cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 840 Documents
Analisis Perbandingan Pola Aliran Pada Bangunan Pelimpah Ogee Dan Stepped Dengan Model Fisik 2D Robby Firza Aditya; Endro Prasetyo Wahono; Subuh Tugiono
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A spillway building is usually a structure followed by a steep channel. Flow velocity is very dependent on the slope of the bottom channel which causes super critical flow. Besides being fast, the flow in a steep channel also has a considerable energy, so it must be able to be suppressed. The energy reduction in this study was attempted with a stepped spillway. Step weir is a modification of the standard profile for Ogee type weir. This is the background of the author in taking the title of the thesis about Comparative Analysis of Flow Patterns in Ogee and Stepped Overflow Buildings with 2-D Physical Models. The results of this study indicate that the results of the energy line height at the H3 (downstream overflow) point at the upstream height of 3 cm for Ogee are 2.68 cm, and for stepped it is 2.31 cm. There was a decrease in energy by 13.80%. This shows that the stepped spillway can absorb energy better than the Ogee type. The results of observing the flow pattern on the stepped spillway for each increase in the flow rate that overflow in the spillway can be concluded that the flow pattern that occurs is a transition flow to a skimming flow. Keywords: Energy Attenuation, Flow Pattern, Spillway, Stepped Spillway
Uji Pengaruh Kemiringan dan Tipe Pijakan (Tangga Sekat dan Vertical Pool Passes) pada Dasar Fishway terhadap Rasio Perpindahan Ikan Sidat (Anguilla bicolor, sp) Nency Dwi Kusanti; Endro P Wahono; Dyah Indriana Kusumastuti; Ahmad Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung merupakan suatu bangunan sungai yang mempunyai peranan penting bagi kehidupan. Dalam pembangunan suatu bendung, harus memperhatikan keseimbangan ekosistem yang ada agar ekosistem tetap terjaga, salah satunya dengan cara membangun bangunan pelengkap sungai berupa tangga ikan (fishway). Untuk mengetahui efisiensi bentuk fishway yang dapat dibangun, pada penelitian ini dilakukan percobaan dengan menggunakan ikan sidat (Anguilla bicolor, sp) yang kemudian akan dilakukan pengujian pada alat fishway dengan kemiringan dan dua tipe pijakan yang berbeda, yaitu tangga sekat dan vertical pool passes yang kemudian akan dibandingkan dengan tipe pijakan pipa PVC yang telah dilakukan pada penelitian sebelumnya. Dari penelitian yang telah dilakukan, terjadi penurunan rasio aktivitas seiring bertambahnya sudut kemiringan pada fishway dan diperoleh nilai rasio tertinggi pada percobaan dengan sudut kemiringan 25° dengan rasio sebesar 4,40 untuk tipe pijakan tangga sekat dan 3,72 untuk tipe pijakan vertical pool passes. Sedangkan jika dibandingkan antara tipe pijakan tangga sekat, vertical pool passes dan pipa PVC diperoleh nilai rasio tertinggi yaitu pada penggunaan pipa PVC 0,5 inch dengan rasio sebesar 4,50.
Studi Akurasi Sensor Ultrasonik Tipe US-015 Untuk Pengukuran Pasang Surut Air Laut Daerah Bergelombang Dwi Nanda Putra Hartoto; Romi Fadly; Ahmad Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The technology in observing tides has developed, with the discovery of sensors that can make observations of tides automatically. one of the sensors that can be used for tidal observation is an ultrasonic sensor that works based on the principle of ultrasonic waves. Natural phenomena that occur such as sea level waves can affect the accuracy of tidal readings using ultrasonic sensors. This study aims to design an ultrasonic sensor-based tide instrument that can reduce sea wave interference and calculate the accuracy of the reading results of the instrument. Data collection was observed per 1 second, then the data was divided into several intervals, that is 1 second, 5 minutes, 15 minutes and 30 minutes. The accuracy of the instrument is calculated based on the observed manual data per 30 minute interval, after that the data will be tested for correlation and significance between the variables of closed automatic instrument, automatic open instrument and manual observed. This study produces equipment for automatic tide measurement that can reduce waves with ultrasonic sensors. The results of testing the data from 3 observations obtained accuracy of the closed automatic instrument has better accuracy that is 99.1981%, 99.3007%, 99.3156%. Keywords: Tides, Ultrasonic sensor, Microcontroller, Arduino uno.
