cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
PERANCANGAN SISTEM KEAMANAN TAMBAHAN PADA KENDARAAN SEPEDA MOTOR BERBASIS APLIKASI ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER Husnibes Muchtar; Bayu Firdaus
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya kasus pencurian kendaraan sepeda motor dewasa ini menuntut para pemilik kendaraan bermotor untuk meningkatkan kewaspadaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang system keamanan tambahan pada sepeda motor. Sistem penguncian standar pabrikan dinilai tidak cukup untuk melindungi kendaraan bermotor dari pencurian. Dibutuhkan kombinasi antara perangkat lunak dan perangkat keras dalam menciptakan sistem keamanan tambahan. App Inventor adalah sebuah web open source dimana pada web ini dapat digunakan untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat di install pada perangkat smartphone android. Sistem scan pada barcode dapat digunakan sebagai kunci ganda pada sistem penguncian kendaraan bermotor. Metode penelitian yang digunakan adalah membuat sebuah sistem kunci ganda dan sistem alarm pada sepeda motor. Dengan memanfaatkan modul GSM SIM800l dapat dibuat sebuah  sistem alarm berupa panggilan telepon yang dapat  secara langsung memberitahu pemilik kendaraan bermotor tentang perubahan posisi pada sepeda motornya. Penggunaan Modul GPS posisi kendaraan dapat dipantau dengan kordinat yang dikirimkan dan terintegrasi dengan Google Map. Dari hasil pengujian sistem penguncian sepeda motor berbasis aplikasi android App Inventor dan barcode scanner dan juga pengujian Sistem Alarm Panggilan Telepon dan GPS, maka dapat terlihat bahwa waktu pairing pada modul bluetooth cukup cepat
MENENTUKAN STRATEGI PROMOSI POLITEKNIK TMKM BERDASARKAN ANALISA PENGARUH MINAT SISWA Agus Purwanto; Richardus Eko Indrajit
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat dan bakat adalah salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan siswa atau orang tua dalam memilih sekolah yang sesuai. Kesesuaian tersebut terkait dengan program atau kegiatan yang dimiliki setiap sekolah. Fakta dilapangan menyatakan bahwa, banyak sekolah yang mengabaikan faktor lain selain akademik dalam proses rekrutmen siswa. Dengan demikian penentuan minat dan bakat siswa dalam pemilihan sekolah menjadi sangat penting untuk menentukan strategi promosi sekolah. Melihat hal tersebut maka dengan menggunakan metode research development dan strategi business intelligence, sekolah dapat menentukan strategi promosi sesuai dengan analisis pengaruh minat dan bakat siswa hal. Analisa ini diterapkan dalam uji coba di Politeknik Trimitra Karya Mandiri menggunakan data siswa SMK Trimitra Karya Mandiri, dimana hasil yang didapat adalah banyak siswa ingin kuliah sesuai minat dan bakatnya.Keywords: business intellegence, minat dan bakat, strategi promosi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI BARANG DENGAN METODE FUZZY TSUKAMOTO BERBASIS ANDROID Popy Meilina; Nurvelly Rosanti; Nuraeni Astryani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidak-stabilannya pemesanan yang tinggi pada waktu tertentu dan rendah pada waktu tertentu mengakibatkan sulitnya menentukan jumlah produksi yang tepat. Ketidaktepatan jumlah produksi sangat berpengaruh terhadap tingkat kerugian yang diakibatkan kurangnya persediaan, karena jumlah produksi barang yang terlalu rendah, ataupun berlebihannya persediaan barang karena jumlah produksi yang terlalu tinggi. Masalah ini bisa diselesaikan dengan mengembangkan sebuah aplikasi dalam sistem pendukung keputusan. Adapun teknik yang dapat diterapkan dalam mengembangkan sistem pendukung keputusan ini adalah fuzzy Tsukamoto. Aplikasi ini diterapkan dalam menentukan jumlah produksi, dengan variabel pemesanan, persediaan dan produksi. Dalam penelitian ini dibuktikan dengan tabel perbandingan antara perhitungan manual dengan perhitungan sistem, dan didapatkan hasil persentase kebenaran dari sistem ini adalah sebesar 96,91%.Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Penentuan Produksi, Fuzzy Tsukamoto.
PENENTUAN TITIK PUSAT WAREHOUSE DAN SISTEM DISTRIBUSI PORTLAND COMPOSITE CEMENT DI WILAYAH WONOGIRI Bambang Cahyadi; Belinda Aulia
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kunci kesuksesan sebuah perusahaan untuk dapat memenangkan persaingan pasar terletak pada manajemen rantai pasok yang baik, untuk mendukung hal tersebut perlu diperhatikan proses pendistribusian mengingat biaya transportasi berkisar antara sepertiga hingga dua pertiga total biaya logistik. Penelitian dilakukan di perusahaan produsen semen yang mendistribusikan Portland Composite Cement (PCC) ke seluruh Indonesia, namun saat ini untuk wilayah Wonogiri pengelolaannya masih dilakukan oleh pihak ketiga dengan konsekuensi memberikan biaya subsidi. Penelitian ini membahas mengenai penentuan titik pusat distribusi (warehouse) dengan menggunakan gravity location models dan rute pengiriman Portland Composite Cement (PCC) dengan sistem distribusi milk run yang optimal di wilayah Wonogiri. Hasil menunjukan bahwa titik pusat distribusi yang optimal terletak pada koordinat X017 = 30,85 dan Y017 = 35,88 dengan sistem distribusi terbaik adalah bila perusahaan menggunakan 19 kendaraan tronton atau 13 trailer. Bila keputusan ini dijalankan maka perusahaan akan mengeluarkan total biaya sebesar Rp. 299.491.892 sedangkan bila pihak ketiga yang menjalankan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 752.752.000. Oleh karena itu bila pengelolaan dipegang oleh perusahaan nilai efisiensi yang akan diperoleh sebesar 60,3%.
IMPLEMENTASI MOVING AVERAGE FILTER PADA MIKROKONTROLER SEBAGAI PEREDAM NOISE SENSOR PIEZO ELEKTRIK UNTUK MENDETEKSI GELOMBANG SEISMIK (GEMPA BUMI) Zulharbi Zulharbi; Firdaus Firdaus; Yul Antonisfia; Sarjon Defit
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Getaran  akibat  gempa  bumi    akan  mengakibatkan  adanya  frekuensi  gelombang  seismik  denganfrekuensi  rendah (0Hz - 20Hz),  untuk  mendeteksi  keberadaan  frekuensi  gelombang  seismiktersebut  dapat  menggunakan  sensor  piezo  elektrik.  Piezo  elektrik  adalah  sebuah  sensor  seismikyang  mempunyai   getaran gempa  beramplitudo rendah  dan sangat mudah terkontaminasi noisesehingga  dibutuhkan  filter  untuk  meredam  sinyal  noise  tersebut.  Moving  Average  (MA)  filteradalah  suatu  metode  yang  sederhana  dan  berguna  untuk  menapis  derau  acak  yang  terdapat  padaderau asli. MA filter bekerja dengan cara meratakan sejumlah titik tertentu dari isyarat masukanuntuk  menghasilkan  tiap  titik  dari  isyarat  luaran. Gelombang  seismic    (getaran buatan) padapenelitian ini adalah dengan memberikan amplitudo sensor piezo PVDF antara  3mm, 5mm, 7mm,9mm dan 12mm pada frekuensi 2 Hz (konstan). Sensor piezo mendeteksi kekuatan getaran buatandengan  menggunakan  Moving  Average  Filter  yang  menghasilkan    nilai SNR  (signal  to  noiseratio)  lebih  kecil  dibandingkan  tidak  menggunakan  MAF  Nilai  PGA  (peak  groundacceleration)  dalam  satuan  grafitasi akan  tinggi pada  saat  sinyal  amplitude  getaran  yangdiberikan  juga  tinggi  (PGA  = 0,01G  pada  saat  amplitude  getaran  3mm  dan  1,43G  pada  saatamplitude getaran 12 mm).
OTOMATISASI METODE PENELITIAN SKALA LIKERT BERBASIS WEB Suzuki Syofian; Timor Setiyaningsih; Nur Syamsiah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin yang secara otomatis melakukan dan mengatur pekerjaan. Banyak pemanfaatan perangkat teknologi informasi tersebut digunakan untuk keperluan menggantikan tenaga manusia. Teknologi informasi banyak diterapkan untuk pengelolaan pekerjaan karena daya efektivitas dan efisiensinya yang sudah terbukti mampu mempercepat kinerja. Pada akhirnya akan meningkatkan keuntungan baik secara finansial maupun waktu. Teknologi informasi saat ini telah menyebar hampir di semua aspek kehidupan dan profesi, tidak terkecuali untuk bidang penelitian. Perangkat lunak yang akan dihasilkan dapat membantu mengundang responden. Bidang penelitian sangat terbantu dengan adanya perangkat lunak yang memudahkan dalam pengolahan hasil penelitian. Metode penelitian yang digunakan meliputi beberapa tahapan, antara lain : Review dokumen, observasi, wawancara, penggalian akar permasalahan dengan teknik fishbone, desain dan perancangan aplikasi berbasis web hingga testing. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa implementasi skala likert berbasis web dapat digunakan untuk menghitung riset dan survey. Bahkan pada studi kasus penggunaan aplikasi dapat disimpulkan hubungan mahasiswa Unsada mempengaruhi motivasi dalam mencapai kelulusan bobot nilai 82.80%. Adanya aplikasi penelitian berbasis web ini dapat memudahkan kinerja para peneliti untuk mendapatkan respon dari responden. Para peneliti dapat membuat sendiri rancangan kuesioner dan mampu mendapatkan hasil penelitian secara real time.
