cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BAHASA DAN SASTRA
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal elektornik Program Studi Bahasa Satra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako
Arjuna Subject : -
Articles 199 Documents
Analisis Psikologi Tokoh Utama dalam Novel Ketika Cinta Bertasbih 1(satu) Indra, Moh.
BAHASA DAN SASTRA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimankah kondisi psikologi tokoh utama dalam novel Ketika Cinta Bertasbih 1 (satu) karya Habiburrahman El-Shirazy. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana kondisi psikologi tokoh utama dalam novel Ketika Cinta Bertasbih 1 (satu) karya Habiburrahman El-Shirazy. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif sedangkan pedekatan yang digunakan adalah  pendekatan tekstual.  Pendekatan tekstual merupakan pendekatan yang langsung mengkaji psikologi tokoh pada teks sastra. Teknik penggumpulan data dilakukan dengan membaca novel ketika cinta bertasbih 1 secara berulang-ulang serta menelaah bagian-bagian cerita yang berhubungan dengan psikologi tokoh utama selanjutnya memilah dan mencatat data yang diduga sebagai bahan kajian kemudian membaca data secara berulang-ulang dan terakhir menandai halaman yang terdapat unsur psikologi tokoh utama dalam novel.Analisis data menggunakan model interaktif sedangkan untuk menganalisis psikologi tokoh utama pada novel ketika cinta bertasbi 1 ini, peneliti menggunakan teori psikologi kepribadian menurut Sujanto. Berdasarkan hasil analisis psikologi  tokoh utama dengan menggunakan teori kepribadian dalam penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut; (1) psikologi Azzam sebelum berangkat keacara pekan promosi wisata dan budaya indonesia yaitu bimbang dan jatuh cinta; (2) psikologi Azzam pada saat menjamu kedubes Mesir dan turki yaitu sedih, jatuh cinta dan tegas; (3) psikologi Azzam pada saat meminang Anah yaitu sedih, sabar, dan pantang menyerah; (4) psikologi Azzam pada saat membuat tempe yaitu sabar dan pekerja keras; (5) psikologi Azzam pada saat berangkat ke kampus Al Azhar University yaitu bimbang dan sedih; (6) psikologi Azzam pergi ke pasar membeli tempe dan bakso yaitu rindu; (7) psikologi Azzam berdebat dengan Nasir yaitu marah; (8) psikologi Azzam kedatangan tiga intelijen Mesir yaitu marah; (9) psikologi Azzam ketika menerima surat dari adiknya Husna yaitu bahagia; (10) psikologi Azzam saat melihat Ana menjadi moderator dalam seminar yaitu sedih, kaget dan bahagia.
ANALISIS MAKNA SYAIR SAYANG-SAYANG SUKU MANDAR SULAWESI BARAT MELALUI PENDEKATAN HERMENEUTIKA BAHRI, BAHRI
BAHASA DAN SASTRA Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.042 KB)

Abstract

ABSTRAK - Permasalahan dalam penelitian bagaimanakah makna yang terkandung di dalam syair Sayang-sayang suku Mandar Sulawesi Barat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna yang terkandung dalam syair Sayang-sayang Suku Mandar Sulawesi Barat. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan hermeneutika. Sumber data yaitu syair Sayang-sayang suku Mandar Sulawesi Barat. Teknik pengumpulan data diawali dengan mendengar,  menyimak syair Sayang-sayang dalam bentuk video kemudian mencatat data yang dibutuhkan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, menyajikan data, memverifikasi data,  dan menarik kesimpulan. Sumber data penelitian ini adalah syair Sayang-sayang Mappesure’ Pandeng, Kaneko Narombengan, Nama’ Elong-elong Boma. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam syair Sayang-sayang suku Mandar Sulawesi Barat. Terdapat dua jenis makna yaitu 1) makna denotasi, dan 2) makna konotasi. Kata Kunci: Makna, Syair,  Sayang-sayang Mandar,  Hermeneutika 
PENGGUNAAN KATA SAPAAN BAHASA KAILI DIALEK TARA DI KELURAHAN KAWATUNA Maman Muliawan, Abdul
BAHASA DAN SASTRA Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.023 KB)

