cover
Contact Name
Zaqlul Iqbal, STP, M.Si
Contact Email
zaqluliqbal@ub.ac.id
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 2656243X     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jkptb
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem (JKPTB) (ISSN: 2656-243X) has published the state-of-art articles which focus on both fundamental studies and applied engineering including Power and Agricultural Machinery, Mechatronics and Agro-industrial Machinery, Food and Post-Harvest Technology and Soil and Water Engineering. By providing an update issue and current topic in agricultural technology field, JKPTB becomes the reference for many scientist and stakeholders who work on Agricultural Engineering
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023" : 10 Documents clear
Model Matematis Massa Buah Markisa Manis (Passiflora ligularis Juss) Berbasis Beberapa Sifat Fisik Hafizulhaq, Fadli; Andasuryani
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.09

Abstract

Sifat-sifat fisik dari buah dapat digunakan untuk mendesain sistem maupun mesin yang dapat digunakan dalam proses pascapanen seperti penyortiran dan pengelompokkan. Penelitian ini memiliki fokus dalam mengembangkan model matematis untuk memprediksi massa dari buah markisa manis (Passiflora ligularis Juss) berdasarkan sifat fisiknya. Semua sifat fisik memiliki hubungan yang signifikan terhadap massa (p<0.01). Model matematis dibuat dengan model linier dan kuadratik. Koefisien determinasi dari model menunjukkan tingkat kecocokan dari model. Hasil menunjukkan bahwa model kuadratik memiliki kecocokan yang lebih baik dibandingkan model linier. Model linier terbaik adalah model dengan sifat fisik panjang dengan koefisien determinasi 0.59, sedangkan model kuadratik terbaik adalah model dengan sifat area proyeksi tegak lurus panjang dengan koefisien determinasi 0.62. Nilai koefisien determinasi dari semua model yang berada di sekitar 0.6 menunjukkan bahwa model matematis yang dibuat tergolong moderat.
Performance Analysis of Horizontal Axis Wind Turbine as a Pump Energy Source for Agricultural Irrigation using Homer Software Ropiudin, Ropiudin; Carollina, Tania; Priswanto, Priswanto; Syska, Kavadya
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.01

Abstract

The high cost of fuel has become a significant challenge for farmers in operating water pumps for irrigation in agricultural fields. The pumps are rendered economically inefficient due to the associated high operational costs. Therefore, the proposed solution to address this issue is the utilization of wind energy. Wind energy is converted into electrical energy to power water pumps. This research aims to: determine the average power in the wind use statistical method based on the average of windspeed, evaluate the efficiency of wind power generators, and select the appropriate wind turbine type for installation in the Kedungweru region, Kebumen, Central Java. The study was conducted at the Wind Power Plant (PLTB) in Kedungweru Village, Kebumen Regency, Central Java, and the Laboratory of Thermal Systems Engineering and Renewable Energy at Jenderal Soedirman University. Sampling methods included measuring wind speed, voltage, and current, as well as data from the Hybrid Optimization of Multiple Energy Resources (HOMER) software. The variables of this research were maximum/minimum/average wind speed, electric pump load, power generated by the wind power plant, and the efficiency of wind turbine performance. The results of the study indicate that Kedungweru has a relatively good wind energy potential, with an average wind speed of 4.79 m/s. From the HOMER simulation using 2 AWS HC 650 W wind turbines, the generated electrical energy reached 2,543 kWh/year. Additionally, the simulation showed an electrical surplus of 33.2%, indicating a well-performing system as almost all generated energy can be efficiently utilized without wastage. Thus, the use of wind energy as a renewable resource for irrigating agricultural fields can be an efficient and economical solution to address the high operational costs resulting from expensive fuel prices.
Rancang Bangun Sistem Taksasi Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Berbasis Android Nugraha, Adittia Hary; Thoriq, Ahmad; Pratopo, Lukito Hasta; Sampurno, Rizky Mulya; Afrizal, Sulwani Husna
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.10

Abstract

Aktivitas panen dan pasca panen Tandan Buah Segar (TBS) merupakan salah satu bagian penting pada industri kelapa sawit. Kegiatan rutin yang dilakukan sebelum panen adalah taksasi atau taksiran tak pasti yang bertujuan untuk mengetahui perkiraan jumlah produksi TBS yang akan dipanen dalam suatu blok. Kegiatan taksasi biasanya dilakukan satu hari sebelum kegiatan panen. Proses taksasi saat ini masih dilakukan dengan pencatatan data secara manual oleh petugas taksasi yang kemudian data dimasukan ke dalam Microsoft excel sehingga dapat dilakukan proses perhitungan prediksi TBS. Penelitian ini bertujuan melakukan rancang bangun sistem taksasi TBS berbasis aplikasi Android. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini antara lain 1) identifikasi kebutuhan sistem, 2) pengumpulan informasi dan data, 3) pemetaan kebutuhan sistem, 4) perancangan program, 5) pembuatan aplikasi, 6) pengujian aplikasi, 7) perbaikan dan peningkatan. Aplikasi yang telah dibuat terdiri atas frontend dan backend. Frontend merupakan tampilan aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa react native, sedangkan backend merupakan program yang berjalan di server untuk menjalankan fitur dan menghubungkan user ke database dan dibuat dengan menggunakan framework express js.  Hasil pengujian dengan menggunakan metode blackbox menunjukkan bahwa fitur Android yang dibuat berjalan dengan baik dan aplikasi sudah dapat digunakan untuk kegiatan taksasi di lapangan.
Estimation of Shelf Life of Pegagan Tea (Centella asiatica (L) Urban) using Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) Method with Arrhenius Model Syska, Kavadya; Ropiudin, Ropiudin; Rudiyanti, Etik; Nurhayati, Asti Dewi; Wahdah, Fatimah
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.02

Abstract

This research aimed to evaluate the shelf life of pegagan (Centella asiatica (L) Urban) tea using the Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) method by applying the Arrhenius Model since its widely known for its various health benefits, including its ability to enhance cognitive function and exhibit antioxidant effects. The ASLT method was employed to accelerate the chemical and physical changes in the product, thereby enabling a shorter estimation of shelf life compared to conventional methods. In this research, samples of pegagan tea were packaged in paper sacks, aluminum foil, and vacuum-sealed plastic and stored at temperatures of 15, 30, and 45 °C for 28 days, with observations conducted every 7 days. The Arrhenius Model was utilized to predict the rate of chemical reactions in the product, taking into account the temperature's influence on these changes. The data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) at a 5% confidence level. If the ANOVA results showed significant differences, Duncan Multiple Range Test (DMRT) was further conducted. The results of the observations indicated that storage temperature and packaging type significantly influenced the yield value and pH value, but had no significant effect on the moisture content of pegagan tea. The estimated shelf life of pegagan tea for 28 days using paper sack packaging at temperatures of 15, 30, and 45 °C was 173, 616, and 195 days, respectively. For aluminum foil packaging, the estimated shelf life was 189, 661, and 205 days at the same temperatures. As for vacuum-sealed plastic packaging, the estimated shelf life was 551, 192, and 597 days at the respective temperatures. The findings of this research are expected to provide valuable information for manufacturers and consumers regarding the shelf life of pegagan Tea. Additionally, the research aims to offer a scientific basis for appropriate packaging and storage practices to better maintain the product's quality.
Ekstraksi Minyak Daun Kemangi (Occmum basilicum L.) Menggunakan Metode Microwave Assisted Hydrodistillation Tanrisannah, Tanrisannah; Febryanti, Amalyah; Chadijah, Sitti
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.07

Abstract

Ekstraksi minyak daun kemangi menggunakan metode Microwave Assisted Hydrodistillation (MAHD) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dan waktu yang baik yang diperlukan untuk mengekstraksi minyak daun kemangi sehingga rendemen yang tinggi dihasilkan. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode MAHD dengan pelarut air dan daya (400, 500, dan 600 W) serta waktu (30, 45, dan 60 menit). Karakterisasi minyak atsiri meliputi identifikasi warna, berat jenis, indeks bias dan kelarutan dalam alkohol 80% dan analisis GC-MS. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini rendemen tertinggi minyak kemangi dengan metode MAHD sebesar 1.16% dengan daya 500 W selama 45 menit. Minyak kemangi yang dihasilkan berwarna kuning dengan indeksbias 1.48 dan berat jenis 0.95 g/m3. Minyak ini tampak keruh ketika dilarutkan dalam etanol sehingga diduga minyak atsiri yang diekstrak ini belum terlalu murni. Hasil analisis GC-MS dengan waktu retensi 30 menit menunjukkan bahwa minyak kemangi mengandung senyawa sitral (46.19%); neral (55.97%); geraniol (2.99%); geranil asetat (0.78%); dan linalool (0.76%). Dengan demikian, ekstraksi dengan metode ini sangat perlu dikembangkan agar kualitas minyak atsiri yang diperoleh lebih baik lagi.
Enhancing Vegetative Growth and Nutrient Assimilation Through Nano-Biofertilizers Jourabchian, Samaneh; Farshchian, Ahmadreza; Shams, Zohreh; Asgharzahed, Maryam
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.03

Abstract

This study, conducted at Zabol University in Iran during 2019-2020, aimed to investigate the effects of drought stress and various fertilizer treatments on the growth, nutrient assimilation, and essential oil production of rosemary (Rosmarinus officinalis L.). The second year of the experiment yielded the most favorable growth results, attributed to the establishment of mature root systems. Drought stress negatively impacted growth parameters, but the application of nano-bio-fertilizers and bio-fertilizers mitigated these adverse effects. Under drought stress conditions, there was a decrease in leaf nitrogen and phosphorus levels, while potassium levels increased. The utilization of biological and nano-biological fertilizers enhanced the nutritional environment, stimulating root growth and improving soil conditions. Intriguingly, drought stress led to an increase in the production of secondary metabolites, including essential oil. Both nano-systemic and biological fertilizers further augmented essential oil yield, demonstrating their efficacy in high-stress conditions. Additionally, this research identified a negative correlation between plant growth and essential oil percentage. The strategic application of fertilizers has the potential to counteract the detrimental impacts of drought stress, optimizing rosemary's growth and essential oil yield. 
Quality Changes of Button Mushrooms (Agaricus bisporus) Under Different Storage Conditions Fadhallah, Esa Ghanim; Herdiana, Novita; Susilawati, Susilawati; Zulferiyenni, Zulferiyenni
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.04

Abstract

Button mushrooms (Agaricus bisporus) have become an attractive agricultural product due to their high nutritional value and use as food. However, since it has a low shelf life, further storage condition needs to be studied. This research investigated the quality changes of button mushrooms under different storage conditions. The mushrooms were stored both in cold and room temperature. The treatments used are different packaging materials such as Styrofoam, polyethylene, and edible coating, where the unpacked mushroom is used as control. Observed parameters are sensory, water content, and weight loss. Button mushrooms with edible coating at cold and room temperature storage were determined as the best treatment that resulted in the lowest decrease in weight loss and water content. Based on this study, the recommended storage condition for button mushrooms is using edible coating in cold temperatures.
Aplikasi Edible Coating Gel Lidah Buaya (Aloe vera L.) dengan Gliserol dan Tingkat Kematangan Terhadap Kualitas Cabai (Capsicum annum L.) Pasca Panen Hayati, Rita; Hasanuddin, Hasanuddin; Nasution, Ummi Khairiah
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.05

Abstract

Cabai (Capsicum annum L.) merupakan salah satu hasil produk pertanian yang mudah rusak dan mempunyai daya simpan singkat yang disebabkan oleh kerusakan mekanis, fisik, fisiologis dan pembusukan. Salah satu upaya untuk mempertahankan kualitas cabai yaitu edible coating dengan menambahkan lidah buaya karena memiliki kelebihan dapat memperbaiki penampilan, mengurangi tingkat kebusukan, memperbaiki flavor, tekstur, dan warna. Edible coating perlu ditambahkan plasticizer yang berfungsi untuk mengatasi sifat kerapuhan lapisan coating, salah satu plasticizer yang dapat digunakan yaitu gliserol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi edible coating gel lidah buaya dengan gliserol, tingkat kematangan, dan bagaimana kedua faktor tersebut saling berinteraksi terhadap kualitas cabai pascapanen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua variabel, yaitu variasi gel lidah buaya dengan gliserol dan tingkat kematangan. Pengamatan dilakukan selama dua puluh satu hari. Parameter yang diamati adalah susut bobot, kadar air, kadar vitamin C, pengukuran kejernihan warna, warna merah a, warna biru b, kadar capsaicin, uji organoleptik terhadap warna luar, tekstur, bau dan penerimaan umum. Terdapat interaksi antara edible coating gel lidah buaya dengan gliserol dan tingkat kematangan terhadap kualitas cabai pasca panen yang berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar vitamin C, warna L (kecerahan), warna a (merah), warna b (kuning), kadar capsaicin dan organoleptik pada aroma pada cabai. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan 445 ml gel lidah buaya dengan 55 ml gliserol dengan tingkat kematangan merah.
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Carboxymethyl Cellulose (CMC) Terhadap Edible Coating Berbasis Glukomanan Umbi Porang Pada Produk Bakso Sapi Herdiana, Novita; Suharyono, Suharyono; Utomo, Tanto Pratondo; Afifah, Nida Rafa
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.06

Abstract

Edible coating dapat dibuat dari polisakarida pati umbi porang yang mengandung glukomanan tinggi. Glukomanan mengandung polisakarida mannan yang memiliki kemampuan membentuk lapisan film, namun masih perlu dilakukan penambahan Carboxymethyl Cellulose (CMC) agar dapat membentuk lapisan film yang lebih kokoh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Carboxymethyl Cellulose (CMC) terhadap edible coating yang diaplikasikan pada produk bakso sapi.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu konsentrasi Carboxymethyl Celulose (CMC) 0, 1, 2, 3, 4, 5, dan 6%. Setiap perlakuan diulang 3 kali. Data yang diperoleh diuji kesamaan ragamnya dengan uji Bartlett dan kenambahan data diuji dengan uji Tuckey. Data kemudian dianalisis sidik ragam dan seluruh data diolah lebih lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Pemilihan perlakuan terbaik menggunakan metode De Garmo berdasarkan hasil dari uji skoring, untuk selanjutnya di uji SEM. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan terbaik adalah dengan penambahan konsentrasi CMC 2% pada edible coating mendapatkan nilai pH sebesar 7.47, nilai viskositas sebesar 109,466 cP dan nilai pH bakso, tekstur bakso dan pengujian sesori mengalami penurunan selama penyimpanan suhu ruang, namun lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya.
Uji Eksperimental Kualitas Garam Berbasis Variasi Putaran Dan Waktu Pengadukan Pada Mesin Pengolahan Garam Kapasitas 25 kg/jam Hasibuan, Musta'anul Husaini; Siregar, Tika Hafzara; Sutoyo, Edi; Sutisna, Setya Permana
Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems - Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol. 11 No. 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.03.08

Abstract

GAKI (Gangguan Akibat Kekurangan Iodium) merupakan masalah kesehatan serius yang menyebabkan kualitas hidup dan perkembangan individu. Uji Eksperimental terhadap kualitas kadar garam berbasis variasi putaran dan waktu pengadukan penting untuk membantu mencegah GAKI, dengan mempertahankan nilai baume dari air tua pencuci garam pada nilai 25-28. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas kadar garam yang dihasilkan oleh mesin pengolahan garam dengan variasi putaran (40, 80, dan 120 rpm) dan waktu pengadukan (10, 15, dan 20 menit) dengan kadar awal yang digunakan dalam penelitian sebesar 85.67%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi putaran dan lama pengadukan sangat berpengaruh terhadap kualitas kadar garam. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kecepatan putaran mesin 120 rpm dan lama pengadukan dibawah 10 Menit mendapatkan kenaikan kadar garam yang optimal sebesar 6.88% menjadi 91.55%.

Page 1 of 1 | Total Record : 10