IN-BOUND DAN OUT-BOUND LOGISTIC PADA DISTRIBUSI LPG 3KG DI INDONESIA Wawan Ardi Subakdo; Yuwono Ario Nugroho
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor minyak dan gas bumi  tiap tahunnya menyumbang lebih dari seperempat pendapatan Indonesia. Di sisi lain, sektor migas juga merupakan sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak sebagaimana yang tertulis dalam UUD 1945, khususnya pasal 33, dimana salah satu komoditas di sektor ini yang menarik untuk dicermati adalah Liquefied Petroleum Gas (LPG). Pada awalnya LPG dipasarkan  oleh Pertamina  bagi kalangan terbatas dengan produk tabung 12 kg dan 50 kg, dimana produk ini dikenal dengan merek “ELPIJI”. Namun seiring dengan permasalahan yang dihadapi dalam penyediaan energi, dimana subsidi bahan bakar minyak tanah semakin lama semakin besar dan adanya arah kebijakan energi nasional yang baru, maka sejak tahun 2007 Pemerintah melakukan program konversi minyak tanah ke LPG dalam bentuk LPG 3 kg. Meskipun awalnya LPG diproduksi untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar gas rumah tangga, namun kemudian juga berkembang untuk pemenuhan kebutuhan lainnya seperti kebutuhan industri dan transportasi. Secara garis besar pemanfaatan LPG sebagai sumber energi digunakan untuk pemenuhan kebutuhan panas, penerangan dan sumber tenaga. Pemenuhan kebutuhan panas dari LPG didorong oleh kebutuhan rumah tangga seperti memasak, pemanas ruangan, pemanas air dan sebagainya. Kebutuhan inilah yang kemudian mendominasi pola konsumsi LPG Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Channel Structure dari distribusi LPG 3 kg dan peran masing-masing pihak yang terkait didalamnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskirptif yang mempunyai ruang lingkup batasan pada In-bound dan out-bound logistics dan sistem distribusi yang digunakan adalah sistem tertutup.  Sistem distribusi LPG 3 kg ini berbeda dengan sistem distribusi produk pada umumnya. LPG 3 kg ini didistribusikan dengan sistem tertutup, dimana sistem ini dikendalikan oleh peraturan-peraturan yang mengikat setiap entitas dalam rantai pasok. Sistem ini juga memiliki aturan dan standar operasi tertentu dimana pelaksanaannya diawasi dan dikendalikan secara dinamis. Sistem rantai pasok LPG 3 kg sendiri diatur oleh peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Inbound Channel pada produksi LPG 3Kg terdiri atas Raw Material Supplier, Commodity Supplier, Sub Assembler, dan Assembler/Filler. Sedangkan Outbound Channel terdiri atas: Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE), serta Distribution Channel (Agen dan Pangkalan/ Sub Agen).  Kata Kunci: in-Bound, out-bound logistic, LPG 3Kg
PENGARUH KECEPATAN PENGADUKAN TERHADAP RENDEMEN DAN IDENTIFIKASI SELULOSA ASETAT HASIL ASETILASI DARI LIMBAH KULIT PISANG KEPOK Hafshah Zhaafirah; Gema Fitriyano; Ummul Habibah Hasyim
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pisang kepok merupakan salah satu komoditi buah buahan yang banyak ditemukan di Indonesia. Buah ini memiliki banyak manfaat bagi manusia baik dimafaatkan secara langsung maupun menjadi bahan olahan. Jumlah konsumsi buah pisang kepok yang tinggi akan menghasilkan kulit pisang yang tinggi pula. Pada kulit pisang kepok terdapat kandungan selulosa yang memiliki banyak manfaat jika diproses lebih lanjut. Salah satunya adalah sebagai bahan baku pembuatan selulosa asetat. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang kepok sebagai bahan baku pembuatan selulosa asetat, mengetahui cara memperoleh selulosa asetat dari limbah kulit pisang kepok, mengetahui pengaruh kecepatan pengadukan pada tahap asetilasi, dan mengetahui hasil rendemen selulosa asetat terbaik. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode delignifikasi dengan pelarut NaOH dan dengan waktu reaksi 24 jam sebagai tahap awal pemisahan alfa selulosa dari senyawa lain yang terdapat dalam kulit pisang. Setelah didapatkan alfa selulosa dilakukan reaksi asetilasi dengan anhidrida asetat pada suhu 45oC dengan variasi  kecepatan pengadukan 900, 1050, 1200, 1350, dan 1500 rpm dan waktu reaksi selama 6 jam. Hasil penelitian menunjukkan yield terbesar pada kecepatan pengadukan 1500 rpm yaitu sebesar 27.04%.  Dan diperoleh R² = 0,9988 dengan persamaan y = 3E-05x2 - 0,0411x + 26,28. Selanjutnya dilakukan uji FTIR ((Fourier Transform Infra Red)) untuk memastikan terbentuknya produk yang kita ingingkan (selulosa asetat) dibuktikan dengan spektrum yang menunjukkan adanya senyawa selulosa yang di tandai dengan terbentuknya peak pada daerah serapan 1636 cm-1 yaitu dengan  cara membandingkan gugus pada selulosa asetat hasil reaksi dengan gugus selulosa asetat komersil.
