cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
DETEKSI PUPIL SEDANG BERAKOMODASI BERBASIS COMPUTER VISION MENGGUNAKAN METODE INTERVAL SATU RATA-RATA Teady Matius Surya Mulyana; Herlina Herlina
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu proses penentuan visus myopia berbasis computer vision adalah penentuan nilai visus yang didapat dari deteksi mata yang sedang berakomodasi ketika membaca huruf yang ditampilkan pada program berdasarkan ketentuan ukuran baris snellen. Deteksi pupil berakomodasi ini, digunakan sejumlah data nilai pupil yang tidak berakomodasi sebagai batas pupil tidak berakomodasi. Pupil yang tidak berakomodasi tidak statis. Pupil yang tidak sedang berakomodasi secara dinamis membesar dan mengecil dalam suatu nilai interval yang tidak sebesar ketika sedang berakomodasi. Karena itu diperlukan suatu nilai ambang yang memisahkan antara nilai pupil yang berakomodasi dengan yang tidak berakomodasi. Untuk mendapatkan nilai ambang pemisah pupil yang berakomodasi dengan yang tidak berakomodasi digunakan metode interval satu rata-rata. Penggunaan metode interval satu rata-rata, menghasilkan nilai ambang yang sesuai dengan pemberian nilai confidence nya. Nilai confidence dikonversi menjadi nilai keyakinan perubahan secara dinamis dari pupil ketika sedang tidak berakomodasi. Berdasarkan percobaan dan urutan proses yang diirancang, penentuan batas nilai pupil untuk mata sedang berakomodasi dengan mata tidak sedang berkomodasi dapat dilakukan dengan menggunakan metode interval satu rata-rata.
POTENSI ZEOLIT ALAM BAYAH BANTEN SEBAGAI KATALIS HETEROGEN PADA PEMBUATAN BIODIESEL SECARA TRANSESTERIFIKASI Rudi Hartono; Anondho Wijanarko; Heri Hermansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zeolit alam bayah banten (ZABBrht) mengandung modernit dan klipnotilonit yang berpontensi untuk dibuat katalis heterogen. untuk penghasil bioiesel. Pertama Zeolit di hancurkan dengan menggunakan palu untuk mendapatkan ukuran (50 – 60) mesh, keringkan pada suhu 1100C selama 24 jam di dalam Oven. Impregnasi menggunakan KOH dalam 100 ml aquadest selama 2 jam pada suhu 600C, keringkan dalam oven kembali selama 24 jam pada suhu 1100C, pisahkan dengan menggunkan pompa vakum, kalsinasi pada suhu 4500c selama 3 jam. Katalis heterogen ini ramah lingkungan dan mudah dipisahkan dan dapat digunakan kembali. biodiesel yang dihasilkan pada suhu 600C selama 2 jam dengan perbandingan rasio methanol dan minyak jelantah 1:7. Hasil biodieselnya adalah : 87,8% (75 gram KOH/100mL). Hasil Biodiesel di analisa dengan GC Ester content dan katalis termodifikasi dikarakterisasi dengan menggunakan FTIR, SEM-EDX, XRD
USULAN PENEMPATAN BARANG JADI DI AREA WAREHOUSE PRODUK JADI DENGAN KONSEP 5S DI PT. NOBI PUTRA ANGKASA Kastoro Kastoro; Nelfiyanti Nelfiyanti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat  ini  penempatan  barang  jadi  di warehouse produk  jadi  di  PT.  Nobi  Putra  Angkasa  tidakmenggunakan  rak  penyimpanan  yang  ada,  penempatan  produk  ditempatkan  diatas  lantai  denganmenggunakan  pallet  saja  dan  tidak  beraturan.  Sehingga  mengakibatkan  banyaknya  waktu  yangterbuang akibat pada saat pengambilan produk yang akan dikirim ke customer harus memindahkanproduk  yang  lainnya. Tahapan  penelitian  dilakukan  dengan    menghitung  utilitas  gudang  awal  ,frekuensi perpindahan, jumlah tempat penyimpanan, jarak perpindahan, ongkos material handling.Perbaikan  dimulai  dengan  mengurutkan  jenis panel  berdasarkan  frekuensi  perpindahan  danmembentuk  3  kelas,  yaitu  kelas  A,  B,  C.  Untuk  melakukan  perancanagn  tata  letak,  dilakukanpenentuan  luas  penyimpanan  kemudian  membuat  dua  alternatif layout.  Hasil  penelitianmenunjukkan bahwa berdasarkan frekuensi perpindahan, produk jadi di kelompokan menjadi kelasA: Panel KWH dan MDP, kelas B: NCE dan ACPDB, kelas C: SS 3000. Alternatif layout terpilihyaitu alternatif A yang mampu meningkatkan jumlah penyimpanan produk jadi lebih banyak padasetiap kelasnya yaitu kelas A sejumlah 50 pallet dari total 54 pallet, kelas B sejumlah 24 pallet daritotal 48 pallet, dan kelas C sejumlah 28 pallet.
LPG SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF UNTUK BAHAN BAKAR DUAL-FUEL MESIN DIESEL KAPAL NELAYAN TRADISIONAL ari kuncoro; Ma’muri Ma’muri; S Wasis W
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Liquified Petrolium Gas (LPG) sebagai bahan bakar alternatif pada mesin-mesin berbahan bakar minyak (BBM) di Indonesia sudah banyak dilakukan sebagai jawaban atas agenda penting pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pemakaian BBM, namun belum banyak digunakan oleh nelayan tradisional.Oleh maka itu, perlu untuk memasyarakatkan pemakaian LPG kepada nelayan tradisional, dimana untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan banyak menggunakan mesin sebagai alat penggerak kapal.Salah satu jenis mesin yang banyak digunakan untuk penggerak kapal nelayan tradisional adalah mesin diesel. Pemakaian LPG pada mesin diesel dapat dilakukan dengan sistem bahan bakar ganda (dual-fuel). Penelitian sistem dual-fuel pada mesin diesel kapal nelayan tradisional yang dilakukan mempunyai tujuan untuk melihat efisiensi penggunaan solar pada saat pemakaian bahan bakar solar 100 % dibanding bahan bakar dual-fuel (solar dan LPG), dengan menguji penggunaan bahan bakar solar dan LPG terhadap kinerja mesin, meliputi konsumsi bahan bakar, kecepatan kapal, dan jarak tempuh. Pengujian dilakukan dengan menggunakan design prototype konverter kit yang sudah dibuat sebagai alat untuk mencampur LPG dengan udara yang akan di supply ke ruang bakar dan menggunakan mesin diesel Dongfeng S-1115M dengan empat variasi putaran mesin yaitu 1000 rpm, 1200 rpm, 1400 rpm dan 1600 rpm yang diujicoba skala laboratorium dan aplikasi di lapangan. Berdasarkan hasil pengujian ini, penggunaan LPG secara dual-fuel mampu menggantikan konsumsi solar hingga 40,05 % dari konsumsi solar seluruhnya selama empat jam.Kata Kunci : LPG, BBM, Mesin Diesel, Dual Fuel, Laboratorium
PERBANDINGAN PENGGUNAAN TOWER CRANE DENGAN MOBIL CRANE DITINJAU DARI EFISIENSI WAKTU DAN BIAYA SEBAGAI ALAT ANGKAT UTAMA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG Hari Jamato; Muhamad Aswanto; Trijeti Trijeti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan suatu proyek dapat diukur dari dua hal, yaitu keuntungan yang didapat serta ketepatan waktu penyelesaian proyek (Soeharto,1997). Keduanya tergantung pada perencanaan yang cermat terhadap metode pelaksanaan, penggunaan alat dan penjadwalan. Pada penelitian kali ini akan membahas efisiensi waktu dan biaya pemakaian alat berat tower crane dan mobil crane. Oleh karena itu diperlukan suatu analisa terhadap pemakain alat berat yang akan digunakan, sehingga dapat dihasilkan alternatif alat berat yang tepat untuk pembangunan suatu proyek.  Langkah perhitungan dibagi menjadi dua tahap, yaitu perhitungan waktu pelaksanaan peralatan dan perhitungan biaya peralatan. Dalam menghitung waktu pelaksanaan langkah yang diambil adalah menghitung dan menentukan beban kerja alat, kapasitas dan produktivitasnya dari perlatan yang digunakan. Sedangkan dalam menentukan biaya pelaksanaan yang diperhitungkan adalah biaya sewa, biaya mobilisasi dan demobilisasi, biaya operasi alat yang meliputi bahan bakar dan operator. Dari perhitungan waktu dan biaya pelaksanaan alat dapat diketahui pemakaian alat berat yang paling efisien dari segi waktu dan biaya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan struktur  oleh Tower crane pada gedung ini adalah 326,53 jam dengan biaya Rp 505.751500,00,sedangkan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan struktur  oleh Mobil crane pada gedung ini adalah 455,56 jam dengan biaya Rp 325.247.500,00. Sehingga dapat disimpulkan bahwa waktutercepat untuk pekerjaan pengecoran dan pengangkat material adalah dengan alat angkat Tower Crane dan biaya termurah adalah Mobile Crane.
