cover
Contact Name
Akbar Gunawan
Contact Email
a68ar@untirta.ac.id
Phone
+6287771183000
Journal Mail Official
admin.snis@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Alamat : Jl. Jend Sudirman km. 3 cilegon banten, kode pos : 42435 no telp (0254(376712)
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal Industrial Servicess
ISSN : 24610623     EISSN : 24610631     DOI : -
Jurnal Industrial Servicess merupakan wadah bagi peneliti untuk publikasi jurnal hasil penelitian yang ruang lingkupnya melingkupi: Logistics & Supply Chain Management Operations Research Quality, Reliability, and Maintenance Management Data Mining & Artificial Intelligence Production Planning & Inventory Control Ergonomics & Human Factors Information Systems & Technology Service Management Sustainability Human Resources Economic
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2015)" : 31 Documents clear
Study Kelayakan Bisnis Pendirian Fun Day Care Centre di Lippo Village, Tangerang-Banten Silalahi, Rudy Vernando; Panjaitan, Andry Manodotua; Hermawan, Ryan
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.320

Abstract

Education is an important thing. Beside formal education in schools, parents also play role in shaping the character and mindset of their children. In fact the guidance of parents is hard to fulfill because of busyness, so it is necessary for the existence of an institution that could reflect parental figures. In Lippo Village there are housing, universities, schools, and offices therefore day care business prospects in Lippo Village is estimated quite well. This feasibility study of Fun Day day care centre is focused on six aspects, market aspects, marketing aspects, technical aspects, management aspects, legal aspects, and financial aspects. In market aspect, Fun Day potential market are workers and residents in Lippo Village that supported by the results of the questionnaire obtained. In marketing aspects, market segmentation, targeting, and positioning were carried out and marketing mix strategy was planned. Technically, Fun Day will be established in Ruko Asia Millenium Lippo Village and supported by learning material adapted to the development and achievement of children by age. The number of nannies and teacher adjusted by the ratio that have been set by the Government, discussed in the management aspect. The business legally complies with the requirement in accordance with the Law and other applicable regulation. In financial aspects both of optimistic and pessimistic calculation say Fun Day is feasible and the capital needed is Rp. 370.935.046,25. NPV Rp.55.945.713,26 with 15,91% IRR, and 49 months of payback period, the value of MARR is 12,15%. Based on the results of a study from the six aspects, it is confirmed this business is feasible. 
Analisa Kekuatan Perkerasan Runway, Taxiway, dan Apron (Studi Kasus Bandar Udara Soekarno Hatta dengan Pesawat Airbus A-380) Rindu Twidi Bethary; Muhammad Fakhruriza Pradana; Suni Basidik
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.311

Abstract

Pertumbuhan volume lalu lintas udara yang cukup tinggi menyebabkan dibutuhkannya jenis pesawat yang dapat mengangkut jumlah orang dalam jumlah besar, pesawat Airbus A-380 merupakan pesawat yang mampu mengangkut penumpang terbanyak di dunia saat ini. Besarnya beban yang di akibatkan oleh pesawat Airbus A-380 ditambah bertumbuhnya volume lalu lintas menyebabkan perlu adanya evaluasi terhadap kekuatan struktur perkerasan pada bandar udara Soekarno –Hatta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kekuatan perkerasan runway, taxiway, dan apron mampu menahan beban dari pesawat airbus A-380. Penelitian ini menggunakan metode ICAO dengan mengumpulkan data-data terkait dari instansi pengelola bandar udara, data – data yang dibutuhkan merupakan data sekunder seperti perkerasan eksisting, karakteristik pesawat, pergerakan pesawat, dan nilai PCN pada bandar udara Soekarno – Hatta. Berdasarkan grafik kekuatan perkerasan bandar udara Soekarno-Hatta, mampu menahan beban hingga sebesar 80.000 lbs, nilai ini jauh lebih besar jika dibandingkan dengan berat pesawat Airbus A-380 yang sebesar 57.000 lbs. Kemudian hal ini di perkuat dengan nilai Pavement Classification Number pada bandar udara Soekarno Hatta sebesar 120 R/D/W/T dan 96 R/D/W/T (pada Apron terminal 3) lebih besar dari nilai Aircraft Classification Number dari pesawat jenis Airbus A-380 yaitu sebesar 94 R/D/M. 
Perancangan dan Pembuatan Aplikasi RIKM Sebagai Alat Bantu Penetapan Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kabupaten Majalengka Tjutju Tarliah; Dedeh Kurniasih; Deni Iskandar
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.302

Abstract

Untuk menyusun strategi pengembangan industri di suatu daerah, perlu ditetapkan terlebih dahulu kompetensi inti industri di daerah tersebut. Tahap pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi produk-produk unggulan atau yang berpotensi sebagai unggulan yang ada di daerah kajian, sebagai dasar untuk melakukan analisis mengenai karakter basis ekonomi dan masalah yang dihadapi. Luas daerah dan jumlah komoditas atau produk yang berpotensi sebagai unggulan yang ada di suatu daerah, akan sangat berpengaruh terhadap waktu yang diperlukan untuk melakukan kajian, sehingga perlu dibuat alat bantu yang akan mempercepat proses analisis data. Pada penelitian ini dibahas perancangan dan pembuatan aplikasi RIKM (Rancangan Industri Kecil Menengah) untuk menyusun data base komoditas-komoditas unggulan pada sejumlah IKM yang tersebar di Kabupaten Majalengka. Aplikasi tersebut dibuat dengan menggunakan Visual Basic VB.6. Berdasarkan hasil aplikasi tersebut, Kabupaten Majalengka memiliki 9.348 unit usaha yang tersebar untuk 26 kecamatan, dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 45.913 orang. 
Penentuan Demand Dan Nilai Tambah Produk Industri Kreatif Pada Pasar Lokal Made Irma Dwiputranti; Adriyani Oktora; Dodi Permadi
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.291

Abstract

Industri kreatif pada perkembangan terakhir menunjukan pertumbuhan yang signifikan lk 8% dari PDB. Pertumbuhan ini masih terkendala dengan berbagai faktor, salah satunya adalah permodalan. Namun aspek ini belum terpecahkan dengan baik walaupun sudah ada dukungan penuh pemerintah melalui kebijakan-kebijakan dan Inpres No.6/2009 (BN No. 7853 hal. IB - ISB) tentang Pengembangan Industri Kreatif. Hal ini disebabkan antara lain: 1) belum ada bentuk skema pembiayaan yang sesuai dengan industri kreatif; 2) jumlah komitmen penyaluran pinjaman oleh lembaga keuangan belum memadai kebutuhan usaha industri ini. 3) belum tersosialisasi dan terlaksana dengan baik. Kendala ini membutuhkan analisis lebih rinci tentang aspek yang paling dan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan industri kreatif. Penelitian ini dilakukan melalui analisis LFA (Logical framework approach) serta pendekatan Cluster industri dengan objek pada fashion dan desain yang merupakan industri kreatif cukup mapandi Kota Bandung. Luaran yang diharapkan antara lain: 1) Identifikasi Critical Success Factors pada industri kecil berbasiskan demand dan potensi lokalitas; 2) Terpetakannya model stimulus Pemodalan dan treatment terhadap Critical Success Factors (CSF); 3) Analisis nilai tambah produk berbasiskan demand dan pasar (lokal dan internasional); 4) Analisis kebijakan modal bagi industri kreatif secara umum (berdasarkan kebijakan pemerintah pusat dan daerah). 
Partisipatori Ergonomi: Redesain Hand Tools Pertanian Menurunkan Kebosanan Kerja Wahyu Susihono; Kulsum Kulsum
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.316

Abstract

Alat bantu tani sangat bervariatif, namun demikian masih banyak desain alat-alat pertanian yang baru sekedar memperhatikan fungsinya, belum mempertimbangkan keinginan dan kebutuhan pengguna, sehingga beberapa tools yang belum ergonomis seperti desain arit yang beredar di pasar tradisional pada umumnya. Penggunaan tools yang tidak mempertimbangkan keinginan pengguna berdampak pada kebosanan atau penurunan gairah kerja. dibutuhkan desain yang sesuai dengan keinginan pengguna. Penelitian ini masuk pada kategori penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan sama subjek (treatment by subject design). Subjek dipilih secara rundom (Random Sampling). Sampel berjumlah 48 orang yang telah dipilih dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Perlakuan subjek terdiri dari kondisi sebelum intervensi (Periode I), kemudian subjek menjadi kelompok intervensi (Periode II). Uji Normalitas data menggunakan uji Shapiro Wilk dengan taraf kemaknaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ho ditolak yang artinya terdapat penurunan secara bermakna antara rerata skor kebosanan kerja subjek atau nilai P < 0,05. Rerata skor kebosanan kerja sebelum intervensi sebesar 96,39 ± 5,65 dan setelah intervensi 68,96 ± 3,75. Redesain tools berdasarkan kebutuhan pengguna dapat menurunkan kebosanan pekerja sebesar 28,45 %. 
Penerapan Ergonomi Total Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Perajin Permata M. Yusuf
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.307

Abstract

Akhir-akhir ini cincin batu permata terutama jenis akik ramai di pasaran. Produksi batu permata ini biasanya dilakukan pada industri kecil atau industri rumah tangga. Permasalahan yang terjadi pada proses produksi di industri kecil ini adalah sikap kerja yang tidak alamiah seperti duduk jongkok dan bersila, menggunakan gerinda tangan tanpa menggunakan alat pengaman/pelindung diri, menggosok batu permata dengan cara manual menggunakan tangan sehingga produktivitas tidak optimal dan menyebabkan banyak keluhan pada para pekerja. Untuk menurunkan keluhan yang ada dan meningkatkan produktivitas kerja para perajin perlu dilakukan penerapan ergonomi toal pada industri kecil produksi batu permata. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan rancangan group within – treatment (sama subyek) terhadap 12 perajin permata di Desa Subagan, Karangasem, Bali. Subjek diberikan dua perlakuan yaitu P0 melakukan pekerjaan seperti biasa seperti sebelumnya dan P1 melakukan pekerjaan dengan cara baru yang sudah mendapat intervensi ergonomi. Beban kerja diukur dari denyut nadi kerja sedangkan produktivitas kerja diukur dengan jumlah produksi dibagi beban kerja dan waktu kerjanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara P0 dan P1 (p<0,05). Antara P0 dan P1 terjadi penurunan beban kerja sebesar 27,4% dan peningkatan produktivitas kerja sebesar 422,80%. Disimpulkan bahwa penerapan ergonomi total pada perajin batu permata di Karangasem Bali dapat menurunkan beban kerja dan meningkatkan produktivitas kerja. 
Rancangan Proses Bisnis HIPPAM (Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum) Tirto Tentrem Desa Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Bustanul A. Noer; D. H. Elfazia
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.298

Abstract

Salah satu target yang ingin dicapai dalam Millenium Development Goals (MDGs) bidang kelestarian lingkungan yaitu menurunkan separuh proporsi penduduk yang tidak memiliki akses berkelanjutan terhadap air minum yang aman dan sanitasi dasar pada 2015. Untuk itu pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Peran serta masyarakat merupakan salah satu aspek yang dikembangkan oleh pemerintah. Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) merupakan organisasi masyarakat yang melakukan pengolahan air bersih secara mandiri. Penelitian ini dilakukan untuk merancang proses bisnis HIPPAM Tirto Tentrem, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Pemetaan proses bisnis dilakukan dengan menggunakan Integration DEFinition Language 0 (IDEF0). Selanjutnya proses identifikasi kegagalan pada semua aktivitas dengan menggunakan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA). Setelah ditemukan bentuk kegagalan yang terjadi, selanjutnya identifikasi faktor penyebab kegagalan dengan menggunakan Root Cause Analysis (RCA). Penelitian ini menghasilkan rekomendasi yang berguna untuk minimasi terjadinya kegagalan sehingga proses bisnis dapat berjalan dengan lebih baik. Rekomendasi yang diberikan berupa pembuatan Standar Operational Procedure (SOP), perancangan sistem penyaringan air, dan pemasangan meteran air. 
Konsep Rancangan Alat Ukur Resiko Ergonomi Yayan Harry Yadi
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.312

Abstract

Penyakit Akibat Kerja (Occupational Disease) merupakan penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan/lingkungan kerja, oleh karena itu kesehatan karyawan harus menjadi prioritas utama perusahaan salah satunya dengan melakukan evaluasi terhadap lingkungan kerja melalui pengukuran secara berkala. Pengukuran kesehatan lingkungan kerja meliputi tingkat kebisingan, polusi debu, temperatur, dan vibrasi akibat proses permesinan. Tujuan Penelitian ini adalah mengembangkan alat pengukur lingkungan kerja fisik yang dapat mengukur sekaligus melalui sensor debu, suara, getaran dan suhu. Metode yang digunakan dalam mengembangkan alat pengukur lingkungan kerja fisik yaitu dengan menggunakan metode Nigel Cross. Hasil penelitian ini didapatkan rancangan alat yang mampu mengukur kebisingan, temperatur, polusi debu, dan getaran sekaligus secara real time dapat dibaca di komputer melaui data logger. Spesifikasi produk untuk alat pendeteksi lingkungan fisik meliputi sensor, debu, getaran, suhu dan suara didapatkan spesifikasi produknya yaitu: (1) pembacaan Input dengan sensor getar, suhu, suara dan debu, (2) Desain Box Panel dengan tutup baut, (3) Bahan Box Panel dengan polymer, (4) Pelindung kabel dengan kain wol, (5) Jenis Output lampu dengan lampu LED. 
Pengendalian Persediaan Drop Cable Aerial G.657 2SC/UPC 35M untuk Proyek Instalasi Kabel Rumah dengan Model Probabilistik Sederhana (Studi Kasus di PT Industri Telekomunikasi Indonesia) Made Irma Dwiputranti; Maria Devi Sinaga
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.303

Abstract

PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT. INTI adalah Badan Usaha milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang telekomunikasi. PT. INTI berperan sebagai pemasok utama pembangunan jaringan telepon nasional yang diselenggarakan oleh perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Masalah yang sering dialami oleh PT INTI adalah tidak sesuainya jumlah pengadaan dengan permintaan user yang menyebabkan penumpukan atau kekurangan barang di Gudang. Salah satu Material yang mengalami penumpukan adalah Drop Cable Aerial G.657 2SC/UPC 35M yaitu salah satu material yang dibutuhkan untuk proyek Instalasi Kabel Rumah (IKR). Oleh karena itu, untuk meminimalisir terjadinya penumpukan Drop Cable Aerial G.657 2SC/UPC 35M, penulis merekomendaikan sebuah penelitian untuk memecahkan permasalahan tersebut dengan menggunakan metode Probabilistik Sederhana. Metode Probabilistik Sederhanan adalah metode yang digunakan untuk mengendalikan persediaan dengan data permintaan yang fluktuatif dimana informasi yang diketahui hanya pola permintaan saja yaitu harga rata-rata, simpangan baku, dan bentuk distribusi kemungkinan permintaannya. Sebelum menggunakan Metode Probabilistik Sederhana, perlu diketahui terlebih dahulu peramalan permintaan untuk masa yang akan datang agar hasil perhitungan bisa diterapkan untuk periode berikutnya. Berdasarkan metode yang digunakan di dalam penelitian ini diketahui bahwa ukuran lot pemesanan ekonomis adalah sebesar 12.189 unit per sekali pemesanan, safety stock sebesar 406 unit, pemesanan ulang dilakukan setelah sisa persediaan digudang sebesar 2.940 unit. Dari hasil perhitungan menggunakan Probabilistik sederhana ini diketahui tingkat pelayanan yang dapat dicapai adalah sebesar 99,7%. Penerapan perhitungan dengan menggunakan metode ini juga mampu mengurangi biaya inventori per tahun sebesar Rp. 49.679.210,5. 
The Strategy of Increasing Occupancy Rate at Neo Candi Hotel Using IE Matrix and SWOT Matrix Rudy Vernando Silalahi; Linasani Hadi; Ivander Immanuel
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i1.293

Abstract

The development in business and tourism has been growing rapidly in various areas due to the high mobility rate of people in Indonesia. The circumstances increase the needs of accommodation and positively affecting the market for hotel in various areas, including Semarang. Neo Candi Hotel is one of several hotels which has target market of people with high mobility. Along with huge opportunity in good market area, many new hotels appear and will become threat for Neo Candi Hotel as competitor. The other threats are government policy which cause in reducing number of meeting in hotel. So, the objective of this research paper is to formulate strategy to improve occupancy. The method used in thus strategic management research are defining position of hotel among competitor with competitive profile matrix, internal factor evaluation matrix, external factor valuation matrix and then formulate the strategy using SWOT Matrix and Internal External Matrix. Beginning with identifying hotel condition, facility and type of customer are defining. The research continue with comparation among hotel competitor using critical success factor as variable is resulting second place for Neo Candi Hotel. After that, internal analyzing phase begin with internal factor evaluation for define internal strength and internal weakness and following by external factor evaluation that define external opportunity and external threats. Then, internal external matrix states to hold and maintain using market penetration and product development strategy. Based on those result and using SWOT Matrix, the formulation strategy to increase occupancy is focus in social media marketing, saving energy campaign, vallet parking service, and electronic marketing. 

Page 3 of 4 | Total Record : 31