cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Kandungan Mikroplastik Pada Kolom Air di Sungai Siak Provinsi Riau Tampubolon, Alex Juara; Budijono, Budijono; Fauzi, Muhammad
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.218-224.2024

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe dan kelimpahan mikroplastik serta distribusinya berdasarkan kedalaman. Pelaksanaan survei dilakukan selama 3 bulan di mulai dari bulan Januari hingga Maret 2023 pada 3 stasiun, yaitu: Stasiun 1 (hulu - Desa Karya Indah), Stasiun 2 (tengah - Kelurahan Tebing Tinggi Okura) dan Stasiun 3 (hilir - Desa Tualang sebanuak 3 kali dengan interval sebulan sekali. Pada setiap stasiun, sampel mikroplastik komposit sebanyak 30 L diambil di bagian kiri, tengah dan kanan sungai pada 3 kedalaman air (permukaan, 5m dan 10m) menggunakan water sampler, kemudian disaring menjadi 300 mL dengan jaring plankton no 25. Sampel air tersaring dari tiap lokasi dan kedalaman disaring dengan kertas Whatman dan diberi KOH 10%, kemudian didiamkan selama 14 hari. Tipe mikroplastik diidentifikasi dengan mikroskop binocular dan dihitung kelimpahannya. Dari hasil penelitian diperoleh 3 tipe mikroplastik (fiber, fragmen dan film) pada kedalaman dan semua lokasi sampling. Tipe fiber dan fragmen melimpah pada kedalaman 5 m dan total kelimpahan ketiga mikroplastik terbanyak ditemukan pada Stasiun 3 (hilir sungai). Disimpulkan bahwa kelimpahan total mikroplastik berbeda sangat nyata berdasarkan kedalaman dan lokasi pengambilan sampel.
Analisis Desain Teras Gas-Cooled Fast Reactor (GFR) Berpendingin S-CO2 Berbahan Bakar Uranium Nitrit dengan Minor Aktinida Gontina, Wulan; Monado, Fiber; Ariani, Menik
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.103-109.2024

Abstract

Telah dilakukan analisis desain teras Gas cooled Fast Reactor (GFR) berpendingin  S-CO2 berbahan bakar Uranium Nitrit dengan Minor Aktinida sehingga dapat beroperasi dalam waktu lama. Sistem suhu tinggi, keandalan spektrum cepat dan siklus bahan bakar tertutup GFR dapat meminimalkan limbah reaktor dengan penggunaan Uranium berkelanjutan dari minor aktinida. Karakteristik S-CO2 yang stabil, tidak mudah terbakar dan suhu puncak realtif rendah (~650oC) mampu mendinginkan teras reaktor.  Metode penyusunan bahan bakar menggunakan strategi burn-up Modified CANDLE. Strategi pembakaran MCANDLE dalam shuffling arah radial dengan dua skema pengisian bahan bakar, skema X (dari luar teras ke arah dalam) dan skema Y (dari pusat teras ke luar), telah diterapkan. Digunakan SRAC dan data JENDL-4.0 dalam perhitungan. Pada penelitian ini diperoleh studi parameter melalui perhitungan nilai faktor multiplikasi infinite, faktor multiplikasi efektif, reaktivitas dan distribusi daya. Hasil perhitungan menunjukkan nilai Keff sebelum penambahan Minor Aktinida untuk skema X dan Y adalah 1,0893 dan 1,0915. Setelah penambahan minor aktinida nilai Keff 1% - 7% pada skema X dan Y berada pada kondisi kritis dan setelah penambahan minor aktinida 4% - 7% reaktor berada pada kondisi superkritis. Reaktivitas reaktor pada skema X dan Y adalah 0,0939 dan 0,1089. Untuk distribusi daya arah aksial skema X dan Y 1,5285 dan 1,5323. Untuk distribusi daya arah radial pada skema X dan Y adalah 1,5862 dan 1,8320. Berdasarkan hasil tersebut penambahan minor aktinida dan skema penyusunan bahan bakar mempengaruhi kekritisan dan distribusi daya  teras GFR. 
Perbandingan Dosimetri Perencanaan Radioterapi IMRT Menggunakan Fasilitas Beam Angle Optimization dan Teknik Manual Pada Kasus Kanker Nasofaring Stadium III Syafna, Delvira; Adrial, Rico; Diyona, Fiqi
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.170-176.2024

