cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Sintesis dan Karakterisasi Sifat Optik Nanokomposit Fe3O4@CQD (Carbon Quantum Dots) Deli Novita; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3352.234 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.2.310-315.2023

Abstract

Sintesis nanopartikel Fe3O4 telah dilakukanmenggunakan metode kopresipitasi yaitu dengan mencampurkan FeCl3.6H2O dan FeSO4.7H2O dengan penambahan larutan basa NH4OH. Modifikasi permukaan nanopartikel magnetik Fe3O4 oleh material luminisens yaitu carbon quantum dots (CQD) bertujuan untuk menghasilkan nanokomposit yang dapat diaplikasikan sebagai material bioimaging. Kombinasi material magnetik dan material luminisens menjadi nanokomposit magnetik luminisens menarik untuk dikembangkan dan diaplikasikan dalam bidang biomedis. CQD disintesis menggunakan metode pemanasan sederhana dengan sumber karbon berasal dari daun pisang kering. Nanokomposit Fe3O4@CQD disintesis menggunakan metode hidrotermal pada suhu 180℃ selama 12 jam. Sifat optik nanokomposit Fe3O4@CQD dianalisis berdasarkan hasil karakterisasi spektrofotometer UV-Vis. Berdasarkah hasil karakterisasi UV-Vis, nanokomposit Fe3O4@CQD memiliki empat puncak absorbansi yang berada pada panjang gelombang 294 nm, 325 nm, 341 nm, dan 362 nm. Sifat fisis CQD menunjukkan warna transparan di bawah cahaya tampak, sedangkan warna biru kehijauan ketika dikenai sinar UV. Hasil uji XRD menunjukkan adanya puncak CQD pada 24,3⁰ dengan bidang hkl (002). Ukuran kristal nanokomposit Fe3O4@CQD sebesar 27,20 nm.
Sistem Kontrol Lampu Otomatis dan Peringatan Barang Bawaan yang Tertinggal di Toilet Umum Rini Anggriani; Meqorry Yusfi; Rahmat Rasyid
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.486 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.2.241-247.2023

Abstract

Telah dibuat sistem kontrol lampu otomatis dan peringatan barang bawaan yang tertinggal di toilet umum. Sistem ini berfungsi sebagai sistem kontrol lampu yang dapat menghemat penggunaan energi listrik dan memberikan notifikasi peringgatan jika ada barang bawaan pengguna toilet umum yang tertinggal. Sistem ini menggunakan sensor Passive Infrared (PIR) sebagai pendeteksi sinar inframerah dari pengguna toilet, sensor load cell sebagai pendeteksi barang bawaan, relay sebagai sakelar otomatis yang akan menyalakan atau mematikan lampu dan buzzer sebagai komponen yang akan mengeluarkan bunyi notifikasi ketika ada barang bawaan yang tertinggal. Lampu akan menyala secara otomatis jika sensor PIR menerima pancaran sinar inframerah dari pengguna toilet. Buzzer akan berbunyi jika ada barang bawaan yang tertingal di atas penampang load cell dan lampu dalam keadaan mati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sensor PIR mampu menangkap pancaran sinar inframerah hingga jarak 8 meter dengan sudut bacaan maksimal 70o untuk sisi kiri dan sisi kanan. Barang bawaan yang dapat dideteksi oleh sensor load cell yaitu dari 10 g hingga 20 kg dengan persentase error rata-rata 0,58%. Rangkaian keseluruhan pada sistem ini dapat bekerja dengan baik sesuai dengan perintah pada program perangkat lunak.
Identifikasi Pencemaran Air Sungai Batang Lembang di Kota Solok Berdasarkan Tinjauan Fisika dan Kimia Rani Masita; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.502 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.2.178-184.2023

Abstract

Telah dilakukan identifikasi pencemaran air Sungai Batang Lembang di Kota Solok berdasarkan parameter fisika dan kimia. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak enam titik di sepanjang aliran sungai di Kota Solok. Identifikasi dilakukan berdasarkan parameter temperatur, konduktivitas listrik, pH, Total Dissolved Solid (TDS), kandungan logam berat (Hg dan Pb), dan kandungan fosfat. Analisis tingkat pencemaran menggunakan metode Indeks Pencemaran air (IP). Berdasarkan nilai IP, air sungai Batang Lembang di Kota Solok dikategorikan tercemar ringan dengan nilai IP rata-rata sebesar 1,124. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa diantara tujuh parameter hanya parameter fosfat yang telah melebihi standar batas baku mutu air sungai kelas II menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001. Nilai rata-rata temperatur air di sungai Batang Lembang adalah 31°C. Nilai ini lebih rendah dari temperatur udara di sekitarnya yaitu 30°C. Nilai rata-rata pH sampel air adalah 7,5 yang bersifat basa. Nilai konduktivitas listrik sampel air berkisar antara antara 136 hingga 196 µS/cm dengan nilai rata-rata yaitu 174 µS/cm. Nila rata-rata TDS sampel air adalah 87 mg/L. Konsentrasi tertinggi kandungan Hg dalam sampel air adalah 0,0010 mg/L yang berada pada batas baku mutu dan nilai Pb dalam semua sampel kecil dari 0,002 mg/L yang belum melebihi nilai batas baku mutu sebesar 0,03 mg/L.
Analisis Efektivitas Sumber Radiasi pada Brakiterapi Paru-paru Kiri berdasarkan Jumlah Seed menggunakan Simulasi Monte Carlo S Juari; Yudha Arman; Nurhasanah Nurhasanah; Fajar Arianto
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.346 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.2.275-281.2023

Abstract

Menurut Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari World Health Organization (WHO) pada 2020, dari 19,3 juta kasus kanker sekitar 10 juta kematian akibat kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sumber radiasi efektif pada pengobatan brakiterapi kanker paru-paru kiri menggunakan MCNP6 berdasarkan variasi jumlah seed yang dilakukan pada phantom ORNL-MIRD 1996. Seed atau benih sumber radiasi diletakkan secara acak pada geometri paru-paru kiri dengan tally F8 dan NPS (­N-particle source) sebesar 1000000 kemudian diperoleh hasil running berupa energi deposisi yang diterima organ paru-paru kiri dan organ lainnya seperti paru-paru kanan, jantung, hati dan pangkreas dalam satuan MeV/Trans kemudian dikonversi menjadi Joule/Trans yang selanjutnya dibagi dengan massa organ untuk mendapatkan dosis serap dengan satuan gray (Gy). Dosis optimal yang digunakan untuk brakiterapi paru-paru dalam dunia medis sebesar 42 Gy, diperoleh jumlah seed untuk menghasilkan dosis serap optimal tersebut dari setiap sumber radiasi I-125, Pd-103 dan Cs-131 dengan jumlah seed berturut-turut 29, 61 dan 148 seed. Berdasarkan perbandingan jumlah seed tersebut, sumber radiasi yang dianggap paling efektif untuk pengobatan kanker paru-paru kiri adalah I-125.Menurut Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari World Health Organization (WHO) pada 2020, dari 19,3 juta kasus kanker sekitar 10 juta kematian akibat kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sumber radiasi efektif pada pengobatan brakiterapi kanker paru-paru kiri menggunakan MCNP6 berdasarkan variasi jumlah seed yang dilakukan pada phantom ORNL-MIRD 1996. Seed atau benih sumber radiasi diletakkan secara acak pada geometri paru-paru kiri dengan tally F8 dan NPS (­N-particle source) sebesar 1000000 kemudian diperoleh hasil running berupa energi deposisi yang diterima organ paru-paru kiri dan organ lainnya seperti paru-paru kanan, jantung, hati dan pangkreas dalam satuan MeV/Trans kemudian dikonversi menjadi Joule/Trans yang selanjutnya dibagi dengan massa organ untukmendapatkan dosis serap dengan satuan gray (Gy). Dosis optimal yang digunakan untuk brakiterapi paru-paru dalam dunia medis sebesar 42 Gy, diperoleh jumlah seed untuk menghasilkan dosis serap optimal tersebut dari setiap sumber radiasi I-125, Pd-103 dan Cs-131 dengan jumlah seed berturut-turut 29, 61 dan 148 seed. Berdasarkan perbandingan jumlah seed tersebut, sumber radiasi yang dianggap paling efektif untuk pengobatan kanker paru-paru kiri adalah I-125.
Karakterisasi Arus dan Tegangan Detektor Gas Hidrogen dari Bahan Semikonduktor Heterokontak TiO2/ZnO(Mg) Ilham Afriesta Bahar; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.149 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.2.213-219.2023

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi detektor gas hidrogen berupa pelet heterokontak. Pelet terdiri dari lapisan pertama TiO2 dan lapisan kedua ZnO didoping dengan 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% mol Mg. Pembuatan detektor diawali dengan pencampuran bahan, penggerusan bahan selama 4 jam, kalsinasi pada suhu 500 °C selama 4 jam, penggerusan ulang selama 1 jam, kompaksi menjadi pelet, dan sintering pada suhu 800 °C selama 4 jam menggunakan metode reaksi dalam keadaaan padat. Detektor gas diuji pada suhu ruang dengan karakterisasi I-V, penentuan nilai sensitivitas, selektivitas, konduktivitas, waktu respon, dan karakterisasi XRD. Pengukuran karakteristik I-V menunjukkan bahwa sampel TiO2/ZnO didoping 4% mol Mg memiliki sensitivitas tertinggi yaitu 6,33 dengan tegangan 21 volt pada suhu ruang. Nilai selektivitas tertinggi terdapat pada sampel TiO2/ZnO didoping 2% mol Mg yaitu 1,54 dengan teganan 30 volt. Konduktivitas tertinggi terdapat pada sampel TiO2/ZnO didoping 6% mol Mg sebesar 18,54/Ωm pada lingkungan hidrogen. Waktu respon sampel TiO2/ZnO didoping 4% mol Mg pada tegangan 21 volt adalah 42 s. Hasil XRD menunjukkan bahwa sampel ZnO yang didoping Mg memiliki ukuran kristal yang lebih kecil dibandingkan dengan sampel ZnO tanpa doping.
Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel Serbuk Batang Pisang dan Kulit Buah Kakao Bertulang Ayaman Lidi Kelapa Dendy Kurniady Zul Adha; Mora Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.290-296.2023

Abstract

Penelitian tentang pembuatan komposit dari serbuk batang pisang dan kulit buah kakao bertulang anyaman lidi kelapa terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel perekat resin epoksi telah dilakukan. Sifat fisis yang diuji meliputi densitas, kadar air, dan daya serap air. Sementara pengujian sifat mekanis meliputi kuat lentur dan kuat tekan. Papan partikel dibuat dengan memvariasikan komposisi partikel serbuk batang pisang dan kulit buah kakao yaitu 70%:0%, 50%:20%, 35%:35%, 20%:50%, 0%:70% dengan kadar resin epoksi 30%. Proses awal pencampuran serbuk batang pisang, serbuk kulit buah kakao, resin epoksi serta katalis. Bahan dibagi menjadi dua adonan dan dimasukan ke dalam cetakan besi ukuran 12 cm x 8 cm x 2 cm dan anyaman lidi kelapa sebagai pembatas antara dua adonan.  Cetakan dikempa dengan tekanan kempa sebesar 3000 kg pada suhu 180oC selama 10 menit. Hasil uji sifat fisis menunjukan bahwa papan partikel termasuk papan partikel berkerapatan tinggi dengan nilai densitas di atas 9 g/cm3. Berdasarkan kadar air dan daya serap airnya memenuhi ketentuan SNI 03-2105-2006. Untuk nilai kuat lentur (MOE) belum memenuhi standar sedangkan nilai dari kuat tekan (MOR) sudah memenuhi standar SNI 03-2105-2006. Variasi massa terbaik pada pembuatan papan partikel serbuk batang pisang 20% dan serbuk kulit buah kakao 50%.
Prakiraan Intensitas Curah Hujan Menggunakan Metode Fuzzy Logic Berdasarakan Tipe Pola Hujan Faqih Nurrohman; Muhammad Arsyad; Agus Susanto; Adi Prasetiyo
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.401-408.2023

Abstract

Indonesia memiliki tiga tipe pola hujan yaitu pola monsunal, pola ekuatorial, dan pola lokal yang berpotensi memberikan dampak yang signifikan terhadap aktivitas penerbangan. Untuk meminimalisir dampak yang tidak diinginkan diperlukan prakiraan intensitas curah hujan menggunakan metode fuzzy logic khususnya di wilayah Medan (pola ekuatorial), Jakarta (pola monsunal), dan Sorong (pola lokal) yang merupakan wilayah dengan penerbangan tersibuk di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data dengan rentang waktu 3 jam yang terdiri dari data input seperti K-Index, Precipitable Water, kelembapan relatif lapisan 850 mb, kelembapan relatif lapisan 700 mb, dan kelembapan relatif lapisan 500 mb yang digunakan untuk memprakirakan intensitas curah hujan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini didominasi oleh output tidak hujan dan hujan ringan sedangkan akurasi yang didapatkan pada penelitian ini secara umum diatas 80% dengan wilayah Jakarta merupakan wilayah dengan akurasi tertinggi dibandingkan wilayah Medan dan Sorong.
Identifikasi Potensi Longsor di Kota Sawahlunto dengan Menggunakan Parameter Frekuensi Dominan, Amplifikasi, dan Kecepatan Gelombang Geser Lathifah Fauziah; Ahmad Fauzi Pohan
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.341-347.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian terkait potensi tanah longsor di Kota Sawahlunto. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi daerah mana saja yang berpotensi mengalami tanah longsor di Kota Sawahlunto. Daerah berpotensi longsor diidentifikasi dengan menggunakan parameter frekuensi dominan, amplifikasi, dan kecepatan gelombang geser Vs30 yang dihubungkan dengan topografi dan formasi geologi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai frekuensi dominan daerah penelitian berkisar antara 0,6074 Hz  11,4838 Hz, amplifikasi antara 0,4723  2,1598, dan Vs30 antara 381,7644 m/s  755,9333 m/s. Dari 27 titik akuisisi data, terdapat satu titik yang berpotensi tinggi mengalami tanah longsor, delapan titik berpotensi sedang, dan 18 titik berpotensi rendah. Daerah yang berpotensi tinggi mengalami tanah longsor adalah Kelurahan Durian I, Kecamatan Barangin dengan nilai frekuensi dominan 0,9182 Hz, amplifiksi 2,1598, Vs30 522,0777 m/s  568,8488 m/s, dan berada dekat dengan struktur geologi sesar.
Pengaruh Variasi Waktu Milling dan Suhu Sintering Terhadap Sifat Fisis dan Kuat Tekan Keramik Clay Angeli Riani; Mora Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.499-505.2023

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi waktu milling dan suhu sintering terhadap sifat fisis dan kuat tekan keramik clay. Clay dimilling dengan variasi waktu 0 jam (tanpa millng), 5 jam dan 10 jam. Persentase campuran clay tanpa milling (milling 0 jam) dengan milling variasi waktu 100%:0%, 90%:10%, 80%:20%, 70%:30%. Pengujian yang dilakukan pada sampel meliputi uji sifat fisis (susut bakar, densitas, porositas) dan kuat tekan, serta karakterisasi menggunakan X-ray Fluorescene (XRF). Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, nilai susut bakar berbanding terbalik dengan nilai densitas. Semakin besar nilai susut bakar, semakin kecil nilai densitas yang dihasilkan. Nilai susut bakar keramik tertinggi diperoleh pada komposisi massa 100% tanpa milling, yaitu 21,26%, 20,47%, dan 20,04%. Nilai densitas tertinggi yaitu pada campuran clay  80% tanpa milling dengan 20% milling 5 jam untuk semua variasi suhu sintering (700°C, 800°C, dan 900°C) dengan yaitu 1,80 g/cm3, 1,63 g/cm3, dan 1,81 g/cm3. Nilai porositas terendah diperoleh pada keramik clay  campuran 70% tanpa milling dengan 30% clay milling 5 jam untuk suhu sintering 700°C, yaitu 20,00%. Nilai kuat tekan tertinggi untuk suhu 900°C, yaitu pada clay 70% tanpa milling dengan 30% milling 5 jam, yaitu 383,13 kg/cm2. 
Kandungan Mikroplastik pada Air Berdasarkan Kedalaman di Waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Ade Friadi J; Eko Purwanto; Budijono Budijono
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.3.437-443.2023

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe dan kelimpahan mikroplastik pada perairan waduk PLTA Koto Panjang. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2021-Januari 2022 di perairan Waduk PLTA Koto Panjang. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling pada 5 stasiun penelitian. Analisis sampel dan identifikasi mikroplastik di Laboratorium Pengolahan Limbah Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe mikroplastik yang teridentifikasi adalah fiber, fragmen dan film. Tipe yang paling dominan ditemukan adalah  tipe  film.  Kelimpahan  mikroplastik paling  banyak ditemukan  di stasiun  5 dengan  kelimpahan  tertinggi  pada  kedalaman  3 meter  dibawah  permukaan  air sebesar 1.267 partikel/ m3.

Page 68 of 179 | Total Record : 1782