cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 151 Documents
PENGARUH KELAS JABATAN (JOB GRADE) DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PNS PADA BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PASCAPANEN PERTANIAN Nora Purbo Utami; - Nurheni; Anggraini Sukmawati
Neo-Bis Vol 10, No 1 (2016): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v10i1.1585

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelas jabatan (job grade), dan disiplin kerja terhadap nilai prestasi kerja PNS di Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas jabatan (job grade), dan disiplin kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja. Secara parsial, kelas jabatan (job grade), berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja, dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja.
EFEKTIVITAS STRATEGI PENYESUAIAN MAHASISWA BARU PADA PROSES PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI. (STUDI PADA UPN ”VETERAN” JAWA TIMUR) Mei Retno Adiwaty; Zumrotul Fitriyah
Neo-Bis Vol 9, No 2 (2015): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v9i2.1269

Abstract

The more competitive of education world, will make an university to have competitive adventage. In order to survive an university should be able to provide facilities that can support learning process. So that student can adjust to the environment.The aims of this study was to analyse the effectiveness of adjustment strategies for new student in the learning process. This study used primory data, collected from questionare, whith is distributed to 146 students UPN “Veteran” Jawa Timur. Technique analysis used PLS (parsial Least Square) which used to test the hypothesis : the more appropriate adjustment strategy, will make the better students learning process in higher education.The causality test showed that copying strategies has positive effect on adjustment process (accepted). This result showed indicator of emotional focus copying has the biggest loading factor. It means that students more dominant focused on emotional focus copying to solve their self adjustment
Analisis Pengaruh Sektor Industri Pengolahan Dan Aglomerasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Jawa Timur Tahun 2010-2019 Tri Wahyuni; Bondan Satriawan
Neo-Bis Vol 12, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v12i1.21670

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh sektor manufaktur dan aglomerasi terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Jawa Timur pada tahun 2010-2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari BPS Jawa Timur. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan model yang dipilih adalah Random Effect Model (REM). Hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas sektor manufaktur, kualitas jalan, dan indeks pendidikan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Jawa Timur. Sementara itu, wilayah perkotaan memiliki pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah dibandingkan kabupaten, dan pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota yang termasuk dalam wilayah Gerbangkertasusila lebih tinggi dibandingkan dengan kabupaten/kota yang tidak termasuk dalam wilayah Gerbangkertasusila.
Pengaruh Pemutihan Pajak, Samsat Keliling, E-Samsat, Sanksi Pajak, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Kabupaten Bangkalan Annisa Surya Abdi; Imam Agus Faisol
Neo-Bis Vol 12, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v12i1.21675

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang tidak membayar pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini juga dilakukan untuk memberikan bukti empiris apakah pemutihan pajak, samsat keliling, e-samsat, sanksi pajak dan kualitas pelayanan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor yang ada di kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah wajib pajak yang terdaftar di Kantor Samsat Bangkalan. Sampel yang digunakan sebanyak 190 wajib pajak. Pada penelitian ini menggunakan data primer dengan menyebarkan kuisioner. Pengujian kuisioner menggunakan SPSS. Uji yang dilakukan dalam peneitian ini adalah uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji heterokedastisitas, uji multikolinearitas, uji t dan uji koefisien determinasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemutihan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, Samsat keliling berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, e – Samsat berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, Sanksi Pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, Kualitas pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Pengaruh Pendapatan, Jumlah Anggota Keluarga Dan Pendidikan Terhadap Konsumsi Rumah Tangga Miskin Di Kabupaten Banyuwangi Sri Handayani; Herry Yulistiyono
Neo-Bis Vol 12, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v12i1.21671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan, jumlah anggota keluarga dan pendidikan terhadap konsumsi rumah tanga miskin di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel 100 responden (keluarga miskin) yang dipilih secara purposive sampling di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi yaitu wilayah pesisir (Kecamatan Pesanggaran dan Kecamatan Muncar), wilayah perdesaan di daerah pegunungan (Kecamatan Kalibaru, Kecamatan Wongsorejo dan Kecamatan Licin) dan wilayah perkotaan (Kecamatan Genteng dan Kecamatan Banyuwangi). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur yang kemudian diolah menggunakan analisis regresi linear berganda. Kesimpulan studi ini adalah pendapatan, jumlah anggota keluarga dan pendidikan berpengaruh secara simultan terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga miskin di Kabupaten Banyuwangi. Secara parsial, variabel pendapatan dan jumlah anggota keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga miskin di Kabupaten Banyuwangi, dan variabel pendidikan tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga miskin di Kabupaten Banyuwangi.
Membangkitkan Gairah Wisatawan Melalui Eksplorasi Promosi Destinasi Wisata - Lisma; Fathor AS
Neo-Bis Vol 12, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v12i1.21676

Abstract

Kabupaten Sumenep memiliki potensi wisata yang beragam. Adanya pandemi covid-19 menyebabkan penurunan kunjungan wisatawan, penyebab lainnya adalah kurangnya informasi dan strategi promosi yang digunakan belum optimal. Tujuan penelitian mengeksplorasi promosi destinasi wisata di Kabupaten Sumenep. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Jumlah informan 4 wisatawan, dan 3 pihak Disbudparpora Sumenep. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi promosi Disbudparpora adalah periklanan, promosi penjualan, penjualan pribadi, direct selling, dan public relation. (1) Strategi promosi iklan, memakai media cetak dan media online. (2) Promosi penjualan, bekerjasama dengan travel agent. (3) Penjualan pribadi, mendatangkan travel agent Jawa dan Bali. (4) Pemasaran langsung, menggunakan leaflet, brosur, booklet dan TIC. (5) Hubungan masyarakat, menggunakan kalender event wisata. Dengan strategi promosi ini, Disbudparpora telah mampu meningkatkan kunjungan wisatawan. Faktor pendukung yaitu sarana dan prasana dan faktor penghambat kurangnya transportasi laut, hotspot dan kesadaran masyarakat.
Identifikasi Modal Sosial Fungsi Ekonomi Pedagang Pasar Tradisional (Studi Kasus Pasar Kapas Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro) Faridatul Hasna; Titov Chuk’s Mayvani
Neo-Bis Vol 12, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v12i1.21672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan peran modal sosial untuk mereduksi biaya transaksi dan untuk menganalisis peran modal sosial berkaitan dengan eksistensi pasar tradisional di Pasar Kapas Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Metode pengumpulan data melalui wawancara langsung dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan triagulasi sumber, kemudian data dianalisis dan ditarik kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa unsur-unsur biaya transaksi yang terbentuk dalam kegiatan transaksi diantaranya ialah biaya pencarian informasi, biaya pemeriksaan dan pemillihan barang, biaya tawar-menawar (negosiasi) dan biaya pencarian pedagang langganan. Dengan terbentuknya biaya transaksi dalam kegiatan tersebut, maka pembeli berusaha untuk mereduksi biaya tersebut dengan memanfaatkan peran modal sosial. Bentuk modal sosial seperti, norma, kepercayaan (trust) dan jaringan informasi terbukti mampu mereduksi adanya biaya transaksi tersebut, seperti (1) menjunjung norma kesopanan dalam kegiatan transaksi, (2) mematuhi komitmen yang telah disepakati bersama antara pembeli dan pedagang, (3) dapat memperoleh barang dengan sistem hutang, (4) menentukan harga barang dagangan tanpa proses negosiasi, (5) tidak perlu melakukan kegiatan pemeriksaan dan pemilihan barang,(6) dimudahkan dalam memperoleh informasi mengenai harga beli dan harga jual barang dari relasi, (7) memperoleh informasi pedagang yang dapat dijadikan langganan. Adanya modal sosial yang terbentuk pada Pasar Kapas telah ada dan menjadi pendorong bagi pasar itu sendiriuntuk tetap eksis. Hal ini tercermin dalam hubungan antar pedagang atau antar pembeli yang telah ada. Modal sosial yang ada tersebut digunakan untuk mereduksi biaya transaksi, sehinggabiaya transaksi yang muncul di pasar tersebut menjadi kecil. Karena biaya transaksi yang ada di pasar kecil maka menyebabkan pasar tetap eksis.
Pengembangan Model Efisiensi Pasar Tenaga Kerja Di Indonesia Menggunakan Stochastic Fronter Analisys Tripitono Adi Prabowo
Neo-Bis Vol 12, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v12i1.21680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model efisiensi pasar tenaga kerja menggunakan Stochastic Frontier Analysis, sekaligus untuk mengembangkan model determinan efisiensi pasar tenaga kerja di Indonesia. Estimasi terhadap karakteristik ketenagakerjaan menggunakan data Survey Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) tahun 2014. Penelitian ini merupakan data mikro survey rumah tangga dan individu sampai tingkat Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia. Nilai Efisiensi pasar tenaga kerja yang diestimasi menggunakan pendekatan investasi sumber daya manusia dengan metode SFA di Indonesia rata-rata sebesar 0.5656. Nilai efisiensi pasar tenaga kerja di Indonesia relatif kecil jika dibandingkan dengan negara lain seperti studi yang dilakukan oleh Landeau dan Contreras (2003) Negara Chili efisiensi pasar tenaga kerja sebesar 0,75 pada tahun 1957 hingga tahun 1998. Efisiensi pasar tenaga kerja di Finlandia sebesar  0,79 pada tahun 1988 hingga tahun 1997 (Ilmakunnas dan Pesola, 2003). Bishop dkk (2007) mengatakan bahwa efisiensi pasar tenaga kerja di Taiwan mencapai 0,71 pada tahun 1978 hingga tahun 2003. Sedangkan pada model pengembangan determinan efisiensi pasar tenaga kerja menunjukkan bahwa lokasi, migrasi, pekerjaan tambahan, perbedaan sector ekonomi, dan kebijakan penetapan UMR memberikan pengaruh signifikan terhadap efisiensi tenaga kerja di Indonesia.
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pelaku Usaha (Studi Kasus Sepanjang Jalan Raya Telang Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan) Abdul Karim; Selamet Joko Utomo
Neo-Bis Vol 12, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v12i1.21673

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak covid- 19 pada pelaku usaha yang berada di sepanjang jalan raya Telang Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sumberdata yang digunakan adalah sumber data primer (observasi dan wawancara) validitas data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data mengguakan teknik analisis domain. Hasil analisis menunjukkan bahwa dampak yang dirasakan oleh pelaku usaha akibat adanya pandemi covid-19 iyalah pada tingkat pendapatan pelaku usaha yang menurun akibat berkurangnya jumlah pelanggan mereka. Hal ini mengakibatkan pelaku usaha harus mengurangi jumlah tenaga kerja atau jumlah gajinya. Strategi yang dilakukan oleh para pelaku usaha untuk tetap bertahan selama pandemi iyalah dengan tetap membuka usaha mereka setiap hari dan menambah jam oprasional serta memberikan pelayanan seramah mungkin kepada pelanggannya juga tetap menjaga kebersihan tempat usahanya.
Adaptasi Petani Dalam Menghadapi Perubahan Iklim Untuk Mempertahankan Produksinya (Studi Pada Petani Di Desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban) Wahyu Handayani; - Ambariyanto
Neo-Bis Vol 12, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v12i1.21708

Abstract

Perubahan iklim merupakan salah satu fenomena alam yang tidak hanya berdampak pada lingkungan namun juga berdampak pada pertanian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Strategi adaptasi yang di lakukan oleh petani di Desa Jadi untuk mempertahankan produksinya dalam menghadapi perubahan iklim yang berdampak pada kehidupan petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini terletak pada fenomena adaptasi petani dalam menghadapi perubahan iklim. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat strategi yang di lakukan oleh masyarakat petani di Desa Jadi untuk beradaptasi dengan perubahan iklim yaitu : 1) strategi aktif dengan cara Mencari pekerjaan lain (menjadi kuli batu kumbung, ikut nelayan, beternak, dan berjualan). 2) strategi pasif di lakukan dengan cara melakukan produksi dengan Teknik tumpangsari; Menggunakan pupuk organik / pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi; Membedakan menu makanan saat musim hujan dan musim kemarau (saat kemarau menu makan pagi, siang, dan malam sama); Mengutamakan kebutuhan yang penting dengan tidak mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak penting seperti belli baju baru, jalan-jalan dll; Menabung dengan cara mebeli hewan ternak (sapi, kambing, ayam); Menabung di Lembaga keuangan (Bank). 3) Strategi yang terakhir adalah startegi jaringan yang di lakukan dengan cara Saling meminjam dan meminjami pupuk antar petani untuk mendukung proses produksi; Melibatkan keluarga sebagai penganti tenaga kerja untuk proses produksi; Berhutang / meminjam uang; Menjual asset yang di miliki atau menggunakan tabungannya yang berupa hewan ternak (sapi).