Articles
798 Documents
PENERAPAN TEKNOLOGI WINDROW COMPOSTING BAGI MASYARAKAT SEKITAR TPA MUARA FAJAR PEKANBARU
Ida Zahrina;
Elvi Yenie
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.33178
Volume sampah organik yang cukup besar di TPA Muara Fajar dapat dimanfaatkan oleh warga sekitarnya dengan mengolahnya menjadi kompos. Selain dapat memperpanjang umur TPA, kegiatan pengomposan ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena, perlu adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat sekitar TPA Muara Fajar agar memiliki ketrampilan dalam mengolah sampah organik menjadi kompos dengan teknologi windrow composting. Teknologi ini cocok diterapkan bagi warga sekitar TPA Muara Fajar karena dapat diaplikasikan untuk semua jenis sampah organik, loading capacity yang besar, serta menghasilkan kompos dengan kualitas yang baik. Kegiatan ini diikuti oleh warga RT 01 RW 03 Kelurahan Muara Fajar, Pekanbaru melalui sosialisasi, penyuluhan, pelatihan serta evaluasi. Dari kegiatan ini, masyarakat telah mampu memproduksi kompos dari sampah organik. Namun masih perlu kegiatan pengabdian lanjutan untuk membentuk unit usaha kompos di masyarakat.
MIST NET DAN TEKNIK PENANGKAPAN KELELAWAR
Safriyanto Dako;
Nibras Karnain Laya;
Netty Ino Ischak;
Frida M. Yusuf
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.23090
Konservasi berkelanjutan bagi kelelawar merupakan proses perlindungan satwa ini, tanpa mengurangi nilai ekonomi bagi Kelompok Masyarakat Pemanfaat. Menangkap kelelawar dihabitat utama, dengan merusak habitatnya, menyebabkan perkembangan satwa ini terganggu. Pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada Kelompok Masyarakat Pemanfaat Kelelawar tentang, pembuatan Mist Net dan teknik penangkapan kelelawar yang berwawasan lingkungan. Metode pelaksanaan melalui pembinaan kelompok, dengan Model PRA. Kegiatan dilaksanakan didesa Olibu, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Kelompok mitra adalah Kelompok Pemanfaat Kelelawar yang berada di desa Olibuu. Mitra terdiri 2 (dua) kelompok: Kelompok accerodon (1) dan Alecto (2), setiap kelompok beranggotakan 10 orang. Pembinaan kelompok pemanfatat tentang pembuatan Mist Net kelelawar dan teknik penangkapan Kelelawar, dihasilkan Mist Net berukuran 20 x 8 m, ruang antar net/jarring: 5-7cm, dan tinggi tiang net sebagai penyangga 18-20 meter dan pegangan berdiameter 8-7 cm. Teknik penangkapan menggunakan Mist Net, dan ditempatkan pada jalur transek masuk kelelawar kedalam hutan manggrove. Waktu terbaik untuk penangkapan kelelawar di pukul 03.00-5.00 am dini hari
PEMBANGUNAN SEKOLAH KEWIRAUSAHAN UNTUK MENJADIKAN HIDUP MANDIRI DI DESA CILEUNYI WETAN KABUPATEN BANDUNG
Fatmi Utarie Nasution;
Rafan Darodjat
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.32783
Corona virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona atau Severe Acute Respiratory Syndrome Corona virus 2 (SARS-CoV-2) yang dapat menyerang segala usia. Akibat peristiwa pandemi Covid-19 yang belum berakhir, seluruh pemerintah di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, menerapkan kebijakan untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19 dengan melakukan pembatasan sosial (social distancing). Kebijakan pembatasan sosial mengharuskan setiap masyarakat untuk tetap berdiam di rumah dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan tertentu yang dapat mengundang keramaian, salah satunya adalah kegiatan bekerja dari rumah (work from home) yang berdampak pada aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi. Banyak masyarakat di Indonesia salah satunya di desa Cileunyi Wetan umumnya bermata pencaharian buruh pabrik yang di rumahkan dan tidak diberi upah sama sekali, hal tersebut mengakibatkan kelaparan dan kemiskinan, maka dari itu saya melakukan kegiatan pembangunan sekolah kewirausahaan. Pembangunan sekolah kewirausahaan merupakan suatu media penggerak masyarakat di wilayah desa Cileunyi Wetan agar dapat memperoleh ilmu berwirausaha dengan tepat. Sehingga masyarakat dapat menciptakan inovasi produk sandang maupun pangan yang memiliki nilai jual tinggi, memiliki penghasilan, dan menjadikan hidup mandiri. Dalam kegiatan ini metode penelitian yang digunakan adalah metode Pendidikan Masyarakat dengan melakukan penyuluhan mengenai kewirausahaan yang bertujuan menyadarkan masyarakat akan adanya manfaat dari berwirausaha. Serta metode Pelatihan dengan melakukan pelatihan berwirausaha di lingkungan masyarakat Desa Cileunyi Wetan. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat dapat terbuka pemikirannya untuk berwirausaha dan menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam mengolah suatu produk baik sandang maupun pangan. Sekolah kewirausahaan tidak hanya diperuntukkan untuk kaum muda saja namun di peruntukkan untuk siapa saja yang ingin dan mau untuk belajar dalam berwirausaha.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI SUMBER BOGA MENGOLAH LIDAH BUAYA MENJADI MINUMAN LIDAH BUAYA SEBAGAI SUMBER VITAMIN MINERAL PENUNJANG PERTUMBUHAN PERKEMBANGAN BALITA
Dewi Ngaisyah;
Andre Kussuma Adiputra;
Eko Mindarsih
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.30554
Dusun Tamanan telah memiliki kelompok usaha pembudidayaan lidah buaya. Pembudidayaan lidah buaya dikelola oleh KWT Sumber Boga. Hasil pembudidayaan lidah buaya menjadi potensi yang dapat dikembangkan menjadi makanan sumber vitamin dan mineral. Pertumbuhan dan perkembangan ditunjang dari konsumsi makanan yang tinggi konsentrasi vitamin dan mineral dari bahan alamiah. Masih dijumpai balita yang tidak terpenuhi zat gizi makro terlihat adanya defisiensi gizi mikro yang dialami balita. Defisiensi gizi mikro menyebabkan keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan. Makanan sumber vitamin dan mineral banyak alternatif yang dapat dibudidayakan tumbuh subur dilahan pekarangan salah satunya adalah tanaman lidah buaya. Tanaman lidah buaya akan diolah menjadi produk minuman sebagai sumber vitamin dan mineral. Pemberdayaan dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Dampak kegiatan pemberdayaan melalui pengukuran terhadap pengetahuan dan konsumsi vitamin mineral mineral balita. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dari permasalahan pengolahan lidah buaya dan permasalahan Kesehatan yang dihadapi Dusun Tamanan, Taman Martani, Sleman, Yogyakarta.
PENDIDIKAN KESEHATAN GIGI UNTUK PENYANDANG SINDROM DOWN
Willyanti Soewondo Sjarif
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.26558
Kelebihan kromosom 21 pada penyandang sindrom down mengakibatkan keterbatasan dalam mengurus diri sendiri termasuk keterbatasan dalam melakukan pembersihan daerah rongga mulut. Tujuan pendidikan kesehatan gigi ditujukan pada orang tua penyandang Sindrom down dan penyandang sindrom down, untuk dapat meningkatkan kebersihan gigi dan mulutnya. Pendidikan kesehatan gigi, meliputi pemeliharaan kesehatan gigi yang meliputi penjelasan pada orang tua mengenai cara penyikatan gigi, frekuensi dan waktu penyikatan, konseling diet yaitu mengurangi makanan kariogenik, konsumsi makanan berserat dan pemeriksaan berkala ke dokter gigi. Simpulan cara pemeliharaan kesehatan gigi dirumah, diet makanan berserat dan pemeriksaan berkala ke dokter gigi sangat penting untuk meningkatkan kebersihan gigi dan mulut penyandang sindrom down.
