cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
PENGARUH PERILAKU ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TERHADAP DESAIN FASILITAS PENDIDIKAN STUDI KASUS : BANGUNAN PENDIDIKAN ANAK AUTIS Dyah Septia; Lily Mauliani; Anisa Anisa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data Badan Pusat Statistik pada tahun 2010 prevalansi penyandang autis setiap tahun semakin meningkat, diperkirakanmencapai 2,4 juta orang dari 237,5 juta penduduk dengan laju pertumbuhan 1,14 persen. Jumlah autisme di Indonesia diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 500 orang setiap tahunnya. Peningkatan jumlah penyandang autis ini semakin lama semakin mengkhawatirkan, maka dari itu diperlukannya penanganan terpadu yang dapat membantu para penyandang agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya.    Penyandang autis mempunyai karakteristik khusus, yang dalam  tingkatan tertentu tidak dapat berinteraksi secara normal dengan individu yang lain. Termasuk dalam hal pendidikan.Karena itulah dibutuhkan fasilitas pendidikan dengan desain khusus untuk penyandang autis.Penelitian ini dilakukan dengan mengamati perilaku penyandang autis pada sekolah khusus anak autis yang ada di Bogor.   Beberapa kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah kegiatan penyandang autis khususnya di dasari pada aspek penanganan bagi individual autistik. Kebutuhan ruang untuk sosialisasi sangat penting mengingat bahwa penyandang autis memiliki masalah pada interaksi sosialnya sehingga ruang-ruang dalam akan di tata secara  radial dimana ruang-ruang kelas saling berhadapan yang dipisahkan oleh koridor yang akan menciptakan ruang interaksi social dan juga pola radial yang berpusat pada satu titik dimana satu    titik tersebut menjadi ruang berkumpul dan sosialisasi.  Kata Kunci :
PENGEMBANGAN MESIN PENGEPRESS TANDAN KOSONG SAWIT (TKS) CACAHAN DENGAN SISTEM HANTARAN SCREW Junaidi Junaidi; Adriansyah Adriansyah; Dedison Gasni
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tandan kosong sawit (TKS) kandungan seratnya ±70% dan bisa dimanfaatkan untuk serat berkaret,matres, kasur, keset dan bahan baku produk papan komposit berbasis serat, tetapi sampai sekarangbelum termanfaatkan secara maksimal. Permasalahannya adalah belum tersedianya unit pengolahTKS  menghasilkan  serat  dalam  skala  usaha  kecil,  salah  satunya  adalah  mesin  pengepress  TKScacahan skala kecil.Teknologi pengepress TKS cacahan yang ada saat ini adalah skala besar yanghanya  bisa  dimiliki  oleh industri  kelapa  sawit dengan  kapasitas  ±  2 ton/jam.Untuk  industri seratskala kecil dibutuhkan mesin pengepres TKS cacahan minimal kapasitas pengepresan ± 200 -300kg/jam,  tetapi  mesin  ini  belum  tersedia  dipasaran.  Secara  umum  tujuan  penelitian  ini  adalahmerekayasa  mesin  pengepress  TKS  cacahan  skala  kecil  dengan  kapasitas  200 – 300  kg/jam,mengidentifikasi  parameter  desain  dan  kondisi  operasi  optimum  untuk  setiap  komponen  denganmelakukan uji teknis terhadap Prototype.  Dari hasil rancangan mesin didapatkan kapasitas mesin±250 kg/jam, ukuran mesin yaitu 130 cm x 60 cm x  120 cm, daya motor penggerak 10 HP denganputaran 1450 RPM dengan 3 phase. Beberapa komponen utama dari mesin yaitu unit pengepressterdiri dari ulir screw sebanyak 7 screw sepanjang 80 cm dengan ukuran screw Ø 20, poros screwØ 4,5 cm x 130 cm, cone head Ø 20 cm x 10 cm dengan sudut konis 300, rumah screw Ø 9 inchi x80 cm dan saringan. Unit corong, dan unit rangka Unit penggerak terdiri dari reducer, motor listrik,transmisi  sabuk  dan  pully.  Hasil  pengujian  mesin  diperoleh  penurunan  kadar  air  TKS  cacahansetelah di press adalah 50%, kapasitas mesin press adalah ± 220 kg/jam dengan lebar bukaan conehead  antara  2-3  cm. Cairan  TKS  cacahan  dikeluarkan  melalui  gaya  gesekan  antar  TKS  sertagesekan  antara  TKS  cacahan  dengan  dinding  mesin.  Gaya  gesekan  antara  TKS  cacahan  dengandinding mesin akan semakin besar dengan adanya tekanan balik yang disebabkan penyempitan daricone head. Dengan adanya proses pengepressan TKS cacahan ini, untuk proses selanjutnya padaproses penguraian serat TKS cacahan akan lebih mudah untuk pemisahan seratnya.
PENGARUH KONSENTRASI STARTER TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT DALAM PEMBUATAN FRUITGHURT DARI KULIT BUAH SEMANGKA Anggita Niwan Mawarni; Nurul Hidayati Fithriyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfataan limbah kulit semangka sebagai bahan baku dalam pembuatan fruitghurt ini dilakukan untuk mendayagunakan limbah kulit semangka menjadi suatu produk pangan yang bermanfaat dan untuk mengurangi limbah buangan sisa semangka yang tidak dikonsumsi. Fruitghurt merupakan produk makanan hasil fermentasi sari buah-buahan yang berupa cairan kental hingga semi padat dengan cita rasa asam yang tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi starter optimum dalam proses pembuatan kulit semangka menjadi fruitghurt. Metode penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu preparasi bahan baku, persiapan bibit (starter), dan fermentasi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penambahan jumlah starter (2% b/b, 5% b/b, 10% b/b, 15% b/b, dan 20% b/b) dengan tetapan suhu 400C. Pengukuran tingkat keberhasilan dilakukan dengan pengujian secara kualitatif (pembentukan gas dan bau) dan kuantitatif (kadar asam laktat). Kadar asam laktat ditetapkan secara titrimetri dengan titran NaOH 0,05 N. Pembentukan gas teramati dimulai sejak hari ke- 2 dan bau asam yang khas mulai teramati pada hari ke- 2. Kadar asam laktat optimum didapatkan pada konsentrasi starter 20% b/b yaitu sebesar 1,31%. Hasil ini sesuai dengan baku mutu Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk kadar asam laktat probiotik susu (yoghurt) yaitu 0,5% - 2,0%.
PERSAMAAN TRANSFER MASSA PADA ISOLASI TRIMIRISTIN BIJI PALA (Myristica fragrance) DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADITIF MASKER Nurul Hidayati; Ratri Ariatmi Nugrahani; Yunita Teresa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Buah Pala mengandung Trimiristin. Trimiristin adalah salah satu lemak yang bisa dimanfaatkan sebagai aditif untuk kosmetik. Trimiristin dalam biji pala dapat disiolasi dengan menggunakan metode maserasi.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  persamaan  transfer massa trimiristin pada proses maserasi dalam pelarut kloroform, mengetahui hasil uji fisik masker yang sudah ditambahkan dengan trimiristin, yaitu uji viskositas dan pH.  Metode penelitian yang dilakukan adalah (1)  Proses isolasi trimiristin di dalam kloroform dengan metode maserasi dengan variasi waktu 1 hari, 2 hari, 3 hari, 4 hari, dan 5 hari, hasil kemudian disaring, filtrat diuapkan dengan pemanasan pada suhu 65°C, dilanjutkan dengan proses rekristalisasi  dan penentuan rendemen; (2) Penentuan persamaan  transfer massa (3) Pembuatan sediaan masker dengan penambahan trimiristin,  pengujian  viskositas dan pH.  Bertambahnya waktu maserasi sampai dengan titik tertentu meningkatkan rendemen trimiristin, nilai tertinggi  adalah 5.2%  (b/b)  terdapat pada waktu maserasi 3 hari. Persamaan  transfer massa yang menghubungkan antara konsentrasi trimiristin (CA) pada sumbu y dan waktu maserasi, t pada sumbu x adalah y = 0.614x – 7.191. Penambahan kristal trimiristin pada formula masker memberikan hasil pH  yang sesuai dengan fisiologi kulit  yaitu  5  dan viskositas memberikan sifat alir pseudoplastic.   Kata Kunci: Buah pala, isolasi, kloroform, transfer massa, masker
PENGARUH DESAIN LANSEKAP TERHADAP PERILAKU PENGUNJUNG PADA TAMAN KOTA LIWAN LAKE PARK GUANGZHOU, CHINA Ratna Dewi Nur’aini; Gita Laela Nur Rahmah; Thoriq Septiawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan dalam skala yang luas dan dapat mengantisipasi dampak-dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan kota. Taman kota tidak hanya untuk memperindah kota, tetapi juga berfungsi sebagai salah satu wadah bagi warga kota untuk bersosialisasi serta melakukan berbagai macam aktifitas. Penataan lansekap pada taman saling berkaitan dengan aktifitas dan perilaku pengunjung. Liwan Lake Park merupakan salah satu taman kota yang ada di kota Guangzhou, China. Hampir 2/3 bagian taman merupakan danau. Para pengunjung memanfaatkan taman tersebut untuk melakukan berbagai macam aktifitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen lansekap pada taman kota Liwan Lake Park, karakteristik perilaku pengunjungnya dan merumuskan keterkaitan antara desain lansekap dengan perilaku pengunjungnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan cara studi literatur dan observasi lapangan. Hasil pengamatan perilaku pengunjung dipetakan dalam behavior mapping. Hasil dari penelitian ini merumuskan bahwa ruang teduhan merupakan elemen yang sangat mempengaruhi aktivitas pengunjung dikarenakan banyak aktivitas yang dilakukan pada zoning tersebut. Danau yang sangat luas menjadi elemen yang sangat indah untuk dinikmati sehingga membuat pola aktivitas yang tinggi di sekitar danau sehingga menjadi faktor penting yang mempengaruhi pengunjung untuk berinteraksi sosial.
Pembuatan Mesin Pengcopy Camchaft Racing Sepeda Motor 4 TAK dengan Kapasitas 1 Pcs/30Menit Ahmad Yunus Nasution; Riki Effendi Muhammad; Robiansyah Nur Kholik
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengembangan desain ini adalah membuat alat modifikasi Camshaft dengan cara menduplikat dari part yang ada dipasaran. Untuk pembuatan alat duplikat Camshaft Racing . Adapun metode yang dilakukan yaitu mulai dari survai lapangan, ide, studi pustaka, menghitung komponen, perakitan, pengujian, jika hasinya belum target dilakukan perbaikan dan modifikasi serta pembuatan laporan. Dengan demikian supaya alat yang dirancang bisa menghasilkan Camshaft racing yang berkualitas. Proses desian alat tersebut menggunakan software SOLIDWORKS simulasion untuk mendapatkan hasil distribusi gaya pada rangka sebesar Fk = 10,37 kgf pada setiap tumpuan atau kerang alat tersebut. Jumlah tumpuan atau kaki alat tersebut sebanyak 4 buah. Jadi Ftotal sebesar 41,46kgf pada rangka utama. Sekarang ini sudah banyak mekanik melakukan modifikasi camshaft dengan mendatangi bengkel bubut, akan tetapi prinsip kerjanya masih membutuhkan waktu yang sangat lama. Dengan cara ini diharapkan bisa mempercepat waktu modifikasi dan mendapatkan hasil dengan kualitas yang baik, hasil yang presisi dan biaya yang efisien. Hasil tugas akhir ini adalah berupa redesain atau pengembangan alat modifikasi camshaft konvensional, ide pembuatan Tugas Akhir ini berasal dari melihat Mesin duplikat kunci yang ada sekarang ini. Maka dari ini kami mengubah mesin tersebut untuk mengcopy komponen sepeda motor yaitu camshaft dengan tujuan bisa membuat camshaft racing yang berkualitas baik. Komponen untuk pembuatan mesin diantaranya rangka hollow profile dengan ukuran 50 X 50 mm, pipa Galvanis 35 mm untuk penahan tengah, dengan bahan plat baja SS 400 dengan tebal 5 mm. mesin pengcopy camshaft racing ini mempunyai dimesi alat tersebut tidak terlalu besar, alat ini mempunyai panjang 76 cm, Lebar 48 cm dan tinggi 40 cm
PENGENDALIAN KUALITAS DALAM UPAYA MENURUNKAN CACAT APPEARANCE DENGAN METODE PDCA DI PT. ASTRA DAIHATSU MOTOR Meri Prasetyawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Body Plant 1 Departemen merupakan salah satu divisi di PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) yangmerakit rangka kendaraan Xenia dan Avanza. Body Plant 1 departemen mempunyai beberapa jalurproduksi salah satunya adalah Main Body Line yang merakit Rangka Utama menggunakan weldinggun dan las co, yang terdiri dari rangka bawah (Under Bod), rangka bawah bagian depan (underfront),  rangka  bawah  bagian  belakang  (under  rear),  rangka  samping  (Side  Member)  dan  atap(Roof). Dalam  produksinya Main  Body  Line mempunyai  standar  kualitas  yang  telah  ditetapkan,akan tetapi masih ditemukan cacat yang cukup tinggi sehingga tidak mencapai target kualitas yangtelah ditetapkan, untuk jenis cacat Appearance, Perusahaan memiliki target yang ketat yaitu proseshanya  mempunyai  toleransi  membuat  kesalahan  sebesar  0.02 defect  per  unit.  Namun  di  dalamproses  produksi Main  Body  Line masih  terjadi  cacat Appearance yang  melebihi  batas  yangditetapkan  yaitu  0.039  DPU  (Data  bulan  April-Mei-juni  2013). Dari  latar  belakang  masalahtersebut  perusahaan  memerlukan  pengendalian  kualitas  yang  berguna  untuk  mengurangi  ataumenekan  terjadinya  cacat Appearance sehingga  mencapai  target  kualitas  sesuai  dengan  yangdiharapkan. Dan kegiatan pengendalian kualitas tersebut dilakukan dengan menggunakan metodepengendalian kualitas dengan alat bantu dasar pengendalian kualitas (QC 7 tools) dan siklus PlanDo-Check-Action(PDCA). Problem Appearance proses Main  Body  Line mengalami penurunansetelah cacat dominan yakni Front  Door  Opening  RH  dent dapat ditanggulangi dimana kondisiDPU sebelum perbaikan adalah 0.039 menjadi 0.031 setelah perbaikan.
Pemilihan Prioritas Pemanfaatan Daun Binahong(Bassela Rubra Linn) Dengan Metode AHP(Analytical Hierarkhi Process) Ade Nurul Hidayat; Ninin Asminah; Tri Yuni Hendrawati; Ismiyati Ismiyati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara agraris yang memiliki banyak sekali potensi tanaman yang dapat digunakan sebagai obat-obatan, Binahong ( Anredera Cordifolia ) merupakan salah satu tanaman yang terdapat di Indonesia yang berfungsi sebagai obat untuk proses penyembuhan menurut survey social ekonomi nasional. Flavonoid yang terkandung dalam daun binahong dapat berfungsi sebagai obat herbal alami dengan bermacam-macam efek anti inflamasi, analgetik, anti radang dan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan prioritas pemanfaatan daun binahong yang efektif menggunakan software CDP(Criterium Decision Plus) dan metoda AHP (Analytical Hierarchy Process) dengan mempertimbangkan kriteria kandungan zat aktif, ketersediaan bahan baku, harga, adanya efek samping dan kemudahan dalam membudidayakan daun binahong tersebut. Data – data diperoleh dari data primer dan sekunder yaitu berupa data atau catatan dari jurnal terdahulu, wawancara ahli dan kuisioner yang didapat peneliti, sehingga didapatkan hasil analisis AHP bahwa hasil pemilihan prioritas pemanfaatan daun binahong adalah sebagai (Obat Luka Bakar) dengan nilai tertinggi 0,930 diikuti dengan 0,740 sebagai anti oksidan & antiseptik dan 0,620 sebagai obat jerawat.
PENGARUH MASSA BIOADSORBEN DARI ENCENG GONDOK PADA PROSES PEMURNIAN MINYAK SAWIT MENTAH (CPO) Yustinah Yustinah; R.R. Aisha Nastiti Rahayu; Syafira R. Cardosh
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enceng  gondok (Eichhornia  crassipes)  adalah jenis tumbuhan  air mengapung,  yang memilikikecepatan  tumbuh tinggi  sehingga  tumbuhan  ini  dianggap  sebagai gulma yang  dapat  merusaklingkungan  perairan. Enceng  gondok mengandung  selulosa 25%, hemiselulosa  33%,  dan  lignin10%.  Selulosa  yang  terkandung  didalam  enceng  gondok  berpotensi  untuk  dimanfaatkan  sebagaibahan  baku  pembuatan  bioadsorben. Penelitian  ini  bertujuan  mempelajari  pengaruh massabioadsorben dari enceng  gondok  untuk  menurunkan  kadar  asam  lemak  bebas  (FFA), bilanganperoksida (PV) dan absorbansi warna pada minyak sawit mentah (CPO). Batang enceng  gondokyang sudah bersih dan kering kemudian dihaluskan, setelah itu direaksikan dengan NaOH untukmenghilangkan kandungan ligninnya, sehingga diperoleh bioadsorben. Minyak sawit mentah yangsudah dipanaskan, kemudian dicampur dengan bioadsorben sejumlah 2 sampai 10 gram. Campurantersebut  diaduk  dengan  kecepatan  500  rpm  selama 60 menit,  dan  temperatur  dijaga  80oC.Selanjutnya  campuran  disaring  dengan  pompa  vakum  diambil  filtratnya.  Filtrat  yang  diperolehdianalisa kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida dan absorbansi warna. Dari hasil penelitianini  diperoleh  bahwa  dengan massa  bioadsorben  10  gram, menghasilkan asam lemak  bebasterendah yaitu 10,18%, bilangan peroksida terendah yaitu 11,36 mgr oksigen/100 gr minyak dannilai absorbansi terendah sebesar 2,137 Abs.
Analisa Uji Baku Mutu Mata Air Ngantap dan Dukuh Silangak Mohammad Imamuddin; Rian Maulana
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata Air Ngantap adalah sumber air bersih utama bagi warga di Dukuh Silangak, kecamatan Kalirejo Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah Lokasi mata air Ngantap letaknya yang cukup jauh yakni dua kilometer dari Dukuh Silangak. Kondisi saat ini air yang bersumber mata air bila tiba di pemukiman warga terjadi perubahan rasa dan warna, maka diperlukan uji kelayakan air bersih untuk mengetahui kualitas air sesuai baku mutu yang sudah ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia. Uji lab ini bertujuan untuk mengetahui apakah air yang sampai di Dukuh Silangak masih semurni Air yang keluar di Mata Air Ngantap. Metode yang digunakan adalah pengambilan sample di dua titik yaitu di Mata Air Ngantap dan di bak penampungan air yang ada di rumah warga, selanjutnya dilakukan uji lab di laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan dan menganalisa dari hasil yang didapat. Hasil dari uji lab ini air yang ada di Mata Air Ngantap memiliki kadar air yang sesuai dengan baku mutu air bersih, sementara air yang ada di rumah warga mengandung kadar timbal sebesar 0.07mg/L lebih tinggi dibanding kadar mutu air bersih yang diijinkan sebesar 0.05mg/L. Oleh karena itu diperlukan perbaikan pada system distribusi air seperti jaringan perpipaan, bak penampungan air serta perawatan rutin pada system distribusi yang digunakan.

Page 51 of 104 | Total Record : 1032