cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN NELAYAN MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN DI DESA PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN Sri Hartati; Kartib Bayu; Eri Mustari; Ipit Zulfan; Yani Nurhayanti; Edwin Karim
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.31290

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat sehingga mereka menjadi mampu mengaktualisasikan diri, harkat serta martabatnya secara maksimal untuk dapat mengembangkan diri secara mandiri. Kegiatan pelatihan ini ditujukan kepada perempuan nelayan di Desa Pangandaran. Sebagian besar perempuan nelayan ini memiliki aktivitas berjualan setiap hari libur ke Pantai Pangandaran. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan motivasi kepada perempuan nelayan dalam memanfaatkan peluang dengan membuat diversifikasi produk berbahan ikan. Tahapan pengabdian dilakukan mulai dari sosialisasi, pelaksanaan pengabdian dan evaluasi serta pendampingan. Hasil pelatihan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman terhdap materi yang disampaikan. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pemberdayaan yang dilakukan serta peserta menilai bahwa materi praktik yang disampaikan merupakan inovasi baru yang belum pernah diterima sebelumnya. Sebagian peserta telah mempraktikkan sendiri materi diversifikasi produk ikan untuk dikonsumsi oleh keluarga. Peserta lainnya memiliki ide untuk dijadikan peluang usaha sehingga diharapkan dapat membantu pendapatan keluarga.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI MELALUI PERTANIAN ORGANIK DI LAHAN PEKARANGAN KAWASAN PERKOTAAN JAWA BARAT Tuti Karyani; Endah Djuwendah; Yayat Sukayat
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.32492

Abstract

Masa pandemi covid-19 merupakan masa dimana lebih banyak menggunakan waktu di rumah, untuk menghindari terpaparnya virus tersebut. Pemanfaatan waktu ini bisa digunakan secara positif dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang ditanami sayuran, tabulampot dan tanaman hias secara organik. Kondisi ini menjadi menarik sebagai topik pengabdian pada masyarakat (PPM) yang dikemas dalam Pengabdian Masyarakat terintegrasi dengan KKN Mahasiswa. Oleh karena itu metode yang digunakan adalah metode blended antara daring (virtual) dan sebagian kecil luring dengan protokol kesehatan yang ketat. Sasaran (mitra) PPM adalah yang bisa menguasai smartphone atau laptop, sehingga terjaring  mitra (sasaran) adalah golongan masyarakat yang usianya muda dan berpendidikan SMA serta mahasiswa yang hobby bertani. Mitra mahasiswa KKN berdomisili di sekitar tempat tinggal mahasiswa yaitu di perkotaan dan  menyebar di beberapa kota Jawa Barat. Materi yang diberikan ialah tentang pertanian organik, pembuatan pupuk organik nabati, pupuk organik cair, pembuatan pestisida organik dan aplikasi pemanfaatan pekarangan dengan usaha tani bunga telang organik. Pada saat pre-test tingkat pengetahuan sebagian besar sudah tinggi namun tingkat keterampilan masih rendah, namun setelah diberikan pelatihan terjadi perubahan semua aspek baik pengetahuan, sikap dan keterampilan meningkat.
PELATIHAN PERCAKAPAN ANTARA IBU DAN ANAK DALAM BAHASA LOKAL: BERKONTRIBUSI PADA PEMBENTUKAN KARAKTER POSITIF ANAK Ypsi Soeria Soemantri; Ekaning Krisnawati; Eko Wahyu Koeshandoyo
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.26050

Abstract

Ketika seorang anak masih balita, ia akan  mendapat pendidikan  karakter dari orang tuanya. Setelahmasuk sekolah, anak tersebut akan mendapatkan pendidikan formal mengenai pendidikan karakter. Sebetulnya, seorang ibu mempunyai andil yang cukup besardalammembentuk perilakuanak, supayamenjadi anak yang “berkarakter”. Anak berkarakter adalah anak yang memiliki karakter positif, yaituanak yang berperilaku baik dan kuat secara mental dan tidak cepat berputus asa, dan anak yang cerdas secara emosional dan kognisi. Percakapan yang baik dan penuh kasih saying dari seorang ibu kepada anakanya memberikan dampak yang sangat positif. Dalam PengabdianKepada Masyarakat diadakan pelatihancara berkomunikasi ibu  dengan anaknya dalam membantu membentuk karakter positif anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teori diambil dari Sibarani (2015) dan Ratna (2014). Hasil yang diperoleh adalah sebaiknya percakapanibu dan anak dilakukan dengan santai, ibu bertanya mengenai kegiatanan, ajukan pertanyaan dengan nada yang ramah, berikan pujian, berbicara mengenaitopik yang menarik bagianak, berdoa bersama-sama dan memberikan nasihat tanpa disadari oleh anak.
PENINGKATAN MUTU DAN MASA SIMPAN BASO DI UKM BASO CIPLUK, KELURAHAN SETIAMANAH, KECAMATAN CIMAHI TENGAH, KOTA CIMAHI Tita Rialita
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.19815

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Bakso Cipluk merupakan suatu unit usaha mikro yang bergerak dalam produksi bakso sapi. Walaupun masih skala UKM, pemasarannya sudah luas bahkan hingga keluar daerah Cimahi. Permasalahan yang ditemui adalah ketika bakso harus dikirim ke tempat yang cukup jauh, sehingga berpotensi terjadi kerusakan pada bakso. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan sosialisasi penggunaan Sodium Tripolyphosphate (STPP) food-grade sebagai solusi perbaikan karakteristik produk sekaligus sebagai pengawet bakso. Metode kegiatan dilakukan dengan melakukan survey awal, kunjungan penjajagan kegiatan PPM, penggalian permasalahan dari UKM, pelaksanaan penyuluhan keamanan pangan dan sosialisasi penggunakan bahan pengawet bakso, penyuluhan penggunaan STPP food-grade sebagai bahan tambahan pangan untuk perbaikan karakteristik produk baso sekaligus pengawet. Kegiatan PPM ini terintegrasi dengan program KKN Unpad tahun 2018, yang melibatkan 6 orang mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UNPAD. Hasil kegiatan PPM lebih difokuskan pada perbaikan karakteristik dan masa simpan produk baso, sedangkan kegiatan KKN lebih difokuskan untuk membantu UKM dari sisi promosi produk baik melalui media sosial (seperti Facebook, Instagram, dan Tweeter), pembuatan leaflet/brosur usaha, stiker, dan juga banner. Penggunaan STPP food-grade dapat menstabilkan warna dan tekstur, meningkatkan kekenyalan, dan menekan pertumbuhan bakteri pembusuk yang diharapkan mampu menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan umur simpan bakso. Kesimpulan dari kegiatan PPM ini dapat memberikan dampak positif pada UKM Bakso Cipluk, yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam proses produksi bakso, memecahkan masalah memperpanjang umur simpan bakso, dan meningkatkan pemasaran bakso melalui perbaikan promosi produk di media sosial dan media cetak.
PEMBUATAN HAND SANITIZER BAHAN ALAM DAN GERAKAN CUCI TANGAN MASYARAKAT SILIAN MINAHASA TENGGARA Jovie Mien Dumanauw; Djois Sugiaty Rintjap
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.25112

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya penyebaran penyakit infeksi secara cepat yaitu tangan yang kotor. Kebiasaan mencuci tangan dengan air bersih dilakukan untuk menjaga kebersihan tangan dan pada keadaan tertentu mencuci tidak dapat dilakukan. Salah satu cara untuk kebersihan tangan yaitu menggunakan hand sanitizer  diperoleh dari bahan alam yang relatif lebih murah, aman, efektif, dan mudah didapatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih masyarakat dalam pembuatan hand sanitizer dari bahan alam dan melatih masyarakat cara mencuci tangan yang benar. Tahapan kegiatan dilakukan dengan mengadakan pertemuan dengan pemerintah kelurahan, sekolah dan pengurus PKK dengan tujuan untuk memberikan gambaran tentang program yang akan dijalankan di Desa Silian Satu Kecamatan Silian Raya Kabupaten Minahasa Tenggara. Pelatihan dilakukan pada ibu-ibu PKK tentang cara pembuatan sediaan hand sanitizer yang siap digunakan, dan pelatihan cuci tangan yang benar bagi murid Sekolah Dasar. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan dengan mengisi kuesioner. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa masyarakat dapat dilatih untuk memanfaatkan tanaman untuk  pengobatan  dengan diberikan pengetahuan tentang bermacam-macam tanaman obat; mengolah tanaman obat menjadi sediaan yang siap digunakan sebagai hand sanitizer; menguasai cara mencuci tangan yang benar untuk menjaga kebersihan tangan
TEKNOLOGI BUDIDAYA LABU MADU DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI PANGAN ALTERNATIF DI DESA PASIGARAN, SUMEDANG, JAWA BARAT Mira Ariyanti
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.32340

Abstract

Tanaman labu madu belum banyak dikenal oleh masyarakat secara umum. Tanaman ini apabila ditelaah dari segi manfaatnya ternyata berpotensi dijadikan pangan alternatif yang dapat memenuhi asupan gizi masyarakat dengan cara mengolahnya lebih lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diadakan di Desa Pasigaran, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bertujuan memperkenalkan dan mendiseminasikan teknik budidaya daya labu madu dan pemanfaatannya sebagai pangan alternatif yang diharapkan dapat menjadi tambahan pendapatan bagi warga setempat. Peserta kegiatan ini kelompok tani Desa Pasigaran. Metode yang digunakan adalah: penjajagan, penyuluhan, pembuatan demplot percontohan pertanaman budidaya labu madu, pemanenan dan pengolahan labu madu, pendampingan. Hasil kegiatan ini adalah terjadi peningkatan wawasan tentang informasi labu madu dan warga sangat antusias untuk melanjutkan ke praktek pengolahan menjadi produk makanan yang sehat dan bergizi.
ASUHAN MANDIRI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BUKIAN, BALI Pande Ayu Naya Kasih Permatananda
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.29615

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat tradisional dapat menjadi salah satu upaya pencegahan penyakit, termasuk COVID19. Kegiatan asuhan mandiri pemanfaatan tanaman obat tradisional ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam hal budidaya hingga pengolahan tanaman obat tradisional. Kegiatan diawali dengan wawancara terstruktur terhadap 100 warga desa Bukian untuk mengetahui gambaran penggunaan tanaman obat tradisional di Desa Bukian, dilanjutkan dengan penyampaian materi, diskusi, praktek, dan pendampingan keluarga. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring dan luring dengan memperhatikan protokol kesehatan. Evaluasi kegiatan berupa pretest dan postest yang dilakukan terhadap 16 peserta yang mengikuti kegiatan penyampaian materi dan didapatkan rata-rata nilai pretest 4,93 serta nilai postest 7,59. Peningkatan nilai postest dibandingkan pretest bermakna secara statistik (nilai p <0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan warga desa Bukian terhadap pemanfaatan tanaman obat tradisional.
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS GREEN TOURISM DI DESA WISATA BAKAS, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG I Nyoman Abdi; Putu Adi Suprapto; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.33239

Abstract

Pengembangan desa wisata merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang senantiasa dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan oleh Politeknik Negeri Bali sebagai lembaga vokasi di Provinsi Bali. Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung adalah suatu desa yang ditetapkan sebagai desa wisata dengan berbagai potensi kekhasan dan keunikannya berupa pertanian, wisata membajak sawah, menanam padi, dan cooking class. Meskipun memiliki potensi wisata yang sangat besar, kurangnya pembinaan dan pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat di Desa ini membuat potensi besar tersebut belum maksimal dalam pengelolaannya. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan terkait pengelolaan desa wisata khususnya yang berbasis green tourism. Berdasarkan pada kendala yang dihadapi desa wisata Bakas dilakukan kegiatan pengembangan Desa Wisata yang menitikberatkan pada aspek alam dan budaya sejalan dengan konsep green tourism yang diusung di Politeknik Negeri Bali. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pelatihan dan kegiatan pengembangan infrastruktur. Kegiatan dilakukan dengan metode focus group discussion dan observasi. Hasil dari kegiatan ini berupa jalur trekking, spot selfie, sosial media untuk pemasaran dan peningkatan pengetahuan tour guide.
SOSIALISASI DIVERSIFIKASI PRODUK PANGAN FUNGSIONAL BERBASIS SORGUM DI DESA CIMANGGU KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN BANJARAN Endah Wulandari; Een Sukarminah; Elazmanawati Lembong
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.19783

Abstract

Biji sorgum memiliki kandungan gizi yang baik, seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin, serta tidak mengandung gluten seperti yang terdapat di dalam gandum, sehingga aman untuk penderita penyakit intoleran terhadap gluten seperti autisme, penyakit seliak, dan lain sebagainya. Tujuan dari program  ini adalah sosialisasi diversifikasi produk pangan berbasis sorgum menjadi pangan fungsional, membangun kesadaran untuk memulai berwirausaha dan mengembangkan industri rumah tangga berdasarkan potensi pangan lokal yang dimiliki demi perbaikan kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar dan melakukan penyuluhan/penyadaran tentang cara pengolahan pangan yang baik dan benar. Hasil dari proses PPM adalah respon warga masyarakat dan aparat kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Bandung baik dan positif terhadap kegatan PPM yang akan dilaksanakan selama bulan April sampai dengan Desember 2018 Respon aparat desa sayang dan ibu PKK baik dan mendukung kegiatan dengan batuan perijinan penggunaan fasilitas desa.
PENYULUHAN INOVASI KEWIRAUSAHAANPADA MASA PANDEMI COVID-19 DIWILAYAH GEOWISATA, DESA GUNUNGMASIGIT, JAWA BARAT Zufialdi Zakaria
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.31020

Abstract

Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat memiliki kawasan sebagai kawasan geowisata. Gua Pawon, Stone Garden dan Indiana Camp, adalah destinasi geowisata di Desa Gunungmasigit. Ketiga destinasi wisata tersebut merupakan bagian dari kompleks Geowisata Citatah-Rajamandala. Gua Gua memiliki identitas sebagai tujuan wisata pendidikan dan budaya, Stone Garden memiliki identitas pariwisata bumi, dan Indiana Camp memiliki identitas wisata yang ekstrem. Tiga destinasi geowisata sering digunakan untuk selfie dan pose fotografi. Seiring dengan merebaknya virus Corona yang berasal dari Wuhan, China, hingga ke seluruh dunia termasuk Indonesia, objek wisata tersebut ditutup. Saat pandemi Covid-19 sejak Maret 2020, tempat ini sepi dari pedagang atau pengunjung karena pemerintah daerah menerapkan Pembatasan Sosial Skala Besar. Hal ini tentunya berdampak pada permasalahan ekonomi masyarakat yang menggantungkan pekerjaannya di kawasan wisata. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan penyuluhan melalui pembelajaran jarak jauh dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) modifikasi, materi yang disampaikan adalah tentang inovasi di bidang pariwisata dan ekonomi. Salah satu bentuknya adalah menjual produk yang saat ini dibutuhkan melalui media sosial Facebook, WhatsApp, atau melalui internet seperti toko online Shopee, Tokopedia, Lazada, dan lainnya, atau mempromosikan tempat wisata virtual secara online.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue