cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 283 Documents
REKAYASA TRANSFER ENERGI GAS DARI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI GAS YANG BERSUMBER DARI BIOMASA Fadly, Madyawati L, Marfizal, Sutrisno, Suparjo,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.28 KB)

Abstract

Hasil gasifikasi biomasa dari sampah organik adalah gas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif. Namun, dalam prosesnya, gas yang dihasilkan masih ditemukan kandungan air yang cukup tinggi. Sehingga dibutuhkan liquidifikasi, water trap dan teknologi adsorpsi untuk meningkatkan kualitas gas.Penelitian ini dimulai dengan perancangan alat konversi energy sebgai proses liquidifikasi, penjebak cairan dan teknologi adsorpsi.Kualitas gas yang dihasilkan meningkat secara signifikan dan dihasilkan pembakaran gas yang tereduksi pengotornya.. Kata kunci: perancangan liquidifikasi, teknologi adsorpsi dan penjebak cairan
SKEMA PEMBIAYAAN INTERNET WIRELESS DALAM MELAYANI JARINGAN MULTI QOS Indrawati, Irmeilyana, Fitri Maya Puspita,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Iptek dan Multi Disiplin
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.673 KB)

Abstract

Pembiayaan layanan dalam jaringan wireless memiliki peran penting bagi penyedia layanan internet (ISP) dalam memperoleh pendapatan maksimum. Kemajuan dalam teknologi wireless seharusnya mendukung layanan yang sebelumnya telah ditawarkan oleh penyedia layanan. Skema pembiayaan pada teknologi wireless harus menjamin kepuaasan penyedia layanan dan konsumen yang menggunakan layanan tersebut. Model yang diajukan harus mampu menarik minat konsumen dalam mengaplikasikan layanan tersebut. Tulisan ini mendiskusikan model untuk pembiayaan layanan wireless dan yang didalamnya mencakup juga QoS. Model yang diajukan selanjutnya ditransformasikan menjadi model optimasi dan diselesaikan dengan bantuan LINGO 13.0. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa model yang diajukan mampu mencapai keuntungan bagi ISP.   Katakunci: Skema Pembiayaan Internet Wireless, keuntungan, Jaringan QoS, Penyedia Layanan Internet
ALTERNATIF MENENTUKAN FPB DAN KPK Sri Gemawati, Welly Desriyati, Mashadi,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.967 KB)

Abstract

Dalam artikel ini penulis memperkenalkan suatu metode mencari Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari dua buah bilangan untuk siswa tingkat SMP, yang kemudian diperluaskan menentukan FPB tersebut dengan menggunakan algoritma Euclide. Penentuan KPK dan FPB dari lebih dua bilangan juga akan dibahas.   Kata kunci: Algoritma Euclide, FPB, KPK
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM PENGAJARAN LARUTAN ASAM DAN BASA BERDASARKAN KURIKULUM 2013 Pandiangan, Rolina
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.306 KB)

Abstract

Pengembangan modul pembelajaran inovatif pada pengajaran larutan asam dan basa berdasarkan kurikulum 2013 akan dijelaskan dalam tujuan paper. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas modul pembelajaran yang inovatif dan dapat meningkatkan prestasi siswa pada pengajaran asam dan larutan basa. Penelitian ini dilakukan pada SMA Sekolah Negeri 1 di Bamban melalui pengajaran siswa dengan menggunakan modul pembelajaran interaktif untuk kelas eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan kontrol yang kelas yang diajarkan oleh ajaran konvensional. Modul pembelajaran inovatif dapat meningkatkan prestasi siswa dalam asam dan basa mengajar hasil solusi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa dari membandingkan pencapaian siswa dengan menggunakan modul pembelajaran interaktif (M = 85,90 ± 5,03) lebih tinggi dari prestasi siswa dengan menggunakan metode konvensional (M = 74,09 ± 7,34), kedua kelas berbeda secara signifikan (ttest 6,22 > ttabel 1, 290) . itu berarti bahwa modul pembelajaran kimia yang inovatif memberikan kontribusi dalam meningkatkan prestasi siswa pada siswa kelompok tinggi. peningkatan rata-rata persentase pencapaian siswa kelompok tinggi yang diberikan modul kimia adalah 30,06%. Katakunci : inovatif bersandar modul, asam dan basa, prestasi siswa, efektivitas
UJI BANDING LABORATORIUM TERHADAP KERAPATAN SPORA TRICHODERMA SP. Kusumastuti, Evy Sulistianingsih , Shantika Martha, Naomi Nessyana Debataraja, Nilamsari
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.617 KB)

Abstract

Uji banding laboratorium dilakukan untuk mengevaluasi kinerja laboratorium berdasarkan criteria yang telah ditetapkan. Prosedur uji banding antar laboratorium dilakukan dengan menganalisis sampel yang sama dari beberapa beberapa laboratorium yang berbeda. Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan hasil pengukuran dari setiap laboratorium. Tahapan uji banding laboratorium ini meliputi Anova, uji Grubbs dan perhitungan Z-Score. Dalam penelitian ini, hasil analisis kerapatan spora Trichoderma Sp. diuji pada tujuh laboratorium yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan adanya tiga laboratorium memuaskan, dua laboratorium yang diperingatkan dan dua laboratorium yang outlier. Katakunci: Anova, Grubbs, Z-Score, Trichoderma Sp.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR MATEMATIKA (SBMM) MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA JPMIPA FKIP UNJA T.A 2012/2013 Theis, Roseli
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Matematika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.024 KB)

Abstract

Strategi belajar mengajar matematika (SBMM) merupakan mata kuliah yang membahas tentang teori-teori belajar, rancangan pembelajaran, penerapan strategi pembelajaran. Sebagai calon guru, mahasiswa pendidikan matematika diwajibkan mengikuti mata kuliah SBMM sebagai bekal mereka untuk mengikuti praktek keguruan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan inovasi strategi pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran SBMM mahasiswa pendidikan matematika JPMPA. Subjek penelitian adalah 55 orang mahasiswa pendidikan matematika FKIP Universitas Jambi kelas reguler yang mengontrak matakuliah SBMM pada semester ganjil T.A 2012/2013. Penelitian dilaksanakan sebanyak 4 siklus. Strategi pembelajaran yang dilakukan dalam matakuliah SBMM adalah dengan menggunakan metode seminar untuk topik bahasan teori-teori belajar, kombinasi metode ekspositori dan diskusi kelompok untuk topik bahasan urutan kegiatan pembelajaran, metode presentasi kelompok untuk topik bahasan urutan kegiatan pembelajaran yang didalamnya tergambar metode, media dan waktu pembelajaran dan metode simulasi untuk topik bahasan penerapan strategi pembelajaran. Setiap fase pada urutan kegiatan pembelajaran dilaksanakan untuk siklus 1, dan 2 sedangkan untuk siklus 3 dan 4 tahap kegiatan awal dan akhir dilaksanakan dan pada tahap kegiatan inti fase yang dilaksanakan adalah fase elaborasi dan konfirmasi. Kata kunci: Strategi pembelajaran, Urutan kegiatan pembelajaran
PERBANDINGAN KANDUNGAN MINERAL DAN VITAMIN B1 BEBERAPA JENIS UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) Munarti, Surti Kurniasih,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.765 KB)

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan sumber karbohidrat alternatif selain beras, sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bahan pangan alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kandungan mineral kalsium (Ca) dan zat besi (Fe), serta vitamin B1 pada ubi jalar.  Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah empat jenis ubi jalar segar berdasarkan warna umbi (putih, kuning, jingga dan ungu).  Kadar mineral diukur menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 422.7 nm (Ca) dan 248.3 nm (Fe), kadar vitamin B1 menggunakan panjang gelombang maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan Ca tertinggi dimiliki ubi ungu 87.8 ppm per 0.5 gram bobot sampel, kemudian ubi jingga 86.62 ppm. Kandungan Fe tertinggi juga dimiliki ubi ungu 19.59 ppm per 0.5 gram bobot sampel, sedangkan ubi jingga 19.18 ppm. Kandungan vitamin B1 tertinggi pada ubi ungu dan putih yaitu 0.19 % per 0.5 gram sampel. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ubi jalar ungu dan jingga memiliki kandungan mineral paling tinggi, sedangkan kandungan vitamin B1 tertinggi dimiliki ubi  ungu dan putih. Kata Kunci : Ubi Jalar,  kalsium (Ca), zat besi (Fe), vitamin B1
EFIKASI FORMULA FUNGISIDA EUSIDERIN A DARI KAYU BULIAN (Eusideroxylon zwagery) TERHADAP PENYAKIT LAYU TANAMAN TOMAT Harizon, Suryo Wiyono, Meity Suradji Sinaga, Muhaimin,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.601 KB)