Abstract

Telah dilakukan perbandingan dosimetri perencanaan Intensity Modulated Radiotherapy (IMRT) menggunakan fasilitas beam angle optimization dan teknik manual pada kasus kanker nasofaring (KNF) stadium III. Penelitian bertujuan untuk menganalisis nilai Conformity Index (CI), Homogeneity Index (HI), dan dosis pada Organ at Risk (OAR) pada kurva Dose Volume Histogram (DVH), serta jumlah Monitor Unit (MU). Terdapat empat variasi perencanaan yang diuji, yaitu IMRT 5 lapangan manual (M5), IMRT 5 lapangan dengan beam angle optimization (O5), IMRT 7 lapangan manual (M7), dan IMRT 7 lapangan dengan beam angle optimization (O7). Secara statistik, hasil penelitian menunjukkan semua perencanaan pada PTV54, PTV60, dan PTV70 memiliki hasil yang hampir identik pada  keempat variasi perencanaan tersebut. Namun, perencanaan O5 didapatkan lebih unggul karena memiliki rata-rata nilai CI dan HI  yang paling sesuai dengan pedoman International Commision on Radiation Units and Measurements (ICRU) Report 62, yaitu CI pada PTV54 (0,969±0,03), CI pada PTV60 (0,949±0,04), dan CI pada PTV70 (0,954±0,04), serta HI pada PTV54 (0,223±0,13), HI pada PTV60 (0,250±0,10), dan HI pada PTV70 (0,126±0,07). Perencanaan O5 juga memenuhi batas yang ditetapkan oleh Quantitative Analysis of Normal Tissue Effects in the Clinic (QUANTEC) untuk OAR. Oleh karena itu, perencanaan O5 dianggap sebagai metode utama yang paling optimal untuk kasus KNF stadium III, sementara M5 dapat dijadikan sebagai alternatif karena menggunakan Monitor Unit (MU) yang lebih sedikit
Karakteristik Koefisien Absorpsi Bunyi dan Impedansi Panel Akustik dari Styrofoam Menggunakan Metode Tabung Khairunisa, Zahwa; Elvaswer, Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.518-524.2024

Abstract

Research has been carried out regarding the sound absorption coefficient and impedance values of acoustic panels made from Styrofoam material, which aims to overcome sound noise. This research uses the impedance tube method, an acoustic material made from Styrofoam. Acoustic material samples are made from Styrofoam and have various shapes plain, non-perforated, perforated, serrated, ribbed, and hollow. The frequency ranges used in this research are 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz, and 8000 Hz. The results of the study show that the highest sound absorption coefficient value is in the sample with a through hole with a hole diameter of 0.8 cm and a depth of 1.8 cm at a frequency of 1000 Hz, namely 0.99 and the lowest sound absorption coefficient value is at a frequency of 8000 Hz,0.78 in the sample Plain. The highest acoustic impedance value was obtained at a frequency of 1000 Hz, namely 4.16 dyne.s/cm5 with a sample with a through hole. This is influenced by the diameter of the hole and the depth on the surface of the Styrofoam. Styrofoam material can be used as a sound-absorbing material based on the sound absorption coefficient and acoustic panel impedance values. 
Perbandingan Daya Tangkap Dosis Radiasi Menggunakan Dosimeter Aktif Perorangan Ramadiah, Annisa Destri; Adrial, Rico; Sofyan, Hasnel; Oktavia S, Amel
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.351-357.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perbandingan daya tangkap dosis radiasi menggunakan beberapa dosimeter aktif perorangan. Penelitian bertujuan untuk membandingkan tangkapan dosis radiasi pada dosimeter aktif dengan hasil bacaan Dose Area Product (DAP) dan mengetahui dosimeter aktif yang lebih sensitif untuk menangkap dosis radiasi. Pengambilan data dilakukan dengan menyinari dosimeter aktif di bawah sumber pesawat sinar-X dengan faktor eksposi tegangan tabung (50, 60, 70, 81, 90 dan 102) kV serta arus tabung sebesar 8 mAs. Dosimeter aktif disusun di isosenter dengan luas lapangan penyinaran radiasi sebesar (30 x 30)cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dosimeter aktif memiliki respon yang berbeda-beda. Dosimeter aktif yang memiliki nilai bacaan dosis radiasi yang mendekati bacaan DAP berdasarkan persamaan garis linear dengan R2 = 0,9768  yaitu dosimeter PDM-127. Dosimeter aktif yang memiliki sensitivitas yang tinggi yaitu dosimeter aktif PDM-122 dengan persentase error yang lebih rendah untuk tegangan tabung 50 kV yaitu sebesar 36,67%, 70 kV sebesar 37,28%, 81 kV sebesar 41,49% dan 102 kV sebesar 25,65%, sedangkan pada tegangan 60 kV sebesar 10,68% dimiliki oleh dosimeter DMC-3000 dan tegangan tabung 90 kV dosimeter aktif  rata-rata memiliki nilai error lebih besar dari 50%.
Verifikasi Nilai Monitor Unit terhadap Dosis Keluaran Berkas Radiasi Elektron pada Pesawat Terapi LINAC CX Valimtino, Valimtino; Adrial, Rico; Ilyas, Muhammad
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.211-217.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang verifikasi nilai monitor unit terhadap dosis keluaran berkas radiasi elektron pada pesawat LINAC CX. Verifikasi ini bertujuan untuk mengetahui dosis keluaran berkas radiasi elektron sesuai dengan nilai monitor unit yang dimasukkan pada pesawat terapi LINAC CX. Penelitian dilakukan pada fantom air yang berada di sumbu pusat penyinaran dengan Source Surface Distance (SSD) 100 cm, luas lapangan penyinaran 10x10 cm, dan perangkat aplikator elektron berukuran 10x10 cm. Sebelum dilakukan penyinaran, Plane Parallel Chamber (PPC) dimasukkan pada fantom air sebagai detektor dan terhubung ke elektrometer. Variasi nilai monitor unit yang digunakan yaitu 50, 100, 150, 200, 250, 300, 350, dan 400 MU/menit. Hasil dosis keluaran berkas radiasi elektron pada energi 6 MeV mengalami penyimpangan dosis rata-rata 0,54% dan pada energi 9 MeV yaitu 0,10%. Penyimpangan ini tidak berpengaruh terhadap keselamatan pasien dan masih dalam batas toleransi yang ditetapkan TRS 398 IAEA yaitu <3%.
Desain Sistem Smart Feeder Ayam Berbasis Internet of Things (IoT) Guna Mencegah Keterlambatan Pemberian Pakan Agustina, Elvinda Bendra; Rachman, Dian Arif; Nofillah, Recha; Fitri, Lia Ikhlasia
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.297-302.2024

Abstract

Pemberian pakan ayam secara manual menjadikan pemberian pakan ayam kurang efektif dan efisien. Pengembangan sistem pemberi pakan ayam cerdas berbasis Internet ofThings (IoT) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain sistem smart feeder ayam berbasis IoT guna mencegah keterlambatan pemberian pakan. Memungkinkan alat bekerja dengan melakukan kontrol feeder berdasarkan pengaturan waktu, monitoring hopper secara otomatis yang diintegrasikan dengan IoT. Setiap device dihubungkan dengan internet sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Metode yang digunakan adalah perancangan dan telah dilakukan uji dan pengambilan data. Hasil uji aplikasi Blynk menunjukkan ketepatan pengaturan yang telah diberikan dengan kondisi real. Fungsi sistem alat sudah sesuai dengan desain sistem yang direncanakan. Rata-rata persentase error yang terjadi 14% secara keseluruhan tetapi mengecil sampai rata-rata 3% pada berat pakan diatas 5 kg dikarenakan semakin besar volume hopper maka jarak antara sensor ke pakan semakin dekat sehingga nilai error semakin rendah. Pengujian NTP menunjukkan nilai akurasi dan kepresisian 100%. Uji kecepatan rotasi menunjukkan rata-rata kecepatan rotasi hopper yaitu 445,4 rpm sehingga hopper berotasi sesuai dengan perkiraan. Uji volume distribusi pakan sudah sesuai karna pakan 1 diletakkan paling dekat dengan hopper sehingga volume pakan akan terisi paling banyak di bandingkan dengan tempat pakan lainnya
Pemodelan Anomali Magnetik Untuk Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Bumi Di Nagari Cupak Kabupaten Solok Furqan, Ahmad; Pujiastuti, Dwi; Puryanti, Dwi; Putra, Ardian
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.476-482.2024

Abstract

This research was conducted to determine the distribution of magnetic anomalies in the geothermal area of Nagari Cupak, Solok Regency using geomagnetic methods. Data was collected using a magnetometer at 144 observation points with a distance of 300 m between points. The magnetic anomaly value is obtained from the correction of daily variation’s total magnetic data and correction to the magnetic field value of the 13th generation IGRF (International Geomagnetic Reference Field) reference model. Furthermore, reduction to the poles and continuation upwards with a height of 200 m are carried out to remove noise and separate local and regional magnetic anomalies. After data processing, the total magnetic anomaly value in the area ranges from 1252.8 nT to 2969.4 nT which is categorized as low. The low anomaly value is thought to be caused by the demagnetization of rocks due to the influence of geothermal sources in the subsurface. Furthermore, 2D modeling is carried out by analyzing the magnetic anomaly data and making a cross-sectional incision of the model on the contour of the magnetic field anomaly that has been processed above. Based on the modeling results, the subsurface geothermal system of Nagari Cupak, Solok Regency, consists of a cover rock layer, reservoir layer, and hot rock layer which is suspected to be the heat source of the geothermal system of the study area.
Analisis Deformasi di sekitar Sesar Cimandiri Akibat Gempa Cianjur 2022 Menggunakan Data Indonesia Continuously Operating Reference Station Sandi, Fery Kurnia; Pujiastuti, Dwi; Marzuki, Marzuki; Friska, Vira
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.504-510.2024

Abstract

The preseismic and coseismic deformation due to the 21st November Cianjur Earthquake with a magnitude of 5.6 Mw has been analyzed. This study uses Global Navigation Satellite Station (GNSS) data and 13 Indonesian Continuously Operating Reference Station (InaCORS) daily displacement data to reveal the source of the 21 November 2022 Cianjur earthquake. The InaCORS stations used include BAKO, CANG, CBTU, CJKT, CJUR, CLBG, CLDO, CPTN, CPWK, CROL, CSUM, and CUMI. This research uses GLOBK/GAMIT software and is interpreted in a deformation map. From the data processing results, the deformation pattern of station shifts in the pre-earthquake phase indicates that the movement of the Cimandiri Fault did not cause the 21 November 2022 Cianjur earthquake but was likely caused by a new fault. This is indicated by the difference between the deformation direction of the InaCORS station close to the epicenter and the direction of the Cimandiri Fault movement. The most significant horizontal coseismic deformation was obtained at 43.86 mm at CJUR station, with deformation towards the southeast. The most significant vertical coseismic deformation (uplift) was obtained at 25.9 mm at the CLDO station. 
Penentuan Aktivitas Spesifik Radionuklida dan Estimasi Laju Dosis Efektif Radiasi Gamma di Kawasan Wisata Bukit Nobita Kota Padang Hasanah.Kr, Nurul; Milvita, Dian; Wahyudi, Wahyudi; Hidayat, Maulidia
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.469-475.2024

Abstract

Research has been carried out on determining the specific activity of radionuclides 226Ra (Radium), 232Th (Thorium), 40K (Kalium), and 137Cs (Cesium) in soil, water, and plant samples using a gamma spectrometer in the Bukit Nobita Tourism Area Padang City. This study shows the effective dose rate of gamma radiation received by tourists, tour managers, and farmers. Prepared soil, water, and plant samples were then measured using a gamma spectrometer. Gamma radiation dose rates were calculated 1 meter above the ground at 19 locations. The results showed that radionuclide 226Ra was only detected in soil samples, while radionuclides 232Th and 40K were detected in all samples except water samples. Radionuclide 137Cs were not detected in all samples. The specific activity of radionuclides is still below the threshold recommended by PERKA BAPETEN No.16 of 2013, which is 1000 Bq/kg for 226Ra and 232Th and 10000 Bq/kg for 40K. The specific activity of 137Cs radionuclide is still below the threshold recommended by PERKA BAPETEN No.16 of 2012, which is 100 Bq/kg. The effective dose rate received by tourist visitors, tour managers, and farmers is still below the threshold recommended by BAPETEN, which is one mSv/year.