cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
alfian@trunojoyo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rekayasa@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang - Kamal, Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
REKAYASA
ISSN : 02169495     EISSN : 25025325     DOI : https://doi.org/10.21107/rekayasa
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Science and Technology, In the the next year publication, Rekayasa will publish in two times issues: April and Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 504 Documents
Studi Potensi Kualitas Air Wilayah Tambak dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Sidoarjo Farid, Akhmad
Rekayasa Vol 1, No 1: April 2008
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.538 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v1i1.2169

Abstract

This research was done on April 2007 until ]uni 2007, with study area at 8 kecamatan in Kabupaten Sidoarjo, for the purpose of analysing water quality condition supporting tambak activities and to clasify tambak, river and beach water based onparameter used. A Geographical Information System (GIS) was used toanalize water quality parameters using Arclnfo and Arc Viewsoftware. Dissolved oxygen, ammonia, nitrate, nitrite, orthophosphate, unionised hydrogen acid, temperature, pH and salinity was measured. There was an indication of unionised hydrogen acid pollution found at tambak sampling area (0,062 - 6,059 ppm) and also at the river and beach (0,613 - 7,796 ppm). High eutrofication of orthophos phate exist in all of study areas (tambak:0,968 - 3.065, river and beach: 0,968 - 1,936 ppm) while only some study areas being polluted by ammonia (0,113 -0,159 ppm). Pond's salinity and temperature also range beyond the normal valuefor tambak activities. The classification result for tambak in Kabupaten Sidoarjo is 2,3 and 4 (lightly polluted, moderately polluted and highly polluted ) and for the river and beach all are included into highly polluted.
RESPON TANAMAN TEMBAKAU RAJANGAN MADURA (NICOTIANA TABACUM L.) VARIETAS PRANCAK-N2 TERHADAP PEMBERIAN DOSIS PUPUK NPK Munir, Ahmad Arsyad; Tripatmasari, Mustika; Arif, Miftahul Lazuardi
Rekayasa Vol 3, No 1: April 2010
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.309 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v3i1.2287

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tanaman tembakau rajangan madura (Nicotiana tabacum L.) varietas prancak-N2 terhadap pemberian dosis pupuk NPK. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (sederhana) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu P0 = Galat 0 g/tanaman, P1 = NPK 5 g/tanaman, P2 = NPK 7 g/tanaman, dan P3 = NPK 9 g/tanaman. Dengan parameter pengamatan Tinggi tanaman, Jumlah daun, Luas daun, Bobot segar bagian atas tanaman (g), Bobot segar bagian bawah tanaman (g), Bobot segar total tanaman (g), Bobot kering bagian atas tanaman (g), Bobot kering bagian bawah tanaman (g), Bobot kering total tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman tembakau rajangan Madura (Nicotiana tabacum L.) varietas prancak-N2 lebih efektif menggunakan dosis pemupukan NPK 7 g/tanaman dalam meningkatkan produksi yaitu pada luasan daun tembakau. Kata kunci: Tembakau Rajangan Madura, Nicotiana tabacum L, Dosis Pupuk NPK AbstractThe Aim of this research is to study the response of tobacco plants sliced madura (Nicotiana tabacum L.) varieties Prancak-N2 towards fertilizer dose of NPK. This research use randomized block design (simple) with 4 treatment and 3 replication are P0 = error 0g/plant, P1 = 5gNPK/plant, P2 = 7g NPK/plant and P3 = 9g NPK/plant. The observation parameters are plant height, leaf number, leaf area, fresh weight of plant parts (g), lower plant fresh weight (g), total plant fresh weight (g), the top of the plant dry weight (g), dry weight parts bottom of the plant (g), total dry weight (g). The results showed that tobacco plants sliced Madurese (Nicotiana tabacum L.) varieties-N2 Prancak more effective use of NPK fertilizer dose of 7 g/plant in increasing the production of tobacco leaf in the area. Keywords: sliced Madura Tobacco, Nicotiana tabacum L, the dose of NPK
Perkembangan Bioteknologi di Indonesia Ummi Wasilah; Siti Rohimah; Mukhamad Su’udi
Rekayasa Vol 12, No 2: Oktober 2019
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.054 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v12i2.5469

Abstract

Bioteknologi telah berkembang di Indonesia sejak lama namun cenderung lambat dikarenakan oleh beberapa faktor. Faktor pertama adalah minimnya dana penelitian dalam bidang bioteknologi. Penelitian bioteknologi dibutuhkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk serta pengetahuan tentang bioteknologi. Faktor lain yaitu rendahnya sumber daya manusia, fasilitas dan kebijakan pemerintah yang terkesan memperpanjang proses pemasaran produk rekayasa genetika. Bioteknologi memiliki peranan positif bagi dunia pertanian, kesehatan serta lingkungan. Dalam dunia pertanian, bioteknologi membantu untuk mengurangi krisis pangan, memperbaiki kualitas pangan dan meningkatkan jumlah produksi hasil pertanian. Di bidang kesehatan, bioteknologi dapat mendiagnosis suatu penyakit genetis maupun non genetis serta mengobati penyakit tertentu. Dalam bidang lingkungan, bioteknologi dapat meningkatkan kualitas lingkungan yang telah tercemar seperti remediasi, bioleaching, mengurangi sampah plastik dengan memproduksi bioplastik serta memproduksi pupuk hayati yang ramah lingkungan.Development of Biotechnology in IndonesiaABSTRACTBiotechnology has developed in Indonesia for a long time but tends to be slow due to several factors. The first factor is the lack of research funding in the field of biotechnology. Biotechnology research is needed to increase the quantity and quality of products and knowledge about biotechnology. Other factors are low human resources, facilities, and government policies that seem to extend the marketing process of genetic engineering products. Biotechnology has a positive role for the world of agriculture, health and the environment. In the world of agriculture, biotechnology helps to reduce the food crisis, improve food quality and increase the amount of agricultural production. In the health sector, biotechnology can diagnose a genetic and non-genetic disease and treat certain diseases. In the environmental field, biotechnology can improve the quality of polluted environments such as remediation, bioleaching, reducing plastic waste by producing bioplastics and producing environmentally friendly biological fertilizers.Keywords: biotechnology, factors, agriculture, health, environment
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU BERDASARKAN ALIRAN BIAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FIFO (STUDI KASUS DI PJ. MADURA SARI SAMPANG) Cahya, Septian Adi Dwi; Maflahah, Iffan; Muktamar, Mohamad Fuad Fauzul
Rekayasa Vol 6, No 1: April 2013
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v6i1.2099

Abstract

Persediaan barang merupakan sesuatu yang dimiliki perusahaan berupa barang untuk bisa dijual kembali. Perusahaan mempunyai persediaan barang biasanya berupa bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi. Kondisi persediaan barang bagi perusahaan berperan penting dan mempunyai pengaruh secara langsung terhadap kelayakan usaha. Oleh karena itu analisis persediaan barang yang tepat menjadi sesuatu hal yang sangat diperlukan bagi perusahaan. Salah satu analisis untuk menentukan persediaan barang adalah dengan menggunakan metode FIFO. Metode FIFO merupakan suatu metode penilaian persediaan yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan yang mempunyai kondisi bahan baku yang semakin meningkat di setiap periodenya. Penggunaan metode FIFO pada penelitian kali ini akan diterapkan di PJ Madura Sari Sampang Khususnya pada produk jamu galian rapet wangi. Produk jamu galian rapet wangi merupakan salah satu produk unggulan yang dimiliki oleh PJ Madura Sari dengan rata-rata penjualan yang cukup tinggi dibanding produk-produk lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode FIFO mempunyai nilai harga pokok penjualan yang lebih rendah dibanding metode rata-rata tertimbang yang digunakan oleh perusahaan yaitu sebesar Rp 108.107.000 untuk metode FIFO dan Rp 108.453.489 untuk metode rata-rata tertimbang. Dari hasil analisis harga pokok penjualan dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan sebesar Rp 346.489. Pada perbandingan nilai persediaan akhir menunjukkan bahwa metode FIFO menghasilkan nilai yang lebih tinggi dari pada metode rata-rata tertimbang yaitu sebesar Rp 26.083.000 sedangkan untuk metode rata- rata tertimbang yaitu sebesar Rp 25.889.510.
Analisa Manajemen Resiko Keamanan Informasi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama XYZ Santosa, Iwan; Kuswanto, Dwi
Rekayasa Vol 9, No 2: Oktober 2016
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.489 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v9i2.3347

Abstract

Studi Keruangan Pertumbuhan Sektor Industri Kecil dan Menengah Kabupaten Bangkalan Hasan, Fuad
Rekayasa Vol 2, No 2: Oktober 2009
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2033.909 KB) | DOI: 10.21107/rys.v2i2.2200

Abstract

Small and medium industries, although not supported by big capital, but more able to survive in times of crisis. The purpose of this research is to determine the potential growth at small and medium industries in the district Bangkalan that has the potential small and medium industries, especially in the sectors of food, beverages and tobacco. Also small and medium industries in Bangkalan District also experienced such a rapid growth. Convergence of the distribution sector small and medium industries in the District Bangkalan business sector is dominated by food, beverages and tobacco. These business sectors are in Sub district Arosbaya, Bangkalan, Blega, Burneh, Galis, Kamal, Klampis, Kokop, Konang, Kwanyar, Labang ,Socah dan Tanah Merah. While the business sector and wood products are in District Sepulu, Tanjung Bumi and Tragah. Last is the business sector, non-metallic minerals products are in Sub Geger and Modung. Growth of small and medium industries in the District zs influenced byfactorsofBangkalan capital, the location associated with the distance to economic centers and duration of effort. While the amount o{labor does not have a significant effect on development of small and medium industries in the District  ofBangkalan.Keywords: SMEs, Balassa index, Regression nalysis
UPAYA MENGURANGI POLUSI UDARA PADA PROSES PRODUKSI KALSIUM OKSIDA DI SENTRA INDUSTRI KECAMATAN MANYAR, GRESIK Ansori, Nachnul
Rekayasa Vol 4, No 1: April 2011
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.058 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v4i1.2327

Abstract

Industri kalsium oksida Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik adalah salah satu bagian dari usaha kecil menengah dibidang pembuatan kapur aktif (kalsium oksida). Pergeseran paradigma bisnis mulai merambah ke produk yang lebih akrab terhadap lingkungan, sehingga diharapkan produk lebih memperhatikan dampak negatif terhadap lingkungan yang seminimal mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi tata kelola (mitigasi) penanganan Risiko terkait dengan aktivitas produksi yang terjadi dalam business proses industri kalsium oksida. Identifikasi aspek dan dampak lingkungan dalam siklus produksi sangat berperan dalam mengevaluasi dampak dimasing-masing tahapan business proses. Evaluasi dampak menggunakan skoring BAPEDAL. Proses evaluasi dilanjutkan dengan pemetaan Risiko menggunakan peta Risiko untuk mengetahui keberadaan Risiko sekaligus untuk dapat merumuskan pola penanganan Risiko utamanya pada business proses yang memiliki nilai yang signifikan memberikan konstribusi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Perangkat yang digunakan untuk menidentifikasi aspek dan dampak lingkungan berupa material balance. Skoring BAPEDAL merupakan instrumen untuk mengevaluasi dampak yang dihasilkan, sedangkan peta Risiko sebagai alat bantu untuk memetakan pola penanganan (mitigasi) Risiko. Dari hasil analisa diperoleh skor signifikan 39.375 pada aktivitas pembakaran dan kuadran I (satu) pada pola penangangan (mitigasi) Risiko berupa (1) Menggunakan kayu kering dan padat (2)  Tidak mencampur bahan pembakar dengan karet atau plastik (3) Memastikan kalsium karbonat mengandung sedikit air (H2O) (4) Memperbanyak tanaman yang memiliki daun lebar/banyak untuk mempermudah menyerap CO2 di sekitar tungku pembakaran (5) Pemakaian masker pernapasan. Kata kunci: Material Balance, BAPEDAL, Mitigasi Risiko, Kalsium Oksida,, Polusi AbstractCalcium Oxide Industry of Manyar District is one of small and medium enterprise in producing calcium oxide. Business perspective paradigm starts moving to green product. Therefore, product expected to environmental friendly and has minimum impact toward the environment. This research is to gain in mitigating risk concern with the activity of calcium oxide business process. Aspect and impact identification are used to evaluate impact each activity of business process. BAPEDAL scoring used to quantify the impact hence risk maping is to determine the position of the risk. Risk maping is to establish executing model in reducing or preventing the impact. Material balance used to identify the aspect and impact. The result of scoring through BAPEDAL is 39.375 of burning process, and quadrant I as its position. Mitigating action of the risk should be; (1) using dried and hard wood (2) no mixing rubber materials burning or plastic (3) calcium carbonat compound with less water (4) planting many tree which large or much leave (5) using masker Keywords: Material balance, BAPEDAL, Risk Mitigation, Calcium Oxide, Polution
Pengaruh Penambahan Limbah Botol Plastik dan Variasi Fly Ash terhadap Penyerapan Paving Blok Ramah Lingkungan Diana, Anita Intan; Fansuri, Subaidillah
Rekayasa Vol 13, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.254 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v13i1.5886

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah non organik yang tidak mudah terurai, sehingga keberadaannya sangat mengganggu lingkungan. Atas dasar ini dibutuhkan alternatif dalam pemanfaatannya. Material lainnya yang dapat di substitusi sebagai bahan campuran paving blok adalah fly ash. Fly ash merupakan hasil pembakaran batu bara pada tungku pembangkit listrik tenaga uap. Berdasarkan latarbelakang diatas rumusan penelitian ini “bagaimana pengaruh penambahan limbah botol plastik dan variasi penambahan abu terbang (fly ash) terhadap penyerapan paving blok ramah lingkungan”. Penelitian ini menggunakan perbandingan 1Pc : 4 Ps dengan variasi fly ash 10%, 20%, 30%, 40%, 50% dari berat semen dan limbah plastik sebesar 0,5% dari total campuran. Hasil pengujian di laboratorium menunjukan bahwa ada pengaruh secara simultan penambahan variasi fly ash terhadap penyerapan paving block. Secara berurutan hasil penyerapan yaitu 8.62%, 9.46%, 7.26%, 10.33%, 11.86%, dan 11.66%. Model persamaan regresi yang diperoleh Y = 8,047 + 0,073 X. Dengan demikian mutu paving block dalam penelitian ini masuk ke dalam mutu D diperuntukan untuk taman kota.
Investigasi Keberadaan dan Arah dari Pipa Bawah Tanah dengan Metode Kelistrikan Mahmudi, Agus; Kuspijani, Kuspijani
Rekayasa Vol 1, No 1: April 2008
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3275.157 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v1i1.2160

Abstract

The research to investigate existence and direction of underground pipe has been done. Thepipe has 10 cm deep on the sand, and it determines the potential distribution by using 10 cm grid on 140 x 280 cm size ·of grid. Finally, existence and direction of underground pipe was identified that indicated with highest potential anomaly between surrounding.
Rancang Bangun Mesin Hot Press untuk Recycle Plastik Hdpe dan Karakterisasi Pengaruh Temperatur Pemanasan Waktu Pemanasan dan Temperatur Pembukaan terhadap Cacat Flashing Cacat Warpage dan Konsumsi Energi Pencetakan Arendra, Anis; Akhmad, Sabarudin
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.84 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3612

Abstract

Permasalahan sampah menjadi permasalahan yang belum juga mendapatkan solusi yang tepat. Terlebih sampah plastik yang membutuhkan waktu sangat lama untuk bisa terurai. Kondisi di lingkungan masyarakat yang belum memiliki teknologi yang dapat mengolah sampah menyebabkan lingkungan semakin tercemar dengan semakin banyaknya sampah. Kondisi saat ini mesin daur ulang plastik harganya mencapai ratusan juta. Sehingga diperlukan mesin yang herganya terjangkau namun berfungsi sama dengan mesin yang ada di pasarann. Penelitian ini  menciptakan mesin Hot Press untuk daur ulang plastik HDPE. Mesin hot press adalah  sebuah mesin yang dapat mendaur ulang limbah plastik HDPE dan memiliki keunggulan yaitu portable, ringan, ukuran lebih kecil dan harganya terjangkau. Setelah melalui tahap perancangan dan pembuatan, maka proses selanjutnya yang diuji adalah mengetahui karakteristik mesin Hot Press. Pengujian dilakukan dengan analisis faktorial 23 untuk mengetahui pengaruh faktor A (temperatur pemanasan), faktor B (waktu pemanasan) dan faktor C (temperatur pembukaan) terhadap cacat Flashing cacat Warpage  dan konsumsi energi pencetakan. Berdasarkan pengujian, diketahui interaksi faktor A dan B serta interaksi faktor B dan C berpengaruh signifikan terhadap cacat flashing. Faktor A, faktor C dan interaksi faktor A,B dan C berpengaruh signifikan terhadap cacat warpage, sedangkan pada respon Konsumsi energi, yang berpengaruh signifikan adalah faktor A, faktor B dan interaksi faktor A dan B. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diketahui karakteristik mesin Hot Press.Kata Kunci: Plastik HDPE, Mesin Hot Press, Cacat flashing, Cacat warpage, Konsumsi energi