Claim Missing Document
Check
Articles

Generator Magnet Permanen Sebagai Pembangkit Listrik Putaran Rendah Prasetijo, Hari; Ropiudin, Ropiudin; Dharmawan, Budi
Dinamika Rekayasa Vol 8, No 2 (2012): Dinamika Rekayasa - Agustus 2012
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.dr.2012.8.2.106

Abstract

Development renewable energy as electrical energy need to be followed by provision of low speed generator, especially for small-scale use of alternative energy. This study discusses the design of low speed synchronous generator using permanent magnets for producing magnetic flux in the rotor. Stator coils are designed so that on the rotation of 500 rpm generator can produce 5 watts output power at 3 phase voltage 12 Vac.
Pemanfaatan Metode Kalman Filter Diskrit untuk Menduga Suhu Udara Tengger, Billy Arifa; Ropiudin, Ropiudin
Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/square.2019.1.2.4202

Abstract

Suhu adalah variabel fisik yang perlu diketahui secara tepat untuk penggunaan tertentu. Suhu adalah derajat panas dan dingin suatu benda. Derajat panas dan dingin ini dipengaruhi oleh enthalpi (energi) yang dimilki suatu zat. Pendugaan suhu udara dapat memberikan manfaat untuk aktivitas pada beberapa bidang, seperti: pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Metode Kalman Filter Diskrit merupakan salah satu metode matematika yang dapat digunakan untuk menduga data di masa yang akan datang. Kalman Filter Diskrit memiliki keunggulan mampu menduga suatu kondisi berdasarkan data terbatas. Data pengukuran terbaru menjadi suatu bagian terpenting dalam algoritma Kalman Filter, karena data tersebut akan mengkoreksi data hasil pendugaan, sehingga hasil pendugaan selalu mendekati kondisi sesungguhnya. Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan menggunakan metode Kalman Filter Diskrit untuk menduga suhu udara diperoleh ketepatan pendugaan nilai suhu udara di atas 95%. Pedugaan dilakukan secara harian dan bulanan. Dengan demikian Kalman Filter Diskrit mampu dan handal untuk pendugaan suhu udara secara harian, bulanan, bahkan tahunan.
ANALISIS KENAIKAN TAGIHAN LISTRIK SELAMA PENDEMI COVID-19 BERDASARKAN PERILAKU KONSUMTIF ENERGI LISTRIK DI INDONESIA Rosyid Ridlo Al Hakim; Ropiudin; Achmad Muchsin; Faridah Satya Lestari
JURNAL CAFETARIA Vol 2 No 1 (2021): JURNAL CAFETARIA
Publisher : Program Studi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/akuntansi.v2i1.279

Abstract

Sejumlah pelanggan PLN mengeluhkan akan kenaikan tagihan listrik pada awal Juli 2020. Sejak awal Julilalu, banyak keluhan masyarakat tentang naiknya tagihan listrik selagi pandemi Covid-19 di Indonesia.Skema tagihan listrik ini menggunakan 40% pada Bulan Juni 2020, yang kemudian baru dibayarkansecara bertahap pada Bulan Juli, Agustus, September. Adanya kenaikan tagihan dikarenakan perubahanperilaku masyarakat yang menggunakan listrik selama pandemi Covid-19. Metode penelitian kuantitatifdengan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Hasil sebanyak 137 orang yang mengalamikenaikan tagihan (90,5%) dengan 67,9% responden merupakan pelanggan prabayar, dan kenaikan tagihanlistrik yang diakibatkan oleh aktivitas-aktivitas yang lebih mengkonsumsi daya listrik yakni lebih seringberada di depan komputer/laptop dan terhubung ke internet sebanyak 28,5%, menonton TV/Filmsebanyak 11,7%, membuka platform daring multimedia sebanyak 9.5%. Nilai skala ordinal dari perilakuyang tergolong dalam kategori lebih banyak menggunakan energi listrik cukup berpengaruh terhadaptagihan listrik (kategori A1) 2,883 yang berarti cukup. Perlunya kesadaran masyarakat akan upaya-upayauntuk menghemat energi listrik selama pandemi Covid-19 (Work from Home) dan agar selalu melakukanpengecekan berkala pada penggunaan listrik di rumah.
Pengaruh Jadwal Irigasi dan Dosis Pupuk Organik Terhadap Sifat Fisik Tanah dan Pertumbuhan Serai Wangi Wijaya, Krissandi; Mustofa, Asna; Hardanto, Afik; Sumarni, Eni; Sudarmaji, Arief; Sulistyo, Susanto Budi; Kuncoro, Purwoko Hari; Siswantoro, Siswantoro; Margiwiyatno, Agus; Ropiudin, Ropiudin; Ritonga, Abdul Mukhlis; Novitasari, Dian
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2021.009.03.08

Abstract

Serai wangi memiliki nilai ekonomi sangat tinggi dan dapat dibudidayakan pada berbagai kondisi lahan. Lahan marginal umumnya kurang subur, kecuali setelah direhabilitasi melalui pengelolaan irigasi tepat dan pemupukan berimbang. Integrasi parameter kualitas lahan/tanah marginal yang direhabilitasi terhadap paremeter produktivitas serai wangi, yang sejauh ini belum banyak dikaji, mutlak diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh variasi jadwal irigasi dan dosis pupuk organik terhadap sifat fisik tanah dan pertumbuhan serai wangi. Sebanyak 9 demplot serai wangi (luas: @9 m2, jenis tanah: Inceptisol) disiapkan untuk 2 taraf perlakuan, yaitu variasi jadwal irigasi [per hari (SI1), per 3 hari (S13), per 5 hari (SI5)] dan variasi dosis pupuk organik [15 ton/ha (PO1), 25 ton/ha (PO2), 35 ton/ha (PO3)]. Variabel yang diamati meliputi pertumbuhan serai wangi [jumlah batang (JB), tinggi tanaman (TT), jumlah daun (JD)], sifat fisik tanah [kadar air basis Volume (θ), kerapatan isi (rb), permeabilitas (Ks)], serta debit irigasi dan curah hujan. Data pengamatan dianalisis secara statistik (ANOVA, α = 0.05) dan ditampikan secara grafis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jadwal irigasi dan dosis pupuk organik berpengaruh nyata terhadap JB, TT, dan JD serai wangi dengan nilai optimal masing-masing terdapat pada SI3PO3 (20.17 batang), SI1PO3 (137.83 cm), dan SI3PO3 (92.25 helai). Dilihat dari sifat fisik tanah, hanya dosis pupuk organik yang berpengaruh nyata, terutama terhadap θ, dengan nilai optimal terdapat pada PO2 (0.380 cm3/cm3). Kombinasi jadwal irigasi per-3-hari (SI3) dan dosis pupuk organik 35 ton/ha (PO3) sangat potensial untuk diaplikasikan pada budidaya serai wangi di lahan marginal.
ERROR ANALYSIS ON DETERMINATION OF SPECIFIC HEAT OF AGRICULTURAL PRODUCTS USING MIXTURE METHOD Ropiudin .; Budi I. Setiawan; Radite P.A. Setiawan
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 20 No. 1 (2006): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.020.1.%p

Abstract

ABSTRACT This paper reporting method of error analysis in determination of specific heat of agricultural product using mixture method. There are six Variables evaluated on error measurement, those are: mass of water, mass of simple, equilibrium temparature, water temparature, sample temparature and calorimeter temperature. As the results of experiment on potatoes and carrot, calorimeter temperature gave biggest error contribution based on simulation conducted using Visual Basic Application (VBA) at Microsoft Word. Keyword: error analysis, Specific heat, VBA
Pengaruh Proporsi Sukrosa dan Lama Osmosis Terhadap Kualitas Sari Buah Naga Putih (Hylocereus undatus) Krissandi Wijaya; Asna Mustofa; Afik Hardanto; Eni Sumarni; Arief Sudarmaji; Susanto Budi Sulistyo; Purwoko Hari Kuncoro; Siswantoro Siswantoro; Agus Margiwiyatno; Ropiudin Ropiudin; Abdul Mukhlis Ritonga; Dian Novitasari
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.866 KB)

Abstract

Sari buah adalah cairan yang dihasilkan dari pemerasan atau penghancuran buah segar yang telah masak. Proses pengolahan produk sari buah umumnya masih dilakukan secara sederhana yaitu dengan metode ekstraksi osmosis. Ekstraksi dengan metode osmosis merupakan ekstraksi yang dilakukan dengan penambahan sukrosa. Pada metode osmosis, buah-buahan direndam dengan bahan atau sukrosa yang mempunyai tekanan didalam lebih tingggi, sehingga air dari dalam bahan akan keluar kearah media untuk menyeimbangkan tekanan osmosis. Ekstraksi menggunakan gula lalu didiamkan pada suhu rendah yang kemudian terjadi pengeluaran air dari dalam sel buah, sehingga rasa dan aroma yang dihasilkan murni dari buah yang diekstraksi. Dengan menggunakan variasi jumlah proporsi sukrosa dan lama osmosis masing-masing sebesar 1:0.5, 1:0.75, dan 1:1 kemudian lama osmosis yang ditambahkan 12 jam, 24 jam, 36 jam dan 48 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah sari buah naga dengan proporsi buah:sukrosa adalah 1 : 0.5 dan lama osmosis 48 jam. Hasil pengujian untuk kualitas tidak jauh mengalami perbedaan yang signifikan yaitu meliputi pH yang berkisar 3,88 – 4,35, Total Gula 5- 9,73 %brix, dan Total Padatan Terlarut 10 – 10,3 %brix. Kata kunci : Ekstraksi Osmosis, Proporsi buah naga dan sukrosa,  Sari Buah Naga
Disain dan Uji Kinerja Pendingin Evaporatif Tipe Aliran Searah Menggunakan CFD (Computational Fluid Dynamics) Hikmah Yuliasari; Kavadya Syska; Ropiudin Ropiudin
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 10, No 3 (2021): September
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v10i3.338-350

Abstract

 After harvesting, fruits will change due to physiological, physical, chemical, and microbiological influences, and they are living materials. Therefore, it is necessary to know how to harvest and handle fresh fruits and their storage conditions to handle the fruits after harvesting so that the quality of the products can be maintained. One of the first treatments in the fruit cold chain is evaporative cooling. In order to get an evaporative cooling system that has an even temperature distribution, it is necessary to make a spatial model when designing an evaporative cooling system using CFD (Computational Fluid Dynamics). The objectives of this research are: (1) design of direct flow type evaporative cooling systems and (2) test the performance of direct flow type evaporative coolers. This research method uses design methods, experiments, and computer simulations. The results showed the performance of the evaporative cooler system in the scenario with the roof on, the highest effectiveness value was 1.198, the highest approximation value was 2.832, and the highest range value was 4.589. In the scenario without a roof on the evaporative cooler system, the highest effectiveness value was 1.767, the highest approach value was 2.139, and the highest range value was 4.835. The CFD analysis in the scenario with a roof had the highest temperature value of 25.9 ° C and the lowest temperature of 21.9 ° C, while the CFD analysis in the scenario without roof had the highest temperature of 23.7 ° C and the lowest temperature of 20.4 ° C. Keywords: CFD, direct flow type,  evaporative cooler, quality, fruit
Perpindahan Panas pada Pengering Tipe Drum Berputar pada Kondisi Tanpa Beban Kavadya Syska; Ropiudin Ropiudin
Agroteknika Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/agroteknika.v3i1.68

Abstract

Pengering tipe drum berputar yang dikembangkan merupakan sistem yang terdiri atas empat subsistem yaitu: tungku pembakaran, tangki air, penukar panas, dan silinder pengering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pindah panas pengering tipe drum berputar, besarnya kehilangan panas, dan efisiensi termal sistem selama proses pengeringan tanpa beban. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik pada pengering tipe drum berputar. Variabel penelitian meliputi: (a) variabel pengukuran yaitu perubahan suhu pada masing-masing subsistem, spesifikasi geometri pengering, suhu lingkungan, dan (b) variabel perhitungan meliputi koefisien konveksi bahan, kehilangan panas, dan efisiensi termal. Pengukuran dilakukan setiap 10 menit dan diakhiri pada saat suhu masuk silinder pengering konstan. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan persamaan pindah panas sehingga diperoleh nilai pindah panas untuk mengetahui besarnya nilai kehilangan panas dan efisiensi sistem. Hasil penelitian menunjukkan mekanisme pindah panas pada pengering tipe drum berputar terjadi secara konduksi dan konveksi. Total panas yang hilang pada subsistem tungku pembakaran 261,270 MJ, subsistem tangki air 20,416 MJ, subsistem penukar panas 0,017 MJ, dan subsistem silinder pengering 0,577 MJ. Efisiensi termal pada subsistem tungku pembakaran 30,17%, subsistem tangki air 74,30%, subsistem penukar panas 99,97%, dan subsistem silinder pengering 99,02%. Efisiensi total sistem terhadap besarnya bahan bakar yang diberikan adalah 75,87%.
Pemanfaatan Metode Kalman Filter Diskrit untuk Menduga Suhu Udara Billy Arifa Tengger; Ropiudin Ropiudin
Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/square.2019.1.2.4202

Abstract

Suhu adalah variabel fisik yang perlu diketahui secara tepat untuk penggunaan tertentu. Suhu adalah derajat panas dan dingin suatu benda. Derajat panas dan dingin ini dipengaruhi oleh enthalpi (energi) yang dimilki suatu zat. Pendugaan suhu udara dapat memberikan manfaat untuk aktivitas pada beberapa bidang, seperti: pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Metode Kalman Filter Diskrit merupakan salah satu metode matematika yang dapat digunakan untuk menduga data di masa yang akan datang. Kalman Filter Diskrit memiliki keunggulan mampu menduga suatu kondisi berdasarkan data terbatas. Data pengukuran terbaru menjadi suatu bagian terpenting dalam algoritma Kalman Filter, karena data tersebut akan mengkoreksi data hasil pendugaan, sehingga hasil pendugaan selalu mendekati kondisi sesungguhnya. Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan menggunakan metode Kalman Filter Diskrit untuk menduga suhu udara diperoleh ketepatan pendugaan nilai suhu udara di atas 95%. Pedugaan dilakukan secara harian dan bulanan. Dengan demikian Kalman Filter Diskrit mampu dan handal untuk pendugaan suhu udara secara harian, bulanan, bahkan tahunan.
Pengaruh Kadar Perekat Molase dan Lama Pengeringan terhadap Proses Pembuatan Biobriket dari Tempurung Kelapa dan Sekam Padi Andesta Celya Harlina; Ropiudin Ropiudin; Abdul Mukhlis Ritonga
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 2 No 2 (2021): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.744 KB) | DOI: 10.20884/1.jaber.2021.2.2.4984

Abstract

Biobriquette is an alternative fuel that is environmentally friendly because it uses organic materials. Wastes that can be used for biomass briquettes include agricultural wastes such as coconut shells and rice husks. Briquettes are also made using certain adhesives as a hardener in briquettes. The purpose of this study was to determine the effect of molasses adhesive content and drying time on the quality of biobriquette manufacture, with this study useful for reducing energy use to be used as fuel, reducing coconut shell and rice husk waste, and also knowing the molasses adhesive content and drying time required. appropriate for the manufacture of biobriquettes. In this study, there were 2 factorials, namely the amount of molasses adhesive content of 30%, 40%, 50% and drying time of 5 hours, 6 hours, 7 hours with a combination of both treatments. Testing the characteristics of biobriquettes includes the value of water content, ash content, volatile matter, density, and combustion rate. Parameters used as reference are in accordance with Indonesian briquette quality standards. From the results of the research, it is known that the molasses adhesive content and the appropriate drying time are K1W3 samples with an adhesive content of 30% and a drying time of 7 hours because of the lowest water content value and also produces good and durable briquettes when burning briquettes.
Co-Authors A.H. Syaeful Anwar Abdul Mukhlis Ritonga Abdul Mukhlis Ritonga Achmad Muchsin Agung Pangestu Agung Pangestu Agus Margiwiyatno Agus Margiwiyatno Ahmad Luqman Hakim, Ahmad Luqman Al Hakim, Rosyid R Al-Hakim, Rosyid Ridlo Alfiana, Yulia Eva Aminuddin, Jamrud Andesta Celya Harlina Andri Susanto Anjar Safitri Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji, Arief Arief, Yanuar Z. Ariep Jaenul Arifah, Ika Nur Asep Budiman Asna Mustofa Aulia, Risfa Ayuningtyas, Syella Aditya Azzizzah, Frida Amriyati Billy Arifa Tengger Budi Dharmawan Budi I. Setiawan Carollina, Tania Dhimas Oki Permata Aji Dian Novitasari Dian Novitasari Dian Windy Dwiasi Dian Windy Dwiasi Eni Sumarni Eni Sumarni Estiningrum, Diyah Palupi Faridah Satya Lestari Fenny Aprilliani Fenny Aprilliani Feriani Budiyah Fidelia, Tiara Aghna Hakim, Ahmad Halimah Setia Budi Lestari Hamidi, Ahmad Luthfi Hanis Adila Lestari Hardanto . Hari Prasetijo Hexa Apriliana Hidayah Hexa Hidayah Hidayati, Rima Hikmah Yuliasari Ichsani Islam Insani, Choerul Irawadi, Irawadi Islami, Ichsani Nurul Istiqomah, Kholifatun Janah, Sofia Nur Kavadya Syska Khirnika, Asvi Krissandi Wijaya Krissandi Wijaya Krissandi Wijaya Kuncoro, Purwoko Hari Kurniawan, Anri Lasimin Lestari, Hanis Adila Maskuri, Khasan Masrukhi Masrukhi Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Muhammad Rifqi Mujihal Edo Romadhon Najib, Akmal Auladi Nita Saniah Nuroniah Nurhayati, Asti Dewi Permatasari, Ratna M. Poppy Arsil Pranoto, Restu Aji Saripwijaya Priswanto Priswanto, Priswanto Priswanto, Priswanto Purwoko Hari Kuncoro Purwoko Hari Kuncoro Purwoko Hari Kuncoro Purwoko Hari Kuncoro Qodriyah, Laelatul Radite P.A. Setiawan Reza Kusuma Nurrohman Ridlo, Abdullah Ritonga, Abdul M Ritonga, Abdul Mukhlis Rizqon Halal Syah Aji, Rizqon Halal Riztina Dwi Setyasih Romadhon, Mujihal Edo Rony, Zahara Tussoleha Rostaman Rosyid Ridlo Al-Hakim Rudiyanti, Etik Saputra, Sentana W. Sidiq, Miftakhul Hafidz Siswantoro Siswantoro Siswantoro Siswantoro Soolany, Christian Subekti, Ilyas Sudrajat, Amel Okky Sukesi, Rina Susanto Budi Sulistyo Susanto Budi Sulistyo Susanto Budi Sulistyo Susanto Budi Sulistyo Toibah, Toibah Verry Verry Wahab, Luthfi Wahdah, Fatimah Wati, Aulia Septia Wulandari, Elsa Yanti, Andina Lies Yanuar Arief Yuwono, Triat Adi Zahroh, Inarotul