cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
alfian@trunojoyo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rekayasa@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang - Kamal, Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
REKAYASA
ISSN : 02169495     EISSN : 25025325     DOI : https://doi.org/10.21107/rekayasa
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Science and Technology, In the the next year publication, Rekayasa will publish in two times issues: April and Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 504 Documents
ANALISIS FINANSIAL PADA PRODUKSI ROTI TAWAR MENGGUNAKAN SUBSTITUSI TEPUNG UWI UNGU (Dioscorea alata L. var purpurea) Mohammad Osidani Aji Wijaya; Banun Diyah Probowati; Umi Purwandari
Rekayasa Vol 6, No 2: Oktober 2013
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.453 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v6i2.2090

Abstract

Roti tawar merupakan makanan yang populer, dengan bahan utama tepung terigu. Pembuatan roti tawar dengan pencampuran tepung uwi ungu sebagai bahan substitusi diharapkan menjadi satu inovasi produk baru, mengurangi penggunaan tepung terigu, meningkatkan penggunaan tepung lokal, dan menambah manfaat fungsional. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji analisis finansial berdasarkan NPV, IRR, B/C ratio, BEP, PBP, dan sensitivitas. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode full costing yang digunakan untuk penentuan harga pokok produksi. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tepung terigu, tepung uwi ungu, gula, mentega, susu skim, gum arab, ragi, beaker bonus, garam, dan air. Hasil dari penelitian ini adalah NPV sebesar Rp 29.636.521,00, IRR sebesar 15 %, B/C ratio sebesar 1,11509, PBP sebesar  4,17 tahun, BEP sebesar 4.469 unit dan sensitivitas pada saat harga bahan naik 15 %, serta penurunan harga jual produk sebesar Rp 500,00. Kesimpulan dari penelitian ini adalah usaha pembuatan roti tawar uwi ungu layak untuk dilakukan.
Effect of Light Intensity to Chlorophyll and Anthocyanin Content in Mangosteen Leaf Setiawan, Eko
Rekayasa Vol 9, No 1: April 2016
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.306 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v9i1.3323

Abstract

The objective of this study was to understand the light intensity conditions of mangosteen trees to various branch position in canopy. The experiment was conducted using mangosteen trees grown on commercial orchard in Bogor, Indonesia during August - October 2013. Mangosteen trees of three different ages, young (20 years), middle (35 years), and old ages (50 years), each of five trees, are selected for study. Canopy of each tree divided into 9 sectors. The highest light intensity in full sunlight conditions was found in sector 9 were 8.07; 7.53; and 7.74 μ mol M-2 s-1, in young, middle and old age, respectively, in contrast, the lowest light intensity in sector 1 were 0.53; 0.42; and 0.49 μ mol M-2 s-1, in young, middle and old age, respectively. Chlorophyll a/b ratio in mangosteen leaves increase gradually as an increase of age, each in young, middle, and old age were 2.20; 2.25; and 2.95, respectively. The highest chlorophyll index was in branch with fruit production, than decrease in dormancy condition, whereas the lowest chlorophyll index in new flush or vegetative condition.
EFEKTIFITAS ADITIF NON-KIMIA DALAM MEMPERCEPAT PROSES KRISTALISASI DAN MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI GARAM RAKYAT DI MADURA Triajie, Haryo; Insafitri, Insafitri
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.452 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2118

Abstract

Garam merupakan salah satu kebutuhan yang merupakan pelengkap dari kebutuhan pangan dan merupakan sumber elektrolit bagi tubuh manusia. Walaupun Indonesia termasuk negara maritim, produksi garam belum mencukupi. Produksi garam nasional hanya dapat memasok  sekitar 60 persen tingkat kebutuhan nasional. Ketidakcukupan tersebut baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Di lain pihak untuk memenuhi kebutuhan garam dalam negeri banyak diimpor dari luar negeri, terutama untuk pasokan garam beryodium serta garam industri. Selain itu cuaca merupakan faktor yang paling dominan dalam proses pembuatan garam. Penelitian ini bertujuan mendapatkan formulasi campuran bahan-bahan aditif dengan hasil (kuantitas dan kualitas) paling baik dalam waktu yang singkat dan diperolehnya metode standar produksi garam dengan menggunakan bahan aditif beserta cara mengaplikasikannya. Rancangan penelitian ini menggunakan RAL dengan 6 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali yakni : P0 = air tua (kontrol positif); P1 = air tua + aditif formulasi 1 + Polibag hitam; P2 = air tua + aditif formulasi 2 + Polibag hitam; P3 = air tua + aditif formulasi 3 + Polibag hitam; P4 = air tua + aditif formulasi 4 + Polibag hitam; dan P5 = air tua + aditif formulasi 5 + Polibag hitam. Dari perlakuan tersebut akan didapatkan 18 perlakuan. Kesimpulan yang didapat yakni perlakuan tidak berpengaruh terhadap kecepatan proses kristalisasi tetapi berpengaruh terhadap berat garam yang dihasilkan dan terbaik adalah pada P3 sebesar 271 g/L (arang aktif rumput laut : arang aktif sekam padi : tepung cangkang 1:1:2) dengan kandungan NaCl tertinggi yakni 98,4%.
Papan Pergantian Pemain Sepak Bola Berbasis Digital Menggunakan IC4072 dan IC7447 Arifianto, Teguh
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.104 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i1.3603

Abstract

Semua rangkaian elektronika pada umumnya menggunakan komponen tabung hampa (vaccum tube) atau komponen diskrit seperti dioda dan transistor. Terkait dengan perkembangan teknologi dalam bidang elektronika, baik rangkaian maupun komponen mengalami perkembangan yang begitu pesat. Sehingga setiap rangkaian elektronika dibentuk oleh komponen semikonduktor yang disebut sistem digital. Di dalam dunia olahraga, konsep digital dapat diterapkan. Salah satunya adalah olahraga sepak bola. Di dalam sepak bola, papan angka sangat dibutuhkan. Hal tersebut untuk memudahkan pergantian pemain oleh sebuah tim. Sebagian stadion di Indonesia masih menggunakan papan pergantian pemain secara manual. Dalam perkembangan rangkaian pergantian pemain saat ini masih menggunakan mikrokontroler. Namun, di dalam rangkaian mikrokontroler tersebut terdapat banyak kelemahan antara lain, efisiensi penggunaannya kurang begitu baik karena hanya untuk menampilkan angka 0 sampai 9 menggunakan bahasa pemrograman komputer. Penggunaan papan angka berbasis IC (Integrated Circuit) lebih sederhana karena dalam pembuatannya tidak memerlukan bahasa pemrograman hanya menggunakan rangkaian dasar elektronika. Apabila dalam kerusakannya lebih mudah ditangani dan tidak membutuhkan banyak biaya dan waktu. Rangkaian ini merupakan alat yang digunakan untuk mempermudah penggantian pemain sepak bola berbasis digital dengan tampilan berupa angka pada seven segment.Kata Kunci: rangkaian elektronika, dioda, transistor, sistem digital, sepak bola, mikrokontroler, IC (Integrated Circuit), seven segment
Aplikasi Prediksi Harga Emas dan Administrasi Toko Perhiasan Berbasis PHP dan Scan QR-Code Menggunakan Metode Regresi Linear Sederhana Riyadi, Sigit; Liantini, Rizki
Rekayasa Vol 12, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.685 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v12i1.4553

Abstract

Perkembangan zaman pada siklus jual-beli perhiasan saat ini tentunya tidak lepas dari teknologi informasi. Didalam menentukan harga jual-beli perhiasan, aplikasi prediksi harga emas pada toko perhiasan dapat membantu pemilik toko dalam menentukan harga jual ataupun beli perhiasan. Aplikasi prediksi harga emas dan administrasi toko perhiasan berbasis php dan scan qr-code. Metode yang digunakan dalam menentukan prediksi yaitu metode Regresi Linier Sederhana. Perancangan sistemnya menggunakan PHP, database MySql (XAMPP) dan di akses secara offline. Dengan menggunakan aplikasi ini dapat mempermudah kinerja yang lebih efektif dan efisien.Kata Kunci: Aplikasi Prediksi, Administrasi, Toko, Scan QR-Code, Regresi Linier SederhanaApplication of Gold Price Prediction and Administration of Jewelry Shop based on PHP and Scan QR-Code Using Simple Linear Regression MethodABSTRACTThe development of the times in the cycle of buying and selling jewelry at this time certainly cannot be separated from information technology. In determining the purchase price of jewelry, gold price prediction app at jewelry store can help store owner in determining sale price or buy jewelry. Gold price prediction app and PHP jewelry store administration and QR-code scan. The method used in determining the prediction is the Simple Linear Regression method. The design of the system using PHP, MySql database (XAMPP) and in access offline. By using this application can facilitate more effective and efficient performance.Keywords: Prediction, Administration, Store Application, QR-Code Scan, Simple Linear Regression
KLASIFIKASI MUTU JERUK NIPIS DENGAN METODE LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) Romadhon, Ahmad Sahru; Widyaningrum, Vivi Tri
Rekayasa Vol 8, No 2: Oktober 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.199 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v8i2.2065

Abstract

Pemanfaatan buah jeruk nipis sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Harga buah jeruk nipis ditentukan oleh mutu yang didasarkan pada tingkat ketuaan dan kematangan. Jaringan Syaraf Tiruan Learning Vector Quantization (LVQ) memiliki kemampuan untuk melatih pola-pola yang merupakan neural network based on competition. Untuk itu, dalam penelitian ini, akan dibuktikan kemampuan JST LVQ tersebut dengan mengembangkan aplikasi untuk mengidentifikasi mutu jeruk nipis berdasarkan warna jeruk tersebut. Buah jeruk nipis diidentifikasi berdasarkan input histogram warna citra yang didapat dari hasil capture menggunakan kamera. Dari 20 sampel pola data jeruk nipis dengan tingkatan yang berbeda diinputkan pada jaringan syaraf tiruan Learning Vector Quantization (LVQ) untuk menghasilkan nilai bobot akhir. Klasifikasi mutu jeruk nipis ini menggunakan metode LVQ ini berhasil dengan tingkat keberhasilan identifikasi 76%. Dari hasil identifikasi yang telah dilakukan menghasilkan empat output identifikasi yaitu jeruk nipis muda 82%, setengah matang  76%, matang 80%, dan busuk 66 %.Utilization of lemon have been long time known by the indonesian  people and has a high economic value. Lemon price is determined by the quality of which is based on the rate of aging and maturity. Neural Network Learning Vector Quantization (LVQ) has the ability to train the patterns of neural network which is based on competition. Therefore, in this research, will prove the ANN LVQ ability to develop applications to identify quality lemon by the lemon color. The lemon were identified based on the input image histogram color obtained from  capture using camera. Of the 30 samples of data patterns lime with different levels of input on neural network Learning Vector Quantization (LVQ) to produce a final weight value. Lime quality classification using LVQ method is successful with identification success rate of 76%. From the results of identification that has been done produces four outputs, namely the identification of young lime 82%, 76% half-ripe, 80% ripe, and 66% rotten.
ANALISIS PERBAIKAN UKM X DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURE GUNA MEREDUKSI WASTE DI LANTAI PRODUKSI ALUMINUM Ghani, Sulung Rahmawan Wira
Rekayasa Vol 4, No 2: Oktober 2011
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.725 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v4i2.2336

Abstract

Segala bentuk pemborosan yang terjadi dalam operasi bisnis UKM merupakan hal yang perlu dihilangkan untuk mencapai proses bisnis yang efektif dan efisien. Waiting waste dalam proses bisnis UKM adalah jenis waste yang selalu muncul dalam proses operasi produksi UKM pengecoran aluminium. Merasa memiliki waste waiting yang tinggi membuat UKM ini harus melakukan pembenahan dalam proses kinerja bisnis UKM. Untuk mereduksi waiting waste yang terjadi dalam proses bisnis UKM ini digunakan pendekatan Lean manufaktur. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam upaya mereduksi waiting waste ini terdiri dari penggambaran kondisi sistem dengan Big Picture Mapping, pengidentifikasian waste paling berpengaruh dengan VALSAT, pencarian penyebab terjadinya waste dengan RCA dan FMEA, dan terakhir menentukan alternatif terbaik dengan analisis nilai risiko dari RPN. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada proses produksi terdapat waste waiting yang tinggi. Dan persentase VA sebesar 26% dan NVA 74% hal ini mengindikasikan banyak kegiatan yang tidak menambah nilai guna dalam proses produksi UKM. Untuk mengatasi waste tersebut diusulkan untuk menggunakan alternatif perbaikan kegiatan produksi, pelabelan alat dan manajemen penggunaan peralatan proses produksi pekerja merupakan usulan yang disesuaikan dengan masalah yang terjadi pada proses bisnis UKM. Kata kunci: UKM, VALSAT, waste, VA,NVA, RCA, FMEA, RPN AbstractAll kind of wastes which happen in small and medium enterprises (SME) are something that must be eliminated to reach effective and efficient business process. Waiting waste in small and medium enterprises (SME) business process is kind of waste which is always faced in production operation process of aluminum casting company. Feeling of having high waiting waste makes this progressive SME must do improvement in business performance process. To reduce waiting waste which happens in business process of this SME used Lean Manufacturing approach. Steps which have to be done to reduce waste waiting consists of describing condition of system by using Big Picture Mapping, identifying the most significant waste by using VALSAT, pie diagram, searching the cause of critical waste by using RCA and FMEA, and the last step is determining the best alternative to reduce waste waiting with analyzing the highest risk score of RPN. The result which is obtained shows that in production process has high waiting waste. Percentage of VA is 26% and NVA is 74%. This indicates that still many activities don’t add use value in production process of SME. To solve that waste is proposed to use alternative improvement of production activities, giving label on tools and utilization management of production process tools. Those are proposed which are adjusted with problem in business process of SME. Key words: SME, VALSAT, waste, VA, NVA, RCA, FMEA, RPN
Pemodelan Keruntuhan Bendungan Menggunakan HEC-RAS 2D Studi Kasus Bendungan Gondang, Kabupaten Karanganyar Murdiani, Kiki Marina; Sangkawati, Sri; Sadono, Kresno Wikan
Rekayasa Vol 13, No 2: August 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11791.288 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v13i2.6872

Abstract

Pembangunan bendungan memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar waduk, namun juga menyimpan bahaya jika mengalami keruntuhan bendungan. Salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum mendapatkan sertifikat ijin operasi adalah RTD (Rencana Tindak Darurat). Manfaat dari disusunnya rencana tindak darurat adalah untuk pedoman para pengelola bendungan maupun pemerintah yang berada pada daerah yang terkena resiko apabila terjadi kondisi darurat pada Bendungan. Makalah ini mencakup daerah yang terdampak jika terjadi kegagalan bendungan. Pemanfaatan Software menggunakan HEC-RAS dengan studi kasus Bendungan Gondang yang berlokasi di Kabupaten Karanganyar. Lokasi terdampak menurut hasil analisis adalah Desa Gempolan, Desa Ganten, Desa Kwadungan, Desa Kutho, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Bendungan ini mempunyai tampungan total 9,15 juta meter kubik dengan tinggi bendungan 71 meter.  Pemodelan keruntuhan bendungan dengan 2D pada kondisi unsteady flow, simulasi keruntuhan akibat piping tengah pada elevasi +495 m. Hasil pemodelan keruntuhan Bendungan Gondang yang akan menimbulkan dampak paling besar jika terjadi piping tengah akibat banjir PMF dengan puncak debit Qoutflow= 902,40m3/det. Kecepatan banjir akibat keruntuhan bendungan tercepat yang sampai ke pemukiman adalah 24 menit yaitu sampai di Desa Gempolan yang berjarak 0,6 km dari lokasi bendungan.AbstractThe construction of a dam provides benefits to the community around the reservoir, but also saves danger if it experiences dam collapse. One of the requirements that must be met before obtaining an operating permit certificate is the RTD (Emergency Action Plan). The benefit of formulating an emergency action plan is to guide the dam managers and the government who are in the area at risk if an emergency condition occurs at the Dam. This paper covers the area affected in the event of dam failure. Utilization of Software uses HEC-RAS with a Gondang Dam case study located in Karanganyar Regency. The affected locations, according to the results of the analysis are Gempolan Village, Ganten Village, Kwadungan Village, Kutho Village, Kerjo District, Karanganyar Regency, Central Java Province. This Dam has a total reservoir of 9.15 million cubic meters with a dam height of 71 meters. Dam failure modeling with 2D under unsteady flow conditions, simulation of collapse due to middle piping at +495 m elevation. The results of the Gondang Dam collapse modeling, which will have the most significant impact if there is middle piping due to PMF flooding with peak discharge Qoutflow = 902.40m3 / sec. The speed of flooding due to the collapse of the Dam that reached the fastest settlement was 24 minutes, namely to the village of Gempolan, which is 0.6 km from the location of the Dam.Keywords: Gondang Dam, dam break, affected area Karanganyar.
Kepuasan Pelanggan Terhadap Kualitas Pelayanan PT POS Cabang Sadang Serang Indriartiningti, Retno
Rekayasa Vol 2, No 1: April 2009
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3346.609 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v2i1.2190

Abstract

Postal service is one ofbusiness that always needed by economic growth. Postal service has a lot of customers such as students, businessman, educations area, bank area, etc. Because of that reason, the competitiveness of portal service business is very high. Each of portal service has to increase their service to8et their customers. These study looks service quality and customer satisfaction in the postal servzce in sadang serang, Bandun8. The quality of services is grouped as Reliability, Assurance, Tangible, Empathy and Responszveness. Tota1 respondents are 101, 30 respondents for pre-test and71 respondents for main test. The result of the study, all of indicators have negative gabs.Key words :postal service, service quality, customer satisfaction
PENGUKURAN KINERJA PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS TRUNOJOYO Widyaswanti, Ernaning
Rekayasa Vol 3, No 2: Oktober 2010
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.14 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v3i2.2302

Abstract

Universitas Trunojoyo, sebagai satu-satunya Institusi Pendidikan Tinggi Negeri di Madura terus bertekad untuk selalu meningkatkan kinerjanya. Keberadaanya yang tidak pernah berhenti untuk dicari oleh masyarakat membuat persaingan Universitas tersebut semakin ketat hingga ke tingkat Fakultas dan Program Studi. Dirjen Dikti telah memasukkan pengukuran kinerja dalam pengelolaan pendidikan tinggi sebagai format manajemen baru yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk adanya penilaian, Akreditasi dan evaluasi diri Institusi yang dilakukan terhadap Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri Maupun Perguruan Tinggi Swasta. Saat ini untuk mengevaluasi dan menilai kinerja dari suatu manajemen terdapat metode performance prism. Metode ini memiliki lima segi yaitu untuk atas dan bawah adalah satisfaction dari stakeholder dan kontribusi stakeholder. Berdasarkan hasil penelitian sistem pengukuran kinerja Program Studi Teknik Industri memuat 40 KPI yang meliputi, 5 KPI fasilitas perkuliahan dan praktikum, 14 KPI untuk karakteristik dosen, 15 KPI karakteristik mahasiswa, dan 6 KPI untuk program Program Studi. Kata kunci: pengukuran kinerja, performance prism, stakeholder AbstractTrunojoyo University, as the sole State Institutions of Higher Education in Madura continues determined to always improve performance. Existence that never ceases to search for the University community to make the competition is getting tight down to the Faculty. Director General of Higher Education has included performance measures in the management of higher education as the new management format that aims to improve the quality of higher education in a sustainable manner. This is done for the assessment, accreditation and self-evaluation conducted on Institutions of Higher Education State Universities both Nor Private Colleges. Currently, to evaluate and assess the performance of management there is a method of performance prism. This method has five aspects namely for the upper and lower is the satisfaction of the stakeholders and contribution of stakeholders. Based on the results of performance measurement systems Department of Industrial Engineering contains 40 KPIs which include, 5 KPI lecture and lab facilities, 14 key performance indicators for the characteristics of lecturers, 15 KPI characteristics of students, and 6 key performance indicators for program majors. Keywords: performance measurement, performance prism, stakeholders