cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
ESTRAKSI MINYAK ATSIRI DARI DAGING BUAH PALA (TINJAUAN PENGARUH METODE DESTILASI DAN KADAR AIR BAHAN) Lina Sari; Donny Lesmana; Taharuddin Taharuddin
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak atsiri dari daging buah pala mengandung senyawa yang bersifat farmakologis. Proses ekstraksi minyak atsiri dari daging buah pala menggunakan 3 metode destilasi dan 3 kadar air bahan pada suhu 100oC dengan laju penguapan 250 ml/jam, dan 1000 gr daging buah pala. Parameter penelitian yang akan divariasikan yaitu metode destilasi yang terdiri dari destilasi air, destilasi uap, dan destilasi uap air, serta kadar air bahan masing – masing 100%, 75%, dan 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode destilasi dan kadar bahan sehingga dapat menghasilkan persen yield yang tinggi, persen yield dapat dihitung dengan membandingkan berat sempel dan berat bahan mula – mula dikalikan 100% dan mutu minyak atsiri yang baik sesuai dengan SNI, mengetahui pengaruh metode destilasi dengan kadar air bahan terhadap berat jenis yang dihasilkan, dan mengetahui variabel respon pengaruh metode destilasi dengan kadar air bahan terhadap persen yield dengan menggunakan uji Response Surface Methodology (RSM) dengan Software Design Expert 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri dengan SNI berat jenis 0,876-0,919 (g/ml), warna kuning jernih. Persen yield terendah diperoleh pada kadar air 100% dengan menggunakan destilasi air yaitu 0,204% berat jenis 0,8849 gr/ml serta persen yield tertinggi diperoleh pada kadar air 75% dengan menggunakan destilasi uap air yaitu 0,336% berat jenis 0,9082 gr/ml. Hasil uji Response Surface Methodology (RSM) dengan Software Design Expert 10. variabel respon yang sangat berpengaruh terhadap persen yield adalah kadar air bahan.
MODEL PERSEDIAAN DETERMINISTIK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MASA KADALUARSA DAN PENURUNAN HARGA JUAL Cherish Rikardo; Taufik Limansyah; Dharma Lesmono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan merupakan salah satu faktor yang berperan besar dalam berjalannya suatu proses di perusahaan. Persediaan telah menjadi topik yang banyak diteliti dan dikembangkan dengan mempertimbangkan beberapa kondisi tertentu, seperti masa kadaluarsa. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai suatu model matematis persediaan yang mempertimbangkan waktu kadaluarsa tertentu dan penurunan harga jual dari barang yang akan mengalami kadaluarsa. Pada penelitian ini, diasumsikan bahwa permintaan bersifat deterministik dan penurunan harga jual yang dilakukan dapat meningkatkan permintaan dari barang yang mendekati waktu kadaluarsa. Dalam penelitian ini akan dikembangkan suatu model matematis untuk menentukan  kuantitas barang yang dibeli, dan pada tingkat persediaan berapa penurunan harga dapat dilakukan yang meminimumkan total biaya persediaan tahunan.
PENGARUH RASIO BERAT KULIT PISANG DENGAN KERTAS KORAN DAN BATANG JAGUNG DENGAN KERTAS KORAN TERHADAP INDEKS TARIK DAN INDEKS SOBEK KERTAS RECYCLE Ferdina Okta Fenny; Widya Farma
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan kertas semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, dalamhal ini kebutuhan kayu menjadi sangat besar. Oleh karena itu mulai dipikirkan bahan baku alternatifyang berpotensi untuk pembuatan kertas, yaitu dengan teknologi pembuatan kertas daur ulang dari serat kulit pisang dengan serat kertas koran bekas dan serat batang jagung dengan serat kertas koran bekas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh rasio berat terhadap karakteristik produk kertas daur ulang. Rancangan percobaan ini dilakukan dengan variabel rasio berat, yaitu campuran serat kulit pisang dengan serat kertas koran bekas dan serat batang jagung dengan serat kertas koranbekas (1 : 0); (1 : 0,25); (1 : 0,67); (1: 1,5); (1 : 4) dengan menggunakan NaOH  5% (b/v), perbandingan larutan pemasak 10 : 1 (v/v), waktu pemasakan 60 menit, dan jumlah tepung tapioka sebanyak 3 % (b/b) dari berat  pulp kering. Analisa yang dilakukan meliputi : gramatur, indeks tarik dan indeks sobek kertas daur ulang.Dari penelitian ini didapat kualitas kertas daur ulangyang optimumadalah pada rasio berat 1B : 4K, dimana B adalah batang jagung dan K adalah kertas koran bekas, didapatkan nilai indeks tarik paling optimum sebesar 17,0723 Nm/gram pada gramatur 53,23 gram/m2dan indeks sobek sebesar 0,0178 Nm2/g pada gramatur 53,3 gram/m2.   Kata kunci : batang jagung, kertas daur ulang, kulit pisang, rasio berat, serat.
BATA HIAS CANGKANG : WUJUD MATERIAL RAMAH LINGKUNGAN DALAM ARSITEKTUR HIJAU Muhammad Rijal; Ardiansyah Ardiansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sudah banyak penelitian yang memanfaatkan limbah kelapa sawit sebagai bahan pengisi batako, dan hasilnya cukup memuaskan. Namun dalam proses nyata, usaha ini terbilang rumit, baik dari segi minimnya pemahaman tentang alur produksi, peraturan tentang batasan bahan baku, hingga upaya peningkatan nilai batako menjadi komoditi yang bisa diandalkan dalam dunia konstruksi selain batu bata. Akibatnya hanya segelintir pelaku usaha kecil yang ingin berkecimpung dalam upaya pemanfaatan limbah hasil pengolahan CPO, padahal limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan CPO ini sangat berlimpah. Tujuan dari penelitian ini adalah merumuskan strategi yang tepat dalam upaya peningkatan nilai bata hias cangkang sebagai material ramah lingkungan dalam khazanah arsitektur hijau. Metode pendekatan penelitian yang dilakukan pada prinsipnya merupakan pendekatan kualitatif. Namun Instrumen yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut menggunakan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa faktor material baku, teknik dan teknologi pengolahan, pendistribusian dan pemasaran, kelembagaan, peruntukan dalam desain arsitektur, serta prinsip Arsitektur hijau, merupakan hal yang harus diperhatikan dalam merumuskan strategi peningkatan nilai bata hias cangkang sebagai komoditi.
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI CACAT PADA HASIL PRODUKSI GENTENG KERAMIK BERGLAZUR DI PT. XYZ Tri Ngudi Wiyatno; Rezha Adhitya Fachraji
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi genteng keramik berglazur,. PT XYZ mempunyai standard kualitas satu (Kw I) yang telah ditetapkan oleh pihak management , tetapi dalam realisasinya masih terdapat cacat yang cukup tinggi selama proses produksinya sehingga tidak mencapai target kualitas yang ditetapkan. PT XYZ mempunyai target yang ketat dalam pencapaian kualitas satu (Kw I) yaitu sebesar 82%. Namun pada realisasi pencapaian kwalitas satu (Kw I) pada periode Januari sampai Mei 2016 hanya mencapai 75,2% dari total produksi yang dihasilkan yang berarti masih terdapat cacat hasil produksi sebesar 24,8% dari total produksi. Perusahaan memerlukan pengendalian kualitas pada proses produksinya yang berguna untuk mengurangi atau menekan persentase cacat yang terjadi selama proses produksi. Untuk mencapai target kualitas yang telah ditetapkan oleh managemen, kegiatan pengendalian kualitas tersebut dilakukan dengan menggunakan metode dasar pengendalian kualitas (QC 7 Tools) dan siklus Plan - Do - Check – Action (PDCA). Selama periode Juni sampai September 2016 kualitas satu (Kw I) hasil produksi mengalami peningkatan yang sebelumnya 75,2% menjadi 83,65% dan problem cacat pada hasil produksi mengalami penurunan yang sebelumnya sebesar 24,8 % menjadi 14,9 % setelah dilakukan perbaikan.Kata kunci : kualitas, QC 7 tools, Plan Do Check Action
PEMBUATAN ARANG AKTIF DARI TEMPURUNG KELAPA DENGAN AKTIVASI SEBELUM DAN SESUDAH PIROLISIS Siti Jamilatun; Martomo Setyawan; Siti Salamah; Dwi Astri Ayu Purnama; Riska Utami Melani Putri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan arang aktif semakin meningkat seiring dengan kebutuhan industri akan bahan pembersih dan penyerap dan juga bahan pengemban katalisator. Arang aktif dapat dihasilkan dari bahan-bahan yang mengandung karbon atau dari arang yang diaktivasi untuk mendapatkan permukaan yang lebih luas. Arang aktif dapat mengadsorpsi gas dan senyawa kimia tertentu tergantung besar atau volume pori-pori dan luas permukaan. Penelitian ini bertujuan membuat karbon aktif dari tempurung kelapa dengan pengaktivasi KOH dilakukan satu kali aktivasi ( sesudah pirolisis) dan dua kali aktivasi (sebelum dan sesudah pirolisis). Kualitas arang aktif yang diperoleh dianalisis untuk mengetahui karateristik kadar air, kadar abu,  iodine number dan surface area karbon aktif dari arang tempurung kelapa yang sesuai dengan SII No.0258 – 79. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa karbon aktif dapat dibuat dari tempurung kelapa dengan terlebih dahulu dilakukan pirolisis dan kemudian dilakukan aktivasi. Untuk mengetahui pengaruh aktivasi maka dilakukan aktivasi satu kali ( sesudah pirolisis) dan aktivasi dua kali (sebelum dan sesudah pirolisis) dengan aktivasi kimia KOH 2N dengan variasi waktu perendaman. Hasil menunjukkan bahwa aktivasi dua kali memberikan hasil iodine number dan surface area lebih tinggi daripada aktivasi satu kali. Karakteristik karbon aktif yang dihasilkan untuk iodine number 300-500 mg I2/gram arang aktiv telah sesuai dengan SII No.0258–79, untuk kadar air, kadar abu belum sesuai dengan standar diatas, surface area 185,447 m2/g atau mengalami peningkatan 35 kali surface area dengan arang tempurung kelapa yang tidak diaktivasi. Arang aktif ini akan digunakan sebagai katalis pada proses pirolisis dan gasifikasi biomassa untuk penelitian selanjutnya.
ANALISA ENGINE OVERHEAT PADA UNIT KOMATSU BULLDOZER D155A-6 Hendro Purwono; Rasma Rasma
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulldozer D155A-6 dengan kode unit BD-06 merupakan salah satu unit untuk kegiatan produksi pertambangan batubara di PT Wahana Baratama Mining dengan tingkat unschedule breakdown yang termasuk lama diantara unit-unit produksi lainnya di perusahaan tersebut karena mengalami engine overheat. Tujuan dari analisa engine overheat adalah untuk mengetahui dan mengatasi akar masalah dalam rangka meningkatkan PA (Physical Availability) unit. Pendekatan ini dilakukan dengan observasi langsung di lapangan dan studi pustaka. Analisa masalah atau troubleshooting dilakukan dengan pendekatan 8 step troubleshooting. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa penyebab terjadinya engine overheat adalah ketidaktercapaian nilai putaran fan pada unit yang disebabkan oleh tidak idealnya internal leakage yang terjadi pada komponen fan motor, yaitu 5000 cc/ 30 detik, padahal standar yang ideal adalah maksimal 2000-3000 cc/ menit. Untuk mengurangi tingkat frekuensi unschedule breakdown dapat dilakukan dengan penggantian komponen sesuai rekomendasi, dalam hal ini untuk fan motor life time komponen ± HM 15000 sedangkan unit sudah mencapai HM 22382. Pelaksanaan penggantian komponen sesuai life time komponen ini diharapkan  dapat meningkatkan PA unit dan keawetan dari unit sehingga unit unschedule breakdown karena permasalahan serupa dapat diminimalisir.Kata Kunci: engine overheat, unschedule breakdown, internal leakage, fan motor
PERANCANGAN MODEL SISTEM PENILAIAN KINERJA DENGAN METODE HUMAN RESOURCES SCORECARD DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Andreas Tri Panudju; Mutmainah Mutmainah; Umi Marfuah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa sumber daya manusia yang handal menjadi kunci dalam persaingan perguruan tinggi global, tidak terkecuali dengan jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FT UMJ). Permasalahan yang terjadi adalah berdasarkan analisa pendahuluan yang telah dilakukan diketahui Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FT UMJ) belum memiliki Sistem Penilaian Kinerja Dosen/ Karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah Sistem Penilaian Kinerja Dosen/ Karyawan, khususnya melalui pengembangan model Sistem Penilaian Kinerja Dosen/ Karyawan berbasis Human Resources Scorecard dan Profile Matching yang berbasis Web. Target khusus penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan untuk mengimplementasikan model model Sistem Penilaian Kinerja Dosen/ Karyawan berbasis Human Resources Scorecard. 
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ANIMASI INTERAKTIF 2D BERBASIS ANDROID PADA MATAKULIAH FISIKA DASAR I MATERI FLUIDA Devi Sukrisna; Didi Jubaedi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Majalengka merupakan Universitas terdepan di wilayah III Cirebon dan saat ini sedang berkembang dan terus meningkatkan kualitasnya baik dalam hal kualitas lulusan, belajar mengajar, sistem administrasi, sarana, prasarana dan lain-lain. Proses perkuliahan pada matakuliah Fisika Dasar di Fakultas Teknik Universitas Majalengka masih menggunakan metode pembelajaran secara konvensional. Akibatnya Mahasiswa dijejali teori tanpa praktek pada materi Fluida. Di Laboratorium Fisika Fakultas Teknik Universitas Majalengka belum ada alat praktikum yang bisa digunakan pada matakuliah Fisika Dasar I materi Fluida. Dalam perkembangannya Univeristas Majalengka terus mengembangkan dan memperbaharui sistem-sistem yang mampu menunjang proses perkuliahan Universitas Majalengka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar animasi interaktif 2 dimensi berbasis Android pada matakuliah Fisika Dasar I materi Fluida, sebagai media komunikasi dan guna meningkatkan tingkat penguasaan materi mahasiswa, dengan mengkaji pemanfaatan bahan ajar dengan animasi interaktif dalam proses pembelajaran kooperatif sebagai sebuah sistem teknologi terpadu dalam proses perkuliahan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle). Pengujian dari penelitian ini menggunakan metode angket kepada 10 orang mahasiswa sebagai sampel untuk mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap Aplikasi yang dibuat. Dengan hasil sebesar 82,5% mahasiswa menyatakan tertarik melakukan pembelajaran menggunakan Aplikasi Bahan Ajar Fluida, 85% mahasiswa menyatakan setuju bahwa tampilan gambar dan animasi menarik, dan sebesar 75% mahasiswa termotivasi untuk belajar menggunakan dengan bantuan aplikasi Bahan Ajar Fluida.
PENYISIHAN KONSENTRASI COD DALAM PROSES SEEDING DAN AKLIMATISASI SECARA ANAEROB DENGAN SISTEM CURAH MENGGUNAKAN FLUIDIZE BED REACTOR Rizki Rahayu
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan limbah secara anaerob cukup efektif dalam menyisihkan parameter COD, keefektifan reaktor dalam mengolah limbah dapat dilihat dari proses seeding dan aklimatisasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menumbuhkan dan mengkondisikan mikroorganisme pengurai dalam menyesuaikan diri di dalam media yang terendam oleh material organik yang terkandung dalam air lindi. Metode yang digunakan dalam proses pengumpanan adalah dengan curah yaitu, pemberian makanan yang dilakan satu kali, yang dilakukan pada awal proses seeding. Proses seeding dan aklimatisasi dilakukan secara bersamaan dalam reaktor anaerob dengan sistem aliran up flow, yaitu aliran yang dimulai dari dasar reaktor dan keluar dari atas. Proses seeding dan aklimatisasi dilakukan sebanyak dua kali yaitu dengan variasi penambahan jumlah sumber makanan mikroorganisme (glukosa) yang berbeda. Jumlah leachate yaitu sebanyak 40 L, filtrat lumpur TPA sebanyak 6 L dan air bebas klor sebanyak 34 L sehingga total volume sebanyak 80 L. pada seeding I, dalam proses aklimatisasi penyisihan konsentrasi COD terbesar yang dapat dicapai yaitu sebesar 78% dengan konsentrasi terkecil sebesar 1245 mg/L terjadi pada hari ke-53, persen penyisihan terkecil yaitu sebesar 33% dengan konsentrasi 3840 mg/L terjadi pada hari ke-1. Sedangkan pada seeding II, penyisihan konsentrasi COD terbesar yang dapat dicapai yaitu sebesar 89% dengan konsentrasi terkecil sebesar 640 mg/L terjadi pada hari ke-38 sampai dengan hari ke-44. Sedangkan penyisihan terkecil yaitu sebesar 52% dengan konsentrasi COD sebesar 2764 mg/L terjadi pada hari ke-19. Proses Seeding dan Aklimatisasi secara anaerob dengan sistem curah pada Anaerob Fluidized Bed Reactor dapat berjalan efektif dengan pencapaian penyisihan parameter terukur sebesar > 50%.

Page 2 of 104 | Total Record : 1032