PENGEMBANGAN POTENSI KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BUNG KARNO
Mega Tri Kurnia
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.23656
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bung Karno (FIKOM UBK) merupakan salah satu dari lima fakultas yang ada di Universitas Bung Karno. Jumlah mahasiswa aktif FIKOM UBK per tahun 2018 adalah 914 orang, dari 914 mahasiswa tersebut terdapat hanya 53 mahasiswa yang mulai merintis kewirausahaan. Kecilnya jumlah mahasiswa dan alumni FIKOM UBK yang merintis dan terlibat kewirausahaan disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah sistem pembelajaran yang diterapkan masih terfokus mempersiapkan mahasiswa untuk lulus tepat waktu dan mendapatkan pekerjaan, bukan lulusan yang siap menciptakan pekerjaan (job seekers). Solusi Tim pengabdi Program Pengembangan Potensi Kewirausahaan (PPK) untuk terhadap masalah ini adalah adalah menawarkan model pengajaran dan pelatihan kewirausahaan kepada mahasiswa FIKOM UBK melalui Pengembangan Potensi Kewirausahaan FIKOM UBK (PPK FIKOM UBK). Metode pendekatan PPK FIKOM UBK yang digunakan adalah Metode Pendekatan Participatory Action Learning System (PALS). metode PALS menitik beratkan peranan peserta secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga terbentuk sistem pembelajaran yang partisipatif, metode ini terdiri dari tiga fase, yakni (1) fase penyadaran kewirausahaan (awareness), (2) fase pengkapasitasan dan pendampingan kewirausahaan (entrepreneurship capacity building), dan (3) fase pelembagaan (institutionalization). Hasil dari kegiatan PPK FIKOM UBK adalah berhasil mengembangkan potensi kewirausahaan mahasiswa dengan bukti berdirinya enam wirausaha baru yang kreatif dan inovatif serta tingginya minat dan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha
GENERASI MUDA SIAGA BENCANA “GEGANA” MULYASARI TERAMPIL P3K DAN PPGD DASAR
Yanyan Bahtiar;
Tetet Kartilah;
Peni Cahyati
Dharmakarya Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i1.31827
Bencana dapat disebabkan oleh kejadian alam ataupun ulah manusia. Pada kehidupan sehari-hari kecelakaan sering terjadi dan menimpa siapa saja. Kecelakaan bisa terjadi dimana saja, di rumah, jalan, atau tempat kerja. Kondisi ancaman bencana ataupun kecelakaan dari apapun harus dapat diantisipasi dan dihadapi secara terencana. Mengantisipasi potensi bencana dan resiko kecelakaan dibutuhkan langkah dan upaya pencegahan. Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap bencana. Pondok pesantren dan MTs Daarut Taqwa Mulyasari memiliki posisi yang strategis untuk terlibat dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana di Wilayah Tamansari Kota Tasikmalaya. Sebanyak 37 siswa-siswi MTs Daarut Taqwa menjadi peserta pelatihan P3K dan PPGD Dasar. Kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian program pengabdian kepada masyarakat ipteks bagi masyarakat (IbM) Poltekkes Tasikmalaya. IbM dilaksanakan pada bulan Agustus 2018. Hasil pelatihan menunjukkan skor pengetahuan naik sebensar 29,19 poin diabdingkan sebelumnya. Secara statistic (uji paired-t) terdapat perbedaan rata-rata skor pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan P3K dan PPGD Dasar, dengan taraf signifikansi ρ = 0,000 (ρ < 0,05). Kesiapsiagaan bencana merupakan proses membentuk individu dari aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam menghadapi ancaman bencana, meliputi tindakan pencegahan dan penanggulangan bencana yang dihadapi. Gegana MTs Daarut Taqwa diharapkan menjadi kader siaga bencana di sekolah/pesantren, keluarga dan masyarakat sekitarnya. Kemitraan antara MTs Daarut Taqwa dengan Puskesmas Tamansari dan Perguruan tinggi kesehatan perlu ditingkatkan secara nyata.
PENGENALAN LITERASI GUNA MENGATASI HOAKS SAAT PANDEMI
Andri Yanto
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.32523
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menjadikan informasi tidak dapat dibendung dan banyak memberikan manfaat, namun adapula sisi negatif yang muncul dengan adanya informasi palsu yang beredar di masyarakat. Hal ini menjadi tantangan bagi para pustakawan dengan kemampusn literasi yang dimilikinya ataupun berbagai pihak dalam gerakan literasi yang memiliki kepedulian terhadap berbagai sumber informasi yang digunakan oleh sebagaian masyarakat yang masih terjebak dalam informasi hoaks. Berdasarkan hal tersebut maka diupayakanlah sebuah kegiatan sosialisasi dan edukasi dengan cara pemberian ceramah ataupun transfer pengetahuan kepada masyarakat terkait informasi hoaks di masa pandemi Covid-19. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa masih diperlukan sebuah media dan kegiatan untuk mengedukasi masyarakat terkait berbagai informasi yang diterima melalui berbagai media. Adanya sarana edukasi tersebut dapat meningkatkan tingkat pemahaman masyarakat dalam membedakan mana yang tergolong hoax ataupun bukan. Peserta dapat membedakan jenis hoaks yang pernah mereka terima dengan menyatakan bahwa itu merupakan bagian dari misinformasi, disinformasi ataupun malinformasi.
PEMETAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) PADA MASA PANDEMI COVID-19 MENGGUNAKAN ANALISIS MEDIA SOSIAL DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN
Diah Chaerani;
Melda Noereast Talytha;
Tomy Perdana;
Endang Rusyaman;
Nurul Gusriani
Dharmakarya Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i4.30941
Pandemi Covid-19 berdampak besar bagi banyak sektor. Kebijakan pemerintah terkait pandemi telah menghambat aktivitas sehari-hari hingga aktivitas jual beli yang dilakukan oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Peran UMKM sangatlah penting melihat krisis ekonomi yang akan datang diakibatkan pandemi ini. Maka diperlukan kontribusi langsung dari pemerintah serta masyarakat dalam membangun UMKM. Pendataan dan pemetaan kondisi UMKM pada masa Pandemi Covid-19 melalui analisis media sosial dalam rangka studi peningkatan pendapatan merupakan salah satu solusi permasalahan ini. Dalam makalah ini, disajikan hasil penelitian yang bertujuan untuk melihat bagaimana kondisi serta kendala yang dirasakan UMKM sehingga nantinya dapat dibuat program perencanaan untuk menanggulangi masalah tersebut. Dengan menggunakan teori Analisis Sosial Media, pengambilan data dilakukan melalui kuesioner online yang disebarkan ke publik melalui media sosial. Kuesioner berisikan profil dan kondisi UMKM terkini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil yang didapatkan 39,5% subjek penelitian pelaku usaha mengalami penurunan penjualan produk, 34,9% mengalami penjualan meningkat, dan sisanya 25,6% tidak mengalami perubahan penjualan. Terjadinya persaingan yang ketat di wilayah usahanya disetujui sebanyak 74,4% responden. Analisis social media diperlukan untuk meningkatkan pendapatan dalam hal peningkatan penggunaan media sosial untuk media promosi dan juga transaksi yang diarahkan menggunakan pemodelan matematika dalam implemetasinya. Sehingga dalam masa pandemi ini, UMKM dapat berupaya untuk tetap memiliki pendapatan meningkat. Sosialisasi dan implementasi program dilaksanakan melalui webinar.
PERAN PESERTA DIDIK SMA NEGERI 2 PADANG PANJANG DALAM MEMBANGUN JIWA WIRAUSAHA MELALUI MEDIA ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19
Eliza Eliza;
Jumiatul Mulya
Dharmakarya Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.33256
MA Negeri 2 Padang Panjang adalah peserta didik yang merupakan kelompok kecil dari masyarakat yang akan menghadapi dunia kerja untuk memenuhi kebutuhan fianasial mereka, saat ini pengerakan dunia industri sangat cepat, sehingga para peserta didik tersebut harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan membekali diri menjadi sosok yang kreatif, inovatif, berpikir maju (tidak hanya untuk mencari lapangan pekerjaan saja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang) agar menjadi sosok yang mandiri dan tangguh menghadapi tantangan. Adapun tujuan dari edukasi kepada peserta didik untuk mengembangkan jiwa wirausaha sejak dini agar dapat mandiri dan tangguh menghadapi tantangan di masa depan yang mampu mengembangkan diri menjadi produktif, kreatif, inovatif sejak dini yang dimulai dari bagian kecil yaitu melalui media online dalam menghadapi situasi dan kondisi pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, diskusi, serta tanya jawab tentang membangun jiwa wirausaha secara online tersebut secara virtual Zoom Cloud Meeting, mengingat situasi dan kondisi saat ini untuk mengurangi mobilitas dan menjaga segala sesuatunya agar tetap aman pada semua pihak yang terkait dalam kegiatan ini. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan peserta didik yang mengikuti kegiatan ini sejak dini mampu mengembangkan diri untuk menjadi sosok entrepreneurship dalam menciptakan sesuatu sesuai dengan skill yang dimiliki untuk menghadapi tantangan masa depan yang semakin pesat dan persaingan ketat pada revolution industry 4.0 dan era society 5.0.