cover
Contact Name
Teti Estiasih
Contact Email
-
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
jpathp@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran Malang 65145 Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pangan dan Agroindustri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 26852861     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jpa
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 1,080 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BEKATUL TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, TOTAL FENOL, DAN KADAR FLAVONOID MINUMAN FUNGSIONAL SARI JAGUNG-EKSTRAK BEKATUL Rista Fitria Anggraini; Simon Bambang Widjanarko
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.01.7

Abstract

Seiring berkembangnya IPTEK, kebutuhan manusia akan pangan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh (fungsional) semakin meningkat. Penelitian ini menguji fortifikasi ekstrak bekatul ke dalam sari jagung untuk meningkatkan sifat fungsional dari sari jagung. Penelitian dirancang dengan metode penelitian One Factor Design Response Surface Methodology. Faktor yang dipilih adalah konsentrasi ekstrak bekatul dan respon yang diamati adalah aktivitas antioksidan, total fenol, dan kadar flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan persamaan matematika yang didapatkan untuk respon aktivitas antioksidan adalah Y = 4.29038 + 4.04562X, total fenol Y = 450.96465 + 122.40741X, dan kadar flavonoid adalah Y = -40.10101 + 13.92593X. Solusi titik optimum yang disarankan oleh program adalah pada konsentrasi 9% dengan nilai desirability 0.89. Sari jagung-ekstrak bekatul hasil verifikasi memiliki aktivitas antioksidan 39.506±0.32%, total fenol 1612.833±55.07 mg GAE/g sampel, kadar flavonoid 82.667±10.06 mg quercetin/g sampel, total padatan terlarut 12.000±0.50°Brix, kadar lemak 3.98±0.22%, nilai L 66.96±5.35, a -0.622±0.53, dan b 20.30±0.77. Kata kunci: Antioksidan, Bekatul, Fenol, Flavonoid, Jagung 
PENGARUH KONSENTRASI TEPUNG MAIZENA DAN KONSENTRASI ASAM SITRAT TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SELAI MAWAR Putu Anggia Ayu Asasia; Sudarminto Setyo Yuwono
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.01.8

Abstract

Luasnya penggunaan selai pada produk makanan, menyebabkan permintaan produk selai terus meningkat. Eksplorasi bahan baku selai harus dilakukan untuk memenuhi permintaan konsumen. Penggunaan bunga mawar sebagai bahan baku selai dirasa tepat karena kandungan bunga mawar yang bermanfaat serta warna bunga mawar yang menarik. Masalah pada selai dengan bahan baku bunga mawar, yaitu selai tidak bisa mengental sehingga perlu penambahan tepung maizena sebagai agen pengental. Masalah lainnya, warna merah pada bunga mawar hilang seiring dengan proses pengolahan sehingga perlu penambahan asam sitrat agar pigmen antosianin pada mawar dapat stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan konsentrasi asam sitrat dan tepung maizena yang optimal agar menghasilkan selai mawar yang berkualitas baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor I yaitu penambahan maizena (5%, 6%, 7%). Faktor II yaitu penambahan asam sitrat (0.30%; 0.50%; 0.70%). Kombinasi yang diperoleh sebanyak 9 dengan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Hasil penelitian dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilakukan uji lanjut dengan uji BNT atau uji DMRT dengan selang kepercayaan 95% dan uji non parametrik kruskal-wallis. Hasil perlakuan terbaik selai mawar diperoleh berdasarkan metode metode Zeleny. Perlakuan terbaik selai mawar dengan penambahan asam sitrat sebanyak 0.70% dan tepung maizena sebesar 5%. Kata Kunci : Asam Sitrat, Mawar, Selai, Tepung Maizena
KARAKTERISASI SENSORI KOPI ROBUSTA DAMPIT: KAJIAN PUSTAKA Medina Alia Rahmawati; Kiki Fibrianto
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.01.9

Abstract

Kopi merupakan salah satu hasil perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Indonesia  merupakan negara eksportir kopi dan Kabupaten Malang adalah salah satu daerah penghasil kopi dengan produk unggulan kopi robusta Dampit. Kualitas seduhan kopi ditentukan oleh beberapa hal, antara lain teknik penyeduhan, suhu, dan lama waktu. Teknik penyeduhan terbagi menjadi imersi dan drip brewing. Drip brewing merupakan teknik penyeduhan yang bekerja dengan prinsip melewatkan air penyeduh satu kali ke dalam tumpukan bubuk kopi yang terdapat pada saringan, contohnya adalah woodneck drip pot. Imersi merupakan teknik merendam bubuk kopi dengan air di sebuah wadah, contohnya adalah café solo. Atribut sensori yang terdapat pada kopi antara lain adalah aroma, rasa, flavor, mouthfeel, dan aftertaste. Kata kunci: Café Solo, Kopi Robusta Dampit, QDA, Woodneck Pot Drip
INOVASI PENGELOLAAN HAMA KEONG MAS (Pomacea canaliculata LAMARCK) MENJADI PRODUK KERIPIK KEONG MAS POLITA DI CV POLITA NUSANTARA Sulthan Alfathir; Teti Estiasih
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.01.10

Abstract

Keong Mas(Pomacea canaliculata Lamarck)  Polita memiliki 4 varian rasa yaitu Rasa Ekstra Pedas, Rasa Balado, Rasa Barbeque dan rasa original. Setiap 100 gram produk keripik keong mas Polita mengandung Karbohidrat 52,06 gram, Lemak 15,01 gram dan protein 22,0 gram, diharapkan ini mampu menjadi nilai tambah dalam produk ini. Dalam pelaksanaan kegiatan produksi Keripik Keong Mas Polita dilakukan tim produksi sesuai Standard Operational Procedure (SOP) yang disusun oleh perusahaan mulai tahap penerimaan bahan baku, penanganan bahan baku, persiapan produksi, pencucian, proses pengirisan, pembuatan bumbu, pencampuran adonan, pencampuran tepung, penggorengan, penirisan minyak, hingga proses pengemasan produk.  Perusahaan ini memiliki kapasitas rata-rata 700 pack perbulan mampu menghasilkan omset penjualan perbulan pada kisaran Rp 4.500.000 hingga Rp 5.400.000. Dalam sistem perkembangan pemasaran  memiliki 4 orang agen, 10 reseller dan 14 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pembuatan produk ini membantu petani meningkatkan produktvitas hasil pertanian, pemberdayaan masyarakat, menemukan produk inovasi dan mengangkat nilai jual produk lokal. Kata kunci: hama pertanian, keripik Polita, profit usaha, socioentrepreneurship
VARIASI KEMASAN TERHADAP TINGKAT KESUKAAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN PADA PEMBELIAN MAKANAN TRADISIONAL: KAJIAN PUSTAKA Adhelia Christina Erijanto; Kiki Fibrianto
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.01.11

Abstract

Kemasan memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam melindungi produk agar tidak rusak dan menjaga kualitas produk, namun juga berfungsi dalam proses pengenalan produk, persepsi konsumen mengenai produk, kesadaran konsumen terhadap eksistensi produk hingga bersedia untuk membeli bahkan menjadi pelanggan suatu produk, dan merupakan jati diri suatu produk. Kemasan pangan terdiri dari dua kategori yaitu kemasan tradisional seperti daun tanaman dan kemasan modern yang meliputi plastik dan kertas. Atribut kemasan yang berperan dalam mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian konsumen adalah bahan, bentuk, warna, dan ukuran kemasan. Kata kunci: Hedonik, Jajanan Tradisional, Pengambilan Keputusan, Sensori. 
PENGGUNAAN PASTA UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN CAKE (KAJIAN TEKNIK PEMBUATAN CAKE DAN JENIS LEMAK) Mellinda Yunieta; Aji Sutrisno
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.02.1

Abstract

Pengembangan bahan baku lokal pengganti terigu diperlukan untuk mengurangi impor gandum sebagai bahan baku cake. Penelitian ini menggunakan metode penelitian RAK yang disusun secara faktorial dengan faktor perlakuan teknik pembuatan cake, yaitu pengocokan kuning dan putih telur secara langsung (sponge cake) dan pengocokan kuning dan putih telur secara terpisah (chiffon cake) dan jenis lemak, yaitu margarin, minyak goreng, dan tanpa lemak. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan teknik pembuatan cake dan jenis lemak berpengaruh nyata terhadap volume pengembangan, kekerasan, warna (L*, a*, b*) namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air dan ukuran pori. Hasil uji Friedman untuk uji hedonik menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap parameter aroma, warna, tekstur, dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pori dan keseluruhan. Berdasarkan analisis Multiple Attribute Zeleny, perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan teknik pembuatan chiffon cake dan penambahan lemak minyak goreng dengan kadar air 19.87%, kadar karbohidrat 66.03%, kadar protein 3.28%, kadar lemak 9.63%, dan kadar abu 1.2%. Kata kunci: Cake, Lemak, Pasta Ubi Kayu, Telur
PENGARUH PENAMBAHAN SARI BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA CASPIAN SEA YOGHURT Hana Susanti Maleta; Joni Kusnadi
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.02.2

