Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam
Jurnal MUDARRISUNA (JM) publishes scholarly articles on education science and Islamic education in particular, based on researches and project reports, book reviews. Jurnal MUDARRISUNA (JM) accepts submission in the field of education science and Islamic education science in scope Aqeedah, Morals, Jurisprudence, Islamic Law, Qoran, Hadith, History and Islamic Civilization to help spread new insights and concept, as well as highlights best-practices by and for many Islamic educational practitioners, teachers, lectures, and various education policy makers in the field. Published by Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh in cooperation with Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. This journal is published biannually in January-Juny and July-December. Registered with Print ISSN 2089-5127 and Online ISSN 2460-0733.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 13, No 2 (2023)"
:
10 Documents
clear
The Effectiveness of Listening Team Learning Strategies to Improve the Results of class five in Fiqh Lesson at Islamic Boarding School Darussalam Gontor 2 for Female
Zarkasyi, Ahmad Hidayatullah;
Solihah, Dwi Aprilia;
Khoiriyah, Dini Rofiatul
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.18268
Listening Team Strategy cooperative learning model that requires students to think critically, and each group has a different task. So, students can play an active role in expressing their opinions. The low average result in fiqh lesson (bidayatul mujtahid) of class five in Fiqh lesson (Bidayatul Mujtahid) of Islamic Boarding School Darussalam Gontor 2 for female shows that students do not understand the material as whole. Based on the description above, this research aims to: (1) Know the result before and after using the methode from Listening Team in strategy for the experimental class and (2) know the result before and after using conventional learning in the control class (3) to know the effectiveness of listening team strategy on learning outcomes (Bidayatul Mujtahid) of class five in Fiqh lesson at Islamic Boarding School Darussalam Gontor 2 for female. The type of research in this study is quantitative experiments using a quasi-experiment design, namely a nonequivalent control group design with the form of a pretest-posttest control group design. Test the initial and final tests in both classes. Based on the results of this study, researchers concluded that the Listening Team strategy effected to increase the learning outcomes of class five of Islamic teacher training college. Researchers hope that further research to deepen the learning tractor and improve student outcomes. It can help students to understand learning material, especially fiqh lesson.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI KELAS I TMI PONDOK PESANTREN AL BASYARIYAH BANDUNG
Agustin, Usman usman
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.18307
Jurisprudence learning is not just about providing material to students but must be able to become understanding and practice for students in everyday life. So many methods used in the learning process will give good results for students. One way to achieve good learning outcomes is by using the Active Learning method. There is no exception to the application of the active learning model in improving student learning outcomes in class 1 Islamic jurisprudence lessons at TMI Al Basyariyah Islamic Boarding School Bandung with the type of research used is field qualitative research, using data collection techniques through observation, interviews and documentation. So that the researchers concluded that the process of applying active learning in improving student learning outcomes in science subjects in class 1 TMI Pondok Pesantren Al Basyariyah uses the steps of learning jurisprudence and the principles of active learning so that student learning outcomes become better
Pengaruh Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Terhadap Kesadaran Beragama Peserta Didik SMP Islam Al Hikmah Pesanggrahan
Salma, Hanjani;
Zirmansyah, Zirmansyah
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.19253
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar Pendidikan Agama Islam sebagai variabel bebas (x) terhadap Kesadaran Beragama sebagai variabel terikat (y) peserta didik SMP Islam Al Hikmah Pesanggrahan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah 31 sampel peserta didik dari 182 jumlah populasi peserta didik, yang diambil dengan teknik random sampling. Data tentang Pendidikan Agama Islam diperoleh dari hasil Ujian Akhir Semester mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sementara data tentang Kesadaran Beragama diperoleh dari angket yang berjumlah 26 butir valid dan nilai realibilitas 0,842. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi sederhana. Hasil analisis data menunjukan bahwa tidak terdapatnya pengaruh hasil belajar Pendidikan Agama Islam (variabel x) terhadap Kesadaran Beragama (variabel y) peserta didik SMP Islam Al Hikmah Pesanggrahan yang didasarkan oleh uji hasil Fhitung (0,3540) < Ftabel (3,90) dengan signifikansi (0,553) > 0,05 dan Thitung (0,595) < (1,97601) Ttabel. Selain itu, ditunjukan juga dengan koefisien determinan (R2) bahwa Pendidikan Agama Islam hanya memberikan sumbangan pengaruh sebesar 0,02 (2%) terhadap Kesadaran Beragama dan sisanya sebanyak 98% dipengaruhi faktor lainnya (selain Pendidikan Agama Islam).
Analisis Kemampuan Membaca Bacaan Gharib Dalam Al-Qur’an Pada Siswa Kelas XI Di MAN 1 Banda Aceh
Maulina, Raihani;
Ariani, Safrina;
Suyanta, Sri
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.19183
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa lulusan Madrasah Aliyah dalam membaca Al-Qur’an. Padahal, pembelajaran di Madrasah Aliyah merupakan lanjutan dari strata pendidikan dasar (Ibtidaiyah) dan menengah (Tsanawiyah). Idealnya siswa Madrasah Aliyah sudah bisa membaca Al-Qur’an dan menguasai kaedah-kaedah dalam ilmu tajwid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa kelas XI MAN 1 Banda Aceh dalam membaca bacaan gharib dalam Al-Qur’an, kesulitan yang dialami oleh siswa, serta faktor penyebabnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui proses wawancara, tes, dan observasi. Kemudian data dianalisis menggunakan metode deskriptif evaluatif dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden yang diberi tes lisan, hanya 1 orang yang dapat membaca semua jenis bacaan gharib dengan sempurna. Bacaan imalah merupakan jenis bacaan gharib yang lebih familiar bagi siswa dan ibdal merupakan jenis bacaan yang asing. Kesulitan yang dialami siswa berupa kesulitan pada pengucapan lafadz yang benar (pada bacaan imalah dan tashil) dan sulit mendemonstrasikan isyarat bacaan (pada bacaan isymam). Faktor yang mempengaruhi siswa kesulitan membaca bacaan gharib adalah latar belakang sekolah siswa sebelumnya dimana materi bacaan gharib yang diajarkan guru hanya sebatas teori tanpa praktik. Faktor lainnya adalah tidak adanya program khusus qiraat Al-Qur’an di MAN 1 Banda Aceh.
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM PEMBINAAN AKHLAK ANAK DI DESA EMPAI TANONG KECAMATAN MONTASIK ACEH BESAR
Ristawati, Ristawati;
Waled, muhammad Ar
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.22559
Pembinaan akhlak anak merupakan suatu usaha dan kegiatan yang dilakukan dengan cara membimbing dan mengarahkan kepada nilai-nilai yang positif sehingga anak bisa membedakan perilaku mahmudah dan mazmumah. Pembinaan akhlak anak jadi tanggung jawab bersama terutama para tokoh masyarakat dan orangtua untuk memberikan dan menanamkan akhlak yang terpuji kepada setiap pribadi anak. Kajian ini melihat bagaimana peran tokoh masyarakat (Tuha Peut), usaha-usaha positif konstruktif apa saja yang dilakukan tokoh masyarakat dan faktor pendukung dan penghambat pembinaan akhlak anak di Desa Empai Tanong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis (field Reseacrh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tokoh masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam pembinaan akhlak anak di Desa Empai Tanong. Hal ini terlihat pada partisipasi langsung maupun tidak langsung dan secara individual maupun atas nama lembaga. Salah satu hasil terlihat dengan berjalannya pendidik anak-anak di TPA, pengajian anak, remaja dan orang tua. Kendala utama dalam pembinaan akhlak ini adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam memperbaiki diri dan menasehati orang lain sehingga terkesan kurang maksimal terhadap pembinaan akhlak anak.
RESPONDING TO MUHAMMADIYAH EDUCATORS IN THE AGE OF NEUROTECHNOLOGY: IMPLICATIONS FOR THE DEVELOPING OF ISLAMIC EDUCATION
Jailani, Mohammad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.18875
There is a holistic differentiation of educational alliances which has received a warm response from multicultural Islamic education. The emergence of a homogeneous educational base with all its knick-knacks, giving rise to new cases or chapters in Islamic education. Haedar Nashir responded well to this in his scientific speech, as delivered on the 48th Mukhtamar Muhammadiyah day at UMS Surakarta, the content of his scientific speech was none other than the advancement of Muhammadiyah Islamic education in the Millennial era. This research responds to the polemic of Islamic education in Indonesia along with alternative approaches based on Islam in the current era. Estuary based on qualitative descriptive research about the rumors of Islamic education in Indonesia. This research is based on a qualitative approach to literature review. Data analysis was used with a content analysis approach. Notes The results of the study found that polemics about life and about learning, approaches, methods, information delivery, education management, and social media appear, in the present. The level of demands from the Ministry of Education and Culture and the Ministry of Religion that Islamic education is expected to be able to bring more enlightenment. But what is the power of Islamic education in Indonesia, it is still as usual, progressing not advancing and not retreating. Differentiation of educational alliances occurs everywhere, regardless of formal education or Islamic boarding school education. Researchers offer alternatives in the increasingly significant decline in education with several alternative approaches such as neuroscience-based learning, religious moderation-based learning, and knowledge management in Islamic education. The contribution and implications of this research lead to the improvement of Islamic education and learning based on Islamic studies, which in the current era are starting to be shunned by millennials and generation Z in the era of society 5.0. This research is a forum and foundation for the improvement and progress of Islamic civilization in the future.
SINERGITAS GURU DAN ORANGTUA MENGHADAPI DEKADENSI AKHLAK SISWA DI SMAN 1 BANDAR BARU PIDIE JAYA
Ristawati, Ristawati;
Waled, muhammad Ar
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.22558
Guru dan orangtua adalah pemegang peranan penting pembinaan akhlak siswa. Di samping itu, keberhasilan anak sangat tergantung pula pada orangtua dan guru dalam mendidik dan membinanya. Akan tetapi, banyak orangtua dalam masyarakat berpikir bahwa proses peningkatan pembinaan akhlak kepada anak semata-mata menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan sekolah, sehingga orangtua kurang perhatian dalam melakukan kerjasama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yaitu memaparkan dan menganalisa data yang ada. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya dengan jumlah sampel 70 orangtua siswa. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan orangtua siswa di SMAN 1 Bandar Baru sudah melakukan kerjasama yang baik, hal tersebut dapat di lihat dari bentuk-bentuk kerjasama yang dilakukan dengan melakukan pertemuan-pertemuan dan mengadakan komunikasi yang baik. Adanya hambatan yang dihadapi dalam melakukan kerjasama, hal ini dikarenakan kesibukan orangtua dengan aktivitas sehari-hari, namun demikian adanya usaha yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut dengan meluangkan waktu dari aktivitas sehari-hari yang mayoritas sebagai petani dan nelayan.
Motivational Influences and Challenges in Quranic Recitation Proficiency: A Study Among Islamic Educational Teacher Training Department State Islamic University Ar-Raniry Banda Aceh Students
Munzir, Munzir
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.22103
This study delves into the complex dynamics of Quranic recitation proficiency among students in the Islamic Educational Teacher Training Department at State Islamic University Ar-Raniry, Banda Aceh. Through surveys, interviews, and discussions, the research explores motivational factors, challenges faced, and the relationship between teaching methods and proficiency, and proposes strategies for enhancement. The findings emphasize the importance of understanding intrinsic and extrinsic motivations, addressing challenges hindering proficiency, and adopting interactive and culturally sensitive teaching methods. By integrating personalized learning approaches, teacher training programs, and community engagement initiatives, this study provides valuable insights for optimizing Quranic education, fostering motivation, and nurturing a deep connection with religious heritage.
URGENSI KESEHATAN JASMANI DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Saputra, Dedi;
AR, Muhammad;
Hidayat, Rahmad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.21543
Islam gives important attention to every part of human life, physical health is an important part of Islamic education so it must be given equal attention to education in faith, morals and reason. Recently, the study of physical health from an Islamic perspective has rarely been touched upon. This study discusses the urgency of physical health from an Islamic education perspective. This research uses the Library Research method on several pieces of literature such as the Al-Qur'an, hadith, books, books and several related articles. From several literatures it has been found that the only way to achieve quality 'ubudiyah is by having a healthy and strong body. To achieve this, all physical matters need serious attention. In Islam there are at least three stages of physical maintenance as per the message of the Al-Qur'an and the hadith of the Prophet Muhammad, firstly maintaining personal and environmental cleanliness, secondly consuming halal and healthy food and drinks and thirdly doing physical activity and sports. These three things are urgent for every human body to give the body the right to be able to worship, work and carry out other routines.
PENDISIPLINAN: SUATU PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI DALAM PERSEPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM
Puspitasari, Rinda
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jm.v13i2.19372
ABSTRAKPendidikan merupakan landasan yang sangat penting bagi anak sebagai bekal di masa yang akan datang. Dalam perkembangan pendidikan anak perhatian dari orang tua sangat dibutuhkan. Akan tetapi masih banyak para orang tua yang belum menyadari dan mengabaikan akan pentingnya perhatian yang mereka berikan terhadap anak-anak. Satu hal yang terabaikan oleh mereka adalah kurang adanya penanaman karakter pendisiplinan anak sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi yaitu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini adalah disiplin merupakan suatu sikap moral yang terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, keteraturan dan ketertiban berdasarkan acuan nilai moral. Hakikat tujuan pendidikan Islam ialah untuk membentuk kepribadian seseorang yang menjadi insan kamil dengan pola taqwa. Penanaman pendidikan nilai ajaran Islam dapat dilaksanakan melalui berbagai metode maupun media pembelajaran yang efektif. Nilai pendidikan yang ditanamkan oleh Rasulullah Saw., merupakan nilai pendidikan karakter. Pendidikan karakter yang menghubungkan antara moral dengan dimensi sosial pada kehidupan peserta didik sebagai proses terbentuknya generasi muda yang berkualitas.