cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 283 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN KINERJA GURU IPA DALAM MEMBUAT PENILAIAN PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMP KOTA PONTIANAK ., Kurnia Ningsih
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.296 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan instrumen kinerja Guru IPA membuat penilaian pembelajaran Biologi yang valid dan reliabel. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development). Penelitian ini dilakukan menggunakan dua tahapan. Tahapan pertama berupa studi pendahuluan, dan yang kedua ujicoba. Instrumen yang dikembangkan dalam bentuk tes kinerja dengan jumlah 18 butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada studi pendahuluan dianalisis secara teoritis yaitu divalidasi oleh dua orang pakar tentang materi, konstruksi, dan bahasa. Penilaian pakar dianalisis dengan menggunakan formula Gregory diperoleh VIhitung > VItabel (0,833 > 0,70) yang berarti instrumen layak digunakan. Selanjutnya instrumen divalidasi oleh sepuluh orang panelis yang dianalisis dengan rumus Lawshe diperoleh CVRhitung > CVRtabel (0,98 > 0,62) sehingga dapat disimpulkan instrumen layak digunakan. Pada tahap ujicoba dilakukan secara empiris kepada 71 orang guru IPA-Biologi yang dipilih secara random, dianalis dengan rumus korelasi Pearson Product Moment hasilnya menunjukkan bahwa semua butir (instrumen nomor 1 sampai dengan 18) dinyatakan valid. Untuk reliabilitas instrumen dianalisis menggunakan rumus Alpha Cronbach’s diperoleh hasil r hitung = 0, 804 tergolong tinggi. Berdasarkan hasil analisis tersebut, instrumen yang dikembangkan secara ilmiah telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas, sehingga sudah layak digunakan sebagai alat untuk mengukur kinerja guru IPA membuat penilaian dalam pembelajaran Biologi di SMP Kota Pontianak.   Kata kunci: pengembangan instrumen, kinerja guru IPA membuat penilaian
KARAKTERISTIK AGRONOMI DELAPAN GALUR KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) KAMPAR GENERASI KEDUA Dewi Indriyani Roslim, Herman, Desnilia,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.195 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan karakter agronomi dari delapan galur kacang hijau Kampar generasi ke-2. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan delapan galur dan lima ulangan. Karakter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah daun, umur muncul bunga, umur panen 50%, umur panen 80%, umur panen 95%, jumlah polong, bobot polong, jumlah biji, bobot biji, bobot 100 biji, dan warna polong. ANOVA dihitung menggunakan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedelapan galur memiliki karakteristik agronomi berbeda-beda.  Galur-3 (G3) memiliki biji berukuran kecil; G5, G7, dan G8 memiliki biji berukuran sedang; dan G1, G2, G4, dan G6 memiliki biji berukuran besar.  Karakteristik khas lainnya adalah bahwa G4 panennya paling lama, jumlah polong per tanaman paling sedikit.  Galur-6 menghasilkan biji per tanaman paling banyak, biji per polong paling banyak, polong per tanaman paling besar, dan tanaman paling tinggi.  Galur-galur tersebut berpotensi dikembangkan sesuai keinginan pemulia konsumen. Katakunci: Kampar, Karakteristik Agronomi, (Vigna radiata (L.) Wilczek).
PENENTUAN KADAR SULFAT AIR MINERAL KEMASAN GELAS YANG BEREDAR DI PONTIANAK DENGAN METODE SM. Ed. 21 Th. 2005 Hadiarti, Dini
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.482 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian penentuan kadar sulfat terhadap air kemasan gelas yang beredar di Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar sulfat dan kesesuaian dengan standar yang telah ditetapkan SNI 01-3553-2006. Sampel terdiri dari 6 merek dengan pengulangan masing-masing 3 kali. Metode yang digunakan untuk pengujian yaitu  SM. Ed. 21 Th. 2005. Hasil penelitian menunjukkan kadar sulfat dalam air kemasan yang beredar di pontianak sudah sesuai dengan standar. Kadar sulfat terendah pada air kemasan gelas Aqua  yaitu 2.0711 mg/L. Kata kunci: kadar sulfat, SNI 01-3553-2006
ANALISIS AKTIVITAS ENZIM AMILASE YANG BERASAL DARI BAKTERI TANAH DI KAWASAN UNIVERSITAS JAMBI Hesti Riany, Ika Oksi Susilawati, Ummi Mardhiah Batubara,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.955 KB)

