cover
Contact Name
Putu Prima Wulandari
Contact Email
jurnaltema@ub.ac.id
Phone
+6281296280353
Journal Mail Official
jurnaltema@ub.ac.id
Editorial Address
Jurnal TEMA, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Indonesia. Jl. MT. Haryono 165 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 14118149     EISSN : 2808215X     DOI : -
Core Subject : Economy,
TEMA (Jurnal Tera Ilmu Akuntansi) publishes all forms of quantitative and qualitative research articles and other scientific studies related to the field of Accounting and a wide range of applications such as: Finance accounting Sharia Accounting Capital Market Based Accounting Forensic Accounting Behavioral Accounting Environmental Accounting Management Accounting Tax accounting Social Responsibility Accounting Public sector accounting Accounting education Auditing Accounting information system Business Ethics & Corporate Governance
Articles 162 Documents
Faktor Hygiene dan Motivator sebagai Variabel Moderating dalam Hubungan antara Partisipasi Penyusunan Anggaran dan Kinerja Manajerial Huda, Arifatul; Nurkholis, Nurkholis
TEMA Vol 5, No 2 (2004)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i2.127

Abstract

This study examines the role of job satisfaction consisting of hygiene factor and motivator as moderating variables in the relation between budgetary participation and managerial performance. Data were collected by sending questionnaires to manufacturing companies in Malang. Based on the result of regression analysis, this study found that participation has positive and significant effect on managerial performance. However, hygiene factor (extrinsic motivation) and motivator (intrinsic motivation) did not moderate the effect of participation in budgeting process on managerial performance.Keywords: participation, budgeting, job satisfaction, hygiene factor, motivator factor.
Analisis Diskriminan tentang Kinerja Keuangan dan Prediksi Pengelompokan Bank (Studi Kasus Bank Rekap di Indonesia Periode 1998-2003) Wahyudi, Setyo Tri; Maskie, Ghozali
TEMA Vol 5, No 2 (2004)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i2.128

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kinerja keuangan bank-rekap dan non-rekap-selama periode 1998-2003 melalui rasio-rasio keuangannya yang meliputi CAR, NPL, ROA, ROE, LDR dan NIMmengetahui apakah variabel- variabel rasio keuangan tersebut merupakan variabel-variabel yang membedakan antara bank rekap dengan bank non-rekap dan untuk mengetahui apakah variabel CAR dan NPL merupakan variabel yang paling mendiskriminankan antara bank rekap dengan bank non-rekap, serta melakukan simulasi prediksi pengelompokan bank. Menggunakan alat analisa diskriminan dengan metode stepwise.Hasil yang didapat berdasarkan analisis diskriminan menyatakan bahwa tidak semua variabel independen yang ada signifikan membedakan antara kedua kelompok bank tersebut dimana hanya terdapat tiga variabel saja yang signifikan membedakan yaitu variabel ROA, LDR dan NIM. Sedangkan variabel yang paling mendiskriminankan antara kedua kelompok bank tersebut adalah variabel ROA, dibuktikan dengan nilai koefisien standardisasinya yang terbesar.Kata Kunci: rasio keuangan, rekapitalisasi perbankan, analisis diskriminan
Analisis Kandungan Informasi Laba dan Arus Kas Perusahaan Prospector dan Defender (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Bfek Jakarta) Ervanto, Adi Darmawan; Sudarma, Made
TEMA Vol 5, No 2 (2004)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i2.129

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris mengenai pengaruh informasi laba dan arus kas terhadap return saham serta perbedaan antara pengaruh informasi laba, terhadap return saham perusahaan prospector dengan perusahaan defender. Pengelompokan perusahaan ke dalam prospector dan defender dilakukan menggunakan common factor analysis dengan variabel yaitu: rasio jumlah karyawan terhadap penjualan, price-to-book value, rasio capital expenditure terhadap nilai pasar ekuitas, dan rasio capital expenditure terhadap total aktiva Data dianalisis mengunakan analisis regresi berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa pada perusahaan prospektor, laba berpengaruh signifikan dengan return saham. Arus kas operasi berpengaruh signifikan dan berhubunganpositif dengan return saham. Pada perusahaan defender, hanya arus kas pendanaan berpengaruh signifikan dan berhubungan positif dengan return saham.Hasil uji t menunjukkan perbedaan antara pengaruh laba,arus kas operasi, arus kas investasi dan arus kas pendanaan terhadap return saham perusahaan prospektor dan perusahaan defender. Secara umum, penelitian ini menunjukkan bahwa informasi laba dan arus kas akan lebih superior jika pengguna juga memperhatikan apakah perusahaan merupakan prospektor dan defender.Kata kunci: kandungan informasi, laba, arus kas, prospektor, defender
Mengembangkan Pendidikan Akuntansi Berbasis IESQ untuk Meningkatkan Perilaku Etis Akuntan Ludigdo, Unti
TEMA Vol 5, No 2 (2004)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i2.130

