cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
PENGEMBANGAN MESIN PENCACAH SAMPAH/LIMBAH PLASTIK DENGAN SISTEM CRUSHER DAN SILINDER PEMOTONG TIPE REEL Ichlas Nur; Nofriadi Nofriadi; Rusmardi Rusmardi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah plastik jumlahnya semakin banyak, namun dapat didaur ulang menjadi produk lain dalambentuk  butiran  sebelum  diolah  lanjut  menjadi  biji  pellet  dan  proses  injection  mouldingmenghasilkan produk  seperti  ember, piring,  botol  minuman  dan  lain-lain.  Untuk  diolah  menjadibentuk butiran tersebut diperlukan mesin pencacah plastik.  Walaupun begitu industry kecil daurulang  plastik  masih  terkendala  dalam  proses  pencacahan  plastik  karena  mesin  yang  digunakankemampuannya tidak maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah pengembangan mesin pencacahplastik dengan sistem crusher dan silinder pemotong tipe reel dan evaluasi teknis. Penelitian inidilaksanakan  selama  dua  tahun,  tahun  pertama  perancangan  dan  pembuatan  mesin, tahun  keduaadalah evaluasi teknis mesin, perbaikan kinerja mesin dan analisis ekonomi terhadap produk plastikbutiran. Dari hasil rancangan mesin didapatkan kapasitas mesin ± 350 kg/jam, ukuran mesin yaitu50 cm x 120 cm x 30 cm, daya motor penggerak 10 HP dengan putaran 1450 RPM dengan 3 phase.Beberapa komponen utama dari mesin yaitu, unit pencacah crusher terdiri dari dua buah silinderpencacah yang berputar berlawanan, poros pencacah berukuran Ø 4 cm x 58 cm, pisau pencacah Ø17 cm x 2 cm dengan jumlah gigi/mata pisau 7 buah dan jumlah pisau sepanjang poros 7 buah,  buspenahan Ø 10 cm x 2 cm. Unit pencacah silinder pemotong tipe reel terdiri dari poros pencacahukuran  Ø  4  cm  x  90  cm,  ditengah  poros  terpasang  silinder  dengan  Ø  17  cm  x  40  cm  sebagaidudukan dari pisau pencacah. Pisau pencacah berjumlah 4 buah dengan ukuran 40 cm x 2 cm x 4cm  dengan  bahan  ASSAB.  Selanjutnya bedknife sebagai  pisau  penahan  gaya  geser  dari  pisaupencacah, rangka atas, rangka bawah, saringan, corong masuk, corong keluar, dan unit penggerakterdiri  dari  motor  listrik,  reducer,  sabuk,  pully  dan  2  buah  transmisi  roda  gigi. Hasil  pengujiankinerja mesin pada putaran crusher75 RPM dan silinder pemotong tipe reel 1450 RPM kapasitasmesin ± 300 kg/jam pada Ø lobang saringan 1,5 cm, dengan keseragaman butiran 80 %.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE SISTEM PENGATURAN PENYALAAN LAMPU MENGGUNAKAN TWITTER Arief Hendra Saptadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini karena berbagai kesibukan, tidak jarang rumah ditinggalkan oleh penghuninya. Untuk mengantisipasi kegelapan di waktu malam, penghuni biasanya cenderung untuk menyalakan lampu luar di siang hari terlebih dahulu sebelum meninggalkan rumah. Selain tidak hemat energi, cara seperti ini juga dapat memberikan petunjuk kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab bahwa rumah dalam kondisi kosong. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan rancang bangun sebuah prototipe sistem pengaturan penyalaan lampu menggunakan Twitter. Twitter sebagai salah satu aplikasi media sosial menyediakan API (Application Programming Interface) yang dapat diakses oleh aplikasi server. Aplikasi di PC ini selanjutnya memberikan sinyal perintah kepada sistem mikropengendali untuk menyalakan atau mematikan lampu sesuai isi teks status (tweet). Berdasarkan pengujian diperoleh hasil bahwa query yang dikirimkan ke Twitter memiliki tingkat kesuksesan 100% dengan waktu respon rata-rata 0,286 detik. Tiga buah lampu yang dihubungkan ke mikro pengendali ATmega328P telah dapat dikendalikan sesuai isi tweet. Kendatipun demikan jika penghuni meninggalkan rumah untuk waktu lama, maka harus menyalakan dan mematikan lampu secara berulang-ulang sehingga ke depannya perlu dikembangkan sistem penjadwalan yang dapat diatur melalui tweet.
Analisa Kapasitas Tali-Tali Air di Jalan P. Jayakarta Jakarta Pusat Mohammad Imamuddin; Santoni Widodo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan P. Jayakarta termasuk salah satu wilayah yang terdapat di Kota Administrasi Jakarta Pusat yang merupakan wilayah yang salah satu rawan banjir. Tahun 2012 telah dibangun rumah pompa untuk menanggulangi banjir di Kawasan Jalan P. Jayakarta yaitu Rumah Pompa P. Jayakarta sebesar 500 lps x 2 unit dan Rumah Pompa Mangga Besar 13 sebesar 150 lps x 2 unit. Tahun 2019 ini di seputar kawasan Jalan P. Jayakarta masih diliputi genangan terutama di akses Jalan P. Jayakarta. Kondisi Eksisting di Jalan P. Jayakarta terdapat saluran yang cukup besar di sisi utara Jalan P. Jakarta yaitu 2 x 2 m2 dan sisi selatan Jalan P. Jayakarta yaitu ukuran 1 x 1 m2 mulai dari sisi rel kereta api hingga ke rumah pompa P. Jayakarta. Selain eksisting saluran juga terdapat eksisting tali-tali air dengan jarak 8 m dengan ukuran tali-tali air yaitu 20 cm x 10 cm. Salah satu permasalahan terjadinya genangan yaitu terjadinya penyempitan di tali-tali air akibat terjadinya sedimentasi dan jarak tali-tali air yang terlalu jauh yaitu berjarak 8 m. Dengan melakukan analisa tali-tali air menggunakan metode distribusi gumbell dengan intensitas curah hujan 5 tahun sebesar 128,33 mm/jam dihasilkan debit curah hujan (Q) = 2,062 m3/detik diperlukan tali-tali air sebesar 20 cm x 10 cm dengan tiap jarak 5 m untuk dapat mengatasi genangan di kawasan Jalan P.Jayakarta.
Sistem Notifikasi Estimasi Waktu Kedatangan Kereta Commuter Line Berbasis Arduino Uno Fathan Albar; Nur Uddin
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan kedatangan kereta commuter line dapat disebabkan oleh berbagai alasan, mulai dari gangguan listrik, jalur kereta yang masih bergantian, hingga kecelakaan. Penumpang kereta sering kali tidak mengetahui informasi keterlambatan sehingga para calon penumpang tidak tahu pasti kapan kereta selanjutnya akan tiba. Sistem notifikasi estimasi kedatangan merupakan perangkat prototipe berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang berguna untuk memberikan informasi mengenai estimasi waktu kedatangan kereta dengan menggunakan sensor ultrasonik untuk mendeteksi kereta yang melintas. Data yang didapat oleh sensor ultrasonik akan melalui proses perhitungan untuk menentukan estimasi waktu yang dibutuhkan kereta dan mengirimkan data tersebut menggunakan modul HC-12 untuk ditampilkan pada LCD Display sehingga penu
PIEZORESISTIVE MICROCANTILEVER SEBAGAI SENSOR DENGAN SENSITIFITAS TINGGI Aan Febriansyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan  terhadap  akurasi  data  menjadi  mutlak  dalam  pemilihan  sebuah  alat  deteksi/sensor.Kesalahan sekecil apapun atau ketidakakuratan data yang diperoleh akan menyebabkan kesalahanyang  lain  pada  proses  berikutnya. Aplikasi piezoresistive  microcantilever sebagai  sensor dengantingkat  akurasi  dan  sensitifitas  tinggi mulai  banyak  dipelajari dan  diterapkan dalam  duniakesehatan,  biologi,  kimia  dan  lingkungan  hidup. Piezoresistive  microcantilever memilikisensitifitas  yang  sangat tinggi  (skala  attogram,  10-18).Dalam  penggunaannya, piezoresistivemicrocantilevermemerlukan instrumen pendukung dengan tingkat akurasi yang tinggi pula, sepertirangkaian kontrol penguat operasional (OP-AMP) dan pembagi tegangan. Pada kegiatan riset ini,akan dilakukan kegiatan yang  meliputi pembuatan rangkaian wheatstone bridge sebagai detektorobyek,  rangkaian  OP-AMP  menggunakan  piranti  dengan  akurasi  tinggi  seperti  INA  128, dansimulasi perubahan frekuensi resonansi berbasis Persamaan Euler-Bernoulli Beam sebagai deteksikeberadaan  obyek. Obyek  yang  dideteksi  dapat  berukuran  sampai  dengan  skala picogram.  Saatterdeteksi,  massa  obyek akan  mengakibatkan  perubahan  nilai defleksi  nilai  frekuensi  resonansi.Perubahan  ini  akan  dianalisa  dan  dipelajari  untuk  menentukan  karakteristik  metodependeteksian/penyensoran.
KONSERVASI ENERGI PADA VACUUM PUMP SISTEM UNTUK PEMASAKAN GULA DENGAN JET CONDENSER Arif Fathurohman
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pengolahan gula, system vacuum pada bagian pemasakan dan penguapan gula merupakan bagian yang memerlukan energi cukup besar, kondisi vacuum diperlukan untuk menurunkan temperature didih nira gula pada vacuum pan. Penggantian condenser dari jenis Surface Condenser mau pun Barometric Condenser dengan Jet Condenser bisa menghilangkan kebutuhan akan pompa vacuum, sehingga untuk setiap vacuum pan bisa dihemat daya listrik sebesar 45 Kw, dengan kondisi vacuum terjaga pada 650mmHg dan kebutuhan air menurun sebesar 30 %. 
Analisa Kualitas Proses Produksi Cacat Uji Bocor Wafer dengan menggunakan Metode Six Sigma serta Kaizen sebagai Upaya Mengurangi Produk Cacat Di PT. XYZ Irwan Indrawansyah; Babay Jutika Cahyana
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan proses berdasarkan produk cacat uji bocor yang ada dengan pendekatan six sigma dengan konsep DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve,Control) serta mengupayakan perbaikan kesinambungan dengan alat implemtasi kaizen berupa kaizen 5W-1H, Five M Checklist dan Five Step Plan. Setelah dilakukan pengolahan data didapat nilai DPMO sebesar 84055 yang dapat diartikan bahwa dari satu juta kesempatan akan terdapat 84055 kemungkinan produk yang dihasilkan mengalami kecacatan. Perusahaan berada pada tingkat 3, 11-sigma dengan CTQ (CriticalTo Quality) yang menimbulkan produk cacat uji bocor yaitu jumper, seal tidak kuat dan seal kotor sebesar 25,22 % dari total cacat 3780. Dari hasil analisa maka dapat disimpulkan bahwa penyebab terjadinya produk cacat uji bocor adalah faktor manusia, mesin, material dan metode, dan berdasarkan alat-alat implementasi kaizen maka kebijakan utama yang harus dijalankan oleh pihak perusahaan yaitu pengawasan atau kontrol yang lebih ketat disegala bidang.
OPTIMASI ADAPTASI KUALITAS KONTEN DENGAN DISTRIBUSI BEBAN UNTUK PENINGKATAN KINERJA LAYANAN MULTIMEDIA DALAM JARINGAN Sofyan Noor Arief; Waskitho Wibisono; Royyana Muslim Ijtihadie
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akses internet saat ini tidak hanya dapat dinikmati oleh pengguna komputer personal saja, namunjuga oleh pengguna perangkat bergerak. Namun, perangkat bergerak memiliki keterbatasan sumberdaya karena sifatnya yang dimaksimalkan untuk mobilitas. Karena keterbatasan tersebut muncullahide untuk mengubah halaman web agar dapat ditampilkan maksimal pada perangkat bergerak. Idetersebut  dikenal  dengan  adaptasi  konten.  Terdapat  berbagai  macam  teknik  adaptasi.  Mulai  dariadaptasi  secara  manual,  adaptasi  secara  dinamis  pada  sisi client saja  /  sisi server saja/  sisiintermediate saja, sampai adaptasi secara dinamis dengan pemilihan lokasi pengadaptasian mediaantara client, server dan intermediate.  Namun,  adaptasi  secara  dinamis  dengan  pemilihan  lokasipengadaptasian medianya belum efisien, karena proses tersebut masih dilakukan pada satu sisi saja.Sehingga  apabila  media  yang  di  adaptasi  berupa  data  berukuran  besar  seperti  video  akanmemberatkan  sistem  pada  sisi  yang  memprosesnya.  Pada  penelitian  ini  diusulkan  metodepengadaptasian  media  konten  dengan  mendistribusikan beban  prosesnya  pada  sisiserver danintermediate. Pendistribusian  beban  diberikan  sesuai  dengan ketersediaan  sumber  daya  yangdimiliki oleh  masing-masing  pekerja. Pendistribusian  beban  dilakukan  dengan  memecah  videotersebut  menjadi  beberapa  potong  untuk  kemudian  disebar  dan  diproses  (diadaptasikan)  padamasing-masing pekerja. Kemudian potongan-potongan tersebut digabung kembali dan dikirimkankepada client. Dengan  menerapkan  metode  pendistribusian  beban  dalam  proses  pengadaptasianmedia  konten,  diharapkan  akan  terjadi  peningkatan  performa  dari  proses  adaptasi  konten  yangdilakukan.  Selain  itu  dengan  metode  ini  diharapkan  waktu  respon  dapat  dipercepat  danmeningkatkan performa sistem secara keseluruhan. Sehingga jaminan ketersediaan layanannya pundapat dijamin.
MODEL PINTU AIR OTOMATIS COUNTER WEIGHT DI AREAL PERSAWAHAN PASANG SURUT UNTUK MENGATASI TANAMAN PADI TENGGELAM PADA SAAT AIR PASANG Zainul Bahri; Erliza Yuniarti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasang surut air laut terhadap sungai Musi mempengaruhi tinggi muka air terutama di arealpersawahan pasang surut desa Merah Mata, Kelurahan Mariana Kecamatan Banyu Asin I, ProvinsiSumatera Selatan. Ketika air pasang naik melebihi elevasi ± 1,25 meter diukur dari titik ± 0,00 yangberada di pinggir sungai, tanaman padi akan tenggelam dan mengakibatkan padi rusak atau mati danbibit tanaman padi hanyut dibawa arus sungai Musi. Hal ini mengakibatkan para petani kesulitanuntuk meningkatkan hasil produksi tanaman padi, sehingga diperlukan teknologi alternatif sepertipembuatan pintu air otomatis counter weight dan stoplog. Peranan pintu air adalah untuk menahanmasuknya air pasang dan mengalirkannya ketika surut (time of drainage). Unjuk kerja dari pintu air otomatis tersebut dapat dijelaskan dengan membuat model berupa prototipe (model fisik) dengan suatuperbandingan ukuran atau skala tertentu melalui uji di laboratorium dengan menggunakan perhitungan secara analitis. Hasil uji laboratorium dan perhitungan analitis menunjukkan bahwa tinggi bukaan pintu air pada saat pasang dan surut dapat ditentukan berdasarkan sudut kemiringan awal dan berat pintu terhadap engsel serta berat bandul (counter weight), sehingga tinggi bukaan pintu yangdiinginkan agar tanaman tidak tenggelam, yaitu 1,25 m dapat dilakukan.
ANALISA METODE FABRIKASI REBAR CAGE SHEAR WALL ANTARA METODE MANUAL DAN REBAR TEMPLATE PADA PROYEK GEDUNG BERTINGKAT Novia Ragil Setiawan; Muhamad Aswanto; Trijeti Trijeti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangannya, cukup banyak cara yang dilakukan untuk menjaga kestabilan bangunan tinggi terutama dalam menahan gaya lateral yang berpengaruh sangat besar pada bangunan tinggi. Beberapa sistem yang diperkenalkan untuk menjaga kestabilan bangunan tinggi adalah shear wall. Pada kesempatan ini penulis akan membahas tentang metode fabrikasi rebar cage shear wall antara metode manual dan rebar template. Rebar cage adalah sebuah sangkar tulangan, yang sudah jadi atau selesai dirakit. Tujuannya untuk membandingkan dari kedua metode ini, sebagai dasar pemilihan metode fabrikasi rebar cage shear wall yang paling efektif dan efisien pada lahan fabrikasi yang terbatas. Langkah perhitungan dibagi menjadi dua tahap untuk kedua metode, yaitu perhitungan durasi pelaksanaan dan perhitungan biaya pelakasanaan. Dalam menghitung durasi pelaksanaan, langkah yang digunakan adalah dengan volume item pekerjaan yang ada dibagi dengan produktivitas tenaga. Dari durasi yang timbul, maka biaya dapat dihitung mulai dari material, tenaga kerja, peralatan, dsb. Dari keseluruhan hasil perhitungan, maka selanjutnya adalah memperbandingkan biaya dan waktu kedua metode. Hasil perhitungan biaya menunjukkan bahwa metode fabrikasi manual lebih murah dibanding metode rebar template. Sedangkan untuk perhitungan durasi pelaksanaan metode rebar template lebih cepat dua kali lipat pelaksanaannya dibanding metode manual. 

Page 57 of 104 | Total Record : 1032