cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
MODEL BERORIENTASI AGEN UNTUK ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN PADA APLIKASI WEB DINAMIS Khegi Walesa; M. Sukrisno Mardiyanto; Wikan Danar Sunindyo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada siklus hidup pengembangan perangkat lunak,  Software Mintenance menggunakan lebih dari 60% biaya dan waktu pengembangan. Hal ini berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hidup perangkat lunak.  Aplikasi Web Dinamis memiliki sifat heterogen.  Menggunakan bermacams metodologi pengembangan, teknologi yang bervariasi, multi bahasa pemrograman, serta menggunakan komponen pihak ketiga yang selalu berkembang dan berubah.  Perubahan yang terjadi  sangat mempengaruhi bagaimana sistem tersebut dapat beradaptasi. Analisis Dampak Perubahan menawarkan suatu pendekatan untuk mendeteksi pengaruh yang diakibatkan oleh suatu perubahan. Terdapat berbagai teknik dan pendekatan yang telah ditawawrkan, namun belum ada standar yang nenetapkan bagaimana cara analisis dampak dilakukan, khususnya pada kasus aplikasi web.
OPTIMALISASI PERENCANAAN PENGELOLAAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU (TPST) BERBASIS MASYARAKAT SECARA MANDIRI SEBAGAI UPAYA KONSERVASI LINGKUNGAN Gita Puspa Artiani; Indah Handayasari
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

meningkat seiring bertambahnya konsumsi masyarakat setiap harinya, yang berdampak kepada penumpukan sampah khususnya di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) GEMPEL – BEHI. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas warga, dikarenakan lokasi dari TPST ini terletak di samping jalan raya dan diseberang pasar. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka diperlukan perencanaan bangunan TPST yang sesuai fungsinya. Sehingga dengan perencanaan ini diharapkan sistem alur pengelolaan sampah mulai dari sampah masuk, letak penampungan sampah, tempat pemilahan sampah, tempat pengolahan sampah organik dan anorganik, tempat untuk sampah residu, dan sampah yang akan dibawa ke TPA Rawa Kucing dapat dikelola dengan baik sesuai fungsinya. Desain fungsi area bangunan TPST yang direncanakan menggunakan area kerja pengolah sampah yang terdiri dari area pemilahan dengan luas ± 60 m2, area organik dengan luas ± 60 m2, area anorganik dengan luas ± 135 m2, area penyimpanan dengan luas ± 30 m2, dan area residu dengan luas ± 15 m2. Setiap area yang didesain mempunyai fungsi dan luas lahan sesuai dengan alur pengelolaan serta volume sampah yang diolah. Perencanaan konsep alur pengelolaan TPST didasarkan kepada volume sampah yang masuk dan  menambah jumlah tenaga kerja dimana pengoptimalan alur pengelolaan dilakukan dengan cara menambah alat biodigester yang dihitung berdasarkan volume sampah organik yang diolah dan kapasitas alat. Berdasarkan hasil perencanaan optimalisasi TPST GEMPEL- BEHI didapakan penurunan volume sampah yang dikirim ke TPA Rawa Kucing dari 74,37  m3 menjadi 10,5 m3 . Hal ini menunjukkan perencanaan fungsi bangunan dan alur pengelolaan sampah dapat menjadi salah satu penyelesaian permasalahan sampah pada TPST GEMPEL-BEHI. 
RANCANG BANGUN ALAT BANTU SADAP KARET DENGAN PENGATURAN KEDALAMAN, KETEBALAN DAN KEMIRINGAN SUDUT SADAP Herdi Susanto; Hanif Hanif
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karet merupakan komoditas unggulan di kabupaten Aceh Barat, komoditas ini merupakan sumber mata pencaharian pokok dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Teknologi penyadapan karet memiliki peranan penting dalam peningkatan produktivitas karet, kondisi dilapangan sangat sukar seorang penyadap karet terutama penyadap pemula untuk mampu mengontrol kedalaman, ketebalan dan kemiringan sudut sadap, maka rancang bangun alat sadap karet diperlukan untuk meningkatkan produktivitas hasil panen karet.Tahapan rancang bangun dimulai dari studi literatur, desain dan simulasi menggunakan sofware Catia Versi 5, pemilihan material komponen dan manufaktur dilakukan sesuai dengan perencanaan desain dengan kontrol kedalaman  antara 1-1,5 mm dari kambium dan ketebalan sadapan 1,5 – 2 mm serta kemiringan sudut sadapan 300- 600. Alat bantu sadap karet yang telah di manufaktur diuji pada 9 pohon karet dengan variasi kemiringan sudut sadapan 300, 450 dan 600. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat bantu sadap karet dapat berfungsi dengan baik dan data hasil pengujian pada selang waktu uji antara 09.00 – 10.00 Wib untuk kemiringan sudut 600 , 450 dan 300 dengan hasil lateks rata-rata 1,7 gram, 0,98 gram dan 0,84 gram
KETERKAITAN AKTIVITAS EKONOMI DENGAN TATA RUANG RUMAH TRADISIONAL KUDUS DI KOTA LAMA KUDUS Anisa Anisa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kudus adalah sebuah kota yang terletak di Jawa Tengah, berjarak sekitar 51 km dari Semarang. Kudus terbagi menjadi dua yaitu Kudus Kulon dan Kudus wetan yang dipisahkan oleh sebuah sungai bernama Kaligelis. Kudus Kulon merupakan cikal bakal kota Kudus dan lazim di sebut Kota Lama Kudus. Dalam sejarah dikisahkan dahulu sebelum industri rokok berkembang, Kudus menjadi kota yang makmur karena perdagangan palawija dan tembakau. Kemudian berkembang menjadi industri rokok yang diproduksi di rumah. Perekonomian ini berpengaruh pada penataan ruang yang ada pada rumah tradisional Kudus. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai pengaruh aktivitas ekonomi pada tata ruang rumah tradisional Kudus. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan dan menginterpretasikan antara aktivitas ekonomi dan tata ruang rumah tradisional Kudus. Sesudah mendeskripsikan dan menginterpretasikan kemudian dlihat keterkaitan antara keduanya. Hasil yang didapatkan adalah ada beragam aktivitas ekonomi yang terjadi di rumah tradisional Kudus, mulai dari perdagangan palawija, tembakau, industri rokok, industri konveksi sampai pada aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan kegiatan peziarahan. Penataan ruang pada rumah tradisional Kudus merespon aktivitasekonomi tersebut dengan penyediaan ruang dan penataan hirarki ruang. Penyediaan ruang yang dimaksud adalah adanya sebuah bangunan yang terletak berhadapan dengan rumah tradisional Kudus bernama bangunan sisir. Bangunan sisir inilah yang merupakan perwujudan dari ruang yang dikhususkan untuk kegiatan ekonomi. Sedangkan untuk rumah yang tidak mempunyai bangunan sisir maka aktivitas  ekonomi akan dilakukandi jogosatru sebagai ruang yang secara hirarkis merupakan ruang yang paling umum dan boleh dimasuki oleh semua orang (ruang publik). 
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN TEKNIK INDUSTRI UMJ Leola Dewiyani; M. Kosasih
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran sarjana teknik sangat besar dalam membangun konektivitas di bidang infrastruktur. Kegagalan persaingan di pasar global umumnya karena kurangnya konektivitas dan inovasi yang merupakan “competitive advantage” dari suatu industry. Untuk menciptakan sarjana teknik yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan pada era persaingan global merupakan salah satu tanggung jawab dari institusi pendidikan dalam hal ini perguruan tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, saat ini hampir seluruh jurusan di perguruan tinggi memasukkan matakuliah kewirausahaan dalam kurikulumnya, termasuk fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta. Kewirausahaan adalah sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif, mandiri, berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha dan menciptakan sesuatu yang mempunyai nilai tambah. Dari definisi di atas penerapan matakuliah kewirausahaan merupakan salah satu matakuliah yang diharapkan dapat menunjang kemandirian dan kreatifitas mahasiswa tidak hanya di matakuliah tersebut tapi juga di matakuliah lainnya. Tetapi yang menjadi permasalahan disini adalah apakah penerapan mata kuliah di perguruan tinggi termasuk mata kuliah kewirausahaan ini dapat benar-benar mencetak mahasiswa yang kelak menjadi sarjana yang mandiri, kreatif dan inovatif apabila sistem pendidikan yang dilaksanakan saat ini masih menggunakan metode konvensional. Penelitian ini mencoba untuk mengatasi masalah agar mahasiswa dapat meningkatkan kreatifitas dan kemandiriannya yaitu dengan cara mengembangkan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata kuliah kewirausahaan dan diharapkan penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan kemandirian dan kreatifitas mahasiswa sehingga kelak kedepannya dapat dihasilkan sarjana Teknik Industry FT UMJ yang kreatif, mandiri, berpikir kritis, tanggap terhadap masalah untuk dapat bersaing di era globalisi. Hasil penelitian sdengan menggunakan metode R&D menghasilkan perangkat pembelajaran metode PBl yang kemudian diujicobakan dan ditemukan tingkat efektifitas yang signifikan pada hasil pembelajaran mahasiswa TI FT UMJ di akhir semester
PEMANFAATAN TENAGA ANGIN SEBAGAI PELAPIS ENERGI SURYA PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HIBRID DI PULAU WANGI-WANGI Salasi Wasis Widyanto; Susilo Wisnugroho; Muhammad Agus
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi angin sebagai salah satu energi yang terbarukan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai energi alternatif bagi energi dari bahan bakar fosil. Potensi energi alternatif terbarukan lainnya yang juga diklaim memiliki kans besar terutama di daerah pesisir dan pulau-pulau kecil adalah tenaga surya. Keduanya disebut Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid (PLTH) jika diintegrasikan kinerjanya. Masalah klasik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah tidak kontinyunya intensitas radiasi matahari yang bisa dimanfaatkan, terutama saat mendung, hujan, dan malam hari. Pelapis energi yang dimungkinkan bisa menutupi kelemahan ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), namun energi ini juga memiliki masalah dari sisi distribusi kecepatannya yang relatif rendah dan besar kecepatannya fluktuatif. Tujuan dilakukannya penelitian ini difokuskan untuk mengetahui kecepatan angin di Pulau Wangi-wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, khususnya saat intensitas radiasi matahari menurun, sehingga bisa diketahui apakah pemanfaatan tenaga angin sebagai pelapis energi surya merupakan langkah yang efektif atau tidak. Metode utama yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik non statistik menggunakan grafik. Hasil pengolahan data mengungkap bahwa rata-rata kecepatan angin maksimal sebesar 2,847 m/s, sehingga potensi daya listrik maksimal sebesar 37,160 Watt. Rata-rata kecepatan angin tertinggi saat malam hari sebesar 2,877 m/s dan kecepatan angin ratarata setahun saat hujan sebesar 2,405 m/s. Kesimpulannya adalah rata-rata kecepatan angin sepanjang hari pada tahun 2017 di kawasan ini tidak bisa mencapai standar minimal kecepatan angin yang dapat membangkitkan listrik (minimal 3,3 m/s), sehingga pemanfaatan energi angin sebagai pelapis energi surya pada PLTH kurang efektif, kecuali jika digunakan turbin angin yang bisa bekerja dengan kecepatan angin rendah.
RESIKO JENIS PEKERJAAN TERHADAP KELUHAN MUSKULOSKELETAL DISORDERS PADA PERAWAT RUMAH SAKIT Farid Wajdi; Wyke Kusmasari
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi resiko cedera rangka otot pada perawat di rumah sakit. Studi dilakukan pada RSUD Serang dengan 173 responden perawat, terdiri dari 37 laki-laki dan 136 perempuan. Kuesioner DMQ (Dutch Musculoskeletal Questionaire) digunakan untuk mengukur faktor-faktor dan gejala resiko cedera rangka otot. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase responden mengalami keluhan fisik yang paling banyak diderita perawat adalah keluhan sakit leher (69%), punggung atas (59%), dan bahu (58%). Selanjutnya tingkat usaha untuk melakukan jenis pekerjaan ringan hingga sangat berat diukur dengan skala 1-4 dengan hasil sebagai berikut: mengangkat pasien (mean=2.57, SD=0.771), memindahkan pasien (mean=2.54, SD=0.688), mengangkat alat berat (mean=2.22 ,SD=0.909), membersihkan ruangan (mean=1.94, SD=0.595), berjalan kaki (mean=1.93, SD=0.606), duduk (mean=1.83, SD=0.489), memakaikan baju (mean=1.75, SD=0.081). Hasil pengukuran korelasi Spearman memperlihatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pada pekerjaan memandikan pasien (S=0.280, Sig.2-tailed=0.000 ) terhadap keluhan punggung atas (p<0.01) dan hasil yang sama pada memindahkan pasien (S=0.208, Sig.2-tailed=0.008 ) terhadap keluhan punggung atas (p<0.01). Sedangkan aktifitas terlalu banyak berjalan kaki (S=-0.167, Sig.2-tailed=0.034 ) signifikan terhadap keluhan leher (p<0.05).