Abstract

Buah naga merah merupakan salah satu buah yang dapat ditambahkan kedalam yoghurt karena memiliki kandungan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sari buah naga merah terhadap karakteristik Caspian Sea yoghurt. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor I adalah konsentrasi sari buah naga merah (10%, 15%, 20%). Faktor II adalah lama penyimpanan (0 hari, 4 hari, 8 hari, 12 hari). Hasil penelitian dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA). Perlakuan terbaik Caspian Sea yoghurt diperoleh berdasarkan metode multiple attribute Zeleny. Data organoleptik dianalisi menggunakan Hedonic Scale Scoring. Perlakuan terbaik Caspian Sea yoghurt buah naga merah adalah konsentrasi 10% dan lama penyimpanan 0 hari. Caspian Sea yoghurt perlakuan terbaik memiliki pH 4.13, total asam 0.15%, aktivitas antioksidan 25.68%, konsentrasi betasianin 1.10 mg/100g, total bakteri asam laktat 5.17 log cfu/ml, viskositas 386.7 cP, total padatan terlarut 6.13 0brix, nilai kecerahan (L*) 64.33, nilai kemerahan (a*) 34.80, nilai kekuningan (b*) -8.67. Kata kunci: Aktivitas Antioksidan, Buah Naga Merah, Caspian Sea Yoghurt
OPTIMASI PENAMBAHAN KADAR MALTODEKSTRIN PADA PEMBUATAN BREM PADAT FLAVOUR JERUK Muhammad Kharis Abdullah Affandy; Simon Bambang Widjanarko
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.02.3

Abstract

Dalam satu kali proses pembuatan brem, banyak bahan baku yang terbuang dan rendemen yang dihasilkan sedikit. Oleh karena itu dibutuhkan alternatif pembuatan brem padat dengan penambahan maltodesktrin. Selain itu, produk brem padat  selama ini belum mengalami perkembangan yang berarti, pengembangan produk brem padat dapat dilakukan dengan membuat brem padat aneka rasa.,dengan menambahkan flavor buah yaitu flavour buah jeruk manis. Penelitian ini menggunakan rancangan Center Composite Design metode permukaan respon (RSM) dengan satu faktor yaitu penambahan maltodekstrin dalam rentang 0% hingga 0.60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum penambahan maltodekstrin pada pembuatan brem terhadap respon rendemen (maksimum), total gula (maksimum), dan tekstur (in range) adalah penambahan maltodekstrin sebanyak 0.60%. Analisa respon pada kondisi optimum menghasilkan rendemen 35.93%, total gula 81.51%, dan daya patah 41.85 kg/cm2. Kata kunci: Brem, Flavour Jeruk, Kondisi Optimum, Maltodekstrin 
PENGARUH LAMA PEMASAKAN DAN KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SELAI LEMBARAN MIX FRUIT (BELIMBING DAN APEL) Sandi Ayu Mawarni; Sudarminto Setyo Yuwono
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.02.4

Abstract

Belimbing manis (Averrhoa carambola L.) memiliki kandungan pektin yang berkurang sehingga untuk memperoleh tekstur selai yang baik maka dikombinasikan dengan buah yang memiliki pektin yang tinggi seperti buah apel (Malus sylvestris Mill). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama pemasakan dan penambahan karagenan serta interaksi keduanya terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik selai lembaran.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor I yaitu penambahan karagenan (1; 1.50 dan 2%). Faktor II yaitu lama pemasakan (3, 4 and 5 menit). Hasil penelitian dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan dulakukan uji lanjut dengan uji BNT atau uji DMRT. Hasil perlakuan terbaik selai lembaran diperoleh berdasarkan metode metode de Garmo.Perlakuan terbaik selai lembaran terhadap parameter fisik dan kimia dengan penambahan karagenan sebanyak 2% dan lama pemasakan selama 3 menit. Kata Kunci : Apel, Belimbing manis, Karagenan, Lama pemasakan.
PENGARUH PROPORSI MAIZENA:SLURRY DAN LAMA PEMASAKAN TERHADAP KARAKTERISTIK LEMPOK WALUH Aninditya Puspitasari; Wahono Hadi Susanto; Novita Wijayanti
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2018.006.02.5

Abstract

Salah satu produk olahan waluh yang berpotensi untuk dikembangkan adalah lempok. Lempok yang baik mempunyai konsistensi gel yang baik, yang dapat dipengaruhi oleh kandungan pektin dan asam pada buah maupun penambahan pengental. Pada penelitian ini digunakan maizena sebagai bahan pengental. Selain itu faktor penting yang harus diperhatikan yaitu lama pemasakan yang akan memodifikasi sifat fisik bahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan interaksi proporsi maizena dan lama pemasakan terhadap karakteristik lempok waluh. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor. Faktor I adalah proporsi maizena dengan slurry (M) yang terdiri tiga level (1:40; 2:40; 3:40), dan faktor II adalah lama waktu pemasakan (L) yang terdiri dari tiga level (120 menit; 150 menit; 180 menit). Lempok waluh terbaik yaitu pada perlakuan proporsi maizena:slurry sebanyak 3:40 dengan lama pemasakan 150 menit. Kata Kunci: lama pemasakan, lempok, maizena, waluh,

Page 90 of 108 | Total Record : 1080


Filter by Year

2013 2026