cover
Contact Name
Putu Prima Wulandari
Contact Email
jurnaltema@ub.ac.id
Phone
+6281296280353
Journal Mail Official
jurnaltema@ub.ac.id
Editorial Address
Jurnal TEMA, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Indonesia. Jl. MT. Haryono 165 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 14118149     EISSN : 2808215X     DOI : -
Core Subject : Economy,
TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi) publishes all forms of quantitative and qualitative research articles and other scientific studies related to the field of Accounting and a wide range of applications such as: Finance accounting Sharia Accounting Capital Market Based Accounting Forensic Accounting Behavioral Accounting Environmental Accounting Management Accounting Tax accounting Social Responsibility Accounting Public sector accounting Accounting education Auditing Accounting information system Business Ethics & Corporate Governance
Articles 163 Documents
Efektifitas Kebijakan Suku Bunga Dalam Mencapai Keseimbangan Nilai Tukar Maski, Ghozali; Widyastuti, Yulreni Endah
TEMA Vol 4, No 1 (2003)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v4i1.117

Abstract

Menjelang akhir dekade 1990-an, persisnya pada bulan Juli 1997, perekonomian Indonesia mengalami krisis moneter yang berlanjut menjadi krisis ekonomi sehingga ekonomi negeri ini mengalami depresi Indikator dari situasi ini adalah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dottar Amerika Serikat (US $). Dampak yang dikhawatirkan dari fenomena ini, yakni pengaruhnya terhadap inflasi yang pada akhimya akan mempengaruhi (menurunkan) daya beli masyarakat. Lebih lanjut, untuk mengatasi persoalan sebagaimana disebutkan terakhir, otoritas moneter menerapkan kebijakan penetapan suku bunga, yang kebijakan ini bagaikan sebilah pisau bermata dua, yakni satu sisi menguntungkan tetapi pada sisi yang lain dapat merugikan. Sementara itu, dampak langsung dari diberlakukannya kebijakan suku bunga ini berpengaruh pada kegiatan investasi Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengevaluasi apakah suku bunga yang tinggi telah berhasil mencapai sasarannya, yaitu memperkuat nilai tukar rupiah dan meredam inflasi yang terjadi Dengan demikian pengorbanan disektor riil yang disebabkan oleh tingginya suku bunga memang secara ekonomis dapat dibenarkan. Metode analisis dari penelitian ini adalah Model Linier Dinamik (MLD) dengan spesifikasi Error Corection Model (ECM) pendekatan kointegrasl Hasil estimasi (regresi kointegrasi) dapat dinyatakan bahwa variabel tingkat bunga dan nilai tukar tidak berkointegrasi, jadi tidak dapat dilihat hubungannya. Sedangkan dengan menggunakan ECM, dalam jangka pendek kebijakan suku bunga tidak mempengaruhi nilai tukar, sedangkan dalam jangka panjang kebijakan suku bunga berpengaruh positif terhadap nilai tukar walaupun pengaruhnya sangat kecil sekali. Berdasarkan kepada hasil analisis dan pembahasan, dapat disusun suatu kesimpulan bahwa kebijakan suku bunga tidak efektif apabila diterapkan pada saat sekarang ini, karena hubungan statistik menunjukkan bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah lebih banyak dipengaruhi oleh f aktor non-ekonomi daripada f aktor ekonomi Oleh karena itu pemulihan kepercayaan para investor asing ke Indonesia merupakan salah satu s aran utama untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, misalnya dengan memperbaiki kondisi sosial, politik dan keamanan di negara kita. Kata kunci: Depresiasi Rupiah, Suku Bunga, dan Keseimbangan nilai tukar
Analisis Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 44 Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estat Baridwan, Zaki; Mutmainah, Mutmainah
TEMA Vol 4, No 1 (2003)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v4i1.118

Abstract

Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No.44 terdapat empat metode pengakuan pendapatan yang dapat digunakan untuk mengakui iransaksi penjualan real estat Metode tersebut adalah metodeJidl accrual, metode prosentase penyelesaian, metode deposit dan metode lease. Penggunaan salah satu metode bergantung darijenis real estat dan kriteria-kriteria yang harus dipenuhi. Metode untuk mengakui penjualan real estat jenis rumah yaitu metode Jidl accrual dan metode deposit. Metode Juli accrual digunakan apabila memenuhi beberapa ¡criteria dan apabila kriteria tersebut tidak terpenuhi maka digunakan metode deposit. Pengakuan beban pada real estat dilakukan dengan mengkapitalisasi dan mengalokasi biaya proyek pengembangan real estat ke setiap unit real estat dengan menggunakan berbagai metode antara lain; metode identifikasi khusus, metode perbandingan harga jual, dan metode dasar luas areal. Penerapan salah satu metode diatas akan mempengaruhi matching antara pendapatan dan beban. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui metode yang dipilih oleh perusahaan real estat dalam pengakuan pendapatan dan bebannya 2) Untuk mengetahui apakah metode pengakuan pendapatan dan bebannya telah sesuai dengan PSAK No.44 dan 3) untuk mengetahui alasan yang mendasari pemilihan metode tersebut. Penelitian ini mengambil sampel pada beberapa perusahaan real estat. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan kuisioner. Dengan menggunakan data yang dikumpulkan peneliti menyimpulkan bahwa perusahan real estat belum secara tepat menerapkan PSAK No.44 dan IAI seharusnya menyarankan metode lain untuk mengakui pengakuan pendapatan atas penjualan real estat berupa perumahan. Dengan menggunakan metode prosentase penyelesaian maka matching antara revenue dengan expense akan yang lebih baik Kata kunci: pengakuan pendapatan, pengakuan beban, metode Jidl accrual, metode prosentase penyelesaian, metode deposit, dan matching concept.
Disclosure Dan Corporate Governance: Suatu Tinjauan Teoritis Dahlan, Ahmad
TEMA Vol 4, No 1 (2003)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v4i1.119

Abstract

Perkembangan kondisi ekonomi dunia yang pesat mendorong perusahaan untuk dapat mengimbanginya. Krisis moneter yang terjadi menunjukkan bahwa manajemenperusahaan kurang mengantisipasi perkembangan ekonomi dan moneter yang ada. Salah satu aspek yang dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan ekonomi global secara “aman" adalah dengan menerapkan good corporate governance. Aspek penting yang disoroti berkaitan dengan corporate governance ini adalah keefektivan disclosure yang disampaikan manajemen kepada stakeholders. Artikel ini mengupas pentingnya disclosure dalam rangka penegakan good corporate governance, dan mengetengahkan wacana baru yaitu corporate governance audit yang tentunya akan meningkatkan peran serta akuntan dalam proses penegakan corporate governance. Kata kunci: corporate governance, corporate governance audit, disclosure
Malaysian Internet Users’ Motivation Towards Online Shopping Suki, Norazah Bte Mohd
TEMA Vol 4, No 1 (2003)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v4i1.120

Abstract

Electronic Commerce (E-Commerce) is growing at a rapid rate and is replacing traditional commerce. The benefits of shopping online cannot be underestimated. The E-Commerce offers Internet users a wider range of benefits, such as finding the products which are not available locally and reducing Internet users’ search time for products and services. These factors have an impact on emerging trends of Electronic Commerce in Malaysia. This study focuses on providing a deeper insight into the factors that may motivate Malaysian Internet users’ browsing or purchasing habits with respect to products and services. Findings of this study indicated that accessibility, reliability, convenience, distribution, socialisation, searchability, and availability were the important factors motivated Internet users to purchase products and services online. Finally, recommendation was provided for future research. Keywords: Motivation Factor, Electronic Commerce, Internet Users Attitudes & Behaviour, Online Shopping, Malaysia
Review Hipotesa Biaya Politik dan Biaya Kontrak Serta Implikasinya pada Laporan Keuangan dan Pembuatan Standar Ghofar, Abdul
TEMA Vol 4, No 1 (2003)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v4i1.121

Abstract

This article tries to review theoretically and empirically about two phenomena which conflicting each other, namely disclosure and earning management, and also see its in­fluence at making of financial statement and financial ac­counting standard. This article wish to indicate that two conflicting phenom­ena could be explained by the same theory. Theoretically that two phenomena are explainable with two hypothesis, namely contractual and political hypothesis. Empirical verification indicates that hypothesis of Political Cost and the Contractual Cost supported by fact as well as can explain phenomena of disclosure and earning man­agement. Empirical verification conducted by observing the relation between the ownership concentration of share ( as variable of contractual cost) with disclosure level and the relation between ownership concentration with earning management. It is concluded that more diverse the owner­ship, higher the level of disclosure. In the other hand, more diverse the ownership, bigger the possibility of earning management will occur. This verification gives signal to all Accounting standard maker that compiled standard has to be able to lessen non ethical practice among the financial statement maker. For investors this verification gives a warning that financial statement still be possible to contain the opportunistic be­havior offinancial statement maker, although such finan­cial statement already based on proper accounting stan­dard.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Praktik-praktik Pengungkapan Sosial: Studi pada Perusahaan-perusahaan High Profil yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Pratiwi, Maharani Suendaryanti; Djamhuri, Ali
TEMA Vol 5, No 1 (2004)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i1.122

Abstract

The purposes of this study are to find out whether corporate size, profitability, and public share ownership influence social disclosure practices in annual report; and to find out which one of those independent variables give the most effect on social disclosure practice in annual report. Using 102 annual reports 2002 of high-profile corporates listed in Jakarta Stock Exchange, this study found that corporate size, profitability, and public share ownership give a significant effect to social disclosure practices in annual report in a simultaneous way. But in partial way, only corporate size gives a significant effect to social disclosure practice in annual report.Keywords: social disclosure, corporate size, profitability, and public share ownership.
Asosiasi antara Kurs dan Harga Saham dengan Error Correction Model (Studi Periode 2000-2003) Maski, Ghozali; Satria, Dias
TEMA Vol 5, No 1 (2004)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i1.123

Abstract

Globalisasi di sektor keuangan semakin meningkat seiring dengan kontribusi portofolio asing di pasar keuangan domestik. Tingginya mobilitas modal portofolio di pasar saham dan pasar uang telah meningkatkan volatilitas dan resiko yang berasosiasi dengan stabilitas kurs secara umum. Asosiasi hubungan inilah yang hendak dipelajari melalui hubungan antara kurs dan indeks saham. Dalam melihat kemungkinan mekanisasi yang berbeda antar hubungan kurs dan harga saham khususnya sejak era floating exchange rate, maka penelitian ini diharapkan dapat menjawab bentuk hubungan yang terjadi antar variabel tersebut. Hasil estimasi menunjukkan konsistensi secara teoritis dengan pendekatan portofolio balance, dimana pergerakan indeks saham berpengaruh kuat terhadap fluktuasi kurs. Hal ini didukung dengan hasil estimasi model ECM (Error Correction Model) yang menunjukkan signifikansi baik dalam jangka pendek dan jangka panjang, yang juga berarti model telah konsisten secara teoritis. Pada akhimya, penelitian ini ditujukan untuk memberikan informasi bagi tercapainya stabilitas sistem keuangan, serta menginformasikan jalur moneter yang lain (harga asset), yang penting untuk mengukur determinasi kurs dalam jangka pendek.Kata kunci: Globalisasi, Portofolio, Kurs dan Saham
Disparitas Ekonomi Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Bali Jaya, I Putu Gede Iwan Trisna; Fitanto, Bahtiar
Jurnal TEMA Vol 5, No 1 (2004)
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i1.124

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana krisis ekonomi mempengaruhi hirarki disparitas pendapatan perkapita dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali dan sekaligus berusaha menganalisis sektor atau subsektor kegiatanperkonomian yang memiliki potensi untuk mempengaruhi disparitas ekonomi di Provinsi Bali. Hasil analisis menunjukkan sektor dan subsektor kegiatan perekonomian yang berpengaruh terhadap nilai kesenjanganan dan hirarki ketimpangan wilayah dan kota di Provinsi Bali adalah: Sektor Pertanian (sub sektor peternakan), Industri Pengolahan, Perdagangan Hotel dan Restoran (sub sektor perdagangan besardan eceran, hotel dan restoran), Pengangkutan danKomunikasi (sub sektor Pengangkutan), Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan (sub sektor bank dan sewa bangunan), Sektor Jasa- jasa (sub sektor swasta). Keseluruhan sektor yang memiliki nilai kesenjangan dan korelasi yang tinggi tersebut sebagian besar terkonsentrasi hanya pada wilayah pembangunan Bali Selatan (Denpasar, Badung dan Gianyar). Intensitas kegiatan perekonomian yang timpang di antara wilayah pembangunan Bali Selatan dengan tiga wilayah pembangunan lainnya (Bali Utara, Bali Timur dan Bali Barat) juga telah menyebabkan perbedaan pada hirarki ketimpangan wilayah ekonomi yang dimiliki oleh kabupaten-kabupaten di Provinsi Bali.Kata-kata Kunci: hirarki disparitas, pendapatan perkapita, pertumbuhan ekonomi
Analisis Pola Konsumsi Rumah Tangga Nelayan dalam Perspektif Ekonomi dan Sosial (Studi Kasus pada Desa Bandaran Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan) Krisnawati, Enni
TEMA Vol 5, No 1 (2004)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i1.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemiskinan melalui pola konsumsi rumah tangga nelayan dalam perspektif ekonomi dan sosial. Pendekatan Metode Verstehan dan Analisa Tipe Ideal: dari Peristiwa Unik ke Preposisi Umum digunakan sebagai metode riset dan alat analisa. Dengan wawancara mendalam dengan Among sebagai tokoh masyarakat, Muzakki sebagai Pamong desa, dan 20 rumah tangga nelayan (7 rumah tangga nelayan juragan dan 13 rumah tangga nelayan pandega), diperoleh temuan sebagai berikut: Kemiskinan lebih bisa dipahami dengan analisa pola konsumsi sesuai dengan kebutuhan dasamya karena pendapatan rumah tangga nelayan yang uncertain. Kelayakan hidup rumah tangga nelayan yang mengacu pada konsumsipangan termasuk dalam kategori hidup yang kurang, rumah hunian juga jauh dari standar hunian yang layak. Permasalahan yang dihadapi rumah tangga nelayan sangatlah kompleks, oleh sebab itu, pendekatan ekonomi dan sosial mampu untuk memahami kemiskinan rumah tangga nelayan. Kemiskinan (pola konsumsi) rumah tangga nelayan tidak hanya disebabkan oleh f aktor ekonomi (pendapatan) tetapi f aktor sosial juga berperan dalam membentuk kemiskinan rumah tangga nelayan. Metode Verstehan (pemaknaan atas f akta/fenomena) dan analisa tipe ideal mampu mengungkap permasalahan-permasalahan sosial-ekonomi yang sangat kompleks. Dengan metode tersebut peneliti harus mampu menempatkan diri dalam kerangka berpikir orang lain ("mengambil peran”).Kata Kunci: Pola Konsumsi, Rumah Tangga Nelayan, Perspektif Ekonomi, Perspektif Sosial Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemiskinan melalui pola konsumsi rumah tangga nelayan dalam perspektif ekonomi dan sosial. Pendekatan Metode Verstehan dan Analisa Tipe Ideal: dari Peristiwa Unik ke Preposisi Umum digunakan sebagai metode riset dan alat analisa. Dengan wawancara mendalam dengan Among sebagai tokoh masyarakat, Muzakki sebagai Pamong desa, dan 20 rumah tangga nelayan (7 rumah tangga nelayan juragan dan 13 rumah tangga nelayan pandega), diperoleh temuan sebagai berikut: Kemiskinan lebih bisa dipahami dengan analisa pola konsumsi sesuai dengan kebutuhan dasamya karena pendapatan rumah tangga nelayan yang uncertain. Kelayakan hidup rumah tangga nelayan yang mengacu pada konsumsipangan termasuk dalam kategori hidup yang kurang, rumah hunian juga jauh dari standar hunian yang layak. Permasalahan yang dihadapi rumah tangga nelayan sangatlah kompleks, oleh sebab itu, pendekatan ekonomi dan sosial mampu untuk memahami kemiskinan rumah tangga nelayan. Kemiskinan (pola konsumsi) rumah tangga nelayan tidak hanya disebabkan oleh f aktor ekonomi (pendapatan) tetapi f aktor sosial juga berperan dalam membentuk kemiskinan rumah tangga nelayan. Metode Verstehan (pemaknaan atas f akta/fenomena) dan analisa tipe ideal mampu mengungkap permasalahan-permasalahan sosial-ekonomi yang sangat kompleks. Dengan metode tersebut peneliti harus mampu menempatkan diri dalam kerangka berpikir orang lain ("mengambil peran”). Kata Kunci: Pola Konsumsi, Rumah Tangga Nelayan, Perspektif Ekonomi, Perspektif Sosial
Pengungkapan [Disclosure) Laporan Keuangan sebagai Upaya Mengatasi Asimetri Informasi Sutedja, Sutedja
TEMA Vol 5, No 1 (2004)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i1.126

Abstract

Perspektif teori keagenan (agency theory) menyiratkan adanya informasi asimetris yang timbul diantara prinsipal dan agen. Hal itu diakibatkan adanya salah satu pihak-umumnya agen, memiliki informasi yang jauh lebih banyak dibanding prinsipal dan ada keinginan dari agen untuk tidak mengungkapkan seluruh informasi yang dimilikinya itu. Situasi informasi asimetris tersebut sangat merugikan, mengingat arti penting informasi dalam proses pengambilan keputusan dan adanya risiko informasi yang akan timbul. Informasi yang tidak lengkap, tidak akurat., dan keliru dapat menghasilkan keputusan yang tidak optimal. Untuk itulah diperlukan upaya untuk mengurangi bahkan menghilangkan informasi asimetris. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi informasi asimetris adalah melalui penggunaan pengungkapan (disclosure) atas laporan keuangan.Kata kunci: Agency theory, informasi asimetris, disclosure.

Page 3 of 17 | Total Record : 163