PENGARUH KOMPOSISI KULIT KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) TERHADAP KERAPATAN, KETEGUHAN PATAH KOMPOSIT PARTIKEL POLIESTER Muhammad Hendra S Ginting; Netti Helina Siregar; Fendy Suwito; Billy Tanujaya
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Papan partikel komposit Poliester ini merupakan  papan alternatif dari hasil pengempaan kulit kerang darah (Anadara Granosa) sebagai pengisi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi kulit kerang darah (Anadara Granosa) terhadap densitas dan keteguhan patah Modulus of Rupture) papan partikel komposit. Metode penelitian ini adalah pengempaan plat cetakan papan partikel sejajar dengan memvariasikan komposisi kulit kerang darah (Anadara Granosa) sebesar 0, 10, 20, 30 40, 50 dan 60 (% w). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sifat keteguhan patah Modulus of Rupture terbesar nilai 40, 941 MPa pada komposisi 30 (%w ) berat dengan dan densitas ebesar 1,618 gram/cm3 pada komposisi 60 (%w)  kulit kerang darah. Kata kunci : polyester, kulit kerang
PERANCANAAN AWAL TURBOPROP BASIC TRAINER AIRCRAFT BERDASAR KRITERIA CAKUPAN MISI PENERBANGAN Tungga Bhimadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            Preliminary Design atau perancangan awal merupakan salah satu fase dalam perancangan pesawat terbang, sesudah perancangan mula dan sebelum perancangan konsep. Sebagai latar belakang, sudah saatnya Indonesia mengganti pilihan pesawat latih yang digunakan sekarang. Sehingga perlu usulan pesawat latih dasar pengganti sebagai tujuan penelitian yaitu, pemilihan Turboprop Basic Trainer Aircraft atau pesawat latih dasar dengan propeler, untuk latihan calon pilot penerbang pesawat tempur. Masalahnya pesawat pilihan harus mempunyai karakteritik sesuai yang diinginkan. Untuk kesesuaian itu, metodologi perancangan empiris prediksi harga karakteristik diusulkan dengan  aspek desain fokus pada kriteria cakupan 3(tiga) misi yaitu sortie training, bomber, dan attack. Hasil penelitian  adalah  pilihan pesawat berdasar kriteria yang diinginkan dengan prediksi harga karakteristik dari aspek desain seperti aspek: aerodinamika, stabilitas, persyaratan misi, unjuk kerja, dan kemampuan membawa beban. Sebagai kesimpulan, pesawat pilihan memenuhi kriteria cakupan misi bahkan untuk beberapa item misi lebih baik. Metodologi perancangan empiris ini dapat digunakan untuk pemilihan pesawat jenis lain yang akan digunakan.
ANALISIS XRD DAN SEM TERHADAP HASIL KALSINASI PADA BIJIH NIKEL LATERIT JENIS SAPROLIT Agus Budi Prasetyo; Iwan Setiawan; Meyta Meyta
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi karakteristik terhadap hasil kalsinasi pada bijih nikel laterit jenis saprolit. Pada tahap preparasi, dilakukan proses pengeringan, penggerusan, dan pengayakan. Bijih yang berbentuk bongkahan dilakukan proses pengeringan (drying). Sampel dimasukkan kedalam oven dengan suhu 100°C selama 7 jam. Bijih saprolit selanjutnya digerus dengan menggunakan diskmill untuk mendapatkan ukuran 100 mesh. Tahap berikutnya yaitu pemanasan atau kalsinasi, sampel saprolit dikalsinasi di dalam muffle furnace selama 1 jam, variasi temperatur 600 ºC, 800 ºC, dan 1000 ºC. Sampel awal (saprolit raw) dan sampel akhir (saprolit kalsinasi 600,800,dan1000 ºC) dikarakterisasi kristalinitas dan fasa yang terbentuk dengan X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM) untuk morfologi dan komposisi mineral serta mengetahui letak persebarannya. Dengan analisis XRD pada temperatur 600°C, senyawa yang terlihat pada difraktogram adalah SiO2, fosterit (Mg2SiO4), dan Mg3[Si2-xO5](OH)4-4x, temperatur 800°C menunjukkan adanya senyawa SiO2 dan fosterit (Mg2SiO4), temperatur 1000°C menunjukkan adanya SiO2, fosterit (Mg2SiO4), dan Fe2O3. Untuk analisis SEM dapat dilihat bahwa sampel hasil kalsinasi terlihat semakin tinggi temperature maka penampakan permukaan morfologi hasil SEM akan terbentuk rongga-rongga yang semakin besar.Kata Kunci :Nikel laterit, saprolit, kalsinasi, XRD, SEM

Page 15 of 104 | Total Record : 1032