cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Sistem Kontrol Kualitas Air Pada Akuarium Ikan Hias Air Tawar dan Monitoring Via Telegram Berbasis IoT Fajri Fachrezy Hamid; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.451-457.2023

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem kontrol kualitas air pada akuarium ikan hias air tawar dan monitoring via Telegram. Parameter yang digunakan yaitu kekeruhan, suhu dan pH. Nilai ambang batas pada kualitas air yaitu kekeruhan 25 NTU, suhu 28OC dan pH air 6 hingga 8. Sensor yang digunakan pada pengujian ini yaitu sensor turbidity SEN0198, sensor DS18B20 dan pH sensor. Alat pengontrol kualitas air akuarium berupa pompa filter, kipas DC dan pH buffer. Data kualitas air diproses oleh mikrokontroler Arduino Uno dengan menggunakan aplikasi arduino IDE. Tegangan yang didapatkan dari sensor diolah oleh mikrokontroler untuk dikirim melalui ESP8266 sebagai modul WIFI dan ditampilkan dalam notifikasi Telegram. Persentase kesalahan dari sensor turbidity SEN0189 sebesar 4,23%, sensor DS18B20 sebesar 2,76% dan sensor pH sebesar 1,71% . Hasil ini mengindikasikan bahwa ketiga sensor dapat berfungsi dengan baik sebagai sistem kontrol dan monitoring kualitas air pada akuarium. 
Interpretasi Sebaran Anomali Magnetik di Daerah Prospek Panas Bumi Sumani, Sumatera Barat Syafira Aulina Refiani; Ahmad Fauzi Pohan; Ardian Putra
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.387-393.2023

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran anomali magnetik di daerah panas bumi Jorong Padang Belimbing dengan menggunakan metode geomagnet.  Pengambilan data dilakukan menggunakan magnetometer dengan titik amat di 186 titik pengamatan dengan 14 lintasan dan jarak antar titik adalah 100 m. Data anomali magnetik yang didapatkan dikoreksi dengan koreksi harian dan koreksi IGRF, selanjutnya dilakukan reduksi ke kutub dan kontinuasi ke atas. Setelah dilakukan proses pengolahan data, didapatkan nilai anomali total di daerah penelitian antara -1682,8 nT hingga 6739,9 nT yang memiliki beberapa nilai di bawah IGRF.  Hal ini diduga karena adanya demagnetisasi batuan akibat adanya sumber panas di bawah permukaan.  Pemodelan 2D dilakukan dengan menganalisa anomali medan magnet hasil kontinuasi ke atas dengan ketinggian 100 m. Berdasarkan pemodelan menunjukkan terdapat empat lapisan pada daerah penelitian.  Lapisan pertama diindikasikan sebagai aluvium, lapisan kedua diindikasi sebagai aliran piroklastik, lapisan ketiga diindikasikan sebagai satuan lava dan vulkanik tersier yang merupakan batuan penudung (cap rock) dengan kedalaman rata-rata 225 meter hingga 1465 meter di bawah permukaan dan lapisan terakhir diindikasikan sebagai reservoir yang didominasi oleh satuan meta batu gamping.  Sumber panas di daerah Padang Belimbing diduga berasal dari aktivitas vulkanik bukit Tinjau Laut.
Identifikasi Pencemaran Logam Berat dan Hubungannya dengan Suseptibilitas Magnetik pada Sedimen Sungai Batang Agam Segmen Kota Bukittinggi Mayank Aprianto; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.487-491.2023