Abstract

Rumusan  masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk dan penggunaan kata sapaan bahasa Kaili dialek Tara di Kelurahan Kawatuna. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana bentuk dan penggunaan kata sapaan bahasa Kaili dialek Tara di Kelurahan Kawatuna.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dan metode cakap, dengan menggunakan metode sadap, teknik cakap, teknik rekam, teknik dokumentasi, dan teknik catat. Adapun lokasi penelitian ini adalah di Kelurahan Kawatuna kecamatan Mantikulore kota Palu. Data yang diperoleh yaitu berupa data lisan yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data.Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif. Dari hasil penelitian ditemukan delapan  bentuk dan penggunaan kata sapaan bahasa Kaili dialek Tara, yaitu, (1) bentuk sapaan pronomina atau kata ganti, contohnya: iko,komi (2) bentuk sapaan nama diri, contohnya: Maman, Andika, Dayat (3) bentuk sapaan kekerabatan, contohnya: tuaka, tua’i (4) bentuk sapaan nonkekerabatan, contohnya: mangge, tua (5) bentuk sapaan kepada tokoh-tokoh masyarakat, contohnya: totua nu ada, pareva, kapala (6) bentuk sapaan berdasarkan status sosial, contohnya: puaji, madika (7) bentuk sapaan formal, totua nua ada, tina nu boti, pareva (8) bentuk sapaan julukan, contohnya: gelamata, ngiro.Kata Kunci: Kata Sapaan, Bahasa Kaili dialek Tara
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN PADA KARANGAN NARASI SISWA KELAS XI SMAN 5 MODEL PALU PANDINI, INTAN
BAHASA DAN SASTRA Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.762 KB)

Abstract

ABSTRAK - Latar belakang  penelitian ini adalah banyaknya kesalahan penulisan dan penggunaan ejaan yang disempurnakan, padahal EYD merupakan hal yang harus diperhatikan ketika menulis. Kesalahan tersebut karena kurangnya pemahaman siswa mengenai penggunaan ejaan yang tepat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bentuk kesalahan penggunaan ejaan yang disempurnakan pada karangan narasi siswa kelas XI SMAN 5 Model Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan kesalahan penggunaan ejaan yang disempurnakan dalam karangan narasi yang ditulis oleh siswa kelas XI SMAN 5 Model Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data tertulis, yang bersumber dari karangan narasi yang ditulis oleh 26 siswa kelas XI SMAN 5 Model Palu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes, dokumentasi, pengamatan, dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa kesalahan penggunaan ejaan yang disempurnakan masih banyak dilakukan oleh siswa saat menulis karangan narasi. Adapun jenis-jenis kesalahan yang dilakukan adalah 1) kesalahan penggunaan huruf; huruf kapital, huruf kecil, dan huruf miring, 2) kesalahan penggunaan tanda baca yang meliputi; penggunaan tanda titik, tanda seru, dan tanda hubung, 3) kesalahan penulisan kata yang meliputi; kata dasar, kata turunan, kata ganti, kata depan, dan partikel. Kesalahan  tersebut dikarenakan siswa kurang memahami kaidah dalam penulisan dan penggunaan ejaan yang disempurnakan, sehingga melanggar kaidah yang telah ditetapkan.Kata Kunci: Kesalahan Berbahasa, Ejaan, Karangan Narasi
PENGGUNAAN TINDAK TUTUR EKSPRESIF KALANGAN REMAJA DI KOTA PALU Imaniar, Imaniar
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.104 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan untuk mengetahui bentuk dan strategi tindak tutur ekspresif kalangan remaja di kota Palu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun sumber data untuk keperluan analisis data yang diperoleh melalui teknik analisis data kualitatif model alir oleh Miles & Hubermas, yaitu pengumpulan data melalui teknik perekaman, wawancara, dan observasi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh sembilan bentuk tindak tutur ekspresif, yaitu tindak tutur ekspresif bentuk ejekan, bentuk ucapan selamat, bentuk ketidaksukaan/ketidaksenangan, bentuk keluhan, bentuk pujian, bentuk ucapan terima kasih, bentuk kekecewaan, bentuk kesenangan, dan bentuk kesenangan, serta empat strategi langsung dan dua strategi tidak langsung tindak tutur ekspresif kalangan remaja di kota Palu.
SISTEM SIMBOL DALAM UPACARA ADAT TORAJA RAMBU SOLO: KAJIAN SEMIOTIK EMBON, DEBYANI
BAHASA DAN SASTRA Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.406 KB)

