cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Islam Futura
ISSN : 14121190     EISSN : 24077542     DOI : -
Jurnal Ilmiah Islam Futura which is published by Center for Research and Publication, Institute for Research and Community Service (LP2M/LPPM) in cooperation with Graduate Program of State Islamic University (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh focuses to publish research articles in Islamic studies field twice a year. It's scope consists of (1) Islamic theology; (2) Islamic law; (3) Islamic education; (4) Islamic mysticism and philosophy; (5) Islamic economics; (6) Study of tafsir and hadith; and (7) Islamic art and history.
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PSIKOLOGI DALAM ISLAM Safrina Safrina
Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v7i2.3068

Abstract

Islam adalah agama yang ajarannya komprehensif memperhatikan seluruh sendi kehidupan manusia baik fisik maupun psikologis dan segala aspek sosial dalam kehidupan. Psikologi Islam merupakan wahana yang sangat efektif untuk memperkenalkan pengkajian psikologi dari dimensi yang berbeda, seperti teori-teori barat selama ini. Mereka sangat dangkal dimensi spritual yang seharusnya bersatu dalam dimensi psikologi dalam segala sktifitasnya. Psikologi Islam seyogyanya menjadi ladang yang sangat subur bagi Psikolog Muslim untuk menghadirkan perspektif baru dalam kancah psikologi, serta diharapkan membawa angin segar yang dapat menyejukkan hati dan jiwa manusia yang membaca setiap tulisan yang diluncurkan karena, kajian tersebut memuat dua dimensi sekaligus yaitu dimensi jiwa dan dimensi spritual.
MUHAMMAD SYUHUDI ISMAIL (1943-1995); TOKOH HADITH PROLIFIK,ENSKLOPEDIK DAN IJTIHAD Fithriady Ilyas; Ishak bin Hj. Suliaman
Islam Futura Vol 17, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v17i1.1604

Abstract

This paper aims to investigate the prolific, encyclopedic and ijtihad aspects of an Indonesian hadith figure, Muhammad Syuhudi Ismail.He has brought significant aspects in the development of hadith studies in Indonesia, especially in Islamic Higher Education sectors. This paper is framed by using qualitative approach. In order to collect data, the author compiled both the individual and group work of Syuhudi Ismail; examined other authors work about Syuhudi; and conducted in-depth interviewswith his wife and students. The author used descriptive analysis to analyse the data. The findings show that the productivity of Syuhudi Ismail can be seen from his collections of 59 scientific works dated from the 1970s to 1990s: 8 books, 13 enncyclopedi entries, 38 papers, articles and research reports. From the ijtihad (interpretative) aspect, he is one of proponents of women leadership. Meanwhile, he claimed that plastic surgery for the purpose of enhancing beauty is prohibited. In hadith studies, he introduced the hadith sanad studies by considering the major and minor essence. In understanding the substance of hadith, he preferred the thematic and holistic approach. Finally, this paper concludes by discussing the challenges faced by hadith researchers of Islamic Higher Education sectors today, that is to obtain that aspects, to constantly exploring new methods in hadith studies and producing practical works in the field of hadith studies which are applicable and relevant for wider society.
INTERAKSI ANTARA KAUM MUSLIMIN DENGAN KAUM YAHUDI Saiful Bahri
Islam Futura Vol 6, No 2 (2007): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v6i2.3050

Abstract

Islam mengajarkan tentang kebolehan kaum muslimin menjalin hubungan kerja sama dengan golongan lain, berbuat baik, sikap bersahabat, dan memberi hak dan bagian mereka. Perbedaan aqidah tidak menjadi hambatan bagi kaum muslimin untuk tidak mengadakan hubungan dengan kelompok lain. Selama hal ini dijalankan dengan baik maka Islam sangat menjunjung tinggi sikap kebersamaan. Dalam sejarah membuktikan bahwa kaum Yahudi sering sekali mengkhianati apa yang telah menjadi kesepakatan bersama.
KONTEKSTUALISASI ETIKA POLITIK ISLAM UMAR IBN KHATTAB DALAM KEHIDUPAN KONTEMPORER Kemas Abdul Hai
Islam Futura Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v16i1.743

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendiskripsikan etika politik Umar Ibn Khattab, yang hasilnya bisa dikembangkan bukan hanya dalam ilmu pengetahuan tetapi juga dapat di amalkan bagi siapapun yang berperan aktif dalam memegang kekuasaan dan membuat kebijakan politik. Penelitian ini menitik beratkan pada penelitian kepustakaan (library research), yaitu jenis penelitian yang terfokus pada sumber data-data literatur. Memfokuskan pada sejarah tokoh yakni Umar Ibn Khattab, maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sejarah (historical approach), yaitu penyelidikan yang kritis terhadap keadaan-keadaan, perkembangan, serta pengalaman di masa lampau dan menimbang secara cukup teliti dan hati-hati tentang bukti validitas dari sumber sejarah serta interprestasi dari sumber-sumber keterangan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengamalan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokrasi sudah menjadi salah satu kebutuhan yang mendesak. Karena etika tidak semata menjadi acuan kepantasan bagi setiap pengambilan keputusan publik, tetapi juga merupakan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
ACEH SERAMBI MEKKAH (Studi tentang Peran Ibadah Haji dalam Pengembangan Peradaban Aceh) Saifuddin Dhuhri
Islam Futura Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v16i2.750

Abstract

Great scholars with great number of literature have previously discussed the legacy of the Islamic pilgrimage's role in spreading Islam as the Acehnese identity. However, few references extrapolate the role of Islamic pilgrimage as the mechanism of Acehnese identity formulation. Based on observation of the current site of Rumoh Aceh in Mecca, and extensive reading on Acehnese heritage, I argue that the Islamic pilgrimage (Hajj) played an extremely important role in developing Acehnese civilisation, as it might have worked as the mechanism of creating Acehnese identity among the Southeast Asian neighbours. This article concentrates on the pilgers' route of Malacca straits' role before the invention of steam machine and during the heyday of Acehnese civilisation. This works has significant contribution to raise the awareness of the fact that is believed to be the strong reason why the Acehnese civilisation has become the leading power at that time.
PINTU IJTIHAD TERTUTUPKAH? Hamdi Yusliani
Islam Futura Vol 6, No 2 (2007): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v6i2.3044

Abstract

Pemahaman atas ayat Allah yang mungkin mengalami pengembangan adalah ayat Allah yang penunjukannya terhadap hukum bersifat zhanni dan tidak mengandung kepastian arti. Dalam konteks inilah hukum Islam bersifat lentur. Hukum Islam dalam bentuk ini dapat mengalami pengembangan untuk mengakomodasi kehidupan dunia yang selalu mengalami perubahan, terutama dalam era globalisasi yang akan datang, di sinilah sasaran yang menjadi ladangnya ijtihad. Jadi ijtihad senantiasa mungkin untuk dilakukan. Adapun konsekuensi yang akan lahir ketika pintu ijtihad tertutup adalah menjadikan orang Islam terasing dalam kehidupannya.. Dan tentunya, era itu tidak akan lagi melahirkan temuan-temuan ilmu pengetahuan yang baru. Selanjutnya, manusia Islam akan menjadi para muqallid pada kehidupan orang lain yang pada akhirnya tidak akan ada lagi yang menghargai dan memperhatikannya.
COMPARING THE LEGAL RULES (AHKAM-I SHARIAH) IN THE MALIKI AND SHAFII SCHOOLS WITH THE HANAFI SCHOOL OF THOUGHT Hyder Gulam
Islam Futura Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v16i1.675

Abstract

This paper is about the legal rules (ahkam-i shariah) in Maliki and Shafi schools, as compared with the Hanafi school of thought (or madhabs). This paper will define certain terms and briefly provide an overview of these schools of law (noting that there are four main Sunni schools of law). It should be noted that ahkam-i shar'iyaa falls within the generic rubric of fiqh. Fiqh deals with putting the Message of Islam into practice and involves both rulings about acts of worship which derive directly from Allah's revelation to His Prophet Muhammad (pbuh) in the book or the Sunnah. When the various schools appeared, they did not compel anyone to follow them should an individual not agree with one of their judgments. This paper will also posit that the differences amongst the schools is but an inherent mercy from God.
DESKRIPSI PETA KERAGAMAN PENDAPAT ULAMA SEPUTAR STATUS HUKUM ZAKAT JASA Albazarghan Albazarghan
Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v7i2.3062

Abstract

Pendapat tentang status hukum zakat Jasa beragam. Ada kelompok yang menetapkan adanya kewajiban zakat pada jenis usaha yang bergerak di sektor jasa atau profesi, sementara yang lain tidak. Ternyata di antara para ulama yang menetapkan adanya zakat jasa, mereka juga berbeda pendapat tentang kemanakah diqiyāskan zakat jasa tersebut? Ada yang mengqiyāskan kepada zakat emas, zakat tanaman dan atau kombinasi antara zakat tanaman dengan zakat emas, zakat rikaz/harta terpendam, menganalogikan dengan khumus pada pembagian harta rampasan perang dan ada juga yang mengqiyāskan kepada zakat perdagangan. Perbedaan pendapat juga terjadi dikalangan para ulama dan cendekiawan yang tidak mewajibkan zakat jasa. Ada di antara mereka yang menjadikan harta dari hasil usaha bidang jasa bukan sebagai zakat yang berdiri sendiri, melainkan digabungkan sebagai zakat uang dan dikeluarkan zakatnya ketika telah berlalu haul (12 bulan qamariyah). Selain itu ada yang mewajibkan infaq terhadap harta yang diperoleh dari usaha jasa. Bahkan ada pendapat "aneh" yang berusaha menghilangkan eksistensi zakat diganti dengan pajak
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR HAFALAN SURAT AL HUMAZAH DAN AT TAKATSUR MELALUI METODE TALAQQI PADA SISWA KELAS VIII/3 MTSN GAMPONG TEUNGOH ACEH UTARA abdul qawi
Islam Futura Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v16i2.1327

Abstract

Dalam proses belajar mengajar tidak terlepas dari strategi dan metode yang sesuai untuk kegiatan belajar mengajar sehingga tercapai tujuan pembelajaran, khusunya pada pembelajaran Qur’an Hadist, rendahnya perolehan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Qur’an Hadist disebabkan pembelajaran dalam kelas masih menoton dan peserta didik kurang aktif karena strategi dan metode yang masih konvensional. Hal lain yang terjadi di MTsN Gampong Teungoh adalah peserta didik belum terbiasa dalam belajar kelompok dan tanggungjawab terhadap tugas yang diberikan oleh guru. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pembelajaran ini terbagi ke dalam 2 siklus, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII/3 MTsN Gampong Teungoh yang berjumlah 24 orang. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi siswa dan tes. Data yang diperoleh tentang aktivitas siswa dianalisis dengan menggunakan deskriptif yaitu rumus persentase. Temuan penelitian ini sebagai berikut: Pertama, Praktek pembelajaran hafalan surat Al-Humazah dan At-Takatsur dengan menerapkan metode talaqqi, yaitu: Tindakan atau peran yang dilakukan oleh guru/peneliti dalam penelitian sebagai upaya perbaikan dan peningkatan mutu pembelajaran. Kedua, Keaktifan siswa dalam pembelajaran dengan menerapkan metode talaqqi, yaitu: Rata-rata tingkat aktivitas siswa pada siklus I tindakan pertama adalah 2,00 dan sementara jumlah skor aktivitas siswa pada siklus I tindakan kedua adalah 33 dengan rata-rata 4,12. Sementara jumlah skor aktivitas siswa pada siklus II tindakan pertama 21 dengan rata-rata 2, 62 dan rata-rata tingkat aktivitas siswapada siklus II tindakan kedua adalah 3,75. Ketiga, Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran hafalan surat Al-Humazah dan At-Takatsur dengan menerapkan metode talaqqi, yaitu: (1) Rata-rata hasil belajar siswa siklus I tindakan pertama dalam surat Al-Humazah adalah 56,58 yang diperoleh oleh siswa. Sedangkan Siklus I pada tindakan kedua nilai rata-rata hasil belajar yang diperoleh siswa adalah 75,83. Siklus II tindakan pertama surat At-Takatsur terdapat mencapai nilai KKM dengan nilai rata-rata hasil belajar 51,66. Sedangkan pada siklus II tindakan kedua nilai KKM dan nilai rata-rata hasil belajar siswa 78, 95.
PEMBAHARUAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA (Analisis Historis tentang Kompilasi Hukum Islam) Muji Mulia
Islam Futura Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v7i1.3056

Abstract

KHI merupakan hasil ijtihad ulama Indonesia yang selaras dengan konteks sosiologis, antropologis dan budaya yang berkembang dalam masyarakat.KHI dapat dikatakan sebagai fiqih mazhab Indonesia. Karena elemen-elemen yang mengkonstruksi hukum Islam dalam KHI mulai dari inisiatif, proses penelitian, hingga penyimpulan akhir dari pilihan-pilihan hukumnya semuanya dilakukan oleh suatu tim yang dibentuk oleh Negara dan beranggotakan hampir seluruhnya orang-orang Negara. Latar belakang pembentukan, logika hukum yang digunakan hingga pola redaksi yang diterapkan juga sebagaimana lazimnya digunakan oleh hukum positif yang diakui oleh negara. KHI juga mencerminkan politik akomodasi politik orde Baru terhadap kekuatan Islam, setelah sekian lama Islam dimarginalkan pemerintah.KHI pada tingkat tertentu merupakan fiqih yang dapat mewakili karakter dan ciri keindonesiaan, dan merupakan puncak pemikiran fiqih di Indonesia. Ia dapat dikatakan salah satu hasil pembaharuan hukum Islam yang telah mampu mewarnai langkah pembaharuan hukum Islam di Indonesia.

Page 9 of 34 | Total Record : 336


Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 24 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 24, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 24 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 23, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 23, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 22 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 22, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 22, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 21, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 21, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 20, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 20, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 19, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 19, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 18, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 17, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 15, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 15, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Islam Futura Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Islam Futura Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 13, No 2 (2014): Jurnal Islam Futura Vol 13, No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 13, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 11, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 11, No 1 (2011): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 10, No 2 (2011): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 6, No 2 (2007): Jurnal Ilmiah Islam Futura Vol 1, No 1 (2001): Jurnal Ilmiah Islam Futura More Issue