DESAIN KONTROL MAXIMUM POWER POINT TRAKER (MPPT) MENGGUNAKAN INCREMENTAL CONDUCTANCE (INC) PADA DC/DC TIPE SEPIC Azmi Saleh; Widyono Hadi; Mohamad Choirul Anwar
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maximum Power Point Tracking (MPPT) adalah metode yang menjamin daya yang dihasilkan dalam sistem fotovoltaik (PV) dioptimalkan dalam berbagai kondisi. Desain kontrol MPPT digunakan untuk mencari titik daya maksimum dengan menaikkan dan menurunkan tegangan menggunakan konverter DC/DC tipe SEPIC. Pada penelitian ini kontrol MPPT menggunakan Incremental Conductance (InC) dengan melihat perubahan tegangan dan daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa konverter sangat dipengaruhi oleh duty cycle. Kontrol MPPT yang ditambahkan pada konverter DC/DC tipe SEPIC dapat meningkatkan daya yang ditransfer ke beban. Efisiensi terbesar terjadi pada saat beban 61 ohm yaitu yaitu sebesar 48%.
ANALISIS EFISIENSI TURBOCHARGER DALAM REVERSE OSMOSIS SISTEM PAKET POMPA PADA POST TREATMENT WATER PLANT Casban Casban
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbocharger adalah kompresor sentripugal yang terdiri dari turbin dan impeller yang terpasang dalam satu poros, putaran dari poros turbin ini dimanfaatkan untuk menggerakan poros impeller sehingga dapat berputar secara bersamaan. Desain dari Turbocharger digunakan untuk menghasilkan peningkatan tekanan air laut sebelum masuk Reverse Osmosis (RO) dengan memanfaatkan tekanan dari reject water. Pada membran RO sistem di Post Treatment Water (PTW) Jene Ponto membutuhkan aliran fluida masuk  sebesar 123 m3/h dengan tekanan 60 bar, dan aliran fluida keluar dari reject water sebesar 71.7 m3/h dengan tekanan 58 bar, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tekanan dari membran RO sistem diperlukan pompa yang memiliki spesifikasi tekanan yang tinggi. Oleh karena itu perlu mengetahui efisiensi dari turbocharger untuk menentukan spesifikasi High Pressure Pump (HPP) yang dibutuhkan akan menjadi tujuan dari paper ini. Hasil perhitungan efisiensi turbocharger sebesar 58.3 % dan dapat menghasilkan peningkatan tekanan air laut sebesar  22.78 bar dengan aliran fluida keluar 51.3 m3/h, sehingga untuk memenuhi kebutuhan tekanan membran RO sistem di PTW Jeneponto dapat ditentukan spesifikasi  HPP yang dibutuhkan dengan tekanan kerja sebesar 37.22 bar.
DESAIN PENGENDALI LOGIKA FUZZY TIPE TAKAGI-SUGENO-KANG UNTUK MENGATUR KECEPATAN GERAK MOBILE ROBOT Asep Najmurrokhman; Kusnandar Kusnandar; Bambang HSR Wibowo; Muhammad Haries Ridho Amarullah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile robot adalah sebuah tipe robot yang dapat bergerak bebas karena dilengkapi elemen gerak seperti roda atau kaki. Makalah ini menguraikan tentang perancangan pengendali gerak mobile robot tipe beroda berbasis prinsip logika fuzzy. Sistem inferensi fuzzy yang digunakan dalam desain pengendalinya menggunakan pendekatan Takagi-Sugeno-Kang. Tujuan pengendaliannya adalah pergerakan robot yang efektif dan penghindaran rintangan. Untuk merealisasikan tujuan pengendalian tersebut, dua variabel input dan satu variabel output serta sebuah basis aturan yang menghubungkan input outputnya dibangun untuk menghasilkan pergerakan mobile robot yang efektif. Variabel inputnya terdiri dari jarak antara robot dengan penghalang serta selisihnya sedangkan variabel outputnya berupa kecepatan gerak robot. Masing-masing variabel input dan output terdiri dari tiga himpunan fuzzy dengan bentuk fungsi keanggotaan berupa segitiga. Data input diperoleh dengan menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04. Pengendali logika fuzzy direalisasikan dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega2560. Hasil pengujian menunjukkan robot dapat bergerak maju, berbelok kiri kanan, dan menghindari rintangan serta mampu menyesuaikan kecepatan geraknya sesuai dengan jarak antara robot dan penghalang.
STUDI PENDEKATAN EKONOMI BIRU UNTUK INFRASTRUKTUR DI INDONESIA Wulfram I Ervianto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 514 kabupaten kota berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun 2016. Diantara kota-kota di Indonesia ada sejumlah kota yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi penduduknya, yang berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk. Tujuan pendatang di kota dapat bersifat sementara maupun permanen. Belum adanya regulasi yang membatasi jumlah penduduk dalam sebuah kota berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan sistem yang telah ada. Di sisi lain, daya dukung lingkungan kota mempunyai kendala keterbatasan kapasitas penyediaan dan kapasitas tampung limbah. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan tersebut diatas dengan cara mengimplementasikan konsep kota hijau yang terdiri dari sembilan atribut, yaitu: infrastruktur jalan, transportasi, ruang terbuka hijau, air bersih, kebisingan, energi, perumahan, udara bersih, bangunan gedung. Semua atribut tersebut perlu segera dieksekusi didasarkan pada pendekatan sistem yang terintegrasi guna memenuhi prinsip pembangunan berkelanjutan (aspek ekonomi, sosial, lingkungan). Dalam hal ini diperlukan pengelolaan agar terjadi keseimbangan antara proses penyediaan infrastruktur dengan keterbatasan lingkungan.Selain itu, pengelolaan berbagai infrastruktur baik di darat maupun di laut dimungkinkan digunakan pendekatan ekonomi biru untuk meniadakan limbah.
PEMANFAATAN NANOBENTONIT SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PADA FORMULA GREASE, KOSMETIK DAN NANOKOMPOSIT POLIMER Ratri Ariatmi Nugrahani; Ismiyati Ismiyati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentonit merupakan  salah  satu  Sumber  daya  mineral  Indonesia  dengan  jumlah  yang  sangatmelimpah.  Beberapa  wilayah  penghasil  bentonit  adalah  Jawa,  Sumatera,  Kalimantan.  Bentonitmerupakan  suatu  jenis  tanah  liat,  yang  tersusun  dari  berbagai  mineral phyllosilicate,  dengankandungan  utama  monmorilonit.  Karena  kandungan  mineral  yang  beragam,  maka  bentonitmerupakan bahan baku yang penting bagi berbagai macam aplikasi industri. Selama ini bentonitbanyak digunakan sebagai adsorben zat warna maupun pengotor-pengotor minyak atau limbah cair.Kegunaan  lain  adalah  sebagai  katalis  baik  dengan  modifikasi  bentonit  maupun  tidak. Kajian  inimerupakan kajian deskriptif dari data sekunder mengenai pemanfaatan lain bentonit sesuai dengankarakteristiknya, yaitu (1) Sebagai thickenergrease, (2) Rheological Modifier oleh dispersi bentonitdi  dalam  pelarut  organik  kosmetik,  dan  (3) filler pada  nanokomposit  polimer  yang  ditinjau  daripeningkatan  kinerja  pada  aplikasinya  dan  peningkatan  nilai  tambahnya.    Metode  penambahannanobentonit  pada setiap formula  adalah dengan  cara dicampur  pada  temperatur dan  kecepatanputaran  tertentu. Aplikasi nanobentonite pada  berbagai formula  menghasilkan peningkatanperformansidan reologi. Sebagai thickener pada grease dapat menghasilkan grease yang memilikiketahanan terhadap  temperatur tinggi  dan  memiliki  stabilitas  kerja baik,dengan ukuran droppingpoint,hal  ini  terjadi  karena  bentonit  bersifat tidak  meleleh  pada  temperatur  tinggi.  Pada  formulakosmetik  mampu  mendispersikan bentonit dalam  pelarut  organik  yang  banyak digunakan  padakosmetik  berbentuk  gel dan  kinerja diukur dengan shear  test. Selanjutnya  peran  nanobentonitsebagai filler pada formula nanokomposit polimer adalah dapat meningkatkan beberapa sifat dasarpolimer seperti sifat ketahanan termal dan sifat mekanik, dan diantaranya diukur besarnya tensilestrength,hal  ini  disebabkan  karena  adanya  sifat  fisik  bentonityaitu tingginya daya  serap,  derajatplastisitas, maupun faktor ukurannya.

Page 23 of 104 | Total Record : 1032