Abstract

ABSTRAK - Permasalahan dalam penelitian ini mengenai simbol-simbol apakah yang terdapat dalam upacara adat Toraja rambu solo, dan bagaimanakah penggunaan simbol-simbol pada prosesi dan tahap pelaksanaan upacara adat rambu solo. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengungkapkan simbol-simbol dalam upacara adat Toraja rambu solo. Rambu solo adalah suatu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat suku Toraja untuk mengadakan upacara terakhir bagi orang yang telah meninggal. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif, dengan menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dan rekaman. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa simbol-simbol yang terdapat dalam upacara rambu solo terdiri dari simbol verbal dan simbol nonverbal. Adapun simbol verbal yang terdapat dalam upacara adat rambu solo adalah berupa doa-doa yang diucapkan oleh To Minaa yang bermakna sebagai pemujaan, permohonan, dan untuk pengagungan. Sedangkan simbol nonverbal berupa alat-alat sebagai perlengkapan upacara yang bermakna sebagai persembahan kepada para leluhur serta penghormatan terakhir bagi almarhum dan bagi keluarga yang ditinggalkan.  Kata kunci : Simbol, Toraja Rambu Solo, Semiotik.
PREFIKS BAHASA BADA Potoe, Demantrius; Ketut, I Gusti
BAHASA DAN SASTRA Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.786 KB)

Abstract

Permasalahan penelitian ini yaitu bentuk, fungsi dan makna prefiks bahasa Bada. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk, fungsi dan makna prefiks bahasa Bada. Penelitian ini diharapkan sebagai suatu langkah untuk melestarikan bahasa daerah dari kepunahan. Sumber data dari penelitan ini adalah data lisan bahasa Bada. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan metode cakap. Hasil dari penelitian ini diantaranya (1) bentuk prefiks {ba},  {ni}, {ta}, {mo}, {pe, {ma}, {po}, {ke}, {me}, {ra}, {te}, {na}, {ro}, (2) fungsi prefiks terbagi menjadi dua bagian yakni fungsi derivasional dan infleksional, (3) makna prefiks diantararnya bermakna melakukan kebiasaan, menyatakan sesuatu, memerintah, melakukan pekerjaan, menyatakan alat atau benda, sedang melakukan pekerjaan, menyatakan jumlah, menyatakan suatu perbuatan telah terjadi.Kata Kunci: Prefiks Bahasa Bada.
STRUKTUR FRASE ENDOSENTRIS BAHASA KAILI DIALEK UNDE Triana, Nening
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.064 KB)

Abstract

Judul penelitian ini adalah ‘Struktur Frase Endosentris Bahasa Kaili Dialek Unde’.Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimanakah struktur frase endosentris bahasa Kaili dialek Unde. Penelitian ini menngunakan metode kualitatif dalam proses mendapatkan data penelitian, dan dideskripsikan dengan kata-kata tertulis. Di dalam penelitan ini, penulis menggunakan metode simak dan  metode cakap dalam pengumpulan data, disertai dengan teknik lanjutannya. Selanjutnya, dianalisis menggunakan metode kajian padan dan metode kajian distribusional, dan disajikan dengan menggunakan metode formal dan metode informal.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur frase endosentris bahasa Kaili dialek Unde. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur frase endosentris bahasa Kaili dialek Unde terdiri atas: (1) frase  endosentris multihulu, meliputi: (A) frase koordinatif yang terdiri dari: (a) frase koordinatif nomina, /gampaya ante ganaga/ ‘pepaya dan nangka’, (b) frase koordinatif verba yang terdiri atas: (1) frase koordinatif verba transitif /modau ante moapu/ ‘menjahit dan memasak’, dan (2) frase koordinatif verba intransitif /moumako ato mokakendo/ ‘berjalan atau berlari’, (c) frase koordinatif adjektiva /naraji ato nabuto/ ‘rajin atau malas’, dan (d) frase endosentris adverbia /mpadondo ante ngguvia/ ‘pagi dan sore’. (B) frase apositif /Maya, kapaa sokoa/ ‘Maya, kepalah sekolah’, dan (2) frase endosentris atributif/hulu tambahan yang terdiri atas: (a) frase atributif nomina /kasoro bose/ ‘kasur besar’, (b) frase atributif verba terdiri atas: (1) frase atributif verba transitif /mompone kakavu meile/ ‘memanjat kapuk besok’, dan (2) frase atributif verba intransitif /dako nagata/ ‘baru datang’. (c) frase atributiftif adjektiva /nalei ntoto/ ‘merah sekali’, dan (d) frase atributif adverbia /ngena ngguvia/ ‘sebentar sore’.
FRASE VERBA BAHASA KAILI DIALEK LEDO MURNIATI, MURNIATI
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.933 KB)

Abstract

Absrak - Fokus permasalahan adalah bagaimanakah;struktur dan fungsi frase verba bahasa Kaili dialek Ledo, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan frase verba bahasa Kaili dialek Ledo yang berada di desa Rarampdende kecamatan Dolo Barat kabupaten Sigi, penelitian ini adalah kajian sintaksis teori tagmemik, sumber data yang diperoleh adalah tuturan bahasa Kaili dialek Ledo dengan menggunakan metode simak dan metode cakap, metode simak diikuti oleh teknik simak libat cakap dan dilakukan teknik catat, sedangkan metode cakap dilakukan dengan cara teknik pancing, hasil peneletian dianalisis melalui metode padan dan distribusional, metode padan menjelaskan setiap makna frase verba bahsa kaili dialek Ledo sedangkan distribusional digunakan untuk menjelaskan distribusi frase verba, dan disajikan dengan metode informal dan metode formal, informal menguraikan dengan kata-kata sedangkan formal menganalisis dengan simbol-simbol, hasil dari penelitian ini adalah memperoleh struktur frase verba dan fungsi frase verba, struktur frase verba menghasilkan frase verba intransitif H-T, frase verba intransitif T-H, frase verba intransitif H-T-H, frase verba transitif H-T, frase verna transitif T-H, frase verba transitif H-T-H, frase verba koordinatiif intransitif H-koor-H dan frase verba koordinatif transitif H-koor-H.Kata Kunci :  Frase Verba Bahasa Kaili Dialek Ledo
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM SURAT-MENYURAT DI KANTOR KELURAHAN LAYANA INDAH Faisah, Nur
BAHASA DAN SASTRA Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.896 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dalam surat keluar di Kantor Kelurahan Layana Indah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dalam surat keluar di Kantor Kelurahan Layana Indah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa naskah surat keluar dan surat masuk di Kantor Kelurahan Layana Indah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan teknik catat. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode simak. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dalam surat keluar dan surat masuk di Kantor Kelurahan Layana Indah. Kesalahan tersebut, yaitu kesalahan penulisan huruf kapital, kesalahan penulisan kata, kesalahan pemisahan kata, kesalahan penggunaan kata, kesalahan penggunaan huruf miring, dan kesalahan penggunaan tanda baca. Kata Kunci: Analisis Kesalahan Berbahasa, Surat-menyurat.Â