Abstract

Kandungan logam berat pada sedimen sungai Batang Agam segmen Kota Bukittinggi telah diidentifikasi. Sampel sedimen diambil pada aliran sungai sepanjang 3 km pada  6 titik sampel. Enam sampel yang diambil kemudian di uji XRF untuk mengetahui kandungan logam beratnya. Hasil uji XRF menunjukan bahwa sampel mengandung logam berat Cr, Mn, Fe, Ni, Zn, Cu, As dan Pb. Konsentrasi rata-rata logam berat pada sedimen Sungai Batang Agam sudah melebihi ambang batas yang di tetapkan, yaitu Cr (206,6 ppm), Mn (3646,6 ppm), Fe (27298 ppm), Ni (83,3 ppm), Zn (4058,3 ppm), Cu (621,6 ppm), As (51,6 ppm) dan Pb (530 ppm). Hal ini mengindikasi bahwa sedimen Sungai Batang Agam segmen Kota Bukittinggi tercemar logam berat. Perbandingan kandungan logam berat antara titik S1 (hulu) dengan S15 (hilir) diketahui sungai sudah tercemar saat memasuki Kota Bukittinggi namun terdapat beberapa kandungan logam yang meningkat setelah melewati Kota Bukittinggi dengan kenaikan sekitar 60-80% dari nilai ambang batasnya.
Analisis Kandungan Radionuklida Alam Pada Fly Ash, Bottom Ash, dan Tanah dari PLTU di Industri Gula dengan Menggunakan Spektrometer Gamma Puspa Tirta Caredek; Muji Wiyono; Wahyudi Wahyudi; Kusdiana Kusdiana; Sri Oktamuliani
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.423-429.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas spesifik 226Ra, 232Th dan 40K yang terdapat pada sampel fly ash, bottom ash, dan tanah di sekitar PLTU pada industri gula. Masing – masing tiga sampel fly ash dan bottom ash diambil dari silo, dan Sembilan sampel tanah diambil pada radius (0-4) km dari PLTU. Pencacahan sampel dilakukan menggunakan spektrometer gamma dengan detektor HPGe. Sampel dicacah selama 17 jam, dan diolah menggunakan software Maestro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas spesifik 226Ra dan 40K pada fly ash dan bottom ash berada di bawah nilai rata-rata dunia, kecuali 232Th pada fly ash dengan nilai rata-rata 88,45 ± 2,48 Bq/kg di atas nilai yang dilaporkan UNSCEAR. Pengukuran aktivitas spesifik 226Ra, 232Th dan 40K pada tanah di sekitar industri gula menunjukkan konsentrasi tertinggi pada tanah yang berada semakin dekat dengan cerobong PLTU. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktifitas spesifik 226Ra, 232Th dan 40K pada sampel fly ash, bottom ash, dan tanah di sekitar industri gula tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Perbandingan Nilai Mean Glandular Dose (MGD) dari Penggunaan Filter Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh) Pada Pesawat Mamografi Zhafirah Putri Fadhilah; Rico Adrial; Fafi Rahmah
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.362-366.2023

Abstract

Pesawat mamografi merupakan alat yang digunakan pada kegiatan skrining payudara, sehingga dosis radiasi yang diterima pada payudara atau Mean Glandular Dose (MGD) perlu diperhatikan. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi dengan anoda berbahan Molybdenum (Mo) dan filter dengan bahan Molybdenum (Mo) dan Rhodium (Rh). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan nilai MGD dari setiap penggunaan tegangan tabung dengan kombinasi anoda filter Mo/Mo dan Mo/Rh serta membandingkannya. Penelitian ini menggunakan pesawat mamografi, fantom Nuclear Associates 18-220 dengan ketebalan 45 mm dan RaySafe X2 MAM. Pengambilan data dilakukan dengan dua mode penyinaran yaitu secara otomatis dan manual. Penyinaran manual menggunakan variasi tegangan dari (23 – 32) kV. Hasil dari penyinaran otomatis didapatkan arus tabung yang sesuai untuk ukuran fantom yang digunakan yaitu 80 mAs. Pada penyinaran manual didapatkan nilai MGD untuk kombinasi anoda filter Mo/Mo berada pada rentang nilai (0,33 – 1,25) mGy dengan persentase error 11% untuk tegangan 32 kV. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh berada pada rentang (0,44 – 1,91) mGy dengan persentase error 13,4% untuk tegangan 23%. Nilai MGD kombinasi anoda filter Mo/Rh lebih tinggi dibandingkan kombinasi anoda filter Mo/Mo. Hal ini dikarenakan nomor atom Rhodium (Rh) lebih tinggi apabila dibandingkan nomor atom Molybdenum (Mo). Selain nomor atom, energi puncak sinar-X karakteristik dari bahan filter juga mempengaruhi nilai MGD. Secara keseluruhan nilai yang didapatkan masih dalam batas yang ditetapkan oleh Perka BAPETEN No. 2 Tahun 2018 yaitu di bawah 3 mGy.
Karakterisasi Sifat Mekanik dan Biodegradable Komposit Hibrid Polipropilena dengan Pati Singkong Menggunakan Serat Pinang dan Serat Eceng Gondok Yazid Reza Hanovatias; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.458-464.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi sifat mekanik dan biodegradable komposit hibrid polipropilena dengan pati singkong menggunakan serat pinang dan serat eceng gondok. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan komposit hibrid yang kuat dan ramah lingkungan  Komposisi serat pinang dan eceng gondok divariasikan dengan rasio perbandingan 1:1. Persen volume serat yang digunakan yaitu 5%, 10%, 15%, 20%,  dengan panjang serat 3 mm. Pembuatan sampel pada penelitian ini menggunakan metode hand lay-up. Metode hand lay-up merupakan proses pelapisan serat dengan matrik yang dilakukan secara manual. Penelitian ini dilakukan pengujian kuat tarik, regangan, modulus elastisitas dan uji biodegradable. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai kuat tarik dan modulus elastisitas tertinggi yaitu 18,37 Mpa dan 3549 Mpa pada fraksi volume serat 5%. Nilai regangan tertinggi yaitu 0,0064 % pada fraksi volume serat 20%. Pada laju degradasi didapatkan hasil sebesar 0,03853% per hari. Maka dari hasil penelitian dapat disimpulkan nilai modulus elastisitas sudah memenuhi standar dashboard mobil.
Identifikasi Karakteristik Fluida dan Estimasi Temperatur Reservoir Panas Bumi di Tanjung Raya dan Palupuh, Kabupaten Agam Ariqah Ardelia; Dwi Pujiastuti; Ahmad Fauzi Pohan
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.394-400.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi karakteristik fluida dan estimasi temperatur reservoir panas bumi di Tanjung Raya dan Palupuh, Kabupaten Agam. Sampel penelitian diambil dari 2 titik sumber mata air panas masing-masing sebanyak 500 ml pada bagian dasar, tengah dan permukaan mata air panas. Identifikasi karakteristik fluida panas bumi dilakukan menggunakan diagram segitiga Cl-Li-B untuk menentukan asal-usul dan pengenceran fluida panas bumi serta diagram segitiga Na-K-Mg untuk menentukan kesetimbangan fluida panas bumi. Estimasi temperatur reservoir panas bumi ditentukan dengan persamaan geotermometer. Konsentrasi unsur Na, K dan Mg pada masing-masing sampel diuji menggunakan Atomic Absorpsion Spectroscopy (AAS), konsentrasi unsur Ca, Li dan B diuji menggunakan Inductively Coupled Plasma – Atomic Emission Spectroscopy (ICP-AES), konsentrasi unsur Cl diuji menggunakan metode titrasi dan konsentrasi senyawa SiO2 diuji menggunakan Visible Spectroscopy. Berdasarkan hasil penelitian, fluida panas bumi di Tanjung Raya dan Palupuh mengalami sedikit pengenceran dan terletak jauh dari sumber panas bumi. Mata air panas di Tanjung Raya dan Palupuh berada pada daerah immature water yang mengindikasikan fluida panas bumi tidak mencapai kesetimbangan dan terjadi banyak pencampuran dengan air permukaan. Estimasi temperatur reservoir panas bumi yang didapatkan menggunakan persamaan geotermometer silika memiliki temperatur 164,153⁰C – 175,209⁰C, yang dapat dikategorikan sebagai sistem panas bumi bertemperatur sedang.
Karakterisasi Koefisien Absorpsi Bunyi dan Impedansi Akustik dari Panel Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Menggunakan Metode Tabung Muhammad Nikon; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.492-498.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai koefisien absorpsi bunyi dan impedansi akustik dengan menggunakan metode tabung. Panel akustik dibuat dari material akustik berbahan dasar serat tandan kosong kelapa sawit dan matriks lem kanji dengan memvariasikan panjang serat yang digunakan pada setiap sampel. Variasi panjang serat yang digunakan yaitu 0,5 cm, 1 cm, 1,5 cm, 2 cm dan 3 cm. Variasi frekuensi yang digunakan pada penelitian ini yaitu 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz, 8000 Hz. Nilai koefisien absorpsi yang tertinggi yaitu 0,99 pada frekuensi 500 Hz untuk sampel 1, sampel 3 dan sampel 4. Nilai impedansi akustik tertinggi terdapat pada sampel 1 yaitu 1,96 dyne.sec/cm5 pada frekuensi 500 Hz. Semakin panjang variasi serat yang digunakan maka akan menghasilkan porositas yang tinggi sehingga penyerapan gelombang bunyi menjadi maksimal. Berdasarkan ISO 11654 nilai koefisien absorpsi bunyi dan impedansi akustik minimum adalah 0,15, dan serat tandan kosong kelapa sawit memiliki nilai di atas 0,15 sehingga berpotensi sebagai bahan dasar material akustik.
Rancang Bangun Sistem Pemutus Arus Listrik Berdasarkan Pemantauan Ketinggian Banjir di Perumahan dan Notifikasinya Via Telegram Reza Fadhreane; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.430-436.2023

Abstract

Telah dirancang sistem pemutus arus listrik otomatis berdasarkan deteksi ketinggian banjir di perumahan dan notifikasinya via Telegram untuk menghindari terjadinya korsleting listrik. Sistem ini dirancang agar masyarakat pengguna dapat mengetahui kondisi keamanan listrik di rumahnya pada saat terjadi banjir. Sistem ini terdiri dari sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi ketinggian air, motor servo untuk menggerakkan tombol on/off MCB, buzzer untuk peringatan awal sebelum listrik dimatikan, modul mikrokontroler NodeMCU ESP8266 untuk mengendalikan sistem dan mengirimkan informasi ke smartphone pengguna melalui aplikasi Telegram. Hasil pengukuran, analisis, dan uji coba yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik untuk memutuskan arus pada saat ketinggian banjir mencapai nilai yang ditentukan, yaitu 3 cm. Buzzer akan berbunyi ketika ketinggian air di dalam rumah mencapai 2 cm, dan pengguna akan mendapatkan notifikasi dari Telegram bahwa listrik akan dimatikan. Sistem ini belum dirancang untuk menyalakan kembali aliran listrik ketika air telah surut di bawah 3 cm.
Pengaruh Variasi Jenis Bahan Terhadap Pengurangan Taraf Intensitas Bunyi Dala Novika Sandi; Dwiria Wahyuni; Nurhasanah Nurhasanah; Muliadi Muliadi; Hasanuddin Hasanuddin; Mega Nurhanisa
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.367-372.2023

Abstract

Acoustic materials such as plastic carpet, gypsum board, styrofoam and plywood can be used to reduce sound intensity. Nevertheless, the existing research has generally focused on single-ingredient studies. In this research, the optimum thickness of each material will be sought based on its efficiency in reducing the sound intensity level. Besides that, the efficiency of various types of materials will also be tested for reducing the level of sound intensity. In this study, a resonator tube was used in making measurements. Acoustic materials used as test materials, both single materials and combined materials, can be placed in the resonator tube. The distance between the sound source and the detector is 30 cm, with the position of the detector right behind the acoustic material. Tests on a single material show that the measured sound intensity level decreases in proportion to the thickness of the acoustic material, with styrofoam has the lowest efficiency. Meanwhile, the combined material that combines plastic carpet material at a frequency of 2000 Hz has an efficiency value that tends to be higher than the combination of materials without carpet with efficiency >30%. However, at a frequency of 1500 Hz, all combined materials have efficiency values that are not significantly different. All models of material combinations are proven to be able to reduce sound intensity levels compared to single materials. Thus, it can be concluded that the combined material has the potential as an efficient acoustic material.

Page 70 of 179 | Total Record : 1782