Abstract

Tanah merupakan habitat berbagai bakteri, salah satunya bakteri amilolitik yang berpotensi menghasilkan amilase. Amilase banyak digunakan dalam industri tekstil dan pangan. Kawasan kampus Universitas Jambi merupakan wilayah yang memililiki karakter tanah yang bervariasi dan berpeluang memiliki keanekaragaman mikroorganisme, salah satunya adalah bakteri amilolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bakteri amilolitik yang potensial dan mengetahui aktivitas amilase kasar dari isolat potensial amilolitik yang berasal dari tanah kawasan kampus Universitas Jambi. Bakteri tanah diisolasi di media Starch Agar dan diuji dengan pereaksi Lugol’s Iodine untuk diukur indeks amilolitiknya. Selanjutnya amilase kasar diisolasi dari isolat dengan indeks amilolitik tertinggi. Aktivitas amilase kasar diukur menggunakan metode Dinitrosalisilic acid. Karakter isolat yang diamati meliputi morfologi koloni, pewarnaan Gram, dan motilitas. Dari 12 isolat yang ditemukan hanya 7 isolat yang berpotensi amilolitik. Berdasarkan penghitungan indeks amilolitik dan pengujian aktivitas amilase diketahui isolat yang paling potensial adalah isolat HJ03 dengan indeks amilolitik sebesar 1,2 dan aktivitas amilase 0,157 U/mL. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa isolat HJ03 merupakan bakteri Gram positif berbentuk basil, dan tidak motil. Kata kunci: amilase, bakteri tanah, Universitas Jambi
PENGARUH VARIASI SUHU KARBONISASI TERHADAP DAYA SERAP KARBON AKTIF CANGKANG KULIT BUAH KARET (Hevea brasilliensis) Andi Suharman, Rananda Vinsiah, Desi,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.766 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu karbonisasi terhadap daya serap karbon aktif yang dibuat dari cangkang kulit buah karet. Proses karbonisasi karbon aktif dilakukan pada variasi suhu yaitu 300°C, 400°C, 500°C dan 600°C dan diaktivasi dengan menggunakan larutan H3PO4 7%. Selanjutnya dilakukan pengujian daya serap karbon aktif terhadap larutan iodium dan methylene blue. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel yang dikarbonisasi pada suhu 500oC memiliki daya serap tertinggi terhadap larutan iodium yaitu sebesar 592,8590  mg/g sedangkan yang terendah sebesar 302,9864 mg/g pada suhu 300oC. Hal ini berbeda dengan pengujian daya serap karbon aktif terhadap larutan methylene blue yang menunjukkan nilai tertinggi pada suhu 600oC yaitu sebesar 14,1301mg/g dan terendah sebesar 3,3915 mg/g pada suhu 300oC. Berdasarkan data Standar Nasional Indonesia, daya serap minimum karbon aktif terhadap iodium sebesar 750 mg/g dan menurut SII daya serap terhadap methylene blue sebesar 120 mg/g, hal ini menunjukkan bahwa data hasil penelitian belum memenuhi kualitas SNI ataupun SII sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan. Kata kunci:  Karbon Aktif, Suhu Karbonisasi, Daya Serap
ANALISIS KERAGAMAN GENETIK JATI ASAL SULAWESI SELATAN BERDASARKAN MARKA SIMPLE SEQUENCE REPEAT (SSR) Satriyas Ilyas, Munarti, Sudarsono,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Iptek dan Multi Disiplin
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.893 KB)

Abstract

Jati (Tectona grandis Linn.f) merupakan salah satu pohon hutan tropis yang terkenal di dunia dan bernilai ekonomi tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi keragaman genetik dan tingkat polimorfisme marker SSR pada tanaman jati asal Sulawesi Selatan. Bahan tanaman yang digunakan pada penelitian ini berasal dari empat lokasi (Ceddie, Bilokka, Welongnge, Massepe). Primer SSR yang digunakan yaitu AC01, AG04, AG16, ATC02 dan AGT10.  Analisis data menggunakan Gene Pop ver.3.1b software, AMOVA dan NTSYS ver. 2.02. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 19 alel yang terdeteksi pada lima lokus SSR. Jumlah alel tiap lokus minimum 2 dan maksimum 5 alel. Nilai Polimorphic Information Content (PIC) tertinggi pada lokus ATC02 yaitu 0.70, dengan  rata-rata keragaman genetik tertinggi pada populasi pohon asal Massepe (0.663) untuk semua lokus.  Analisis AMOVA menunjukkan komponen dan presentase ragam terbesar terdapat di dalam populasi (93.75%), dibanding antar populasi dalam grup. Analisis pengelompokan Individu untuk semua populasi menunjukkan lima kelompok utama   pada koefisien jarak genetik 0.50.   Kata Kunci : Tectona grandis. L, Keragaman genetik, marka SSR
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF PADA MATERI LAJU REAKSI DI PRODI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS JAMBI Haryanto, Haryanto
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.512 KB)