Abstract

Artikel ini menguraikan tentang pengembangan basis pendidikan akuntansi dari sekedar penguatan IQ pada penguatan IESQ. Berangkat dari kenyataan bahwa profesi akuntansi sangat rentan terhadap pelanggaran etika, maka penggalian potensi diri dalam pendidikan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran etika perlu dilakukan. Hal demikian berkaitan dengan kenyataan bahwa etika menyangkut potensi diri manusia, yang potensi diri itu berpusat pada dua belah otak. Dua belah otak itu adalah otak kiri (IQ) dan otak kanan (ESQ). Dalam kerangka inilah kurikulum akuntansi perlu dikembangkan dengan memadukan ketiga potensi kecerdasan otak tersebut (IESQ). Melalui proses pendidikan yang demikian diharapkan kelak terlahir akuntan yang selalu mengedepankan etika dalam perilakunya.Kata kunci: Kecerdasan, intelektual, emosional, spiritual, etika.
Muatan Informasi Rasio-Rasio Laporan Arus Kas: Perbandingan pada Perusahaan yang Bertumbuh dan yang Tidak Bertumbuh Iqbal, Syaiful
TEMA Vol 5, No 2 (2004)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v5i2.131

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk memberikan tambahan bukti empiris yang dapat menunjukkan bahwa laporan arus kas memiliki muatan informasi dan muatan informasi tersebut berbeda antara dalam perusahaan bertumbuh dan dalam perusahaan tidak bertumbuh Penelitian ini merupakan event-study, yang berusaha untuk mengetahui pengaruh pengumuman laporan arus kas. Jumlah sampel sebanyak 92 perusahaan manufaktur dikelompokkan menjadi perusahaan bertumbuh dan perusahaan tidak bertumbuh dengan menggunakan analisis faktor. Hipotesis dikembangkan dengan variabel CAR (Cummulative Abnormal Return) sebagai variabel dependen dan rasio- rasio laporan arus kas sebagai variabel independen. Alat Chow-test dan t-test modifikasian digunakan untuk membuktikan apakah terdapat perbedaan muatan informasi arus kas pada perusahaan bertumbuh dan tidak bertumbuh Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak satupun rasio-rasio laporan arus kas yang memiliki asosiasi signifikan dengan CAR. Artinya, rasio-rasio laporan arus kas tidak memiliki muatan informasi yang dapat ditangkap oleh pelaku pasar modal. Hal ini terjadi pada kedua kelompok sampel.Kata Kunci: Muatan Informasi, Laporan Arus Kas, dan Perusahaan Bertumbuh dan Tidak Bertumbuh
Gelombang Ketiga Perekonomian Asia: Pembangunan Ekonomi Berbasis Etnis Yustika, Ahmad Erani
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.132

Abstract

Dari perspektif sejarah, setidaknya gelombang kebangkitan ekonomi Asia bisa dipilah dalam dua periode. Pertama, pada dekade 1970-an Jepang menerobos perekonomian intemasional dengan kekuatan yang sangat mengesankan. Secara spesifik, Jepang -sebagai pioner negara Asia- produk manufakturnya membanjiri pasar dunia. Bisa dikatakan, fenomena Jepang ini sebagai ‘Gelombang Pertama’ perekonomian Asia. Kedua, pada dekade 1990-an, negara-negara Asia lain, seperti Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan Singapura (yang lebih dikenal sebagai 'Macan Asia ’) turut pula menyerbu pasar intemasional. Fakta ini dalam literatur ekonomi dikenal sebagai formasi 'flying geese’, di mana Jepang sebagai pemimpinnya. Kebangkitan Macan Asia ini sekaligus bisa disimpulkan sebagai ‘Gelombang Kedua perekonomian Asia’. Pada awal Abad 21 inilah Indonesia dan Malaysia bisa merumuskan 'Gelombang Ketiga’ perekonomian Asia sebagai kelanjutan dari dua gelombang ekonomi sebelumnya. Gelombang ketiga perekonomian ini bukan saja bermakna menguasai pasar dunia dengan produk Indonesia dan Malaysia, tetapi juga memberi pijakan baru tentang model pembangunan ekonomi. Pendeknya, berbeda dengan negara pengusung gelombang pertama dan kedua perekonomian Asia yang memiliki karakteristik homogenitas etnis, Indonesia dan Malaysia dapat memacu pembangunan ekonomi berbasis multietnis sebagai terobosan baru.Kata kunci: pembangunan ekonomi, gelombang ketiga, etnis, Asia, Indonesia, Malaysia
Analisa Kritis terhadap Praktik Akuntansi Kreatif dalam Konteks Budaya Organisasi dan Pandangan Islam (Khususnya Ajaran Amanah) Widarto, Widarto; Sudarma, Made; Baridwan, Zaki
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.133

