cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
TAZKIYAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 66 Documents
MENCARI BENTUK KONSELING ISLAM DALAM TRADISI SUFISME Mastur, Mastur
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini hendak mengkaji tentang berbagai permasalahan seputar bagaimanabentuk konseling Islam yang ideal dalam tradisi sufisme melalui kerangka islamisasi sains. Kehadiran tulisan ini tentunya dihajatkan untuk dapat memberikan warna yang sebenarnya dari dunia konseling Islam. Studi kepustakaan atau analisis dokumenter secara khusus digunakan untuk menelusuri pemikiran para sufisme menyangkut konseling. Berdasar analisis ditemukan bahwa embrio gagasan “islamisasi” ilmu konseling ini sesungguhnya dapat dilacak melalui “proyek Islamisasi sains” yang dilandasi oleh keyakinan bahwa sesungguhnya segala yang ada di muka bumi ini adalah ciptaan Allah dan pasti telah termaktub dalam al-Qur’an dan hadis. Oleh sebab itu, semua ilmu pengetahuan yang ada dan menjadi temuan ilmuan selama ini sesungguhnyamerupakan milik Allah dan semuanya terjadi atas kehendak-Nya. Dengan demikian dapat dipahami bahwa ilmu konseling sebagai bagian dari ilmu pengetahuan modern sudah tentu juga memiliki basis empiris dan teoretis dan karena itu harus pula diyakini bahwa ilmu konseling sesungguhnya juga merupakan bagian dari spektrum yang tercakup dalam al-Qur’an dan Hadis.
PENGARUH PSIKOLOGI TRANSPERSONAL TERHADAP KREATIVITAS Syahbana, Muhammad Ali
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikologi transpersonal terhadap kreativitas dari pandangan para tokoh psikologi transpersonal. Psikologi transpersonal yang merupakan aliran psikologi baru ke empat setelah aliran humanistik yang merupakan pengembangan dari aliran humanistik yang membantu manusia melaksanakan hal-hal yang diinginkan serta mewujudkan segala yang dimiliki serta spiritual manusia itu sendiri. Transpersonal menekankan tidak hanya bagian kebutuhan manusia dalam hal perkembangan manusia secara positif akan tetapi transpersonal menambahkan aspek yang lebih penting dalam hal spiritual yang membuat lebih baik dan merupakan sebuah kreatifitas
Bimbingan dan Konseling Keluarga; Analisis Pembinaan Keluarga Persfektif Al Qur’an Surah Lukman Ayat 16-17 Wathan, Akramul
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konseling keluarga sebagai bentuk formal suatu kelompok terapeutikberkembang relatif baru. Keluarga mempunyai arti penting dalam kehidupanmanusia dalam kehidupan masyarakat. Terbentuknya keluarga bukan sematamatamempunyai kepentingan yang sama, tetapi dari itu adalah berdasarkansukarela dan cinta kasih yang asasi dia antara dua manusia (suami-isteri).Berdasarkan rasa cinta kasih inilah kemudian lahir anak sebagai wadah antaraindividu dan kelompok yang menjadi tempat pertama dan utama sosialisasi anak.Ibu, ayah, saudara dan keluarga yang lain adalah orang yang pertama bagi anakuntuk mengadakan kontak dan tempat pembelajaran sebagaiman hidup oranglain.
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI MADRASAH ALIYAH Khaldun, Rendra
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of guidance and counseling in Indonesia started from educational settings since 1960s, as a form of government awareness in responding the educational problem and as an acceleration step in improving and increasing human resources. The seriousness of the government in optimizing the role of educational counselor, it is appeared clearly by expanding the counselor’s space and regulating the profession in legislation and government regulations. The role of counselor become more prosperous in educational institution, marked by counselor mandate to apply counseling service listed in the curriculum of 2013. On the other hand, the existence of counselors in educational settings characterized by the appearance of national education system 2003 article 1 paragraph 6 and Government Regulation of the Republic of Indonesia number 74 in 2008 about teacher article 54 item 6, mentioned that “the workload of the guidance teacher and counseling or counselor who obtain professions allowances and  additional allowance educate at least 150 students per year on one or more educational level. By observing the government’s seriousness in expressing the existence of the counselor in educational institution, it should be followed by preparing the competence of professional expert in handling the expert service for the learners. . The aspects contained in the competence including knowledge, understanding, skill, attitude, interest, value, and sensitive, toward the development of knowledge, the improvement of those competences in improving performance in order to give satisfaction in fulfilling the needs of the learners.
MODEL-MODEL PROSES PENYESUAIAN DIRI DI BIDANG AKADEMIK MAHASISWA BKI SEMESTER II ANGKATAN 2014 IAIN MATARAM Setiawati, Etty
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyesuaian diri merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Individu yang tidak dapat melakukan penyesuaian diri terhadap perubahan yang ada, maka akan rentan dengan sikap maladaptive, sedangkan individu yangbisa melakukan penyesuaian diri akan cenderung bersikap adaptif atau mampu melakukan proses penyesuaian diri dengan normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk, langkah-langkah dan proses penyesuaian diri mahasiswa dalam belajar. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) bentuk-bentuk penyesuaian diri mahasiswa antaralain penyesuaian diri adaptasi, konformitas dan penguasaan, 2) langkah-langkah penyesuaian diri ditunjukkan dengan mampu menghadapi masalah secara langsung, melakukan eksplorasi, trial and error dengan mencari pengganti dan belajar, 3) modelmodel proses penyesuaian diri dalam belajar ditunjukkan dengan sikap kemampuan mahasiswa menerima dan menilai kenyataan lingkungan diluar dirinya secara objektif, bertindak sesuaidengan potensi yang dimiliki, bertindak secara dinamis, luwes dan tidak kaku, bertindak dengan potensi-potensi positif yang layak dikembangkan, memiliki rasa hormat terhadap sesama, bertindak secara terbuka, bertindak sesuai dengan norma yang berlaku, dan memiliki rasa percaya diri terhadap diri sendiri dan lingkungannya.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PELAKU BULLYING SISWA KELAS IX DI SMPN 2 PRAYA TIMUR Ahmad Salman, Ahmad Salman
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena melihat banyak anak yang sering melakukan tindakan kekerasan atau bullying kepada teman-teman sekolahnya di SMPN 2 Praya Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah lingkungan keluarga berpengaruh terhadap pelaku bullying siswa kelas IX di SMPN 2 Praya Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengambil SMPN 2 Praya Timur sebagai latar penelitian. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 53 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, dokumentasi dan Penyebaran Angket. Analisis data yang dgunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik dengan program SPSS 22. Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui nilai sebesar 0,301 sedangkan batas angka penerimaan hipotesis Ho pada taraf signifikansi 10% dengan N=53 pada tabel product moment adalah sebesar 0,279. Kenyataan ini menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel product moment atau 0,301 > 0,279 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima.artinya bahwa ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap pelaku bullyingsiswa kelas IX di SMPN 2 Praya Timur. Dengan demikian dari hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian yang berbunyi “Ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap pelaku bullying siswa kelas IX di SMPN 2 Praya Timur” dapat diterima.
Selebritisme dan Inferiority Complex Syndrome Mastur, Mastur
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human is anorganism that always tends to have a pleasure. He calls it as the Id mechanism (a biological aspect of human being) which always demands an actualization of its satiation. Indonesian society on sociology perspective is as a society which was colonized by capitalism countries, even up to present it is still under the grip of capitalism countries (well known as neo-imprialism). This phenomenon grows and increases the hedonistic culture and consumptive culture toward Indonesian society. Celebritisme phenomenon (pop culture/Hollywood culture) toward Indonesian society, its teenagers, becomes a proven of individual and social reality (two assumptions mentioned previously). Mass media, then, has a great role in influencing personal counsciousness and it directs Indonesian society to be have what mass media exposes or present. Mass media contextually, has adominant and great role in growing and developing celebritism mentality of Indonesian society.
BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DALAM MENANGANI DAMPAK PSIKOLOGIS REMAJA AKIBAT PERCERAIAN ORANG TUA [Studi Kasus di Panti Sosial Marsudi Putra (PSMP) Paramita Mataram] Aini, Nurul
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceraian dalam keluarga senantiasa membawa dampak yang mendalam terhadap perkembangan kejiwaan remaja. Tekanan yang dialami remaja menimbulkan perubahan mental terhadap perilaku-perilaku yang ditunjukkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap perilaku remaja yang direhabilitasi di Panti Sosial Marsudi Putra Paramita Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif denganalasan sifatnya dekriptif. Adapun teknik pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi dengan subjek penelitian yaitu remaja-remaja yang menjadi korban perceraian orang tua, para pegawai PSMP Paramita khususnya yang menangani permasalahan remaja tersebut. Berdasarkan analisisdata dan temuan yang dipaparkan, sehingga bisa menjawab fokus penelitian, penelitian ini menyimpulkan bahwa: Model Bimbingan Konseling Islam yang diberikan berupa bimbingan spiritual, bimbingan mental, bimbingan individu, bimbingan kelompok dan bimbingan sosial, agar mereka dapat membekali hidupnya dengan ilmu agama dan berperilaku lebih baik dari sebelumnya.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN CLIENT CENTERED THERAPY DAN RATIONAL EMOTIVE THERAPY TERHADAP KEMATANGAN PENERIMAAN DIRI SISWA DALAM MENENTUKAN PILIHAN PROGRAM STUDI (STUDI DI MADRASAH ALIYAH ANNAJAH AL-HALIMY GUNUNG SARI) Fakhri, Mohammad
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami efektivitas pendekatan Client CenteredTherapy dan Rational Emotive Therapy dalam membantu kematangan penerimaan diri untuk mengambil keputusan dalam pemilihan program studi bagi siswa di Madrasah Aliyah Annajah Al-Halimy Gunung Sari tahun pelajaran 2014/2015. Sampelnya sebanyak 50 siswa kelas I yang ditentukan secara random sampling dan dikelompokkan menjadi tiga kelompok, dua kelompok eksperimen (E1 dan E2) dan sebuah kelompok kontrol (K1). Kelompok E1 mendapat perlakuan (treatment) pendekatan Client Centered Therapy, kelompok E2 mendapat perlakuan pendekatan Rational Emotive Therapy, sedangkan kelompok K1 mendapat perlakuan pendekatan Eclectic Therapy. Dari penelitian ini diperoleh temuan berikut. (1) Pendekatan Rational Emotive Therapy lebih efektif dari pada pendekatan Client Centered Therapy dan Eclectic Therapy sebagai metode dalam membantu siswa untuk mengambil keputusan pemilihan program studi (2) Pemilihan program studi di Madrasah Aliyah Annajah Al-Halimy Gunung Sari dipengaruhi oleh faktor minat, kemampuan, cita-cita, penyesuaian sosial, sifat kepribadian, penyesuaian vokasional, pendidikan/peningkatan prestasi belajar dan kepercayaan diri.
PENDIDIKAN KOGNITIF BERBASIS KARAKTER Zulkarnain, Zulkarnain
AL-TAZKIAH : Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kognitif berbasis karakter dapat dipandang sebagai penilaian yang tertua di dalam sejarah pendidikan. Penilaian ini sangat menitik beratkan pada pengukuran proses evaluasi pendidikan. Pengukuran tidak dapat dilepaskan dari pengertian kuantitas atau jumlah. Jumlah ini akan menentukan besarnya(magnitude) objek, orang ataupun peristiwa-peristiwa yang dilukiskan dalam unit-unit ukuran tertentu. Dalam bidang pendidikan, penilaian yang bersifat pada pengembangan kognitif, ini telah diterapkan dalam proses evaluasi untuk melihat dan mengungkapkan perbedaan-perbedaan individual maupun kelompok dalam hal kemampuan, minat, sikap maupun kepribadian. Adapun pendidikan yang paling mendasar dalam kehidupan generasi bangsa adalah pendidikan karakter, karena dengan adanya kualitas sumber daya manusia yang berkarakter akan menentukan kemajuan suatu bangsa. Karakter yangberkulaitas perlu dibentuk dan dibina sejak usia dini, karena usia dini merupakan masa penentuan bagi pembentukan karakter seseorang. Oleh karena itu, kesuksesan orang tua dalam membimbing anaknya dalam mengatasi konflik kepribadian di usia dini sangat menentukan kesuksesan anak dalam kehidupansosial di masa dewasanya.