Abstract

Proses penilaian yang biasa dilakukan selama ini hanya mampu menggambarkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam aspek kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian afektif pada materi laju reaksi yang mencakup lima karakteristik yaitu aspek sikap, minat, konsep diri, nilai, dan moral. Penelitian ini menghasilkan produk berupa perangkat instrumen penilaian pada materi laju reaksi yang valid menurut ahli.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli materi dan desain, lembar observasi penilaian afektif dan angket penilaian diri mahasiswa.Validasi dilakukan oleh satu orang ahli materi dan desain dengan nilai baik.Setelah perangkat divalidasi dan direvisi, maka selanjutnya dilakukan implementasi pada mahasiswa semester genap tahun 2014/2015. Dari hasil analisis yang dilakukan terhadap penilaian afektif aspek sikap, minat, konsep diri, diperoleh penilaian selama satu kali pertemuan dengan kategori amat baik 2,82 %, baik 55,55%, cukup baik 33,33% dan kurang baik 8,3%.Pada asfek nilai kategori amat baik 86,11 %, baik 13,88%, cukup baik, kurang baik dan tidak baik 0 % selanjutnya asfek  moral diperoleh kategori amat baik 83,33 %, baik 16,66%, cukup baik, kurang baik dan tidak baik 0%. Kesimpulannya adalah instrumen penilaian afektif yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengukur aspek afektif mahasiswa. Kata Kunci: Pengembangan, Instrumen, Penilaian Afektif
PENYUNTING DAN REVIEWER ., .
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Iptek dan Multi Disiplin
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.933 KB)

Abstract

.
PEMANFAATAN CANGKANG UDANG SEBAGAI BIOADSORBEN ION LOGAM Cu DAN Zn PADA SAMPEL AIR PERMUKAAAN KOTA BENGKULU Habibus Syakura, M. Lutfi Firdaus, Wiwit,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.721 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak cangkang udang menjadi kitosan dan kitosan modifikasi (tautsilang dengan glutaraldehida) sebagai bioadsorben ion logam Cu dan Zn pada sampel air permukaan di Kota Bengkulu.Cangkang udang yang dimanfaatkan adalah cangkang udang putih.Cangkang udang diekstrak melalui tahap deproteinisasi, demineralisasi, dan deasetilisasi. Rendemen kitosan yang dihasilkan sebesar 19,5%. Penentuan kadar ion logam Cu dan Zn ditentukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Adapun kondisi optimum penyerapan ion logam Cu oleh kitosan yaitu pada pH 7, waktu kontak 100 menit, dan berat adsorben 0,5 gram, sedangkan penyerapan ion logam Zn yaitu pada pH 5, waktu kontak 80 menit, dan berat adsorben 0,625 gram. Kondisi optimum penyerapan ion logam Cu oleh kitosan modifikasi yaitu pada pH 8, waktu kontak 80 menit, dan berat adsorben 0,375 gram, sedangkan penyerapan ion logam Zn yaitu pada pH 6, waktu kontak 60 menit, dan berat adsorben 0,5 gram. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kitosan memiliki kemampuan adsorpsi ion logam Cu dan Zn yang lebih rendah dibandingkan dengan kitosan modifikasi.Bioadsorben kitosan dan kitosan modifikasi mampu menurunkan kadar ion logam Cu dan Zn pada sampel air permukaan di Kota Bengkulu. Kata kunci: kitosan, kitosan modifikasi, adsorpsi, Cu, Zn
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN HONJE HUTAN Etlingera hemisphaerica (Blume) R.M.Sm TERHADAP GEJALA PARKINSONISME PADA MENCIT Mus musculus L. (1758) SWISS WEBSTER YANG TELAH DISUNTIK PARAQUAT Aceng Ruyani, Nova Cristiyanti Nababan, Choirul Muslim,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Biologi
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.359 KB)

Abstract

Penelitian pengaruh pemberian ekstrak daun honje hutan Etlingera hemisphaerica (Blume) R.M.Sm terhadap gejala Parkinsonisme pada mencit Mus musculusL. (1758) Swiss Webster yang telah disuntik paraquat telah dilakukan pada bulan November sampai Desember 2014 di Kebun Biologi, FKIP Universitas Bengkulu. Perlakuan terdiri 3 kelompok yaitu: perlakuan kontrol (R0), Perlakuan paraquat dengan dosis 10 mg/kg bb secara intraperitoneal (R1) dan perlakuan paraqaut 10 mg/kg bb + ekstrak E. hemisphaerica dengan dosis 0,39 mg/g bb (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian paraquat menyebabkan mencit mengalami gejala parkinsonisme dengan memperlihatkan perilaku postural instability dan rigiditas. Secara umum gejala parkinsonisme ditunjukkan pada penurunan kemampuan refleks menghindari jurang, refleks geotaksis negatif, kemampuan berenang. Tikus yang menunjukkan gejala parkinsonisme diberi ekstrak daun honje memulihkan kemampuan penciuman dan kemampuan penglihatan, memulihkan kemampuan pendengaran dan kemampuan mengangkat badan tetapi tidak 100%. Kata Kunci: Parkinsonisme, Paraquat, Ekstrak, Honje Hutan, Etlingera hemisphaerica