cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Natural Science: Journal of Science and Technology
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 25411969     EISSN : 23380950     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Natural Science online diterbitkan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universtas Tadulako. Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)" : 13 Documents clear
AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI EKSTRAK KULIT BUAH MENTAH PISANG AMBON (MUSA PARADISIACA VAR.SAPIENTUM) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS Normayunita, Sri; Anam, Syariful; Khumaidi, Akhmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.944 KB)

Abstract

Telah diketahui Bahwa ekstrak etanol kulit buah mentah pisang ambon (Musa paradisiaca var.sapientum) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Ekstrak kulit buah mentah pisang ambon diperoleh melalui ekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 96%, dengan fraksinasi menggunakan metode kromatografi cair vakum, fraksi yang diperoleh dilakukan pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan paper disc. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan fraksi yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan aktivitas tertinggi dan menentukan fraksi yang mempunyai efektivitas hampir sama dengan kontrol positif (tetrasiklin). Data yang diperoleh berupa statistik, dari hasil uji two-way ANOVA menunjukan bahwa secara keseluruhan terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05) terhadap semua jenis sampel. Berdasarkan uji Tukey HSD menunjukan bahwa aktivitas paling tinggi dari keempat fraksi dengan konsentrasi 30, 60, dan 90 µg/µL terdapat pada fraksi dengan konsentrasi 90 µg/µL. Pada kontrol positif untuk semua kelompok uji terdapat perbedaan bermakna (p< 0,05), artinya efektivitas kontrol positif dengan semua perlakuan menunjukan perbedaan efektivitas antara kontrol positif dengan semua fraksi uji. Dapat disimpulkan bahwa fraksi aktif dengan konsentrasi 90 µg/µL miliki aktivitas paling besar dan tidak ada efektivitas fraksi yang hampir sama dengan kontrol positif.
UJI EKSTRAK DAUN SIRIH DAN CENDAWAN TRICHODERMA SP DALAM MENGHAMBAT PERKEMBANGAN FUSARIUM OXYSPORUM F.SP LYCOPERSICI PENYEBAB PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN TOMAT Arsih, Desi Wahyuni; Panggeso, Johanis; Lakani, Irwan
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.193 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak daun sirih dan Trichoderma sp dalam menekan pertumbuhan cendawan Fusarium oxysporum f.sp lycopersici Pelaksanaan penelitian di Laboratorium Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah Palu.  Penelitian dimulai pada bulan Januari sampai April 2015. Penelitian ini dilakukan berdasarkan metode eksperimental dengan perlakuan berupa a) ekstrak daun sirih kosentrasi 0,05%,0,15%,0,25% dalam media PDA dan b) uji antagonisme Trichoderma sp terhadap pertumbuhan F.oxysporum f.sp lycopersici. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ektrak daun sirih kosentrasi 0,25% lebih efektif menekan pertumbuhan F.oxysporum f.sp lycopersici dan  memiliki daya hambat sebesar 68,89%. Persentase daya hambat ekstrak daun sirih 68,89% berbeda sangat nyata dengan daya hambat Trichoderma sp 46,04% pada taraf uji t.
PENGARUH PENCUCIAN MEDIA SERBUK GERGAJI TERHADAP KEBERADAAN DAN AKTIVITAS BEBERAPA ENZIM MEDIA DAN TUBUH BUAH JAMUR TIRAM PUTIH Imelda, Imelda; Nurmiati, Nurmiati; Periadnadi, Periadnadi
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.855 KB)

Abstract

Penelitian tentang Pengaruh Pencucian Media Serbuk Gergaji Terhadap Keberadaan Dan Aktivitas Beberapa Enzim Media Dan Tubuh Buah Jamur Tiram Putih telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai Desember 2014, di Laboratorium Mikrobiologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dianalisa dengan metoda Independent Sampel T Test dengan 2 perlakuan yaitu pencucian  dan tanpa pencucian media serbuk gergaji dalam 10 ulangan. Pencucian media serbuk gergaji diharapkan dapat mengurangi kadar tanin yang bersifat annutrisi dan menghambat kerja enzim bagi jamur. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai aktivitas enzim tertinggi didapatkan pada perlakuan pencucian media. Aktivitas selulase media tertinggi (0,0354 µmol/g) dan tubuh buah (0,0231 µmol/g), sedangkan aktivitas protease  tubuh buah (341,8 NU/g). Aktivitas amilase pada media tidak menunjukkan hasil yang berbeda nyata antara perlakuan pencucian dan tanpa pencucian.
STUDI KEANEKARAGAMAN NYAMUK ANOPHELES SPP. PADA KANDANG TERNAK SAPI DI KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH Muchid, Zaenal; Annawaty, Annawaty; Fahri, Fahri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.159 KB)

Abstract

Informasi jenis nyamuk Anopheles spp. masih kurang dilaporkan di kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan ciri-ciri morfologi nyamuk Anopheles spp. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2015 di 5 kelurahan di kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari metode survei untuk menentukan lokasi penangkapan dan metode deskriptif untuk menentukan ciri-ciri morfologi Anopheles spp. Pengoleksian sampel dilakukan setiap jam sepanjang malam pada pukul 21.00-05.00 dengan lama penangkapan 45 menit di sekitar kandang ternak sapi di 5 kelurahan di Kota Palu. Parameter yang diamati meliputi, suhu dan kelembaban udara. Identifikasi morfologi sampel dilakukan di Laboratorium Biologi F-MIPA Universitas Tadulako dengan menggunakan kunci determinasi nyamuk O?Connor dan Soepanto (1999). Analisis data menggunakan program Paleontological Statistic versi 2.17c. Hasil identifikasi didapatkan 4 spesies yaitu Anopheles barbirostris, Anopheles indefinitus, Anopheles ludlowae, Anopheles maculatus dari 2 subgenus dengan jumlah 59 individu. Indeks Keanekaragaman (H?) tertinggi diperoleh dengan nilai H? = 0,69 pada pukul 22.00 dan indeks kemerataan (E) tertinggi dengan nilai E = 1,0 pada pukul 22.00, 23.00 dan 05.00.
PRODUKSI DAN UJI AKTIVITAS ENZIM JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA(BULL.) SINGER) PADA MEDIA OPTIMASI JERAMI-SAGU DENGAN PENAMBAHAN BEBERAPA DOSIS DOLOMIT Ratnasari, Nilah; Nurmiati, Nurmiati; Periadnadi, Periadnadi
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.325 KB)

Abstract

Penelitian mengenai Produksi dan uji aktivitas enzim jamur merang (Volvariella volvacea (bull.) singer) pada media optimasi jerami-sagu denganpenambahan beberapa dosis dolomit telah dilaksanakanpada bulan Juni sampai Oktober 2014 di Laboratorium Mikrobiologi/Mikologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas dan Pembudidayaan Jamur NUBEJA, Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis dolomit yang terbaik terhadap produksi jamur merang, aktivitas enzim selulase pada media tumbuh, tubuh buah jamur merang dan aktivitas enzim protease pada tubuh buah jamur merang. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam 5 perlakuan dan 5 kali ulangan dengan perlakuan tanpa dolomit, dolomit 1%, 2%, 3%, dan 4%. Dosis dolomit yang terbaik untuk produksi jamur merang didapatkan pada perlakuan dosis 1% yaitu 552.15 g. Aktivitas enzim selulase tertinggi pada media tumbuh dan tubuh buah jamur merang yaitu pada Produksi dan Uji Aktivitas Enzim Jamur Merang (Volvariella volvacea(Bull.) Singer) Pada Media Optimasi Jerami-Sagu dengan Penambahan Beberapa Dosis Dolomit (Nilah Ratnasari dkk) 269 penambahan dosis dolomit 1% yaitu 0.0325 µmol/g dan 0.0150 µmol/gserta aktivitas enzim protease tertinggi pada tubuh buah yaitu pada penambahan dosis dolomit 3% yaitu 258 NU/g.
ANALISIS RETENSI ANTOSIANIN DALAM PROSES PEMBUATAN DAN PENYIMPANAN BUBUR INSTAN UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS) Djamil, Lindayati; Bahri, Syaiful; Nurhaeni, Nurhaeni
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.355 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis retensi antosianin dalam proses pembuatan dan penyimpanan bubur instan dari ubi jalar ungu (Ipomoea batatas). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui retensi antosianin dalam bubur instan ubi jalar ungu selama proses pembuatan dan penyimpanan serta untuk mengetahui umur simpan bubur instan pada suhu ruang. Umur simpan ditentukan menggunakan model kinetika reaksi. Analisis tingkat kerusakan antosianin pada bubur instan dilakukan setiap 7 hari selama 70 hari yang diterapkan pada pH yang berbeda yaitu pH 1,0 dan pH 4,5. Panjang gelombang yang digunakan untuk mengukur serapan yaitu 510 nm dan 700 nm. Hasil yang diperoleh menunjukkan tingkat kerusakan antosianin selama pembuatan bubur instan adalah 13,14%, retensi antosianin tanpa penyimpanan adalah 86,86% dan pada hari ke-70 adalah 29,47% serta umur simpan bubur instan ubi jalar ungu adalah 78,20 hari
SINTESIS DAN FUNGSI POLIMER HELIKS AKTIF OPTIS POLIASETILEN BERBAHAN DASAR L-ALANIN YANG TERSUBSTITUSI KUMARIN DAN SITRONELAL Rahim, Erwin Abdul
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.035 KB)

Abstract

Telah disintesis polimer heliks aktif optis poliasetilen berbahan dasar L-Alanin yang tersubstitusi kumarin dan sitronelal (1). Kedua polimer ini menunjukan serapan UV-Vis pada dan circular discroism pada 400 nm yang menunjukan bahwa kedua polimer adalah polimerheliks berputar kekiri. Analisis 1H NMR menunjukan adanya -CH3, -CH2, -CH dan?NH pada pergeseran kimia 1,944, 4,160, 5,721 dan 8,611 ppm untuk polimer yang tersubstitusi kumarin serta 1,720, 4,100, 2,036, 7,744 ppm untuk monomer 1. Kedua polimer dapat difungsikan sebagai katalis pada sintesis asimetrik.
PENGARUH KONSENTRASI THIDIAZURON (TDZ) DAN ARANG AKTIF PADA SUB KULTUR TUNAS PISANG KEPOK HIJAU (MUSA PARADISIACA L.) Sari, Detty Intan; Suwirmen, Suwirmen; Nasir, Nasril
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.008 KB)

Abstract

Penelitian mengenai  ?Pengaruh Beberapa Konsentrasi Thidiazuron (TDZ) dan Arang Aktif pada Sub Kultur Tunas Pisang Kepok Hijau (Musa paradisiaca L.)? telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2014 di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dan Kultur Jaringan, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Thidiazuron, arang aktif dan kombinasi keduanya terhadap pertumbuhan sub kultur tunas pisang kepok secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari dua faktor, faktor pertama adalah pemberian TDZ terdiri dari tiga taraf (0,00; 0,04; 0,09 mg/l) dan faktor kedua adalah pemberian arang aktif yang terdiri dari empat taraf (0,00; 1,00; 2,00; 3,00 g/l) sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan dan tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan beberapa konsentrasi TDZ berpengaruh secara signifikan pada jumlah tunas, tidak pada persentase hidup eksplan, tinggi tunas, jumlah akar dan panjang akar. Penambahan beberapa konsentrasi arang aktif memberikan pengaruh yang signifikan pada jumlah dan panjang akar,tidak pada persentase jumlah eksplan, jumlah tunas dan tinggi tunas. Adapun interaksi antara beberapa konsentrasi TDZ dan arang aktif berpengaruh pada parameter panjang akar dengan kombinasi terbaik adalah pada perlakuan 0,04 mg/l TDZ dan 1,00 g/l arang aktif yaitu 6,03 cm
PENGARUH KAPUR DAN DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM DAN PRODUKSI JAMUR KUPING HITAM (AURICULARIA POLYTHRICA (MONT.) SACC.) Pramita, Intan; Periadnadi, Periadnadi; Nurmiati, Nurmiati
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.749 KB)

Abstract

Penelitian tentang ?Pengaruh Kapur dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan Miselium dan Produksi Jamur Kuping Hitam (Auricularia polythrica (Mont.)Sacc)? telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai Oktober 2014 di Laboratorium Mikrobiologi/Mikologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kapur dan dolomit terhadap pertumbuhan miselium dan produksi jamur kuping hitam. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dalam dua tahap penelitian, masing-masing terdiri dari 4 perlakuan, yaitu 0%, 1%, 2% dan 3% kapur dan dolomit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan kapur 3% dan dolomit 2% terbaik terhadap pertumbuhan miselium (0,51 cm/hari dan 0,42 cm/hari) dan hasil produksi (35,93 g dan 38,17 g).
PENGARUH PEMANASAN TERHADAP MORFOLOGI PERMUKAAN DAN UKURAN GRAIN PADA LAPISAN TIPIS TEMBAGA SEBAGAI KATALIS PADA PENUMBUHAN GRAPHENE Kasman, Kasman
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.973 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pemanasan terhadap morfologi permukaan dan ukuran grain pada lapisan tipis tembaga sebagai katalis pada penumbuhan graphene. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kondisi optimal pada katalis tersebut dalam persiapan penumbuhan graphene.  Dalam penelitian ini, lapisan tipis tembaga yang digunakan memiliki kemurnian  99.99+ % dan ketebalan 500 nm telah divariasikan pada suhu  pemanasan (450-900 °C), waktu pemanasan (0-1200 min) dan laju aliran hydrogen (0-100 sccm). Morfologi pada sampel-sampel yang dihasilkan telah diuji dengan menggunakan peralatan seperti XRD, SEM and EDS analysis. Hasil pengujian XRD menunjukkan bahwa sampel tersebut memiliki nanocrystalline cubic structure yang baik dengan didominasi oleh bidang (111). Hasil pengujian SEM menunjukkan bahwa sampel yang dipanaskan pada suhu 900 oC memiliki ukuran grain yang lebih besar size (~ 1.3 µm) dibandingkan dengan sampel lainnya.  Hasil analisis EDS menunjukkan adanya puncak-puncak tembaga oksida pada sampel yang tidak dialirkan gas hydrogen, yang berarti bahwa gas hidrogen sangat berperan dalam mengeliminir impurity dari tembaga oksida.  Berdasarkan hasil-hasil pengujian di atas maka kondisi optimal dalam pemanasan lapisan tipis tembaga sebagai katalis pada penumbuhana graphene adalah pemanasan pada 450 °C selama 20 jam dengan laju aliran hydrogen sebesar 50 sccm.

Page 1 of 2 | Total Record : 13