Abstract

Tuntutan pasar pada perusahaan untuk membuat keuntungan sering menyebabkan praktik akuntansi kreatif, sehingga terjadi penurunan kualitas laporan keuangan yang dihasilkan. Kebijakan yang diambil oleh manajemen selalu menguntungkan pihak mayority shareholder sebagai controlling. Budaya kerja telah mempengaruhi praktek akuntansi kreatif perusahaan, hal ini disebabkan adanya tuntutan dan campur tangannya direksi dalam akuntansi. Tujuan praktek ini bertujuan untuk mengeliminasi tindakan direksi agar transaksi yang mereka jalankan sesuai dengan kaidah akuntansi yang benar. Dengan demikian bagian akuntansi harus berusaha menyiapkan adanya data-data pendukung transaksi tersebut. Akuntansi kreatif yang dijalankan seputar manajemen laba dan Special Purpose Entity (SPE). Praktek manajemen laba maupun SPE lebih mengarah pada praktek yang mementingkan pihak manajemen yang di dalamnya ada direksi sebagai controlling. Perilaku ini tidak terlepas dari keberadaan para manajer yang diangkat dan direkrut oleh direksi, sehingga dalam pemahaman amanah, manajer merasa harus loyal pada direksi. Namun jika dilihat dari hakikat amanah yang datangnya dari Allah, maka perilaku manajer maupun direksi di atas telah menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan hakekat amanah yang sesungguhnya. Pengkhianatan amanah merupakan tindakan yang dilarang agama, dan larangan ini hukumnya adalah haram jika dikerjakan.Kata kunci: agency theory, budaya, praktik akuntansi kreatif, dan perilaku amanah.
Model Pengembangan Agroindustri Unggulan untuk Memperkuat Daya Saing Daerah Ismail, Munawar; Syafitri, Wildan
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.134

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan persoalan dalam kerangka peningkatan daya saing produk agroindustri serta strategi peningkatan dan model pengembangan daya saing produk agroindustri nasional sebagai pertimbangan bagi daerah untuk menentukan strategi pengembangan agroindustri. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan ekspor pertanian Indonesia pasca krisis 1997, mengalami penurunan yang signifikan hampir di seluruh komoditas pertanian. Perkembangan nilai tukar rupiah yang mengalami depresiasi selama krisis tidak memberikanpengaruh yang positif terhadap peningkatan daya saing suatu komoditas. Penurunan perkembangan ekspor tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah musim kemarau panjang yang datangnya bersamaan dengan krisis, kapasitas produksi yang terbatas sehingga petani-petani tidak dapat memenuhi permintaan dunia diatas jumlah tertentu, keterbatasan informasi di tingkat petani mengenai potensi pasaryang muncul akibat depresiasi rupiah, dan kualitas yang rendah dari komoditi yang dihasilkan. Selain itu tentu masalah yang sangat krusial untuk berbicara tentang daya saing adalah faktor teknologi dan inovasi.Kata-kata Kunci: agroindustri, daya saing, depresiasi rupiah
Internalisasi Perspektif Balanced Scorecard dalam Pengukuran Kinerja Perguruan Tinggi Adam, Helmy
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.135

Abstract

Pengukuran kinerja perguruan tinggi di Indonesia dirasa masih sangat terbatas dalam hal memandang konsepperguruan tinggi sebagai suatu entitas integral dalam pendidikan dan proses aktivitas operasinya. Penggunaan 4 (empat) prespektif Balanced Scorecard (keuangan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan, dan pelanggan) dalam menyusun alat ukur kinerja disamping kaitannya dengan misi strategis secara teoritis bisa dikembangkan di Perguruan Tinggi- Empat prespektif tersebut diturunkan dalam beberapa pengukuran teknis yang akan dijabarkan dalam tulisan ini meskipun beberapa hal belum teruji integral secara empiris.Kata Kunci: balanced scorecard, perguruan tinggi, kinerja
Implementasi Strategi Fungsional Bagi Keberhasilan Penerapan Corporate Strategy pada PT. BPR Syariah di Jawa Timur Rofiaty, Rofiaty
TEMA Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/tema.v6i1.136

Abstract

The study applies the resources-based strategy of firm, which focuses on the effect offunctional strategy for the effectiveness of corporate strategy application. The two main purpose of this study were : (1) to discover the simultaneous and partial relationship of variables the functional strategy (operational, financial, marketing and human resources) for the effectiveness of corporate strategy application., and (2) to determine variable which has the biggest influence on the effectiveness of corporate strategy application. The result of this research shows that (1) positive significant influence is the evidence of functional starategy (4 variable) for the effectiveness of corporate strategy application. (2) marketing variable has the biggest influence on effectiveness of corporate strategy applications.Keyword: implementation strategy, corporate strategy, functional strategy

Page 4 of 17 | Total Record : 162