cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,790 Documents
Kajian Distribusi Waktu Efektif Lepas Landas di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Hari Triwibowo; Jasruddin Jasruddin; Muhammad Arsyad
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.843 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.531-541.2022

Abstract

Kajian distribusi waktu efektif lepas landas di bandara internasional sultan hasanuddin makassar dilakukan dengan tujuan; 1) menganalisisis rata-rata gaya angkat pesawat boeing B737 MG dan pesawat airbus A320 2) menganalisis korelasi tekanan, temperatur, titik embun terhadap gaya angkat pesawat boeing B737 MG dan pesawat airbus A320 3) menganalisis kecenderungan perubahan tekanan, temperatur dan titik embun terhadap gaya angkat pesawat boeing B737 MG dan pesawat airbus A320 4) menganalisis pengaruh temperatur terhadap waktu efektif lepas landas bagi pesawat boeing B737 MG dan pesawat airbus A320. Data yang digunakan adalah data metar tahun 2016-2020 yang memuat informasi waktu, tekanan, temperatur dan titik embun. Hasil yang diperoleh menunjukkan; 1) Rata-rata gaya angkat mengalami penurunan setelah bulan Juli dan meningkat pada bulan Desember. 2) Korelasi antara temperatur udara dan gaya angkat berada pada rentang (-0.60) – (-1.00). Korelasi antara tekanan udara dan gaya angkat berada pada rentang 0.00-0.399. Korelasi antara titik embun dan gaya angkat berada pada rentang -0.599 – 0.399. 3) Kecenderungan perubahan temperatur dengan gaya angkat menunjukkan hubungan yang berbanding terbalik sedangkan kecenderungan perubahan tekanan dan titik embun terhadap gaya angkat menunjukkan hubungan yang tidak langsung. 4) Peningkatan temperatur membutuhkan gaya angkat yang lebih kecil demikian pula sebaliknya
Pemanfaatan Limbah Daun Nanas (Ananas Comosus) Untuk Panel Akustik Sebagai Absorbsi Kebisingan Nurul Hafifah; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.567 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.467-473.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan nilai koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dengan menggunakan metode tabung. Material Akustik dibuat dari   serat daun nanas dan matriks resin epoksi dengan memvariasikan komposisi massa dari serat daun nanas dan volume resin epoksi pada setiap sampel. Variasi komposisi antara serat daun nanas dengan resin epoksi berturut-turut adalah 17,5 g : 6,41 ml, 18,12 g : 5,87 ml, 18,75 g : 5,34 ml, 19,37 g : 4,8 ml, dan 20 g : 4,27 ml. Range frekuensi kebisingan yang digunakan pada penelitian ini yaitu 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz, dan 8000 Hz. Nilai koefisien absorbsi dan impedansi akustik tertinggi terdapat pada frekuensi 8000 Hz pada sampel 5, dengan nilai koefisien absorbsi sebesar 0,87 dan nilai impedansi akustik sebesar 1,35 dyne.sec/cm5. Semakin tinggi massa serat daun nanas dan semakin rendah volume resin epoksi maka nilai koefisien absorbsi dan impedansi akustik yang diperoleh akan semakin tinggi.
Pengaruh Komposisi Kitosan Terhadap Sifat Fisis Dan Biodegradable Film Komposit Nanoserat Pinang Dengan Castor Oil Sebagai Plasticizer Ayuzia Puspa Indah; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.378 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.501-507.2022

Abstract

Research has been carried out on the effect of chitosan composition on the physical and biodegradable properties of areca nut nanofiber composite films with castor oil as a plasticizer. Samples were made using the solution casting method. The variations of chitosan used were 0 g, 0.56 g, 0.7 g, 0.84 g, 1.4 g and one sample used starch with a variation of 0.84 g chitosan. The physical properties of the samples tested were thickness test, FTIR test and FESEM test. Mechanical properties tests include tensile strength, elongation, elasticity, and biodegradation tests. The samples were characterized using a Particle Size Analyzer (PSA) to determine the size of the nanofibers, a Field Emission Scanning Electron Microscope (FESEM) to determine the sample morphology and Fourier Transform Infrared (FTIR) to determine the functional groups. PSA results showed that the nanofibers had a diameter of (79-187) nm. The results of FESEM characterization obtained the shape of a hollow biodegradable plastic surface. The FTIR results indicate the presence of a C=O functional group and C-O is a hydrophilic functional group which indicates that biodegradable plastic is capable of being degraded. The best tensile strength results in the chitosan variation of 0.84 g without starch with a value of 20.04 MPa, the best elongation in the 0.7 g chitosan variation with a value of 138.56%, elasticity 198.66 MPa in the 0.84 g chitosan variation with the addition of starch, the average thickness is 0.25 mm. The higher the variation of chitosan, the thickness, tensile strength, elasticity, and biodegradation of biodegradable plastics increase, while elongation decreases
Karakterisasi Papan Beton Ringan Berpenguat Batang Jagung Deora Murza Oktora; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.962 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.442-447.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi papan beton ringan berpenguat batang jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase optimum serat batang jagung yang dapat mempengaruhui sifat fisis dan mekanis papan beton ringan. Persentase serat yang digunakan adalah 0%, 0.3%, 0.6%, 0.9%, 1.2%, dan 1.5%. Sifat fisis yang diuji pada penlitian ini adalah densitas, porositas, dan daya serap ai dengan ukuran sampel 5 cm x 5 cm x 1 cm. Sedangkan sifat mekanis yang diuji adalah kuat tekan dengan ukuran sampel 5 cm x 5 cm x 1 cm dan kuat lentur dengan ukuran sampel 20 cm x 5 cm x 1 cm. Berdasarkan hasil pengujian densitas terendah didapatkan pada persentase serat 1.5% sebesar 1.39 g/cm3, nilai porositas terendah pada persentase serta 0% sebesar 9.38%, dan nilai daya serap air terendah pada persentase serat 0% sebesar 5.96%. Sedangkan untuk nilai kuat tekan tertinggi didapatkan pada persentase serat 1.5% sebesar 56.27 kg/cm2 dan nilai kuat lentur tertinggi pada persentase serat 1.5% sebesar 40.5 kg/cm2. Nilai densitas, porositas, daya serap air, dan kuat lentur sudah memenuhui standar SNI 03-2105-2006 dan SNI 03-2104-1991 namun untuk kuat tekan belum memenuhi standar SNI.
Analisis Hujan Ekstrem di Wilayah Makassar Periode 2017-2021 Meiske Caesaria Soemarno; Muhammad Arsyad; Subaer Subaer; Adi Prasetiyo
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.017 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.542-547.2022

Abstract

Makassar merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang rentan terhadap kejadian hujan ekstrem sehingga diperlukan indeks peringatan dini untuk meminimalisir resiko yang akan ditimbulkan jika terjadi hujan ekstrem. Data yang digunakan dalam pembuatan indeks peringatan dini meliputi data angin (divergence dan relative vorticity), Madden-Julian oscillation (MJO), anomali outgoing longwave radiation (OLR), dan southern oscillation index (SOI) pada tahun 2017-2021. Hujan ekstrem di Makassar pada tahun 2017-2021 tercatat sebanyak 43 kejadian yang umumnya dipengaruhi oleh pola angin konvergen, pola angin siklonik, dan anomali (OLR) yang bernilai negatif. Hasil indeks dari tiap faktor cuaca saat kejadian hujan ekstrem di Makassar pada tahun 2017-2021 meliputi data divergence (-280,59 µs-1 sampai dengan -25,47 µs-1), data relative vorticity (-236,13 µs-1 sampai dengan -55,23 µs-1), data MJO (fase 1 sampai dengan fase 8), data SOI (-40,11 mb s/d 34,1 mb), dan data anomali OLR (-95,85 W/m2 s/d 9,59 W/m2).
Pengaruh Modifikasi Fisika pada Komposisi, Struktur Kristal dan Sifat Katalitik Lempung Solok Admi Admi; Florencia Tri Angellika; Yetria Rilda; Syukri Syukri
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.308 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.548-555.2022

Abstract

Mineral lempung yang diperoleh dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat, telah dimodifikasi secara fisika melalui pemanasan pada 105°C, 450°C dan 850°C. Aktivitas katalitiknya telah diuji dalam transesterifikasi minyak jelantah untuk menghasilkan metil ester asam lemak. Komposisi utama lempung ditemukan terdiri dari Si, Al dan Fe serta unsur-unsur minor lainnya seperti K, Ti, Na, Ca Mg, dan Mn (pengukuran XRF). Jenis mineral utama sampel lempung adalah kaolinite dan illite (karakterisasi XRD). Kalsinasi pada suhu 850 °C mengakibatkan penurunan fasa kaolinit yang menandakan telah terjadi transformasi parsial menjadi metakaolin (analisis XRD). Pengujian aktivitas katalitik di bawah kondisi reaksi tertentu dari semua lempung menunjukkan bahwa lempung yang dikalsinasi pada 850°C menghasilkan dua jenis senyawa biodiesel yaitu metil ester asam palmitat dan metil ester asam oleat (analisis GC-MS). Tanah liat yang dipanaskan pada suhu 110 dan 450 oC sama sekali tidak menunjukkan aktivitas katalitik
Pengaruh Paparan Radiasi Dental Panoramik Digital Terhadap Aktivitas Kerja Enzim Amilase Pada Air Liur Seruni Amatulhaq; Dian Milvita; Rico Adrial
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.595 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.1.63-69.2023

Abstract

Pengaruh paparan radiasi dental panoramik digital terhadap aktivitas kerja enzim amilase telah diteliti pada air liur 20 pasien yang menderita penyakit gigi dan mulut. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh dosis radiasi terhadap Power of Hydrogen (pH) saliva, menganalisis hubungan perubahan pH saliva terhadap perubahan aktivitas kerja enzim amilase pada saliva, dan menganalisis pengaruh dosis radiasi terhadap aktivitas kerja enzim amilase pada saliva. Akumulasi dosis ekivalen yang diterima pasien diukur menggunakan Dosimeter Digital Aloka PDM-127. Derajat keasaman (pH) saliva pasien sebelum dan setelah terpapar radiasi diukur menggunakan pH meter digital. Aktivitas kerja enzim amilase pada saliva pasien sebelum dan setelah terpapar radiasi diuji menggunakan uji iodin. Hasil yang didapatkan yaitu dosis radiasi menyebabkan terjadinya peningkatan pH saliva pada 18 pasien dan penurunan pH saliva pada 2 pasien yang bergantung pada riwayat konsumsi obat-obatan dan kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut pasien. Hubungan perubahan pH saliva terhadap perubahan kinerja enzim amilase akibat dosis radiasi yang diterima pasien tidak didapatkan karena nilai pH optimum yang tidak dapat ditentukan. Perubahan pH saliva akibat dosis radiasi menyebabkan peningkatan kinerja enzim amilase pada 10 pasien dan penurunan kinerja enzim amilase pada 10 pasien yang dipengaruhi oleh nilai pH optimum.
Penentuan Laju Dosis Efektif Gas Radon (222Rn) dan Gas Thoron (220Rn) Menggunakan CR-39 di Nagari Solok Bio-Bio, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat Muhammad Rizqi Widisaputra; Dian Milvita; Kusdiana Kusdiana
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.552 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.1.1-7.2023

Abstract

Telah dilakukan pengukuran laju dosis efektif dari gas radon (222Rn) dan gas thoron (220Rn) menggunakan CR-39 di Nagari Solok Bio-Bio, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat. Pengukuran dilakukan untuk mengetahui laju dosis efektif yang diterima oleh masyarakat di Nagari tersebut. CR-39 dipasang sebanyak 30 buah selama 4 bulan di langit-langit rumah masyarakat di lokasi tersebut. Hasil pengukuran nilai laju dosis efektif dari gas radon berada pada rentang (0,18 - 4,01) mSv/tahun dan nilai laju dosis efektif dari gas thoron ialah (0,07-0,74) mSv/tahun. Hasil pengukuran laju dosis berada di bawah nilai ambang batas yang direkomendasikan pada PERKA BAPETEN NO.16 Tahun 2013, kecuali nilai laju dosis efektif gas radon yang terdapat pada rumah No.4 dengan nilai 4,01 mSv/tahun.
Analisis Energi Dispersif dan Uji Kapasitansi Karbon Aktif Sabut Pinang (Areca Catechu L) Sebagai Elektroda Kapasitor Fitra Aulia Berutu; M. Masthura
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.518 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.1.95-100.2023

Abstract

Tanaman pinang termasuk jenis palma yang belum banyak dikembangkan pemanfaatannya saat ini pemanfaatannya hanya untuk bahan makanan, pewarna kain dan obat-obatan. Pada tanaman pinang terdapat sabut pinang yang memiliki senyawa selulosa yang cukup besar mencapai 40% menjadikan sabut pinang sebagai karbon aktif dalam pembuatan elektroda kapasitor dengan bantuan aktivasi fisika dan kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi aktivator terhadap karakterisasi karbon aktif dan untuk mengetahui nilai kapasitansi elektroda kapasitor. Penelitian ini menggunakan KOH dengan konsentrasi 1 M, 3 M, 5 M dengan tiga karekterisasi yaitu EDX, UV-Vis dan Kapasitansi Meter. Hasil penelitian menunjukkan karbon aktif yang paling banyak terdapat pada pada sampel aktivasi fisika sebesar 38,47 % : KOH 5 M 36,64 % : KOH 3 M 26,41 % : KOH 1 M 20,13 % . Luas permukaan karbon aktif aktivasi fisika 13,01 g : KOH 1 M 14,51 g, : KOH 3 M 14,52 g dan KOH 5 M 14,53 g. Luas permukaan karbon aktif mempengaruhi besar nilai kapasitansi, 0,93F, 1,19F, 1,81 F dan 2,00F.
Pendugaan Instrusi Air Laut Terhadap Air Tanah Dangkal di Pantai Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman Rahmah Dina Yusra; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.179 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.1.35-41.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian di Pantai Kecamatan Pariaman Utara, Sumatera Barat menggunakan metode geolistrik Konfigurasi Wenner 2 Dimensi untuk mengetahui posisi serta kedalaman instrusi air laut di Pantai Ampalu dan Pantai Balai Naras, Kecamatan Pariaman Utara, Sumatera Barat. Penelitian dilakukan pada empat lintasan dengan panjang lintasan masing-masing 100 meter, dua lintasan sejajar garis pantai dan dua lintasan tegak lurus terhadap garis pantai. Pengolahan data menggunakan software RES2DINV versi demo sehingga didapatkan penampang lintang resistivitas. Pada penelitian ini juga diukur nilai konduktivitas listrik dan pH untuk pembanding dengan hasil penampang resistivitas. Hasil penelitian menunjukkan Lintasan 1 memiliki rentang nilai resistivitas 172-45.584 Ωm yang diperkirakan berupa pasir berkerikil dan pasir lempung. Lintasan 2 memiliki rentang resistivitas 47,4- 200.809 Ωm yang diperkirakan pasir kerikil dan pasir lempung. Lintasan 3 memiliki rentang resistivitas 58,7-37.984 Ωm yang diperkirakan berupa pasir kerikil, gamping dan granit. Lintasan 4 memiliki rentang resistivitas 0,984-3.825 Ωm yang diperkirakan berupa pasir kerikil mengandung air asin dan pasir kerikil. Lintasan 1, 2 dan 3 belum menunjukan indikasi instrusi air laut dikarenakan nilai resistivitas yang besar menandakan bahwa sedikitnya air yang bersalinitas pada material batuan. Lintasan 4 menunjukkan instrusi pada jarak 125 m dari pantai pada kedalaman 4-5 meter dengan nilai resistivtas 0,984-3,20 Ωm yang diperkirakan berupa pasir kerikil mengandung air asin. Hal ini juga didukung dengan nilai konduktivitas listrik sampel melebihi 200 µmho/cm dan pH sampel menurun yaitu 271 µmho/cm dan pH 6,78. 

Page 63 of 179 | Total Record : 1790