PERUBAHAN BENTUK ARSITEKTUR MASJID BERSEJARAH ALMUKARROMAH KAMPUNG BANDAN DI JAKARTA Ashadi Ashadi; Anisa Anisa; Finta Lissimia
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas dan bentuk merupakan dua aspek penting dalam arsitektur. Aktivitas diwadahi dalam suatu bentuk (ruang) arsitektur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis perubahan bentuk arsitektur dengan mengambil obyek masjid bersejarah yang ada di Jakarta serta mencari faktor penyebab perubahan tersebut. Masjid bersejarah yang dijadikan kasus studi adalah masjid Jami’ Al Mukarromah Kampung Bandan yang sering dikenal dengan sebutan Masjid Keramat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif interpretatif. Pendataan lapangan dilakukan dengan cara: mengamati perubahan bentuk arsitektur Masjid Jami’ Al Mukarromah yang dilengkapi dengan wawancara nara sumber utama yang merupakan keturunan langsung Habib Abdurahman bin Alwi Asy-Syatiri yang bernama Habib Alwi bin Ali As-Syatiri. Hasil dari penelitian ini adalah: terdapat perubahan bentuk arsitektur pada masjid Jami’ Al Mukarromah Kampung Bandan namun tidak merubah bentuk asli. Bentuk asli adalah pilar Sembilan yang berada tepat di samping makam Habib Mohammad bin Umar Al-Qudsi, Habib Ali bin Abdurrahman Ba’ Alwi, dan Habib Abdurahman bin Alwi Asy-Syathiri. Perubahan bentuk disebabkan oleh tiga hal, pertama karena kebutuhan tempat sholat dan tempat ziarah yang sudah tidak mencukupi. Kedua, kondisi lokasi yang terkena banjir Rob, sehingga merubah bentuk masjid dengan meninggikan lantai. Ketiga, karena kebutuhan untuk memisahkan antara ruang untuk sholat dan ruang ziarah, dimana dua aktivitas tersebut adalah aktivitas sakral yang dilakukan di masjid Jami’ AlMukarromah Kampung Bandan.
PEMBUATAN INDIKATOR ALAMI ASAM-BASA DARI EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Dela Astria Virliantari; Annisa Maharani; Ukhti Lestari; Ismiyati Ismiyati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu limbah rumah tangga maupun limbah perindustrian yang jarang dimanfaatkan. Selain itu kulit bawang merah memiliki pigmen warna merah yang berasal dari antosianin. Pigmen tersebut dapat mengalami perubahan warna pada perubahan keasamannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ekstrak kulit bawang merah dapat digunakan sebagai indikator asam-basa berdasarkan pigmen warna yang dimiliki kulit bawang merah dan untuk mengetahui waktu maserasi optimal serta konsentrasi optimal dari ekstrak kulit bawang merah sebagai indikator asam-basa. Ekstraksi kulit bawang merah dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut aquadest dan alkohol 96%. Variasi yang digunakan, waktu maserasi (1, 2, 3, 4, 5) hari dan konsentrasi pelarut (0%, 25%, 50%, 75%, 100%) 200ml. Dari hasil perobaan menunjukkan bahwa waktu maserasi yang paling optimal adalah 3 hari dengan nilai absorban terbesar yaitu 1,277 dengan panjang gelombang maksimum 520nm dan trayek pH 8-9. Konsentrasi pelarut yang paling optimal adalah 50% dengan nilai absorban terbesar yaitu 1,298 dengan panjang gelombang maksimum 500nm dan trayek pH 3-5. Metode titrasi menggunakan indikator ekstrak kulit bawang merah memiliki keakuratan lebih rendah dibanding metode titrasi dengan indikator phenolphtalein dan methyl orange.

Page 16 of 104 | Total Record : 1032