cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
APLIKASI OWNCLOUD BERBASIS CLOUD COMPUTING DI PT. PALU MAS SEJATI Aria Warta Kusuma; Andi Susilo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.  Palu  Mas  Sejati  merupakan  perusahaan  kontraktor  tiang  pancang  yang  bergerak  pada  jasapemancangan  dan  penjualan  tiang  pancang.  Saat  ini  perusahaan  tersebut  sudah  menggunakanCloud  Computing yaitu  Dropbox  sebagai  tempat  penyimpanan online.  Dropbox  memiliki  ruangpenyimpanan  maksimal  secara  gratis  yang  bisa  digunakan  adalah  2  GB.  Namun seiring  denganpenambahan dokumen yang harus disimpan pada Dropbox memberatkan PT. Palu Mas Sejati darisisi pembiayaan sehingga diputuskan untuk membangun Infrastructure as a Service (IaaS) CloudStorage pengganti Dropbox yaitu ownCloud. Metodologi pengembangan  jaringan  komputerditerapkan. Berdasarkan  hasil  pengujian,  masing-masing  fitur  pada  ownCloud  sudah  dapatmenggantikan Dropbox dalam bentuk layanan private cloud.
MODEL KARAKTERISTIK SELF EXCITED VIBRATIONS ALIRAN FLUIDA AKIBAT PERUBAHAN KONSTANTA ELASTIS TUBE Sufiyanto Sufiyanto; I Made Sunada; Boe Tong Widada
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis eksperimental pada penelitian ini dilakukan untuk memperoleh karakteristik self excited vibrations secara aktual. Karakteristik self excited vibrations hanya dapat diamati pada kondisi kritis yang mempunyai nilai pinch ratio tertentu. Pengambilan data dengan alat ukur getaran (vibrations meter) untuk mengukur karakteristik getaran yang terjadi berupa frekwensi, amplitudo dan analisis FFT (Fast Fourier Transform). Perubahan konstanta elastis selang menghasilkan frekwensi getaran pada rentang    5,83 Hz – 10,00 Hz. Sedangkan amplitudo getaran yang dihasilkan menurun dengan berkurangnya kecepatan aliran yaitu pada rentang 0,30 mm – 1,95 mm. Pengaruh perubahan konstanta elastis selang juga dapat dinyatakan dengan parameter indeks kecepatan (S). Indeks kecepatan yang dihasilkan pada selang dengan konstanta K3 menghasilkan rentang S3 = 2,61 – 3,37, K2 menghasilkan rentang S2 = 2,69 – 3,51, dan K1 menghasilkan rentang S1 = 2,82 – 3,71. Selain itu penurunan pinch ratio (be) menyebabkan indeks kecepatannya juga menurun karena kekakuan sistem akan meningkat akibat meningkatnya tekanan fluida. Parameter lain yang menunjukkan pengaruh konstanta elastis selang adalah bilangan Womersley (α) dan angka Strouhal (St). Pada selang dengan konstanta K3 menghasilkan rentang angka Strouhal St3 = 0,30 – 0,38, K2 menghasilkan St2 = 0,29 – 0,37, dan K1 menghasilkan St1 = 0,27 – 0,35. Selain itu pada selang dengan konstanta K3 menghasilkan rentang α3 = 65,35 – 68,38, K2 menghasilkan α2 = 64,07 – 67,24, dan K1 menghasilkan α1 = 62,26 – 65,69. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah parameter bilangan Womersley (α) dan angka Strouhal (St) meningkat dengan bertambahnya konstanta elastis selang dan kekakuan sistem. Sedangkan indeks kecepatan (S) menurun dengan meningkatnya konstanta elastis selang.
Pengaruh Abu Batu Terhadap Kuat Tekan Beton Pasca Pembakaran Tanjung Rahayu Raswitaningrum; Randy Fajar Aris Setiawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah material pembentuk struktur bangunan yang umum digunakan. Beton memiliki banyak kelebihan seperti memiliki kuat tekan yang tinggi, mudah memperoleh bahan penyusunnya dan pembentukannya, serta lebih tahan terhadap korosi dan temperatur tinggi jika dibandingkan dengan baja. Meskipun demikian, tidak berarti beton akan memiliki kuat tekan yang sama jika menerima temperatur yang tinggi seperti kebakaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuipengaruh temperatur tinggi terhadap kuat tekan beton dengan membandingkan kuat tekan beton normal dengan kuat tekan beton campuran yang menggunakan abu batu sebagai bahan tambah. Mutu beton rencana pada penelitian ini memiliki kuat tekan f’c 20,75 MPa dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Variasi temperatur yang diberikan adalah 300oC, 600oC, dan 900oC. Metode pembakaran yang digunakan adalah menggunakan tungku selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton akan menurun seiring naiknya temperatur pembakaran. Kuat tekan beton normal dengan variasi pembakaran 300oC, 600oC, dan 900oC berturut-turut adalah 19,19 MPa, 12,58 MPa, dan 9,26 MPa.Penggunaan abu batu sebagai bahan tambah pada beton akan meningkatkan kuat tekan beton jika dibandingkan dengan kuat tekan beton yang tidak menggunakan abu batu. Kuat tekan beton campuran dengan variasi pembakaran 300oC, 600oC, dan 900oC berturut-turut adalah 19,06 MPa, 15,04 MPa, dan 10,88 MPa.
Pengembangan Sistem Kendali Palang Pintu Kereta Berbasis Mikrokontroler Muhammad Gibran Augusthiko; Heny Pratiwi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakan yang terjadi pada jalur perlitasan kereta api di kerap terjadi, salah satunya dikarenakan adanya faktor human error, dimana kesalahan ini bersangkutan dengan petugas yang tidak mengikuti standar operasi prosedur, mengantuk, tertidur, dan lain sebagainya. Luaran dari penelitian ini adalah sebuah prototipe dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang disebabkan oleh faktor tersebut. Prototipe ini bekerja menggunakan dua sensor ultrasonik sebagai pendeteksi kedatangan kereta (Sensor A dan B), modul HC-12 (transmitter dan receiver) sebagai pengirim sinyal radio jarak jauh, dan motor servo sebagai penggerak palang pintu. Mekanisme dari prototipe ini dimulai dari sensor A dan B akan mendeteksi kedatangan kereta dari arah palang pintu 1 menuju pintu 2, kemudian modul transmitter akan mengirimkan hasil deteksi melalui sinyal radio ke modul receiver dimana hasil deteksi tersebut akan dihitung berapa lama palang pintu akan ditutup oleh motor servo. Setelah proses perhitungan selesai, palang pintu akan terbuka.
STRATEGI PENERAPAN KONSEP ADAPTIVE RE-USE PADA BANGUNAN TUA STUDI KASUS: GEDUNG PT P.P.I (EX. KANTOR PT TJIPTA NIAGA) DI KAWASAN KOTA TUA JAKARTA Retdia Sofiana; Ari Widyati Purwantiasning Widyati Purwantiasning; Anisa Anisa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, pembangunan gedung-gedung baru di Jakarta sangatlah pesat. Hal ini mengakibatkanbeberapa bagian di sudut Jakarta menjadi terlupakan dan seolah-olah dibiarkan lapuk. Pelapukanbangunan  ini  umumnya  terjadi  pada  bangunan-bangunan  tua  bersejarah  yang  sudah  tidakdifungsikan  lagi  sebagaimana  mestinya.  Maka  dari  itu  diperlukan  suatu  gerakan  pelestariankawasan  bersejarah  dengan  langkah  revitalisasi  maupun  konservasi  di  suatu  kota bersejarahumumnya dan Jakarta khususnya. Karena kawasan bersejarah dapat menjadi identitas sebuah kotayang memiliki  peranan  penting  dalam  pertumbuhan  kota  yang  terbentuk  oleh  suatu  peradabanbudaya.Salah satu solusi yang tepat dalam menghidupkan kembali suatu kawasan bersejarah adalah denganlangkah membuat suatu fungsi baru dari fungsi lama pada bangunan-bangunan tersebut. Langkahini dikenal dengan istilah adaptive re-use yang kemudian disandingkan dengan konsep konservasi.Bahkan beberapa negara di dunia, sudah cukup lama menggunakan adaptive re-use sebagai upayamenyelamatkan aset bersejarah dan dapat dikategorikan berhasil. Tetapi tidak selamanya langkahini  mudah  dilaksanakan,  karena  pada  umumnya  akan  muncul  kendala  yang  menyebabkanhilangnya  nilai-nilai  sejarah.  Hal  ini  dapat  terjadi  jika  keaslian  dari  bentuk  bangunan  sengajadihilangkan atau mendapatkan respon negatif dari pihak luar.
EKSPLORASI PRAKTEK SISTEM PENGADAAN KONSTRUKSI OLEH PEMERINTAH DAERAH DI MALUKU UTARA Moch Husnullah Pangeran
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pengadaan berperan penting dalam pengembangan industri konstruksi. Khususnya di negara-negara berkembang, pengadaan konstruksi oleh pemerintah umumnya mengambil proporsi yang signifikan. Adanya banyak alternatif membuat pemilihan jalur pengadaan yang tepat menjadi sangat krusial. Owner atau klien dapat memilih untuk menggabungkan seluruh proses pembangunan atau membaginya sesuai tahapan tertentu untuk mendapatkan hasil yang paling efisien. Pilihan sistem pengadaan yang kurang tepat akan mengarahkan proyek kepada kegagalan. Makalah ini membahas praktek sistem pengadaan konstruksi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) di Maluku Utara. Gambaran diperoleh melalui survey kepada unit-unit pengadaan Pemda provinsi dan kabupaten/kota di Maluku Utara untuk mengetahui sistem pengadaan yang telah dipraktekkan dan kinerjanya. Survey mengindikasikan para profesional pengadaan Pemda di Maluku Utara lebih mengenal sistem pengadaan terpisah (Design-Bid-Build). Sistem pengadaan terintegrasi (Design-Build dan Turn-key) belum dikenal dengan baik, bahkan tidak ada pengetahuan sama sekali. Meskipun belum signifikan, sistem manajemen konstruksi sudah dipraktekkan, terutama pada proyek bangunan gedung. Terkecuali kinerja biaya yang  tidak berbeda jauh dengan sistem pengadaan terpisah, para profesional pengadaan Pemda di Maluku Utara mengklaim bahwa sistem pengadaan manajemen konstruksi memberikan kinerja proyek lebih baik dalam hal waktu dan kualitas (pengecualian untuk kualitas hasil disain yang dibutuhkan oleh owner).
IMPLEMENTASI CONTACTING CONDUCTIVITY SENSOR DAN THERMISTOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA32 UNTUK PENDETEKSIAN AWAL KUALITAS AIR Arief Goeritno; Ruslan Effendi; Rakhmad Yatim
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dibuat prototipe sistem dengan contacting conductivity sensor dan thermistor berbasis mikrokontroler ATmega32 pendeteksian awal kualitas air, melalui (a) pengintegrasi sensor ke sistem mikrokontroler ATmega32 dan (b)  pemrograman mikrokontroler ATmega32 untuk pengoperasian sistem.  Pengintegrasian sensor  ke sistem mikrokontroler,  berupa: (i) pemanfaatan  pin  pada  board mikrokontroler untuk sensor konduktivitas hanya 4 dari 8 pin yang tersedia, dimana masing-masing digunakan untuk data (pin-1), clock (pin-3), ground (pin-4), dan catu daya +5 volt dc (pin-8); (ii) port pada board mikrokontroler untuk  thermistor, yaitu port-C (PC) dengan PC0  untuk pembacaan dan penulisan data, sedangkan PC1 digunakan untuk penghasil pulsa (clock) sinkronisasi proses komunikasi 2-wire  (bi-directional); dan (iii)  lima port utama pada board mikrokontroler ATmega32 yang digunakan, yaitu untuk: (i) catu daya 5 volt dc pada ATmega32, (ii) sensor konduktivitas dan suhu, (iii) LCD 2x16,  (iv) downloader, dan (v) keluaran.  Pemrograman mikrokontroler ATmega32 untuk pengoperasian sistem,  dilakukan penanaman program berbahasa  BasCom  dalam delapan tahapan, yaitu: (i) konfigurasi pin, (ii) deklarasi variabel (peubah), (iii) deklarasi konstanta (tetapan), (iv) inisialisasi, (v) program utama, (vi) tampilan: konduktivitas (line-1) dan suhu (line-2), (vii) ambil dan kirim data, dan (viii)  keluaran: Pengukuran terhadap kinerja sistem berupa uji validasi dengan tampilan nilai konduktivitas dan suhu. Nilai target telah diperoleh saat pengoperasian peranti ADC untuk penjagaan kestabilan nilai konduktivitas dan suhu, melalui pengukuran terhadap lima contoh air, yaitu air mineral, air mineral yang dipanaskan, air dari  perusahaan air minum, air hujan, dan air bersifat  asam.  Berdasarkan kelima contoh air, pengukuran terhadap air  bersifat  asam  dengan  nilai konduktivitas dan suhu tertinggi, sehingga air bersifat asam dikategorikan sebagai air yang tidak layak untuk dikonsumsi.  Kata-kata Kunci: contacting conductivity dan suhu, kualitas air, mikrokontroler ATmega32
Analisa Penyebab Baterai Volt Rendah dengan Menggunakan Metode SPC dan FMEA di Bagian R6-3 PT. Intercallin Devi Fahrudin; Babay Jutika Cahaya
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. International Chemical Industry merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produk energi yaitu batu baterai dengan merek dagang ABC, Produk gagal merupakan barang atau jasa yang dibuat dalam proses produksi namun memiliki kekurangan yang menyebabkan nilai atau mutunya kurang baik atau sempurna. Produk gagal yang terjadi selama proses produksi mengacu pada produk yang tidak diterima oleh konsumen, Kegagalan produk Baterai Volt rendah adalah baterai dengan nilai voltase di bawah nomer limit rata-rata distribusi produksi. itulah yang sekarang dihadapi oleh lini produksi R63. Karena hasil baterai volt rendah Afkir atau produk gagal masih tinggi masih jauh dari target perusahaan yang telah ditetapkan sebesar 0,08 % dari hasil produksi. Penilitian ini dilakukan untuk menganalisa kegagalan produk serta menganalisa faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan dengan menggunakan metode statistical proces control dan failure mode and effect analysis, berdasarkan diagram pareto penyebab kegagalan produk paling dominan adalah separator kelipet atas sebesar 85%, faktor penyebabnya adalah material yang kurang bagus, mesin yang sudah tua dan operator mesin yang kurang berpengalaman.
ADAPTIVE BROWSER UNTUK OPTIMALISASI KONSUMSI PENGGUNAAN DAYA BATERAI PADA MOBILE DEVICE Mohammad Suryawinata; Waskitho Wibisono; Hudan Studiawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya teknologi mobile akhir-akhir ini mengakibatkan semakin banyak pengguna yangmengakses  layanan  jaringan  melalui  perangkat mobile,  seperti tablet atau smartphone.Personalisasi  tampilan  dan  konten  menjadi  lebih  penting.  Perangkat mobile memiliki  sifat  yangberbeda  dengan  komputer desktop.  Perangkat mobile tidak  memiliki  layar  berukuran  besar,perangkat  input-output  yang  nyaman,  dan  memiliki  kemampuan  komputasi  terbatas.  Adaptasikonten  merupakan  definisi  umum  yang  digunakan  untuk  adaptasi/kustomisasi  konten  yangditransfer  dari server  melalui  protokol  HTTP  ke  klien. Metode  penelitian yang  dilakukan  adalahmenyesuaikan  konten  yang  akan  ditransfer  kepada  pengguna  berdasarkan  sumberdaya perangkatyakni  baterai pada  sisi  klien  sehingga  kualitas  layanan  yang  lebih  tinggi  akan  tercapai.  Dalampenelitian  ini,  peneliti  akan  melakukan  pengembangan  metode  adaptasi  konten  yangmempertimbangkan kondisi sumberdaya bateriu pada perangkat pengakses. Estimasi sumberdayabaterai dilakukan  untuk  mengetahui kondisi terkini  baterai yang  ada  pada  perangkat  pengakses.Mekanisme penentuan konten yang sesuai akan didasarkan pada nilai yang dihasilkan dari estimasisumberdaya baterai pada perangkat yang telah dilakukan.
KAJI EKPERIMENTAL PERFORMA TUNGKU PEREBUSAN DENGAN MEDIA PEMIJAR DARI BATU KALI Jatmiko Edi Siswanto; Adjar Pratoto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media pemijar didalam tungku dapat menaikkan efisiensi pembakaran, namun belum diidentifikasi variabel-variabel dan pengaruhnya terhadap efisiensi pembakaran.Pada analisa ini setelah mengidentifikasikan variabel-variabel dan pengaruhnya maka dapat diketahui potensi penghematan pemakaian bahan bakar dan kenaikan efesiensi tungku. Pada eksperimen ini juga dilakukan perbandingan penggunakan media pemijar batu-kali yang akan dibandingkan dengan pembakaran non-media. Eksperimen ini dilakukan dengan dua tahapan pembakaran.yaitu tahapan percobaan pertama dilakukan pembakaran awal selama 20 menit tanpa beban dengan kondisi pompa dihidupkan dan burner dinyalakan.Tahapan berikutnya dimulai setelah jeda selama 10 menit dalam kondisi pompa dan burner dimatikan dan dilanjutkan dengan pembakaran tahap akhir dengan beban dipasang, pompa dihidupkan dan burner dinyalakan sampai temperatur air mencapai 900C.kondisi ini dipakai untuk memanaskan air sebanyak 4000 ml.          Hasil eksperimen menunjukan temperatur awal pada pembakaran akhir dengan memakai media berpori (batu kali) sebesar 275 0C dan pembakaran non-media sebesar 1550C. Total pemakaian bahan bakar dari eksperimenl awal dan akhir untuk pembakaran menggunakan media pemijar batu-kali dapat menghemat kerosin sebesar 60 ml (28,6%). Efisiensi pembakaran pada media berpori (batu-kali 1,5”) senilai 14,7%, sedangkan pada non-media sebesar 10%. Dari data ini diperoleh peningkatan efisiensi pada media berpori 4,7% dibanding dengan non-media.

Page 50 of 104 | Total Record : 1032