Perbandingan Analisis Data Curah Hujan yang Hilang di Daerah Lampung Barat dengan Menggunakan Metode Normal Ratio, Rata-Rata Aljabar, Inversed Square Distance, dan Modified Method Winda Maria Rebecca Gultom; Ahmad Zakaria; Dyah Indriana Kusumastuti
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Curah hujan merupakan data yang sangat penting untuk memprediksi kondisi suatu daerah sebagai awal dari perencanaan pembangunan. Namun ada kalanya alat pencatat hujan pada stasiun tertentu rusak sehingga data hujan tidak tercatat atau disebut hilang. Dalam penelitian ini, saya mencoba menganalisis data curah hujan di lampung barat dengan menggunakan metode rata-rata aljabar, normal ratio, inversed square distance, serta metode modifikasi. Setelah saya teliti ternyata didapatkan bahwa metode modifikasi inversed square distance yang saya buat mendapatkan hasil yang paling baik. Nilai korelasi metode tersebut termasuk dalam kategori cukup baik. Kata kunci : Data Hujan Hilang, Curah Hujan, Lampung Barat, Metode Rata-Rata Aljabar, Metode Normal Ratio, Metode Inversed Square Distance, Metode Modifikasi
Analysis of Supportive Lower Structure Building on Overpass Construction In The Sumatera Trans Toll Road Dian Erlisa Lidyawati; Idharmahadi Adha; Ofik Taufik Purwadi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every light or heavy load construction recquires a supportive foundation, the foundation must be calculated to be able to guarantee the stability of the building to its own weight, building loads and external forces. Pillar foundation is used as a building foundation when the land under the building does not provide sufficient carrying capacity to carry the weight of the building and its load. This research was carried out on one of the bridges on the Trans Sumatra Toll Road. A pillar foundation is used to the toll road project. The purpose of this research is to determine the bearing capacity of the foundation on the pier and abutment from the results of load on the upper construction. Based on the results of the carrying capacity of abutment is obtained 60 cm diameter of pile with 6 pieces, and the bridge’s pillar is 60 cm of pile 15 pieces. While the main reinforcement diameter is 22 mm as much as 6 pieces, with Ø10 strap and 250 mm distance.  Keywords: Foundation, Pillar, Pile, Pile Carrying Capacity
Evaluasi Pengaruh Dilatasi pada Gedung Baja Empat Lantai Terhadap Beban Gempa menggunakan Metode Statik Pushover Rizky Prihandoyo; Bayzoni .; Hasti Riakara Husni; Fikri Alami
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium Teknik 3 ITERA menerapkan dilatasi pada pembangunannya dengan asumsi masing-masing bangunan dapat berdefleksi saat terjadi gempa. Analisis pushover merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui perilaku keruntuhan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bangunan dilatasi (model A1 & A2) dengan bangunan tanpa dilatasi (model B1) sebagai pembanding terhadap level kinerja struktur, gaya geser dasar maksimum yang ditahan struktur dan pola keruntuhan akibat beban gempa. Berdasarkan hasil analisis, total simpangan gedung existing dengan dilatasi (model A1 & A2) sebesar 96,54 mm tidak melebihi jarak yang tersedia yaitu 250 mm. Nilai target displacement metode FEMA-440 dengan level kinerja paling baik pada gedung existing dengan dilatasi (model A1) pada arah-x yang berada pada tingkat Immediate Occupancy dan level kinerja paling rendah pada gedung modifikasi tanpa dilatasi (model B1) pada arah-x yang berada pada tingkat Structural Stability. Mekanisme keruntuhan struktur menunjukan mekanisme strong column weak beam.
Kajian Permasalahan Getaran pada Pelat dan Balok Beton Bertulang di Gedung E Fakultas Teknik Universitas Lampung Silsila Jana Firdasa; Fikri Alami; Masdar Helmi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The planning of a building has some criterias that need detailed attention which are the stiffness, strength, stability, flexibility and economical aspect. This result focus for building planner which is need the experimental method that use tools such as hammer test, Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) and accelerator. Hence, the numerical method used SAP 2000 v.14.14.0.0. This result the frequency of the building was 1,953 Hz and the acceleration was 0,263 m/s2. Based on the SAP 2000 v.14.14.0.0 calculation, the building frequency was 7,078142 Hz and the acceleration was 0,001005 m/s2. The different results between those two methods were caused by unsatisfying building quality that caused the difference of result between those two methods. The building frequency fitted the specification attached on ISO 2631-2: 2003 but the acceleration was bigger 0,5% than the gravitation. The adding of BJ 37 IWF 350 mm x 175 mm could enhance the vibration frequency from 7,078142-7,3351 Hz as many as 3,630% and the acceleration from 0,001005-0,0009177 m/s2 as many as 8,6865%.Key words: Beam, Plate, Vibration, Frequency, Acceleration.
Perilaku deformasi batuan lapuk ditinjau dari uji 1-D compression slaking test Ibnu Abi Laila; Andius Dasa Putra; Aminudin Syah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perilaku deformasi akibat crushing dan slaking melalui uji 1-D Compression Slaking Test terhadap batuan lapuk. Slaking merupakan keadaan tanah atau batuan yang tidak dapat mempertahankan konsistensinya akibat adanya gangguan air.  Penelitian ini dilakukan pada sampel batuan lapuk melalui pengujian 1-D Compression Slaking Test dan pengujian X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui mineral yang terkandung pada setiap batuan. Uji 1-D Compression Slaking Test dilakukan pada tekanan sebesar 9,8; 19,6; 39,2; 78,5; 157; 314 kPa. Hasil pengujian 1-D Compression Slaking Test didapatkan perilaku deformasi yang diakibatkan crushing(∆e1) optimum terjadi pada batuan Bukit Kemuning sebesar 0,510 dan perilaku deformasi yang diakibatkan slaking(∆e2) optimum terjadi pada batuan Pemancar sebesar 0,483.
Pengukuran Aktivitas Subgrade Jalan Terhadap Nilai Daya Dukung Yang Disubtitusi Material Pasir Dani Aprizal; Iswan Iswan; Rahayu Sulistyorini
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umumnya kerusakan pada perkerasan jalan disebabkan tanah dasar pada perkerasan jalan memiliki daya dukung tanah yang buruk, hal ini dikarenakan sifat tanah yang berpotensi mengalami pengembangan tanah akibat dari faktor cuaca dan lingkungan. Oleh sebab itu, perlu dilakukannya perkuatan pada tanah tersebut, salah satunya menggunakan materialpasir. Pada penelitian ini sampel tanah yang digunakan berasal dari Ruas Jalan R.A.Basyid, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan pada STA 3+100 dan variasi pasir yang digunakan yaitu 0, 5, 10, & 15 % dari berat tanah. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian CBR dari efek pegembangan tanah, lalu berdasarkan hasil pengujian tersebut, dilakukan perhitungan tebal perkerasan dengan metode analisa komponen SKBI 2.3.26.1987. Tanah pada penelitian ini termasuk kelompok A-7 atau jenis tanah yang buruk. Nilai aktivitas tanah pada setiap penambahan pasir 0%, 5%, 10%, dan 15% berturut-turut yaitu 0,5920; 0,4612; 0,2961; dan 0,2177. Nilai aktivitas tanah menurun seiring dengan menurunnya fraksi lempung.Hubungan nilai aktivitas tanah dan sifat-sifat fisik tanah terganggu (disturbed) pada tiap persentase penambahan pasir dengan kadar 0%, 5%, 10%, dan 15% memengaruhi tebal perkerasan jalan yang direncanakan. Dan Hasil perhitungan tebal perkerasan yang paling efisien didapatkan pada sampel tanah dengan persentase +15% pasir dan nilai aktivitas tanah yang rendah yaitu 0,2177.
Studi Long Storage Sebagai Upaya Mengatasi Kekeringan Di Daerah Cinta Manis Sumatera Selatan Fitri Trisdiana; Nur Arifaini; Ahmad Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to conduct a long storage study as an effort to overcome drought in the Cinta Manis area, South Sumatra. The research data used is the maximum daily rainfall data from 2009 - 2018 which was obtained from the Palembang Climatological Rain Station. From the research results obtained hydrological analysis data and hydraulic analysis. For hydrological analysis, statistical parameter methods are used to determine the planned rainfall. The results of this method were analyzed in harmony with the Chi Square test and the Smirnov-Kolmogorov test and the distribution type used was the Log Pearson III distribution. To calculate the water holding capacity in long storage, the cumulative storage volume analysis is used to analyze the volume that is bounded by a certain contour, with a simple formula published by the Manual of Sediment Control Dam Construction of the Ministry of Public Works. Based on the research results, it can be seen that the potential for long storage storage obtained from rainwater is 95771.18 m³ and water storage capacity in long storage which is 137334.43 m³ is able to serve 40.87 ha. The water storage capacity in long storage is able to irrigate the sugarcane fields in Rayon 1B and as a storage place for water reserves so that there is no drought when the dry season arrives.Keywords: long storage, rain, analysis

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol 12, No 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol 11, No 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol 11, No 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol 9, No 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol 7, No 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): Edisi September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol 7, No 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol 6, No 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol 6, No 3 (2018): Edisi September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Edisi September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 3, No 3 (2015): Edisi September 2015 Vol 3, No 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 1, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue