cover
Contact Name
Dr. Zainul Hidayah, S.Pi., M.App.Sc.
Contact Email
zainulhidayah@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285606353831
Journal Mail Official
pamator@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Utama, Lt. 1 Jl. Raya Telang Kamal - Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura
ISSN : 18297935     EISSN : 26547856     DOI : https://doi.org/10.21107/pamator
PAMATOR JOURNAL is the Journal of Social Sciences, Economics and Humanities, published by the Institute for Research and Community Service Trunojoyo University, 2 times a year (April and October).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 472 Documents
Evaluasi Kebijakan Bantuan Presiden Usaha Mikro Pada Masa Pendemi Covid-19 Sebagai Upaya Pertahanan Negara Fitri Rinaldi; Syamsul Maarif; Suyono Thamrin; Adang Supriyadi
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 1: April 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i1.14307

Abstract

Pandemi Covid -19 yang terjadi sejak tahun 2020 memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat Indonesia. Sebagai negara berkembang, pandemi Covid-19 telah membawa Indonesia ke fase pertumbuhan ekonomi yang menurun. Hal ini menyebabkan jumlah penduduk miskin di Indonesia semakin meningkat. Ditinjau dari segi pertahanan negara, kondisi ini merupakan jenis ancaman nonmiliter yang penanganannya dianggap sebagai upaya bela negara. Dalam menghadapi ancaman nirmiliter, instansi yang bertanggung jawab utama adalah kementerian dan lembaga terkait. Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah Indonesia membuat kebijakan berupa Bantuan Presiden (Banpres) Usaha Mikro Produktif/BPUM untuk Usaha Kecil Menengah yang penyalurannya diamanatkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi kebijakan Banpres Produktif bagi Usaha Mikro. Alat evaluasi kebijakan yang digunakan adalah model evaluasi Countenance Stake yang didasarkan pada tiga fase: anteseden – transaksi – output. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah menjadi sasaran penelitian ini. Wawancara dan dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data dan diolah dengan analisis kualitatif. Hasil evaluasi kebijakan menunjukkan bahwa secara umum pada ketiga tahapan model Countenance Stake (antecedent – transaksi – output), BPUM telah menunjukkan kualitas yang cukup baik. Sehingga dapat dijadikan pertimbangan kebijakan strategis yang juga menguntungkan sektor pertahanan negara dalam penanganan pandemi Covid-19.
Analisis Perkembangan Ekspor Impor Kelompok Barang Ekonomi Di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016-2020 Risna Dewi; Zuhrinal M. Nawawi
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 1: April 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i1.14283

Abstract

Perdagangan internasional menjadi salah satu sektor penting untuk pemasukan negaga dimana ada kegiatan ekspor dan impor yang memberikan suatu benefit bagi masyarakat, provinsi, dan negara. Penelitian ini dilakukan guna untuk menggambarkan mengenai perkembangan kelompok barang ekonomi di Provinsi Sumatera Utara karena kelompok barang ekonomi ini merupakan salah satu komoditas ekspor dan impor di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini mengaplikasikan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dimana kategori penelitian ini berupa penggambaran keadaan atau karakteristik data yang diteliti guna memperoleh jawaban dari permasalahan penelitian. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis data kualitatif dan kuantitatif dimana data kualitatif ini adalah data yang didapat dari hasil wawancara dan dokumen-dokumen melalui kebijakan pemerintah terhadap ekspor dan impor dan data kuantitatif merupakan data yang berupa angka yang didapat dari nilai perkembangan ekspor dan impor kelompok barang ekonomi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa komoditas ekspor impor kelompok barang ekonomi masih didominasi oleh kelompok ekspor, hal ini dibuktikan dengan surplusnya atau positifnya neraca perdagangan dan nilai rasio perdagangan internasional.
Indonesian Salt Import Policy as A Threat and Opportunity in The Concept of Blue Economy in Indonesia Tomi Aris; Desi Albert Mamahit; Abdul Rivai Ras
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 1: April 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i1.14239

Abstract

Salt is a strategic resource or commodity with great potential and has not been appropriately managed. Indonesia, with a potential coastline of 81,000, has great potential to become a salt-exporting country, but currently, to meet the national salt demand, Indonesia must import salt. The right solution is needed to eliminate the problem of importing salt that occurs. The concept of the Blue Economy, which prioritizes economic growth from the marine and fisheries sector while ensuring the sustainability of resources and the coastal and marine environment, is closely related to the current salt import policy. This study aims to analyze the policy of importing salt from other countries to Indonesia as a threat or opportunity to realizing a Blue Economy in Indonesia. The method used in this study is a qualitative approach and the analysis used is PESTEL. It is recorded that 20 factors represent opportunities to import salt and 15 factors that threaten salt import. Even so, the study results show that the score for import opportunities is lower than the threat. From the score obtained, it can be concluded that although many factors encourage Indonesia to import salt, the urgency for Indonesia to import salt is still not too strong. This policy-making must be in line with the Blue Economy concept, which emphasizes the benefits and impacts of achieving welfare for the community. There needs to be a government policy to increase national salt production to suppress the increasing number of salt imports. The critical factor for its success is increasing the amount of domestic salt production. In the future, the results of this study can be used as material for consideration by the Indonesian government in developing national salt production
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Nagan Raya Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Penertiban Hewan Ternak (Studi Kasus Desa Purwosari) Reva Dwi Insari; Safrida Safrida
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 2: Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i2.14660

Abstract

Peraturan daerah merupakan instrument hukum yang dibuat oleh pemerintahan daerah dalam menyelenggarakan kewenangannya untuk mewujudkan otonomi yang dimiliki. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya sebagai pelaksana otonomi daerah  telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2007 tentang penertiban hewan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terkait implementasi peraturan daerah Kabupaten Nagan Raya tentang penertiban hewan ternak khususnya di Desa Purwosari, karena berdasarkan penelitian regulasi penerapan peraturan daerah tersebut masih lemah dalam pengimplementasiannya. Dimana masih terdapat ketidaksesuaian terhadap peraturan daerah Kabupaten Nagan Raya dengan realita yang terjadi dilapangan, khususnya di Desa Purwosari.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan yaitu data penelitian primer  yang diperoleh peneliti melalui pengamatan dan wawancara dengan perangkat Desa, terutama kaur keuangan Desa Purwosari. Sementara data sekunder dikumpulkan melalui berbagai literatur, seperti jurnal, buku-buku, dokumen yang dianggap tepat dan mampu memperkaya wawasan peneliti tentang masalah yang sedang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi peraturan daerah Kabupaten nagan raya tentang penertiban hewan ternak  khususnya di Desa Purwosari belum maksimal, karena masih terdapat program-program terkait penertiban hewan ternak yang belum dijalankan dan masih terdapat ketidaksesuaian terhadap peraturan daerah Kabupaten Nagan Raya dengan realita yang terjadi dilapangan, seperti penerapan sanksi terhadap para peternak yang melepas ternaknya di fasilitas publik, hal ini dikarenakan Desa Purwosari masih mengedepankan rasa kekeluargaan sehingga dalam pemberian sanksi belum sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.
Ambivalensi Kedudukan Dan Fungsi Penyidikan Hakim Komisaris Di RUU KUHAP Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Ananda Chrisna D. Panjaitan
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 2: Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i2.16673

Abstract

Keberadaan Hakim Komisaris dalam sistem peradilan pidana Indonesia merupakan hal yang urgen untuk diterapkan sebagai bagian dari pembaharuan sistem peradilan pidana di Indonesia dengan beberapa kelemahan dalam sistem praperadilan. Sebagaimana diuraikan di atas pengawasan sistem praperadilan secara implisit masih lemah karena didasarkan atas inisiatif tersangka dalam mengajukan praperadilan artinya secara eksplisit proses peradilan dapat diketahui bermasalah bukan karena pengawasan organ negara akan tetapi inisiatif tersangka dalam mengajukan praperadilan. Berdasarkan hal itu penulis mengkaji 1) bagaimana perkembangan kedudukan dan fungsi hakim komisaris di Indonesia? dan 2) bagaimana konstruksi hakim komisaris di RUU KUHAP dalam sistem peradilan pidana Indonesia? Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan statute approach dan conceptual approach. Kewengan dan penggunaan wewenang yang dimiliki oleh hakim komisaris tersebut, pengaturan pengujian mengenai penggunaan wewenang apparat penegak hukum pada tahap pendahuluan pada konsep RUU KUHAP lebih lengkap, secara konseptual jaminan perlindungan hukum terhadap hak asasi dalam KUHAP. Hakim Komisaris dapat bertindak secara eksekutif yaitu memberikan koreksi atas lemahnya kewenangan praperadilan di Indonesia.
Analisis Penggunaan Media Sosial Sebagai Strategi Pemasaran di Kalangan Wirausahawan Muda Nina Dewi Lashwaty; Ina Sholihah Widiati
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 2: Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i2.14106

Abstract

 Penelitian ini dilakukan dengan metode Kuantitatif pada bulan Juli, Agustus, September 2021. Sampelnya 217 mahasiswa-mahasiswi STMIK AMIKOM Surakarta tahun akademik 2020/2021. Berdasarkan analisis regresi diketahui bahwa penggunaan Instagram, Whatsapp, dan Line memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan penjualan di kalangan wirausahawan muda mahasiswa STMIK AMIKOM Surakarta, sedangkan lainnya berlawanan arah. Berdasarkan Uji F diketahui terdapat pengaruh simultan penggunaan Facebook, Instagram, Whatsapp, Youtube, Twitter, Telegram, dan Line terhadap peningkatan penjualan di kalangan wirausahawan muda mahasiswa STMIK AMIKOM Surakarta. Dari Uji t dapat diketahui bahwa penggunaan Instagram yang secara parsial paling berpengaruh terhadap peningkatan penjualan di kalangan wirausahawan muda mahasiswa STMIK AMIKOM Surakarta, sedangkan penggunaan Youtube yang secara parsial paling tidak berpengaruh. R2 = 0.207 berarti penggunaan Facebook, Instagram, Whatsapp, Youtube, Twitter, Telegram, dan Line berpengaruh 20.7% terhadap peningkatan penjualan di kalangan wirausahawan muda mahasiswa STMIK AMIKOM Surakarta, sisanya dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti. Alpha Cronbach = 0.764 maka reliabilitas tinggi.Kata Kunci : Wirausahawan, Pemasaran Digital, Media Sosial
Analisis Preferensi Konsumen Dan Strategi Pemasaran Furnitur Di Kabupaten Sampang Nur Afifaliana Mauludiah; Isdiana Suprapti
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 2: Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i2.13679

Abstract

Peningkatan jumlah hunian membawa dampak pada permintaan pasar yang semakin tinggi di bidang furnitur, salah satunya pada CV. Mebel Raihan Jaya. Banyaknya aspek yang berbeda-beda pada furnitur akan membentuk sebuah preferensi konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kombinasi atribut, atribut yang paling dipertimbangkan dan strategi pemasaran pada CV. Mebel Raihan Jaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif menggunakan analisis konjoin dan skala likert. Jumlah responden sebanyak 65. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi atribut yang paling disukai adalah kualitas A3, ukiran minimalis, warna putih, kayu jati dan harga sesuai kualitas. Atribut yang paling dipertimbangkan secara berturut-turut yaitu warna, kualitas, jenis kayu, model dan harga. Penerapan strategi pemasaran menunjukkan bahwa segmenting di beberapa wilayah Kabupaten Sampang, jenis kelamin laki-laki maupun perempuan yang memiliki perkerjaan dengan umur 25-60 tahun dan produsen senantiasa mengikuti trend furnitur. Targeting berfokus pada konsumen laki-laki yang bertempat tinggal di Kecamatan Sampang yang memiliki pendapatan 2.000.000-5.000.000. Positioning CV. Mebel Raihan Jaya yaitu memberikan kualitas yang tinggi dan servis gratis kepada konsumen.
The Influence Of Leadership, Organizational Culture, And Work Competence On Employee Performance Through Work Motivation Tito Widayanto; Sukmo Hadi Nugroho
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 2: Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i2.18807

Abstract

This research was conducted to explore the influence of leadership, organizational culture, and work competence on employee performance which is mediated by work motivation. This research is a development of previous research on employees in one of the local government agencies. The contribution of this research is expected to be able to provide new information at the theoretical/scientific level of human resource management and add new references and managerial implications that can be positively applied to non-profit organizations. Referring to the results of previous research and empirical theory related to the learning process of human resource management, this research was conducted using a survey data collection method by distributing questionnaires online, respondents were selected based on a purposive method sampling of ministry employees in charge of coordination in the fields of politics, law, and security. The analysis in this study uses factor analysis and Lisrel structural equation modeling (SEM). The findings from this study are that leadership and organizational culture are not directly related to employee performance, but the role of leadership and organizational culture can be related to employee performance through the mediation of work motivation. The managerial implication of this research for the organization is being able to encourage the role of a leader to be able to improve the performance of its employees in the organization and the various cultures within the organization can be uniformed following the culture which can provide positive changes to the work motivation of employees to achieve organizational goals. 
Tren Pencarian Dan Penelitian Terkait Ekonomi Lingkungan Ray March Syahadat; Harini Harini
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 2: Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i2.16355

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat tren penelitian mengenai ekonomi lingkungan dalam rentang tahun 2017 hingga 2022, sehingga dapat menjadi gambaran dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan antara lain penelusuran dengan menggunakan Google Trends, Harzing’s Publish or Perish, dan pemetaan bibliometrik menggunakan VOSviewer. Hasil menunjukkan bahwa pencarian dengan menggunakan kata kunci environmental economics pergerakannya cenderung konstan dan sumber pencarinya didominasi oleh negara-negara Afrika dan Pasifik serta sebagian kecil negara Amerika Latin dan Skandinavia berdasarkan Google Trends. Umumnya karakter negara yang mencari topik ini adalah negara kecil dan miskin. Berdasarkan informasi dengan menggunakan Harzing’s Publish or Perish, terdapat 991 artikel yang diterbitkan dengan kata kunci tersebut. Selanjutnya pemetaan bibliometrik menunjukkan bahwa terdapat enam klaster topik penelitian mengenai environmental economics dan topik penelitian yang banyak diangkat mengenai emisi dan energi. Topik-topik yang belum banyak diangkat antara lain studi kasus pada negara tertentu, climate policy, water, renewable energy, dan environmental management. Topik yang terlihat belum diangkat yaitu hubungan antara environmental economics dengan pertanian dan pandemi COVID-19.
Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan Dalam Pengelolaan Objek Wisata Pantai Jasilatul Khotimah; Aprilina Pawestri
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 2: Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i2.17626

Abstract

Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan memiliki kewenangan dalam melaksanakan pengelolaan pariwisata di wilayahnya. Namun, pelaksanaan Peran Pemerintah daerah Kabupaten Bangkalan dalam pengelolaan objek wisata pantai masih belum dapat dilihat hasil maksimalnya. Oleh karena itu penting untuk dilakukan penelitian dengan rumusan masalah apakah kendala dalam pengelolaan objek wisata pantai di Kabupaten Bangkalan Dan bagaimana optimalisasi peran Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan dalam mengelola objek wisata pantai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan empiris kualitatif. Data didapat melalui wawancara dan observasi dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif kemudian disajikan dengan teknik penyajian deskriptif. Hasilnya adalah bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan telah melaksanakan perannya namun belum maksimal karena terdapat beberapa kendala yang menjadi penghambat pelaksanaan peran pemerintah dalam pengelolaan objek wisata pantai. Beberapa kendala diantaranya adalah SDM, koordinasi dan modal. Upaya optimalisasi peran pemerintah daerah dalam pengelolaan objek wisata pantai dapat dilakukan dengan penambahan tenaga kerja, memaksimalkan koordinasi dengan menyediakan media koordinasi yang baik dan melakukan kerjasama dengan organisasi lain.