cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020" : 15 Documents clear
Studi Numerik Perkuatan Balok Beton Bertulang dengan Mengkombinasikan Penggunaan GFRP dan Wire Mesh pada Beton Mutu Normal Agustina, Nadia; Isneini, Mohd.; Alami, Fikri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1301

Abstract

Pada penelitian ini meneliti dua jenis balok yaitu balok beton bertulang normal tanpa perkuatan yang dijadikan balok kontrol (BN) dan balok beton bertulang dengan perkuatan lentur kombinasi GFRP dan Wire mesh (GGWW). Dalam memodelkan beton dan GFRP dideskripsikan sebagai elemen solid, kemudian untuk model baja tulangan dan wire mesh sebagai elemen truss dan model epoksi sebagai elemen cohesive. Interaksi yang diberikan pada hubungan antara baja tulangan dan beton serta hubungan antara epoksi dan wire mesh menggunakan teknik interaksi embedded region kemudian pada hubungan lapisan perkuatan dan lapisan epoksi menggunakan teknik interaksi tie constraint. Berdasarkan input beban maksimum hasil eksperimental, perbedaan persentase lendutan pada model balok BN sebesar 0,79% antara model numerik dan eksperimental kemudian pada model balok GGWW adalah sebesar 31,5%. Pola retak pada model balok BN numerik dan eksperimental menunjukkan tipe retak lentur keseluruhan dan pada model balok GGWW terjadi kegagalan lekatan antara serat beton dan perkuatan (debonding). Kata kunci : perkuatan, lendutan, regangan, debonding.
Investigasi dan Retrofitting Struktur Balok dan Kolom Beton Bertulang dengan Glass Fiber Reinforced Polymer (Gfrp) Clever, Arnaldo; Alami, Fikri; Isneini, Mohd.
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1308

Abstract

Bangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung sudah cukup lama terhenti dan terbengkalai pembangunannya, sehingga memunculkan kekhawatiran akan kekuatan eksisting yang ada jika pembangunan dilakukan kembali. Oleh sebab itu, perlu dilakukan evaluasi dan perkuatan struktur untuk meningkatkan kekuatan dan kelayakan bangunan tersebut.Ada dua metode yang digunakan dalam mengevaluasi bangunan ini yaitu metode survey langsung di lapangan dan metode analisis menggunakan program berbasis FEA. Untuk perhitungan perkuatan digunakan peraturan American Concrete Institute (ACI 440.2R, 2008). Sedangkan material utama perkuatannya digunakan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP).Dari hasil pengolahan data, didapatkan 46,5% dari 43 balok lantai 1 yang ditinjau membutuhkan perkuatan di daerah lentur dan 21,95% dari 41 kolom basement dan lantai 1 yang ditinjau membutuhkan perkuatan di daerah aksial. Pada perhitungan perkuatan balok lentur didapatkan paling banyak 7 lapis material GFRP dan 6 lapis untuk material CFRP. Sedangkan pada perhitungan perkuatan kolom aksial didapatkan paling banyak 8 lapis GFRP dan 7 lapis untuk material CFRP. Element struktur balok lentur yang diperkuat pada penelitian ini memiliki tipe keruntuhan tarik dan untuk struktur kolom aksial yang diperkuat memiliki tipe keruntuhan tekan. Kata kunci :    Evaluasi Struktur, Perkuatan Struktur, GFRP, Balok  dan  Kolom
Evaluasi Desain dan Analisis Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) pada Pembangunan Underpass Di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam Widyastomo, Hardianto; Iswan, Iswan; Jafri, Muhammad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1309

Abstract

Underpass merupakan infrastruktur yang dibangun untuk memberikan solusi kemacetan jalan yang terjadi di sebuah jalan. Untuk membangun sebuah underpass, maka diperlukan suatu dinding penahan tanah untuk menjaga stabilitas lereng sehingga aman dari kelongsororan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevalusasi desain dan menganalisis dinding penahan tanah pada pembangunan underpass yang sudah dibangun di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam depan Universitas Lampung.Pada penelitian ini menggunakan SNI-1726-2012 untuk pembebanan gempa dan SNI-2847-2013 untuk penulangan dinding penahan tanah. Sebelum membangun underpass, diperlukan menghitung stabilitas lereng menggunakan rumus teori Fellinius (1927) agar tidak terjadi kelongsoran. Pada dinding penahan tanah terdapat 3 tekanan tanah lateral yaitu tekanan tanah diam, tekanan tanah aktif, dan tekanan tanah pasif menggunakan rumus teori Coulomb serta terdapat stabilitas guling, stabilitas geser, dan stabilitas daya dukung tanah menggunakan rumus teori Vessic (1975) untuk menentukan faktor keamanan. Selanjutnya dinding penahan tanah dipengaruhi oleh beban merata tambahan dengan menganggap sebagai beban tanah. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pembangunan dinding penahan tanah pada underpass yang sudah dibangun aman terhadap stabilitas guling, stabilitas geser, stabilitas daya dukung tanah, dan gempa. Selanjutnya hasil perhitungan yang didapatkan tulangan geser, tulangan utama, dan tulangan susut pada dinding penahan tanah sudah aman.   Kata kunci:underpass,dinding penahan tanah, tekanan tanah lateral, longsor
Korelasi Nilai Ddt pada Tanah Lempung Daerah Lampung Selatan tang Telah Di Swelling Menggunakan Abu Kelapa Sawit Terhadap Tebal Perkerasan Jalan Raya Dhina, Martha Vepti; Iswan, Iswan; Syah, Aminudin
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1311

Abstract

Kerusakan jalan raya terjadi akibat pengembangan pada tanah dasar (Subgrade) masih cukup tinggi, sehingga dibutuhkan stabilisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai DDT tanah lempung yang telah di swelling menggunakan abu kelapa sawit untuk tebal perkerasan jalan raya.Pengujian laboratorium yang dilakukan adalah uji indeks properties, pemadatan, uji CBR dan swelling. Uji CBR dilakukan pada sampel tanah asli dan yang telah dicampur dengan abu kelapa sawit dengan kadar campuran 6%, 8% dan 10% dengan pemeraman selama 4, 7 dan 10 hari. Uji CBR yang dilakukan adalah CBR Soaked dan Unsoaked.Tanah dari Desa Marga Kaya Lampung Selatan berdasarkan klasifikasi USCS berupa CL atau lempung tak organic dengan plastisitas rendah, sedangkan klasifikasi AASTHO yaitu kelompok A-7-6 tergolong tanah berlempung. Nilai CBR Unsoaked optimum terjadi pada campuran kadar abu 8% dengan pemeraman 7 hari sebesar 19,3%. Nilai CBR Soaked optimum pada campuran abu 8% dengan nilai  2,2%. Ketebalan perkerasan jalan pada CBR Soaked efisien pada campuran abu kelapa sawit 8% dengan ketebalan D1 = 7,5 cm, D2 = 25 cm dan D3 = 40 cm. Nilai swelling optimum pada campuran abu kelapa sawit 10% yaitu sebesar 2,86% termasuk ke dalam potensi pengembangan rendah. Nilai DDT dipengaruhi oleh nilai CBR semakin besar nilai CBR maka DDT akan semakin meningkat.Kata Kunci: Stabilisasi, Abu Kelapa Sawit, California Bearing Ratio, Swelling,  DDT, Tebal Perkerasan Jalan.
Aplikasi hasil Eksperimen Pemadatan Tanah Untuk Konstruksi Embung Berdasarkan Metode Tekanan Rahmadani, Eria Zundi; Adha, Idharmahadi; Purwadi, Ofik Taufik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1315

Abstract

Peningkatan akan kebutuhan air untuk irigasi maupun kebutuhan air baku, membuat Pemerintah Provinsi Lampung perlu meningkatakan insfrastruktur pada bidang pengairan atau irigasi, maka perlu dilakukan pembuatan Bendungan. Di Universitas Lampung sendiri telah di bangun Embung digunakan untuk mengatur atau menampung aliran air hujan, meningkatkan kualitas air serta dapat menjaga kualitas air tanah dan mencegah banjir. Pada dasarnya untuk membangun sebuah konstruksi sangat berkaitan erat dengan sifat fisik dan mekanis pada tanah. Hal tersebut dikarenakan tanah adalah material yang berperan sangat penting sebagai pendukung suatu konstruksi. Pada penelitian ini menggunakan dua pemadatan, yaitu pemadatan dengan menggunakan tumbukan dan pemadatan dengan menggunakan tekanan yang menggunakan standard proctor. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui perbandingan  dengan menggunakan tumbukan dan  menggunakan metode tekanan. Pemadatan dilakukan berdasarkan metode tumbukan dan tekanan. Metode tekan digunakan alat tekan modifikasi dengan tekanan 5 MPa, 10 MPa, dan 15 MPa. Dari hasil penelitian dilaboratorium dengan metode tumbukan didapatkan berat volume kering sebesar 1,7 gr/cm³. bila dikonversi  terhadap uji tekan modifikasi didapatkan nilai sebesar 7 MPa. Kata Kunci : Pemadatan Metode Standard, Pemadatan Metode Tumbukan, Ydalik   
Pengaruh Perbedaan Jarak Kolom Terhadap Efisiensi Volume Beton dan Baja Tulangan Marcus, Angela Chikita; Bayzoni, Bayzoni; Alami, Fikri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1318

Abstract

Perencanaan elemen struktur harus dilakukan dengan matang untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam hal kekuatan dan efisiensi bahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi elemen struktur, volume beton dan baja tulangan, serta nilai biaya yang efisien, berdasarkan jarak optimal kolom. Penelitian ini dimulai dengan penghitungan preliminary design tiap elemen struktur, penghitungan gaya dalam yang bekerja dengan menggunakan SAP 2000, penghitungan tulangan yang dipakai, dan RAB dari tiap sampel jarak kolom. Penghitungan dilakukan dengan memenuhi kaidah keamanan dan kekuatan menurut standar SNI 2847:2013. Dari penelitian yang dilakukan, terdapat perbedaan yang signifikan pada struktur pelat dan balok antar bangunan. Perbedaan tersebut disebabkan oleh pemakaian balok anak pada bangunan dengan jarak kolom 8 meter. Sehingga didapatkan secara total pada jarak kolom 4 meter menggunakan volume beton yang paling sedikit yakni lebih efisien 13,61% jika dibandingkan  dengan jarak kolom 6 meter dan lebih efisien  19,52% dibanding jarak kolom  8 meter. Untuk volume baja tulangan, jarak kolom 6 meter lebih efisien, yakni lebih efisien 25,21% jika dibandingkan  dengan jarak kolom 8 meter dan lebih efisien 4,04% dibanding jarak kolom 4 meter. Pada perbandingan nilai biaya, yang paling ekonomis adalah bangunan dengan jarak kolom 6 meter dengan nilai RAB lebih kecil 5,07% dibanding nilai biaya untuk bangunan dengan jarak kolom 4 meter dan  lebih kecil 10,82% dibanding jarak kolom 8 meter.
Studi Hubungan Pengembangan (Swelling) dengan Tebal Perkerasan pada Subgrade Jalan Yang Dicampur dengan Material Pasir Rinaldi, M. Fahmi; Iswan, Iswan; Zakaria, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1319

Abstract

Tanah lempung dengan plastisitas tinggi, kohesifitas yang besar berakibat fluktuasi kembang susut yang relatif besar. Hal ini yang menyebabkan kondisi jalan yang dibangun diatas tanah lempung sering kali mengalami kerusakan. Untuk mengatasi masalah tanah tersebut, dalam merencanakan bangunan teknik sipil di Indonesia memerlukan beberapa perlakuan untuk membuat tanah menjadi lebih stabil. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan perbaikan tanah dengan cara memperbaiki gradasinya yaitu mencampur lempung (tanah asli) dengan pasir (gradasi lebih besar). Sampel tanah yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Ruas Jalan R.A.Basyid, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan pada STA 3+100 dan variasi pasir yang digunakan yaitu 0, 5, 10 dan 15 % dari berat tanah. Adapun pengujian yang dilakukan pada penelitian ini adalah pengujian CBR dari efek pegembangan tanah, lalu dilakukan perhitungan tebal perkerasan dengan metode analisa komponen SKBI 2.3.26.1987. Pada penelitian inisampel tanah yang digunakan termasuk kelompok A-7-6atau jenis tanah yang buruk. Setelah penambahan variasi pasir, batas plastis tanah tersebut meningkat sedangkan batas cair dan indeks plastisitas menurun, hal ini mengakibatkan pengembangan tanah terjadi penurunan pada 15% kapur yaitu dari 0,65% menjadi 0,15%, sedangkan nilai CBR mengalami peningkatan yang signifikan pada pasir 15% yaitu dari 2,0% menjadi 25,4%. Dengan hal ini tebal lapis menjadi lebih tipis, pada 0% kapur yaitu tebal D1=7,5 cm, D2=25 cm dan D3=44 cm, sedangkan pada 15% kapur tebal D1=5 cm, D2=18 cm dan D3 tidak digunakan.Kata kunci : CBR, Pengembangan Tanah, Tebal Perkerasan, Stabilisasi, Pa
Studi Analisis Pemadatan Tanah Modified Proctor untuk Tanah Dasar pada Konstruksi Jalan Sitanggang, Suwita Febrina; Setyanto, Setyanto; Sulistuyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1321

Abstract

Dalam pembangunan infrastruktur jalan, salah satu hal yang harus di perhatikan adalah keadaan tanah pada lokasi konstruksi. Daya dukung tanah dasar pada konstruksi sebuah jalan merupakan salah satu faktor utama yang sangat berperan dalam menentukan kestabilan (kekuatan) dari kostruksi jalan tersebut. Tanah yang dipadatkan umumnya akan stabil dan mampu memberikan kuat geser yang cukup.Penelitian ini menggunakan tanah berbutir halus jenis lanau yang di ambil dari Desa Marga Kaya, Lampung Selatan. Metode yang digunakan yaitu dengan cara pengujian CBR Laboratorium dan pemadatan tanah modified proctor untuk mencari perbandingan menggunakan metode tumbukan dan alat modifikasi. Untuk beban yang digunakan pada pengujian CBR alat modifikasi adalah 5 Mpa dan 10 Mpa.  Dalam pemadatan tanah pada alat modifikasi adalah 5 Mpa, 10 MPa, 15 Mpa.Pada uji CBR dengan metode tumbukan didapat 9,6% dan berat volume kering optimum sebesar 1,6850 gr/cm3. Pemadatan tanah dengan metode tumbukan didapat kadar air optimum yaitu 15,2% dan nilai berat volume kering sebesar 1,78 gr/cm3. Pada metode tekanan dapat disimpulkan bahwa semakin besar tekanan maka semakim besar nilai kadar air dan berat volume keringnya. Kata kunci : Pemadatan Tanah, CBR, Metode Tekan 
Perbandingan Analisis Data Curah Hujan yang Hilang Menggunakan Metode Normal Ratio, Inversed Square Distance, Rata-Rata Al-jabar, dan Regresi Berganda Pelawi, Rinaldi; Zakaria, Ahmad; Khotimah, Siti Nurul
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1322

Abstract

Data curah hujan bagian yang sangat penting untuk perencanaan teknik sumber daya air bisa juga digunakan untuk memprediksi kejadian hujan dimasa yang akan datang. Pencatatan data curah hujan terkadang terjadi suatu hal yang tidak diinginkan seperti terdapat kekosongan data curah hujan pada daerah tertentu, hal ini tentu sangat berdampak pada perhitungan analisis. Data hujan yang hilang bisadiprediksi dengan menggunakan metode rata-rata aljabar, inversed square distance, normal ratio dan regresi berganda.Pada penelitian ini tujuan untuk menghitung korelasi data curah hujan terukur dengan data curah hujan hasil perhitungan dengan masing-masing metode menggunakan lima stasiun. Serta menentukan membandingkan 4 metode tersebut dengan menggunakan 4 metode metode rata-rata aljabar, inversed square distance, normal ratio dan regresi berganda dengan data hujan maksimal untuk menggantikan data curah hujan yang hilang.Hasil yang dilakukan dapat diambil kesimpulan data terukur semakin dekat dengan 1 maka korelasi semakin tinggi, jika semakin dekat dengan -1 maka korelasi semakin rendah. Hal ini karena korelasi antara -1 dan 1 atau – 1 ≤ ? ≤ 1. Jadi, dari beberapa metode normal ratio, inversed square distance, rata-rata al-jabar, regresi berganda didapatkan hasil metode normal ratio dengan rata-rata korelasi setiap stasiun curah hujan senilai 0,365 yang dikategorikan korelasi cukup baik.  Kata kunci : curah hujan, metoderata-rata aljabar, metode inversed square distance, metode normal ratio, metoderata-rata regresi berganda, korelasi pearson, standar deviasi.
Studi Kinerja Pelat dan Balok Beton Bertulang di Gedung E Fakultas Teknik Universitas Lampung Akibat Getaran Resmonida, Dhea Yulia; Helmi, Masdar; Alami, Fikri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i2.1348

Abstract

In General, the plate of building will restrain the live load from various activities on it. Furthermore, this live load may produce structural vibrations which cause the inconvenient condition for the users.  The study aims to evaluate the vibrations of the plate based on testing on fieldand numerical analysis using SAP2000 Software. The analysis calcutionsaccording to ISO 2631-2 : 2003 and steel design guide 11th series floor vibrations due to human activity The measurement on field shows that the compression strength of reinforced concrete for the plate and beams are between K-350 and K-400 which means both of them are medium quality concrete in addition. Thefrequencies of plate are between 12,94 - 23,29 Hz with the acceleration rates of 0,235 - 1,13 m/s². The numerical analysis results that the frequences of plate in 8,05 Hz and 8,13 Hz frequences due to walking load with the accelerations under 0,5% g. Based on both of analysis is concluded that the plate E building is a rigid structure. Keywords: Beam, Plate, Vibrations and Acceleration .

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol 11, No 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol 11, No 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol 9, No 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol 7, No 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): Edisi September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol 7, No 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol 6, No 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol 6, No 3 (2018): Edisi September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Edisi September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 3, No 3 (2015): Edisi September 2015 Vol 3, No 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 1, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue