslisiasi. Museum Sri Baduga merupakan salah satu museum pemerintah provinsi Jawa Barat yang memiliki koleksi lengkap untuk menjadi media pembelajaran masyarakat Jawa Barat terhadap khasanah nilai budaya dan sejarah Jawa Barat. Namun demikian, sebagai salah satu museum yang telah berdiri puluhan tahun, Museum Sri Baduga memerlukan peremajaan dalam hal pengelolaan internal museum dan pengelolaan informasi koleksi museum. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengaplikasikan sistem informasi pengelolaan dan pelaporan data pengunjung dan meningkatkan literasi dan akses informasi koleksi Museum Sri Baduga melalui QR Code dan pembuatan website Museum, dengan tujuan agar tampilan koleksi Museum Sri Baduga diminati karena lebih menarik dan interaktif. Metode yang digunakan pada pengabdian masyakat ini adalah workshop mengenai pengenalan aplikasi melalui sosialisasi dan pendampingan penggunaan aplikasi pencatatan pengunjung, pendapatan dan informasi melalui QR code.  di Museum. Saat ini Sri Baduga Kota Bandung sudah mengimplementasikan aplikasi tersebut dalam kegiatan operasional museum, sehingga memudahkan dan meningkatkan kinerja museum berbasis teknologi informasi.
PENGUATAN PERANAN DAN FUNGSIONAL DARI LEMBAGA APARAT DESA DAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA SUMBER DAYA ALAM DI DESA HEGARMANAH Amelia Cahyadini
Dharmakarya Vol 9, No 3 (2020): September, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i3.19517

Abstract

Sumberdaya alam merupakan suatu karunia Tuhan YME yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Seiring perkembangannya, negara Indonesia mengindahkan monopoli pada sumber daya alam di wilayahnya melalui ketentuan UUD 1945 pasal 33 ayat (3). Hak menguasai ini dibagi kembali menjadi antara kewenangan pusat dan kewenangan daerah. Namun dalam prakteknya pembagian kekuasaan atas pengelolaan sumber daya alam kerap menyebabkan masalah tertentu. Di Desa Hegarmanah, yang dikaruniai sumber daya alam berupa air, terjadi singgungan kewenangan antara dua lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan mengelola sumberdaya air tersebut. Menanggapi hal ini metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat. MelaluI metode ini penulisakan memberikan advokasi penyegaran keilmuan di bidang hokum kepada aparat Desa Hegarmanah serta sosialisasi regulasi hokum terkait kepada masyarakat, yang bertujuan agar meningkatnya pemahaman hokum aparat desa dan masyarakat, sehingga nantinya dapat diimplementasikan dalam wujud peningkatan kualitas pengelolaan sumberdaya air di Desa Hegarmanah.
UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI PADI DENGAN APLIKASI PUPUK HAYATI DI DESA KERSAMENAK KECAMATAN TAROGONG KALER KAPUPATEN GARUT Hanny Hidayati Nafi'ah; Mega Royani; Hilmi Hardimansyah
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.24179

Abstract

Penurunan hasil padi merupakan permasalahan yang sering dialami oleh petani. Masalah yang dialami oleh Kelompok Tani Mukti Tani di Kampung Babakan RT 01 RW 02 Desa Kersamenak Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut adalah penurunan produksi padi dan ketergantungan terhadap pupuk anorganik dalam usaha budidayanya. Solusi yang ditawarkan adalah dengan aplikasi pupuk hayati untuk meningkatkan produksi padi dan memperbaiki kualitas tanah. Pupuk hayati adalah pupuk yang mengandung mikroba dengan keuntungan yang banyak bagi tanah dan tanaman. Untuk meyakinkan petani akan manfaat pupuk hayati cara aplikasinya maka dilakukan penyuluhan dengan Metode demplot yang dilaksanakan di kelompok tani . Hasil kegiatan ini adalah penambahan aplikasi pupuk hayati pada lahan demplot memberikan hasil padi yang lebih baik dari lahan yang tidak diaplikasi pupuk hayat inamun hasil produksi dari demplot ini jika dibandingkan dengan hasil pada musim tanam sebelumnya sangat jauh berkurang disebabkan oleh cuaca dan serangan hama tikus. Kesimpulan kegiatan ini adalah bahwa aplikasi pupuk hayati dalam upaya meningkatkan potensi hasil padi tujuannya telah tercapai namun akan berhasil jika keadaan cuaca mendukung dan dilakukan pengendalian hama tikus secara serempak.
KUALITAS MIKROBIOLOGI SUSU KAMBING SEGAR DARI SEBUAH PETERNAKAN KAMBING PERAH SKALA KECIL DI DESA CIMALAKA, SUMEDANG Gita Widya Pradini; Nisa Fauziah; Rini Widyastuti; Mas Rizky Anggun Adipurna Syamsunarno
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.24991

Abstract

ABSTRAK. Susu kambing merupakan salah satu sumber susu yang dipercaya memiliki banyak manfaat oleh masyarakat. Dalam praktik penjualannya, sebagian besar peternak skala kecil di Indonesia tidak melakukan proses sterilisasi atau pasteurisasi susu. Adanya kepercayaan masyarakat bahwa susu kambing mentah lebih berkhasiat menjadi perhatian akan risiko penularan mikroba patogen. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mikrobiologi susu kambing mentah dari sebuah peternakan kambing perah di Desa Cimalaka serta memberikan penyuluhan dan survey kepada masyarakat dan peternak kambing perah di desa tersebut. Dari salah satu peternakan, didapatkan 6 ekor kambing perah peranakan Etawah. Setiap kambing dilakukan pemerahan susu sebanyak ±10ml. Sampel susu kemudian dinilai kualitas mikrobiologi berdasarkan hasil perhitungan angka lempeng total (ALT) serta identifikasi bakteri Staphylococcus koagulase positif dan bakteri koliform. Batas maksimal jumlah bakteri dalam ALT ditentukan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 1788:2009. Dalam kegiatan penyuluhan terdapat 20 responden yang mengikuti survey, 14 di antaranya merupakan peternak kambing perah. Hasil pemeriksaan mikrobiologi menunjukkan seluruh sampel susu memenuhi kriteria SNI berdasarkan ALT. Pertumbuhan bakteri koliform tidak ditemukan pada seluruh sampel. Ditemukan cemaran Staphylococcus koagulase positif pada dua sampel dan cemaran bakteri enterik non-koliform pada dua sampel lainnya yang berpotensi sebagai patogen. Hasil survey menunjukkan sebagian besar responden terbiasa mengonsumsi susu mentah, dan praktik peternak dalam menjaga sanitasi kandang dan higienitas susu masih belum baik Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan pengetahuan dan praktik peternak dalam manajemen hewan ternak dan susu segar. Praktik meminum susu kambing mentah perlu dihindari karena berisiko tinggi terkontaminasi mikroba patogen.
PENDAMPINGAN TEKNIK BUDIDAYA BUNGA TABUR DAN PEMBUATAN BIBIT TANAMAN HIAS DALAM RANGKA MENDUKUNG KAMPUNG PRODUKTIF DI DESA GESIK Umi Trisnaningsih; Siti Wahyuni; Wachdijono Wachdijono
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.23224

Abstract

Keberadaan petani bunga tabur di Desa Gesik semakin terdesak karena alih fungsi lahan dan munculnya pesaing dari wilayah lain. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan alternatif usahatani lain yang tidak terlalu berbeda dari usahatani yang dilakukan saat ini. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah pelatihan, yaitu penyuluhan dan praktek, serta pendampingan budidaya tanaman. Pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan teknik budidaya dan perbanyakan tanaman hias. Selain itu juga dilakukan pendampingan dalam praktek perbanyakan tanaman hias. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan survey terhadap peserta sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. hasil analisis Uji t berpasangan menunjukkan bahwa setelah pelaksanaan kegiatan ini, para petani mengetahui manfaat lain dari limbah hasil pangkasan yang dapat digunakan sebagai bahan setek untuk pembuatan bibit tanaman hias yang dapat dijual.
USAHA TERNAK AYAM SENTUL MELALUI OPTIMALISASI PEMANFAATAN FEED ADDITIVE HERBAL DI KELOMPOK TANI RANCA BAWANG 1 Tuti Widjastuti
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.26167

Abstract

Kegiatan KKN-PPMD Integratif dari universitas Padjadjaran telah dilakukan kepada anggota kelompok Tani Ranca Bawang I yang tertarik beternak ayam lokal di Desa Cinanjung, kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang dari bulan Juli hingga bulan November tahun 2019. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada anggota kelompok Tani Ranca Bawang I mengenai budidaya beternak ayam lokal, menetaskan telur, menyusun ransum, dan pengolahan hasil ternak ayam berupa daging ayam olahan seperti baso dan nugget. Metode kegiatan adalah dengan cara penyuluhan, praktek pembuatan nugget dan baso dari daging ayam serta demonstrasi penyusunan ransum dan pembuatan kandang. Dari kegiatan ini antusiasme peserta untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan usaha budidaya beternak ayam lokal cukup tinggi.   Wawasan peserta mengenai tatalaksana pemeliharaan ayam, pembuatan baso daging ayam dan nugget serta penyusunan ransum masih sangat kurang, tetapi animo peternak sangat baik untuk belajar semua pengetahuan tentang budidaya beternak ayam lokal, sehingga kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan semangat untuk usaha beternak ayam lokal secara intensif memalui manajemen pakan dan pemanfaatan feed additive herbal.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue