cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rekayasa Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2016)" : 10 Documents clear
Kajian Kinerja Operasional Dan Pelayanan Angkutan Karyawan Di Kawasan Industri Jababeka I Cikarang Pratama, Panji Pasa; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.047 KB)

Abstract

Kabupaten Bekasi memiliki salah satu kawasan industri yang terbesar di Indonesia yaitu Kawasan Industri Jababeka Cikarang yang telah memberikan fasilitas angkutan karyawan bagi tenaga kerjanya. Namun kenyataannya angkutan karyawan yang ada belum bisa mengakomodir seluruh karyawan yang ada di kawasan industri tersebut khususnya Kawasan Industri Jababeka I Cikarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting kinerja operasional dan pelayanan angkutan karyawan, mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingan menurut persepsi pengguna jasa, serta membuat rekomendasi guna peningkatan pelayanan angkutan karyawan di kawasan industri Jababeka I Cikarang. Kajian ini menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan model regresi linier berganda. Hasil penelitian ini yaitu ada 2 jalan utama yang dilalui angkutan karyawan yaitu jalan tol dan jalan biasa,ada 9 rute dengan jumlah armada sebanyak 120 yang melayani 14 perusahaan di Kawasan Industri Jababeka I Cikarang. Dari hasil analisis dengan metode Importance Performance Analysis terdapat 10 variabel sebagai prioritas utama perbaikan (Kuadran I). Kemudian dianalisis dengan regresi linier hasilnya hanya ada 7 variabel yang berpengaruh terhadap kinerja pelayanan angkutan karyawan dengan R 2 = 0,934 dan persamaan regresi linier berganda : Y = 2,034 + 1,621X2 + 1,039X4 + 1,311X5 + 0,829 X6 + 1,046X7 + 1,877X8 + 1,619X10. Dapat ditarik kesimpulan bahwa 3 variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja pelayanan angkutan karyawan yaitu yang pertama variabel X8 (Fasilitas Kebersihan( Tong Sampah)), yang kedua variabel X2 (Keterampilan Mengemudikan Kendaraan), dan yang ketiga variabel X10 (Umur Kendaraan). 
Dynamic Analysis Of Ultimate State For Bridges With Multiple Restrainers Desy Setyowulan
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.232 KB)

Abstract

This paper presents the dynamic analysis of ultimate state for simply-supported bridges with multiple restrainers. Two types of restrainers were installed in bridge, including of restrainer Type 1 and Type 2 which were assembled between adjacent decks and between decks to column, respectively. The effectiveness of multiple unseating prevention devices in simply supported bridges were examined in numerically by using the Vector Form Intrinsic Finite Element (VFIFE). Ground motion recorded during 1999 Taiwan Chi-Chi Earthquake was selected in order to investigate the seismic behavior of the target bridges. According to the numerical results, it was found that installation of restrainer type 1 independently has a better result in protecting the deck of bridges from unseating and column failure. 
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) Dalam Perhitungan Debit Limpasan Di Das Kamoning Kabupaten Sampang Wijatmiko, Indradi; A., M. Ruslin; Pudyono, Pudyono; Amrullah, Usri
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1445.812 KB)

Abstract

Kabupaten Sampang yang dilalui sungai Kamoning sepanjang + 30 Km dengan kecamatan kota sebagai daerah hilir yang seringkali meluap. Oleh karena itu Analisa pengumpulan data dan analisa hidrologi merupakan pijakan awal yang sangat menentukan efektifitas dari langkah perencanaan dan rekayasa di bidang keairan pada DAS Kamoning. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan metode yang dapat digunakan dalam melakukan analisa hidrologi dengan berbasis data spasial, khususnya dalam menghitung debit limpasan akibat banjir. Metode yang dipakai dalam menghtiung debit limpasan akibat hujan menggunakan metode Rasional, dengan data awal yang dipergunakan berupa peta tata guna lahan, topografi, peta batas administrasi, dan data hidrologi berupa data curah hujan harian. SIG digunakan untuk menghitung variabel-variabel dalam persamaan metode rasional dengan analisa overlay, dan analisa proximity yang telah tersedia dalam ArcGis 10.1. perhitungan dilakukan dengan dua cara yaitu dengan SIG dan cara manual, dengan maksud untuk mengetahui sejauh mana perbedaan proses dan hasil perhitungan dengan kedua cara tersebut. Pengolahan SIG memperoleh hasil perhitungan berupa luas DAS sebesar + 397,8 Km 2 , sedangkan dengan cara manual sebesar + 391 Km 2 . Besar debit rancangan akibat hujan hasil pengolahan SIG untuk periode ulang 2, 5, dan 10 tahun berurutan sebesar 372,913 m /d, 443,993 m 3 /d, dan 485,725 m 3 /d. Sedangkan besar debit rancangan akibat hujan hasil pengolahan dengan cara manual untuk periode ulang 2, 5, dan 10 tahun berurutan sebesar 348,034 M 3 2 /d, 413,263 M /d, dan 452,106 M 3 /d 
Evaluasi Kinerja Operasional Jalur Ganda Kereta Api Antara Bojonegoro – Surabaya Pasarturi Prihatanto, Rusman; Wicaksono, Achmad; Djakfar, Ludfi
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.923 KB)

Abstract

Moda transportasi kereta api memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan moda transportasi lainnya, yaitu diantaranya kemampuan dalam mengangkut penumpang dan barang secara massal.Hal ini dapat terlihat dari semakin meningkatnya moda share angkutan kereta api, baik itu angkutan penumpang maupun angkutan barang. Sehingga diperlukan evaluasi terhadap kapasitas lintas jalur ganda kereta api. Penelitian ini bertujuan mengetahui kapasitas lintas jalur ganda saat ini dan mengetahui kapasitas lintas jalur apabila dilakukan peningkatan terhadap sarana dan prasarana kereta api.Metode yang digunakan adalah metode analitis perhitungan kapasitas lintas berdasarkan kondisi sarana dan prasarana kereta api. Hasil analisis didapatkan nilai kapasitas lintas jalur ganda kereta api antara Bojonegoro – Surabaya Pasarturi berkisar antara 136 KA per hari sampai dengan 242 KA per hari. Level of Service (LoS) termasuk dalam kategori B. Peningkatan kecepatan kereta apimeningkatkan kapasitas lintas yang cukup signifikan yaitu berkisar 26% hingga 62%. Bahkan pada petak jalan rel antara Stasiun Tandes – Stasiun Surabaya Pasarturi kapasitas lintas naik hingga 129%. Memperpendek jarak antar stasiun/menambah petak blok,kapasitas lintas naik sebesar 51%-64%. Dengan mengganti sistem persinyalan kapasitas lintas naik sebesar 18%. 
Perilaku Geser Pada Dinding Panel Jaring Kawat Baja Tiga Dimensi Dengan Variasi Rasio Tinggi Dan Lebar (Hw/Lw) Terhadap Beban Lateral Statik Ari Wibowo; Wisnumurti Wisnumurti; Ribut Hermawan
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.881 KB)

Abstract

Dinding geser merupakan salah satu konsep penyelesaian masalah gempa dalam bidang Teknik Sipil. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan dinding geser bahwa dinding geser tidak boleh runtuh akibat gaya geser. Dinding geser hanya boleh runtuh akibat adanya momen plastis yang menyebabkan timbulnya sendi plastis pada bagian kakinya. Dinding panel jaring kawat baja tiga dimensi yang didesain sebagai dinding struktural salah satu contohnya pada jenis dinding M-Panel yaitu single panel structures (PSM). Dinding M-Panel jenis PSM ini merupakan dinding struktural yang didesain untuk menahan beban lateral. Dinding ini didesain dengan beberapa ketebalan yang sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perilaku geser yang terjadi pada dinding panel jaring kawat baja tiga dimensi seperti dinding M-Panel jenis PSM terhadap beban lateral statik yang dalam hal ini berupa pengujian beban statik (Static Load Test) dengan variasi rasio tinggi dan lebar (Hw/Lw) dinding. Dari hasil penelitian diketahui bahwa perilaku geser (shear behavior) yang dominan terjadi pada dinding dengan rasio tinggi dan lebar dinding (Hw/Lw) = 1. 
Kajian Kinerja Pelayanan Terminal Penumpang Domestik Bandar Udara Kelas 1 Utama Juwata Tarakan Johan Wahyudi; M. Zainul Arifin; Agus Dwi Wicaksono
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1314.189 KB)

Abstract

Terminal penumpang Bandar Udara Kelas 1 Utama Juwata Tarakan yang merupakan Bandar udara pengumpul di provinsi baru Kalimantan Utara serta diberlakukan peraturan baru Kemenhub no. PM 157 tahun 2015. Maka dilakukan kajian mengenai kinerja pada saat ini. Metode yang digunakan adalah metode ImportancePerformance Analysis (IPA), Quality Function Deployment (QFD) dan Analisis Regresi Linier Berganda. Responden adalah penumpang dan dari Pengelola Bandar Udara. Dari analisis IPA diketahui tingkat kinerja pelayanan yang masih perlu ditingkatkan adalah X5, X14, X16, X20, X26, X27, X31, X32, X35. Hasil analisis QFD menghasilkan prioritas penanganan yang harus dilakukan yaitu: Menambah Kekurangan Rambu dan Layout; Pemberdayaan ruang yang belum digunakan; Optimalisasi Ruangan; Penambahan dan pengaturan ulang tempat duduk; Menambah jumlah Personil; Penyesuaian rambu Informasi angkutan lanjutan; Koordinasi dengan pihak provider internet; Penambahan Peralatan Pemeriksaan Keamanan dan penunjang; Pembuatan jalur antrian; Perbaikan rambu fasilitas nursery; Mengoperasikan 2 X–Ray dan 2 Walk Trough Metal Detector; Penambahan fasilitas pembelian tiket online oleh Airline. Berdasarkan analisis regresi linier berganda, diperoleh model Y=36,350+3,765X5+5,397X14+4.204X16+2,293X26+3,522X31+6,737X35. 
Pengaruh Perubahan Microstruktur Beton Akibat Suhu Tinggi Terhadap Lebar Retak Balok Beton Bertulang Edhi Wahyuni Setyowati
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.756 KB)

Abstract

Telah terbukti bahwa beton merupakan material yang tahan terhadap suhu tinggi, pengaruh suhu tinggi akan mengakibatkan perubahan terhadap struktur mikro beton yang akan membawa dampak perubahan sifat sifat fisis dan mekanis beton. Tulisan ini membahas tentang hasil pengamatan terhadap lebar retak maksimum balok beton bertulang 15 cm x 15 cm x 7,5 cm, yang mendapatkan paparan suhu tinggi dan hubungannya dengan perubahan/kerusakan pada struktur mikro beton pasca paparan suhu tinggi pada balok beton bertulang. Pada 400 o C terjadi perubahan struktur mikro beton yang menunjukkan adanya peningkatan silica dan perubahan morfologi yang menunjukkan adanya ikatannyang lebih kompak.,yang mengakibatkan perubahan pada perilaku retak pada beton.Hasil pengamatan menunjukkkan untuk semua variasi tebal selimut beton akan terjadi pengurangan lebar retak dibandingkan dengan suhu yang lain. Hal ini ditunjang dengan adanya bukti hasil pengukuran lebar retak maksimum terjadi pada beban yang lebih besar pada sample yang dibakar pada suhu 400 o C. Pada suhu 600 o C dst. terjadi pengurangan fasa portlandate yang mengindikasikan hilangnya sifat semen sebagai pengikat dan hilangnya kekuatan beton ditandai dengan lebar retak yang sangat besar. 
Eksperimen Dan Analisis Beban Lentur Pada Balok Beton Bertulangan Bambu Rajutan Devi Nuralinah
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.277 KB)

Abstract

Bambu dapat digunakan sebagai tulangan beton pengganti baja yang mempunyai kekuatan tarik tinggi. Dalam penelitian, dilakukan pengujian terhadap beban lentur balok bertulangan dengan variasi jumlah rajutan tulangan bambu. Penambahan tulangan bambu diharapkan dapat meningkatkan kapasitas beban lentur balok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya beban lentur maksimum pada belok beton bertulang dan perbandingannya terhadap beban lentur pada balok bertulangan baja. Pengujian balok berukuran 15x25x170 cm dilakukan terhadap 10 buah benda uji dengan dua beban terpusat. Perawatan dilakukan pada umur 28 hari dengan perendaman selama 7 hari. Faktor air semen yang digunakan sebesar 0.5. Pemberian beban dilakukan dengan interval 0.5 ton sampai tercapai kuat batasnya. Hasil eksperimen dan analisis terhadap keseluruhan benda uji menunjukkan terjadinya peningkatan kapasitas beban dengan penambahan jumlah rajutan tulangan bambu. 
Studi Eksperimental Dan Numerikal Balok Laminasi Glulam Berpenampang I Pratekan Anita Wijaya
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.167 KB)

Abstract

Dalam konstruksi kayu, teknologi yang sedang dikembangkan yakni balok laminasi kayu dengan gaya pratekan. Tujuan pemberian gaya pratekan untuk meningkatkan kapasitas lentur tarik pada balok kayu. Dalam studi eksperimental digunakan adalah kayu Albasia berpenampang I dan 2 buah tulangan besi polos sebagai penyalur gaya pratekan. Ada dua jenis pengujian yang dilakukan yakni uji non-destruktif dan uji destruktif. Uji non-destruktif dilakukan dengan pemberian beban statik bertahap dan getaran bebas dengan tujuan untuk mendapatkan faktor kelakuan, periode getaran, dan frekuensi alami balok. Uji destruktif bertujuan untuk mengetahui daktilitas, gaktor koreksi kekakuan, momen proporsional, dan momen maksimum. Nilai daktilitas rata-rata balok adalah 3.195. Terjadi peningkatan sebesar 10% pada beban maksimum yang dapat dipikul oleh balok setelah diberi gaya pratekan. Berdasarkan studi numerikal, kayu mengalami kelelehan saat mencapai gaya sebesar 17 kN. Dengan pemberian gaya pratekan yang semakin besar meningkatkan kuat lentur balok serta lendutan yang terjadi, selain itu ada pula peningkatan chamber pada balok kayu pratekan. 
Verification Study On Response Analysis Of Truss Bridge Compression Members Lilya Susanti
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.853 KB)

Abstract

Finite element structural analysis of truss bridge model with 2-direction earthquake motion has more significant effect in decreasing the strutural capacity compared to 1-direction motion. The present paper focusses on the significancy investigation of 1-direction and 2-direction earthquake motion to the maximum stress and strain of the compression members. Finite element model of a full truss bridge system was employed. The numerical results were verified using some utimate stress and strain formulae. The result verified that the 2-direction earthquake motion has much more significant effect in decreasing the bridge capacity and the escalation of maximum stress and strain establish the non-linear lines with the ground motion magnification factor. The most severe buckling occured in the members located near the bearing support. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 3 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 3 Vol. 19 No. 2 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 2 Vol. 19 No. 1 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 1 Vol. 18 No. 3 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 3 Vol. 18 No. 2 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 2 Vol. 18 No. 1 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 1 Vol. 17 No. 3 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 3 Vol. 17 No. 2 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 2 Vol. 17 No. 1 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 1 Vol. 16 No. 3 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.3 Vol. 16 No. 2 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.2 Vol. 16 No. 1 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.1 Vol 15, No 3 (2021) Vol. 15 No. 2 (2021) Vol 15, No 1 (2021) Vol 14, No 3 (2020) Vol 14, No 2 (2020) Vol 14, No 1 (2020) Vol 13, No 3 (2019) Vol 13, No 2 (2019) Vol 13, No 1 (2019) Vol 12, No 2 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 11, No 3 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 10, No 3 (2016) Vol 10, No 2 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 2 (2015) Vol 9, No 1 (2015) Vol. 8 No. 3 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 1 (2014) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 2 (2013) Vol 7, No 1 (2013) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 1 (2012) Vol 5, No 3 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 4, No 3 (2010) Vol 4, No 2 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 3, No 3 (2009) Vol 3, No 2 (2009) Vol 3, No 1 (2009) Vol 2, No 3 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 1 (2008) Vol 1, No 1 (2007) More Issue