Abstract

Penyakit layu fusarium  yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici merupakan penyakit yang sangat merugikan pada tanaman tomat. Alternatif pengendalian yang ramah terhadap lingkungan adalah menggunakan fungisida hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi terendah Eusiderin A dari E. zwagery yang dapat menekan pertumbuhan Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici, untuk skala pengujian lapangan. Penelitian ini meliputi isolasi senyawa Eusiderin A dari E. zwagery, pembuatan formula fungisida mengandung Eusiderin A, dan pengujian efikasi biofungisida Eusiderin A di lahan perkebunan tomat. Pada penelitian ini formulasi fungisida yang dikembangkan adalah EC (emulsifiable concentrate), dengan konsentrasi Eusiderin A yaitu 3, 4, 5, dan 10 ppm. Fungisida berbahan aktif Eusiderin A dengan konsentrasi 5 ppm tingkat efikasinya sama dengan fungisida sintetis Benlate (benomyl) dan tidak bersifat toksik terhadap daun tanaman tomat. Selain itu tanaman tomat yang diberi perlakuan fungisida berbahan aktif Eusiderin A dengan konsentrasi 5 ppm menunjukkan tingkat kerusakan tanaman tomat oleh patogen lain kecil dan produktivitas tanaman tomat sangat tinggi dibandingkan konsentrasi yang lain. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fungisida berbahan aktif Eusiderin A 5 ppm cukup efektif untuk mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman tomat.   Kata kunci : Eusideroxylon zwagery, Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici, Eusiderin A, Penyakit layu fusarium
KOREKSI MISKONSEPSI MAHASISWA TERHADAP MATERI BIOLOGI SEL DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO Lbn Gaol, Herbert Sipahutar, Adriana Y.D.
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.289 KB)

Abstract

Miskonsepsi dapat menekan kemampuan aktual mahasiswadanmengakibatkan inefisiensipembelajaran.Penelitian ditujukan untuk membandingkan efektifitas penggunaan media videodalam mengoreksi miskonsepsiyang dialami mahasiswa.Minggu pertama semester, 55 orang (dua kelas)mahasiswaProdi Biologi FMIPA Unimed, peserta matakuliah Biologi Sel, didiagnosis dengan instrumen tes dua dimensi untuk miskonsepsi. Hasil diagnosisdipetakan untuk menentukan lima konsep yang paling sering dimiskonsepsi, lalu ditentukan media video untuk memperbaikinya, satu video per konsep. Minggu kedua, video diberikan kepada 28 mahasiswa (satu kelas) untuk dipelajari secara mandiri di luar perkuliahan (kelompok video mandiri, KVM) sedangkan 27 orang lainnya (kelompokvideo umum, KVU) video digunakan guru sebagai media pembelajarankelas. Mahasiswa dibelajarkan denganmetode ceramah berbantuan slide power point (KVM) ataupower point dan video (KVU) diikuti tanya jawab (10 menit). Pada minggu ke-16, miskonsepsi didiagnosis kembali.Diperoleh bahwa lima konsep yang umum dimiskonsepsiadalah struktur kromosom, SK (75% mahasiswa miskonsepsi), ekspresi gen, EG (67%), meiosis, ME (61%), ploidi, PL (59%), dan mitosis, MI (42%). Di akhir semester miskonsepsi KVM terkoreksi lebih baik, yaitu SK (tinggal 9% mahasiswa miskonsepsi), EG (12%), ME (5%), PL (15%) dan MI (5%), dibanding mahasiswaKVU, yaitu SK (29%), EG (35%), ME (28%), PL (11%) dan MI (25%).Disimpulkan bahwa penggunaan media video secara mandiri mengoreksi miskonsepsi lebih efektif dibanding penggunaan secara umum dalam kelas. Kata kunci:Miskonsepsi, konsep Biologi Sel, video pembelajaran, mahasiswa, Program Studi Biologi.
HIDROPONIK MINI SEBAGAI MEDIA PRAKTIKUM PENGARUH EKSTERNAL TERHADAP PERTUMBUHAN TUMBUHAN KELAS XII SMA Asriah Nurdini M, Desi Nur Indah Sari, Entin Daningsih,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.844 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan hidroponik mini sebagai media praktikum dalam materi pengaruh faktor eksternal terhadap pertumbuhan dengan menggunakan selada (Lactuca sativa L.) dalam perbedaan konsentrasi Gandasil B. Hidroponik mini merupakan pengembangan media praktikum dengan memanfaatkan botol plastik bekas, Penelitian dilaksanakan di rumah kaca. Metode yang digunakan adalah Research and Development yang terdiri dari lima tahap: penentuan potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain dan uji coba produk. Ahli media dan ahli materi menyatakan bahwa prototype hidroponik mini sangat layak diujicobakan di lapangan. Ahli media menyatakan bahwa hidroponik mini termasuk dalam kategori baik (skor 62.5%) namun hidroponik mini masih perlu diperbaiki karena tidak dapat menopang pertumbuhan selada sampai fase generatif. Namun demikian, berdasarkan validasi ahli materi (skor 91.66%) dan direspon siswa (skor 84.6%), hidroponik mini sangat layak digunakan sebagai media praktikum di sekolah. Pengujian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji efectivitas penggunaan hidroponik mini di sekolah.Kata kunci:Hidroponik mini, media, salada, pertumbuhan