cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 354 Documents
MEDIA EDUKASI SADA EDUCARD SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN HIV/AIDS Melati Dwi Rahma; Rizka Febtrina; Dendy Kharisna; M. Zul'irfan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 2 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i2.3132

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk pada kelompok usia muda. Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan memiliki pengetahuan yang baik mengenai HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media edukasi SADA Educard, yaitu card game edukatif tentang HIV/AIDS, terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa baru keperawatan di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment pre-test and post-test without control. Sampel berjumlah 75 mahasiswa baru yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan HIV/AIDS terdiri dari 34 pernyataan benar atau salah dengan reliabilitas sangat baik (Cronbach’s Alpha = 0,920). Intervensi dilakukan melalui permainan SADA Educard yang diadaptasi dari konsep permainan UNO dan dimodifikasi dengan kartu informasi serta kartu aksi berisi pertanyaan HIV/AIDS. Permainan dilaksanakan dalam kelompok kecil beranggotakan 4 sampai 8 orang, dipandu oleh peneliti, dengan durasi ±15 sampai 25 menit per sesi. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 24,97 (SD = 2,721) pada pre-test menjadi 27,31 (SD = 3,226) pada post-test. Hasil uji Paired t-test menunjukkan nilai p value = 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah intervensi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa SADA Educard efektif dalam meningkatkan pengetahuan HIV/AIDS pada mahasiswa baru keperawatan dan dapat digunakan sebagai metode edukasi yang inovatif dan interaktif. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain dengan kelompok kontrol, menilai retensi pengetahuan jangka panjang, serta mengkaji pengaruh media edukasi terhadap sikap dan perilaku pencegahan HIV/AIDS.
RESILIENCE OF YOUTH SURVIVORS OF THE 2006 YOGYAKARTA EARTHQUAKE Endah Tri Wulandari; Dwi Ernawati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 2 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i2.3176

Abstract

In the face of trauma caused by earthquakes, adolescents strive to adapt and recover from the disaster, a process known as resilience. Resilience is defined as the ability to adapt to tragedies or events that may trigger trauma. Adolescence is a crucial period in life, marking the transition from childhood to adulthood, marked by hormonal changes, independence, risk-taking, emotional reactivity, and significant environmental changes. Puberty is a sensitive period for traumatic events, and this is linked to the development of psychological well-being in adulthood.Adolescent resilience is the result of a series of cognitive and behavioral strategies conceptualized as coping strategies for coping with trauma. However, not all adolescents are able to use these skills to cope. Some resilience efforts are unsuccessful, resulting in negative outcomes. In fact, it has been reported that 24.4% of adolescents who survived an earthquake experienced post-traumatic stress disorder (PTSD). The phenomenon of post-disaster resilience is not fully understood, and there has been limited research. Based on this background, this study aims to analyze adolescent resilience following the 2006 Yogyakarta earthquake. This research is a qualitative phenomenological study. The phenomenological approach in qualitative research focuses on the essence of experience.Based on the data analysis, four themes emerged: the impact of the earthquake, constructive coping mechanisms, resilient personality, and earthquake preparedness. The 2006 earthquake had a significant psychological impact on adolescents. However, adolescents were able to adapt to these difficult conditions and needed external support to develop positive coping mechanisms.
ANALYSIS OF RISK FACTORS FOR DIABETIC ULCERS IN PATIENTS TYPE 2 DIABETES MELLITUS AT RSI NU DEMAK Muhammad Syaifuddin; Suprihati Suprihati; Winarno Winarno; Nurul Ummi Rofiah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 2 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i2.3431

Abstract

Latar Belakang: Ulkus diabetik merupakan komplikasi kronis yang sering dialami pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dan berkontribusi pada peningkatan risiko amputasi, penurunan kualitas hidup, dan mortalitas, sehingga pengenalan faktor risiko diperlukan sebagai tindakan pencegahan. Tujuan: Menganalisis hubungan antara berbagai faktor risiko dan kejadian ulkus diabetik pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSI NU Demak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan kasus-kontrol yang diterapkan pada 86 responden yang dibagi menjadi 43 kelompok kasus dan 43 kelompok kontrol di RSI NU Demak pada periode 2024-2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dan analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa kadar HbA1c ?6,5% memiliki hubungan terkuat dengan kejadian tukak lambung diabetik (OR=34,594; 95% CI: 7,356–162,687; p<0,001). Faktor risiko berikutnya terjadinya hipertensi (OR=31,353; 95% CI: 6,686–147,035; p<0,001), kadar kolesterol ?240 mg/dL (OR=25,895; 95% CI: 5,542–120,987; p<0,001), obesitas dengan BMI ?30 kg/m² (OR=24,889; 95% CI: 3,118–198,691; p<0,001), usia ?60 tahun (OR=19,633; 95% CI: 6,241–61,761; p<0,001), dan durasi Diabetes Melitus Tipe 2 >5 tahun (OR=17,826; 95% CI: 3,819–83,203; p<0,001). Sebaliknya, jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian diabetes (OR=0,901; p=1,000). Kesimpulan: Kadar HbA1c, tekanan darah, kadar Kolesterol, BMI, usia, dan durasi Diabetes Melitus Tipe 2 terbukti berhubungan secara signifikan dengan kejadian tukak diabetes pada pasien di RSI NU Demak, sedangkan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MEMENUHI ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNADAKSA DI SLB KABUPATEN SUMEDANG Diana Herawati; Nunung Siti Sukaesih; Amanda Puspanditaning Sejati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 2 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i2.2924

Abstract

Anak dengan disabilitas fisik (tunadaksa) menghadapi tantangan yang kompleks dalam menjalani aktivitas sehari-hari, pendidikan, serta adaptasi sosial. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengalaman orang tua dalam mendampingi anak dengan disabilitas dalam kegiatan kehidupan sehari-hari (Activity Daily Living/ADL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk menggambarkan pengalaman orang tua dalam memenuhi ADL anak tunadaksa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Sumedang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada 3 orang tua anak dengan disabilitas fisik, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan anak dalam melakukan aktivitas sehari-hari sangat bergantung pada tingkat keparahan disabilitas dan dukungan keluarga. Anak dengan kemampuan motorik yang lebih baik menunjukkan tingkat kemandirian lebih tinggi dibandingkan anak dengan gangguan berat. Faktor lingkungan dan keterlibatan orang tua, terutama ibu, berperan besar dalam membentuk kemampuan adaptif, motivasi, dan kepercayaan diri anak. Selain itu, dukungan sosial dan spiritual terbukti memperkuat ketahanan emosional orang tua dalam menjalani proses pendampingan. Dari aspek pendidikan, ditemukan bahwa keterbatasan akses, minimnya tenaga pendidik terlatih, serta kurangnya fasilitas inklusif menjadi hambatan utama dalam perkembangan akademik anak disabilitas. Sementara itu, faktor ekonomi menjadi tantangan yang signifikan karena kebutuhan terapi, alat bantu, dan transportasi sering kali melebihi kemampuan keluarga. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa perkembangan kemandirian anak tunadaksa merupakan hasil interaksi antara faktor internal (fisik, kognitif, dan emosional) dan faktor eksternal (dukungan keluarga, lingkungan sosial, serta kebijakan pendidikan). Pendekatan berbasis keluarga (family-centered care) dan kolaborasi antara pihak sekolah, tenaga kesehatan, serta pemerintah sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, dan partisipasi sosial anak dengan disabilitas.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue