cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
alfian@trunojoyo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rekayasa@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang - Kamal, Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
REKAYASA
ISSN : 02169495     EISSN : 25025325     DOI : https://doi.org/10.21107/rekayasa
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Science and Technology, In the the next year publication, Rekayasa will publish in two times issues: April and Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 504 Documents
STUDI SEBARAN SEDIMEN SECARA VERTIKAL DI PERAIRAN SELAT MADURA KABUPATEN BANGKALAN Vivieta Rima Radhista; Aries Dwi Siswanto; Eva Ari Wahyuni
Rekayasa Vol 6, No 2: Oktober 2013
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.526 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v6i2.2092

Abstract

Profil sedimen secara vertikal menjadi salah satu indikasi untuk mempelajari kronologis suatu wilayah, termasuk pantai dan pesisir. Pemahaman ini penting untuk mengetahui pola sedimentasi yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui stratifikasi sedimen sebagai bahan awal untuk mempelajari pola sedimentasi di perairan sekitar Jembatan Suramadu. Materi utama penelitian adalah substrat sedimen pada profil kedalaman di 5 stasiun, dan didukung data parameter hidrooseanografi. Analisa contoh sedimen menggunakan skala Wentworth sesuai metode Buchanan (Siswanto, 2010). Hasil visualisasi lapang dan analisa laboratorium atas contoh substrat sedimen menunjukkan bahwa jenis sedimen pada 5 stasiun menunjukkan variasi meski tidak signifikan, dengan dominasi secara umum adalah pasir dan ketebalan yang relatif beragam. Profil jenis sedimen sesuai kedalaman pada kedua sisi Jembatan Suramadu relatif berbeda, pasir berbatu pada sisi barat dan pasir berlumpur pada sisi timur.
Jumlah Koloni pada Media Kultur Bakteri yang Berasal dari Thallus DAN Perairan Sentra Budidaya Kappaphycus Alvarezii di Sumenep Arisandi, Apri
Rekayasa Vol 9, No 1: April 2016
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.824 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v9i1.3332

Abstract

USULAN PENERAPAN METODOLOGI DMAIC UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BERAT PRODUK DI LINI PRODUKSI FILLING (STUDI KASUS: PT JAVA EGG SPECIALITIES) Surbakti, Feliks Prasepta S.; Tukiran, Martinus; Natalia, Agnes
Rekayasa Vol 4, No 1: April 2011
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.505 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v4i1.2304

Abstract

PT. Java Egg Specialities merupakan salah satu perusahaan industri makanan yang memproduksi berbagai macam hasil olahan telur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, seringkali ditemukan terjadi ketidaksesuaian kualitas pada produk akhir. Ketidaksesuaian kualitas ini ditemukan pada lini produksi filling yang di dalamnya terdapat kegiatan penimbangan berat. Berat produk yang dihasilkan seringkali tidak mencapai target yang diinginkan atau memiliki variasi yang cukup besar. Masalah tersebut dicari alternatif pemecahannya dengan metode Six Sigma. Pada metode ini penelitian dilakukan melalui 5 tahapan DMAIC yaitu: define, measure, anayze, improve, dan control, di mana di dalamnya terdapat banyak penggunaan metode dan tools kualitas. Tahap define mengidentifikasi hubungan antara elemen-elemen produksi dengan diagram SIPOC, pembuatan flow chart untuk identifikasi proses filling, penentuan critical to quality yang diteliti, yaitu berat produk. Tahap measure dilakukan pengukuran dengan peta kendali X-bar S dan diperoleh Cp 1,09 dan Cpk 0,95 untuk kemasan pouch, dan Cp 1,09 serta Cpk 1,08 untuk botol. Nilai-nilai ini mengindikasikan kapabilitas proses baik untuk kemasan botol maupun pouch tidak baik. Seluruh hasil perhitungan dianalisis pada tahap analyze, pembuatan diagram fishbone, dan FMEA. Akar penyebab dari setiap faktor ketidaksesuaian berat adalah pengaruh setting mesin. Pelaksanaan eksperimen menggunakan metode One Way ANOVA untuk mencari alternatif terbaik mengenai berapa banyak putaran spindle pada setting mesin. Kata kunci: Six Sigma, DMAIC, Berat Produk, Kapabilitas Proses, ANOVA. AbstractPT. Java Egg Specialities is one of manufacturing company which produce various kinds of processed egg. According to the research done, the nonconformance final products were found frequently. This nonconformance quality is found in filling line production in which there is weighting activity inside. The main problem is product weights do not meet the target wanted or having much enough variation produced frequently. The problem is sought an alternative solution with Six Sigma method. In this method research is done through 5 DMAIC steps, namely: defined, measure, analyze, improve, and control, which is many method and quality tools used inside. Define phase identifies the relationship between production elements in SIPOC Diagram, makes a flow chart to identify filling process, and determine the critical to quality to be examined which is product weight. Measure phase is done measurement with X-bar S control chart, all out of control values is eliminated and then calculating the capability process. Cp is obtained 1.09 and Cpk 0.95 for pouch packaging, and Cp1.09 and Cpk 1.08 for bottle which it means all the capabilities were not good. All of the calculation results is analyzed in analyze phase, making the fishbone diagram, and FMEA. The root cause from each factor of weight nonconformance is machine setting. The executing experiment used One Way ANOVA method to find the best alternative about how many cycle of spindle. According to the research results there is no significant influence in many cycle of spindle. Keywords: Six Sigma, DMAIC, Product Weight, Process Capability, ANOVA.
Penentuan Kriteria dan Strategi Dalam Menghadapi Peperangan Kepulauan dengan Pendekatan Dematel - ANP Didit Herdiawan; Ahmadi Ahmadi; Haryanto Wibowo
Rekayasa Vol 13, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1741.884 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v13i1.5872

Abstract

TNI Angkatan Laut merupakan salah satu komponen pertahan Negara di laut. Dihadapkan dengan dinamika lingkungan strategis maka TNI AL harus mampu untuk meningkatkan kemampuan pertahanan untuk dapat mengatasi ancaman peperangan permukaan, peperangan amfibi, peperangan khusus (anti nubika, anti teror dan lawan sabotase bawah air), serta kemampuan Anglamil (Angkutan Laut Militer). Melihat kondisi geografis Indonesia yang merupakan Negara Kepulauan dengan beraneka ragam konfigurasi geografi yang dimiliki, maka TNI AL dapat menjadikan kondisi geografis ini sebagai strategi dalam pertempuran yaitu Peperangan Kepulauan. Berdasarkan latarbelakang tersebut maka perlu adanya penentuan kriteria yang secara objektif dapat mempengaruhi dari model strategi TNI AL dalam usaha untuk memenangkan Peperangan Kepulauan. Sehingga diperoleh pilihan strategi yang tepat untuk melaksanakan Peperangan Kepulauan. Untuk membahas permasalahan tersebut digunakan pendekatan DEMATEL (Decision Making Trial and Evaluation Laboratory) untuk melihat hubungan keterkaitan antar kriteria dan subkriteria. Kriteria utama yang diperoleh adalah Konstelasi Geografi, Taktik Peperangan Kepulauan, Postur Kekuatan TNI AL, Kekuatan Negara Ancaman dan Peran Dawilhanla. Kemudian dilakukan perancangan model dalam pemilihan strategi Peperangan Kepulauan dengan pendekatan ANP (Analytic Network Process). Hasil dari pengolahan data yang dilakukan diperoleh bobot prioritas alternatif yang terpilih yaitu Decisive Battle (0,06369), Blockade (0,06120) dan Fleet in Being (0,04800). Selain itu dilaksanakan analisis BOCR (Benefit, Opportunity, Cost and Risk) diperoleh hasil berdasarkan skenario standar Fleet in Being dengan bobot 0,56233, skenario pesimis terpilih alternatif Decisive Battle dengan bobot 0,09169 dan skenario realistis terpilih alternatif Decisive Battle dengan bobot 0,02237.Kata Kunci:      DEMATEL, ANP, Peperangan Kepulauan, Analisis BOCR (Benefit, Opportunity, Cost and Risk).
RANCANG BANGUN APLIKASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF (E-LEARNING) MANASIK HAJI MENGGUNAKAN PENDEKATAN LTSA Rahmanita, Eza; Koeshardianto, Meidya
Rekayasa Vol 5, No 2: Oktober 2012
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.426 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v5i2.2129

Abstract

Haji merupakan rukun islam ke lima, ibadah haji adalah perjalanan suci yang memerlukan kesiapan fisik dan mental serta pengetahuan tentang manasik haji dan proses pelaksanaan ibadahnya. Media pembelajaran interaktif mengenai tata cara pelaksanaan manasik haji akan sangat mendukung niat seseorang untuk melaksanakan ibadah haji ini, karena media ini menjadi alat bantu ajar bagi para calon jemaah haji supaya dapat melaksanakan ibadah haji ini dengan benar ketika nantinya mereka benar-benar berada di tanah suci. Sehingga setelah mempelajari media ini mereka nantinya akan memiliki keinginan juga untuk menunaikan ibadah haji. Aplikasi ini mengadopsi sebuah standar teknologi, Learning Technology System Architecture (LTSA), yaitu sebuah standar internasional untuk penunjang sistem pembelajaran yang didukung oleh teknologi informasi. Aplikasi ini menggunakan layer 3 yang mendiskripsikan komponen dasar Arsitektur pada LTSA, standar ini dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). Hasil  dari penelitian ini adalah aplikasi multimedia pembelajaran interaktif yang di dalamnya memuat tentang tata cara atau tutorial manasik haji, drill and practice, simulasi dan  problem-solving, dowload materi atau file manasik haji. Sedangkan berdasarkan polling atau quisioner yang di lakukan oleh penulis terhadap 74 orang yang terdiri dari masyarakat muslim secara umum, KBIH (Kelompok Bimbingan Haji), Orang yang sudah pernah menunaikan ibadah haji dan orang yang sudah mengikuti manasik haji tapi belum melaksanakan haji, maka dihasilkan sebagai berikut : yang mengatakan bahwa web manasik haji ini sangat bagus ada sekitar 42 %, yang mengatakan bagus 31 % , 23 %  mengatakan biasa dan 4 % mengatakan jelek.
Mesin Pencacah Cengkeh Fauzi, Ahmad Sulhan; Predianto, Engga; Rhohman, Fatkur
Rekayasa Vol 10, No 1: April 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.819 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i1.3605

Abstract

Telah dirancang mesin pencacah cengkeh untuk skala home industry dengan modifikasi model pisau dan sistem perajangan. Perancangan mesin menggunakan variasi model pisau, pisau pertama berbentuk memanjang horisontal dengan dimensi alas pisau 15 mm, tinggi pisau 3 mm, panjang 150 mm. Pisau kedua dengan bentuk zigzag horisontal dengan dimensi alas pisau 20 mm, tinggi 3 mm, panjang 50 mm. Modifikasi bentuk pisau ini diharapkan memberikan perbedaan hasil cacahan yang halus dan teratur. Dalam perancangan mesin pencacah cengkeh ini juga ditentukan daya motor yang akan digunakan yaitu 0,4625 HP pada putaran 1.400 Rpm. Perancangan mesin pencacah cengkeh ini diharapkan bisa menghasilkan mesin yang sederhana dan mudah digunakan dengan kualitas yang baik, untuk kapasitas pencacahan kurang lebih 5 kg/jam. Dengan menggunakan mesin pencacah ini dalam jangka panjang diharapkan bisa membantu meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah penghasil cengkeh.Kata Kunci: model pisau, sistem perajangan, hasil cacahan. ABSTRACTIt has been designed clove slicer machine for home industry scale with knife modification and slicer system. The machine used a variation of the knife model, the first knife was horizontally elongated with the dimensions of the knife layer 15 mm, 3 mm height, 150 mm length and the knife length 50 mm. The second knife with a horizontal zigzag with the dimensions of the layer knife 20 mm, 3 mm height, 50 mm long. The modification of knife shape is expected to give the good difference and orderly sliced results. In designed of this machine also determined the clove slicer force motor power, it will be used 0.4625 HP at 1,400 Rpm. The design of clove slicer machine is expected to produce a simple and easy to use machine in good quality, for slicering capacity of approximately 5 kg/hour. In the future, using this slicer machine is expected to improve income of the clove-producing societies.Keywords: knife, slicer system, sliced result.
Evaluasi Sarana Produksi Pangan Industri Tahu di UD Sumber Makmur Maflahah, Iffan; Nazalina, Arinda Venska; Fakhry, Muhammad
Rekayasa Vol 12, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.3 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v12i1.5311

Abstract

ABSTRAKTahu merupakan produk olahan makanan yang berasal dari kedelai. Tahu sering kita jumpai mulai di warung sederhana hingga pusat perbelanjaan modern, harga yang relatif terjangkau membuat salat satu olahan yang terbuat dari kedelai ini menjadi makanan favorit bagi semua kalangan. Evaluasi sarana produksi pangan industri tahu di UD Sumber Makmur bertujuan agar perusahaan mengetahui cara menjaga keamanan pangan sarana produksi dengan berpedoman pada Good Manufacturing Practices (GMP). GMP sendiri merupakan pedoman cara berproduksi pangan supaya produsen pangan memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan untuk menghasilkan produk pangan yang bermutu dan aman dikonsumsi sesuai dengan tuntutan konsumen. Adapun 14 aspek GMP yang harus diterapkan pada perusahaan pangan. Hasil penilaian mutu sarana pengolahan pangan di UD Sumber Makmur masuk dalam kategori IV yaitu Kurang, dengan jumlah ketidaksesuaian untuk kategori minor sebanyak 1 penyimpangan, kategori mayor 2 penyimpangan, kategori serius 3 penyimpangan, dan untuk kategori kritis 1 penyimpangan. Kata Kunci: Tahu, UD Sumber Makmur, Good Manufacturing Practices (GMP)Evaluation of Tofu Industry Production Facilities at UD Sumber MakmurABSTRACTTofu is a processed food product derived from soybeans. Tofu that we often find everything from simple stalls to modern shopping centers, the relatively affordable price of making one processed prayers made from soybeans is a favorite food for all people. The evaluation of the food production facilities of the tofu industry at UD Sumber Makmur aims to let the company know how to maintain food safety of production facilities by referring to Good Manufacturing Practices (GMP). GMP itself is a guideline on how to produce food so that food producers meet the specified requirements to produce quality food products that are safe for consumption in accordance with consumer demands. The 14 aspects of GMP must be applied to food companies. The results of the assessment of the quality of food processing facilities in UD Sumber Makmur fall into category IV, namely Less, with the number of nonconformities for minor categories as much as 1 deviation, major category 2 deviations, serious categories 3 deviations, and for critical categories 1 deviation.Keywords: Tofu, UD Sumber Makmur, Good Manufacturing Practices (GMP)
PRODUKSI PUPUK NPK-Mg MURAH DARI LIMBAH TERNAK AYAM DAN LIMBAH GARAM Sidik, Rahmad Fajar; Ahied, Mochamad
Rekayasa Vol 8, No 2: Oktober 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.869 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v8i2.2069

Abstract

Produksi pupuk lengkap seperti NPK, merupakan komoditi yang sangat penting bagi penduduk negara agraris seperti Indonesia. Pupuk NPK yang telah diperkaya dengan mineral Mg dan K dapat diproduksi dengan menggabungkan teknologi Bokashi limbah kotoran ayam dan kristalisasi limbah garam. Melalui teknologi Bokashi (EM-4) kotoran ternak ayam diperoleh pupuk organik dengan komposisi hara N:P:K berturut-turut sebanyak 1,2:1,65:0,5% dalam waktu dua minggu. Perbandingan campuran EM-4, tetes tebu, dan air pada proses produksi adalah 1:10:50 (b/b). Mineral yang potensial untuk ditambahkan pada pupuk organik diperoleh dari kristalisasi limbah garam (bittern) dengan basa Ca(OH)2 dan memperoleh komposisi campuran mineral Na:Mg:K:Ca sebanyak 0,56:1,24:29,36:53,84%. Formulasi pupuk organik (NPK) dengan mineral K dan Mg dari bittern dilakukan dengan rasio 10:1(b/b). The complete fertilizer production, such as NPK, is a very important commodity for the inhabitants of an agrarian country like Indonesia. NPK fertilizer which has been enriched with Mg and K minerals can be produced by combining the Bokashi technology (EM-4) of chicken manure and the salt waste (bittern) crystallization. Through Bokashi technology of chicken manure obtained organic fertilizer with it’s composition of NPK such as 1,2:1,65:0,5% within two weeks. The mixing ratio of EM-4, molasses, and water in the production process is 1:10:50 (w/w). The macro mineral, Mg and K can obtained from salt waste crystallization with a base Ca(OH)2 and the composition of mineral mixture of Na, Mg, K and Ca as much as 0,56:1,24:29,36:53,84%. The formulation of organic fertilizer (NPK) with mineral K and Mg from bittern performed with 10:1(w/w) ratio.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN BERBASIS SPENCER DENGAN METODE ANALITYCAL HIERARCY PROCESS (STUDI KASUS BAPERJAKAT UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA) Khotimah, Bain Khusnul
Rekayasa Vol 4, No 2: Oktober 2011
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.064 KB) | DOI: 10.21107/rys.v4i2.2338

Abstract

AbstrakDalam penentuan karyawan berprestasi pada bagian kepegawaian khususnya Universitas Trunojoyo (BAPERJAKAT) terdapat beberapa faktor yang menjadi penilaian. Penelitian ini melakukan penilaian kinerja karyawan dengan berbasis Competencies for Executive Leadership Development yakni pengetahuan tentang pekerjaan, kreativitas, perencanaan, pelaksanaan instruksi, pelaksanaan deskripsi tugas, kualitas kerja, kerja sama dan sikap terhadap karyawan lain, inisiatif, kehandalan, kehadiran, sikap pekerjaan, keuletan, dan kejujuran. Kompetensi tersebut dirangkum oleh spencer menjadi standart penilaian yang akan dibandingkan dengan penilaian DP3 untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan yang mempunyai kemampuan analisa pemilihan karyawan berprestasi. Metode yang digunakan untuk perhitungan pembobotan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP), di mana masing-masing kriteria dihitung berdasarkan uji konsistensi untuk dijadikan pembobotan pada setiap karyawan. Sedangkan hasilnya berupa perangkingan untuk pengambil keputusan yang terkait dengan masalah pemilihan karyawan berprestasi, sehingga akan didapatkan karyawan yang paling layak diberi rekomendasi ke jenjang selanjutnya. Untuk mengambil suatu keputusan tergantung dari kuota yang ada dan urutan tertinggi dari perangkingan sebagai prioritas yang paling diutamakan. Pada perhitungan menggunakan kriteria kompetensi Spencer menghasilkan skor 3.1 dan AHP 2.94 . dan Metode Spencer merupakan metode penilaian yang terbaik karena mempunyai rentang pembobotan yang kecil karena kriteria lebih banyak. Kata kunci: AHP, kompetensi Spencer, kinerja karyawan, pembobotan AbstractThe determination of employees on the personnel, especially the University Trunojoyo (Baperjakat) there are several factors that assessment. This study assessed the performance-based employees with the Executive Leadership Development Competencies for the knowledge of the work, creativity, planning, implementation instructions, the implementation of job descriptions, work quality, cooperation and attitude toward other employees, initiative, reliability, attendance, work attitude, tenacity, and honesty. Competencies are summarized by Spencer become standard assessment will be compared with the assessment DP3 to build a decision support system that has the ability to analyze the selection of employees. The method used separately weighting calculations using the method of Analytic Hierarchy Process (AHP), in which each criterion was calculated based on the consistency test to be used as the weighting on each employee. While the result is a ranking for decision-makers on issues related to the selection of employees, so will the employees get the most feasible given the recommendation kejenjang next. To take a decision depending on the existing quotas and the highest order of priority ranking as the most preferred. In calculations using the criteria of competence Spencer generate AHP score 3.1 and 2.94. and the method of Spencer is the best method of valuation because it has a small weighting range for more criteria. Key words: AHP, Spencer competency, employees evaluation, weighting range.
Rancang Bangun Ergonomis Alat Semprot Pestisida Jenis Gendong Findiastuti, Weny
Rekayasa Vol 2, No 1: April 2009
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4889.907 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v2i1.2193

Abstract

Mace is a pesticide applicator tool is needed in order to eradicate and control of pests and plant diseases. That is to say that this tool is one tool that should be owned btt afarmer. In the market, carrying a syringe in circulation andfarmers are often used syringe wit'h a tank model of the plate made Of iron and less attention to ersonomics. Wzth that background, it is desigJted in this study carry a syringe w!th ergon mic d szgn approaches,. methods and product development methods and approaclies bwmechamcs. Thzs study_ uses deszgn methods and product development has 4 stages, namely: the planning stage, stage of product divelopment, system-level design phase, repairs ana testing phase to implementation. The analysis was conducted by biomechanics approach. The results obtamed in this study is that there are 4 attributes custoner need to be improved ergonomics approach, namely: handle the pressure, the length of the lever, gri]J desigJt, and design backpack. After repairs done to get the product design concepts carrying Mace better, characterized by calculating the moment of the body segments long products.Keywords: Design, Ergonomics, biomechanics

Page 3 of 51 | Total Record : 504