cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL YANG BEKERJA DI PERKEBUNAN KOPI DI KAB. OKU SELATAN TAHUN 2020 Oktari, Vivi; Windusari, Yuanita; Sari, Dessi Irmala; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i1.2889

Abstract

ABSTRAK Menurut data World Health Organization (WHO) kematian ibu masih cukup tinggi, setiap hari seluruh dunia sekitar 750 perempuan meninggal akibat komplikasi dalam kehamilan atau persalinan. Pada tahun 2014 terdapat 288.000 Perempuan meninggal selama dan setelah masa kehamilan serta persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan paritas dengan Kejadian Anemia pada ibu hamil yang bekerja di Perkebunan Kopi Kab. OKU Selatan tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang besifat survey analitik dengan rancangan survey cross sectional yaitu penelitian dimana data variabel Indevenden (Pengetahuan, paritas) dan data Variabel Dependen yaitu (kejadian Anemia pada Ibu Hamil). Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang bekerja di Perkebunan kopi Kab. OKU Selatan dari November-Desember 2020 yang berjumlah 31 orang. Tekhnik pengambilan sampel dengan meggunakan tehnik accidental sampling yaitu motede pengambilan sampel dengan memilih siapa yang kebetulan ada / dijumpai. Instrumen data yang digunakan yaitu berupa kuesioner Analisa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan anemia pada ibu hamil (58, 1%) lebih banyak dibadingkan ibu yang tidak anemia (41, 9%) Tingkat pengetahuan baik (45,2%) lebih sedikit dibandingkan pengetahuan kurang (54.8%) Tingkat paritas tinggi (45, 2%) lebih sedikit dibandikan paritas rendah (54, 8%) Dari statistik uji Chi- squere yang membandikan p-value dengan tingkat P value pada variabel pengetahuan 0,004, pada variabel paritas didapatkan hasil P value 0,009 berarti lebih kecil dari hasil P value 0,05, Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, dan paritas ibu hamil dengan kejadian anemia di Perkebunan kopi Kab. OKU Selatan tahun 2020. Kata Kunci: Kejadian Anemia, Pengetahuan, Paritas ABSTRACT According to data from the World Health Organization (WHO), maternal mortality is still quite high, every day around the world around 750 women die due to complications in pregnancy or childbirth. In 2014, 288,000 women died during and after pregnancy and childbirth. The aim of this research is to determine the relationship between knowledge and parity with the incidence of anemia in pregnant women who work on coffee plantations in Kab. South OKU in 2020. The research design used is quantitative research in the nature of an analytical survey with a cross sectional survey plan, namely research where independent variable data (knowledge, parity) and dependent variable data, namely (incidence of anemia in pregnant women). The population in the study were all pregnant women who worked on coffee plantations in Kab. South OKU from November-December 2020, totaling 31 people. The sampling technique uses the Accidental Sampling technique, namely the sampling method by selecting who happens to be present/found. The data instrument used is a questionnaire for univariate and bivariate data analysis. The results of this study show that anemia in pregnant women (58.1%) is more common than in mothers who are not anemic (41.9%) The level of good knowledge (45.2%) is less than that of poor knowledge (54.8%) The level of parity is high (45 , 2%) less than low parity (54.8%) From the Chi-square test statistic which compares the p-value with the P value level on the knowledge variable of 0.004, on the parity variable the result is a P value of 0.009, meaning the P value is more than small. 0.05, The conclusion of this research is that there is a significant relationship between knowledge and parity of pregnant women and the incidence of anemia in coffee plantations, Kab. South OKU in 2020.Key Words: Anemia Occurance, Knowledge, Parity
LITERATUR REVIEW: FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA PEKERJA INDUSTRI Aqlina, Dewi Shuwaibatul; Lestantyo, Daru; Susanto, Novie
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.2441

Abstract

ABSTRAK Setiap pekerjaan memiliki risiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Besar kecilnya risiko tersebut tergantung pada jenis pekerjaan itu sendiri. Ada dua hal yang menjadi perhatian utama dalam keselamatan dan kesehatan kerja. Keselamatan kerja berhubungan dengan kecelakaan akibat kerja (KAK), sedangkan kesehatan kerja berhubungan dengan penyakit akibat kerja (PAK). Penyakit yang sering terjadi adalah low back pain atau nyeri punggung bawah. Nyeri Punggung Bawah (NPB) adalah suatu sindroma nyeri pada ekstremitas atas yang terjadi pada region punggung bagian bawah yang merupakan akibat dari berbagai sebab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah atau low back pain pada pekerja industri. Desain yang digunakan adalah literatur review, artikel-artikel yang dikumpulkan dengan menggunakan mesin pencari seperti PubMed, Google Scholar dan Researchgate. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan tahun 2013-2023 dengan standar internasional. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan, didapatkan hasil bahwa faktor yang berhubungan dengan nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) pada pekerja industri adalah umur pekerja, masa kerja, sikap kerja, lama kerja, BMI dan olahraga. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dilakukan riset lebih mendalam dengan populasi sampel pekerja industri lebih luas sehingga data yang didapatkan lebih banyak dan bervariasi. Kata kunci: Faktor, nyeri punggung bawah, resiko
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PEMBERIAN INTERVENSI LATIHAN FISIK PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RS JAKARTA SELATAN TAHUN 2023 Febriyana, Riska Nanda; Hisni, Dayan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i3.2436

Abstract

ABSTRAKDiabetes Melitus adalah penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian lebih dari 1,6 juta kematian setiap tahun. Prevalensinya meningkat secara global yang dimana Indonesia sendiri menduduki peringkat ketujuh. Diabetes Melitus sendiri merupakan penyakit metabolik salah satu tanda gejalanya adalah dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat adanya gangguan pada sistem sekresi atau retensi insulin. Manajemen pengendalian penyakit ini melibatkan latihan fisik dan kesadaran akan gaya hidup sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa asuhan keperawatan melalui intervensi latihan fisik pada pasien Diabetes Melitus Tipe II di RS Jakarta Selatan pada tahun 2023. Penelitian ini berjenis kualitatif yang bersifat deskriptif berfokus pada studi analisis kasus. Hasil dari intervensi hari ketiga pada kedua pasien mengenai diagnosa keperawatan utama yaitu manajemen hiperglikemia dengan pemberian terapi latihan fisik didapati hasil ketidakstabilan kadar glukosa darah teratasi, pada kedua pasien memiliki perbaikan pada kadar glukosa darahnya, yang dimana keluhan mengantuk, pusing, lemas, keluhan lapar dan kadar glukosa dalam darah menurun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian intervensi mengenai manajemen hiperglikemia dengan latihan fisik berupa senam kaki dan relaksasi otot progresif penulis menyimpulkan bahwasanya pemberian kedua terapi tersebut dapat terbukti serta membantu adanya penurunan kadar glukosa darah baik pada pasien 1 dan pasien 2.Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe II, Latihan Fisik, Senam Kaki, Relaksasi Otot Progresif
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS HADIMULYO KECAMATAN WAY SERDANG KABUPATEN MESUJI Siregar, Yulianarti; Trisniawati, Trisniawati; Sanjaya, Riona; Sari, Ade Tyas Maya; Dari, Wulan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i1.2892

Abstract

ABSTRAK Status gizi merupakan keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh.Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya.Masalah gizi pada ibu hamil salah satunya adalah Kekurangan Energi Kronik (KEK).Prevalensi status gizi kurang di Indonesia sebesar 35,5%. Sedangkan di Puskesmas Hadimulyo Angka kejadian KEK pada ibu hamil Tahun 2023 diketahui terdapat 40 ibu hamil KEK dari 274 Ibu hamil (10.8%) mendekati dari target 11,5%.  Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status gizi pada ibu hamil di Puskesmas Hadimulyo Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji tahun 2024. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Puskesmas Hadimulyo Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji dengan sampel yang digunakan sebanyak 91 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakanlembar Observasi yang didapatkan melalui rekam medis. Analisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui dimana sebanyak 70 (76.9%) responden dengan usia ibu hamil tidak berisiko, sebanyak 56 (61.5%) responden dengan paritas tidak berisiko, sebanyak 83 (91.2%) responden dengan jarak kehamilan tidak berisiko dan sebanyak 63 (69.2%) mengalami status gizi normal. Ada hubungan usia ibu (p-value = 0.001), paritas (p-value = 0.007), dan jarak kehamilan (p-value = 0.001) dengan terjadinya status gizi pada ibu hamil. Saran bagi petugas kesehatan khususnya bidan hendaknya secara aktif dapat tetap memberikan penyuluhan kesehatan tentang gizi selama kehamilan kepada ibu hamil yang datang untuk melakukan pemeriksaan kehamilan.Kata Kunci : Status Gizi, ibu hamil, paritas, usia kehamilan, dan jarak kehamilanABSTRACTNutritional status is a condition caused by the balance between nutrient intake from food and nutrient requirements required for body metabolism. The nutritional status of the mother before and during pregnancy can affect the growth of the fetus she is carrying. One of the nutritional problems in pregnant women is Chronic Energy Deficiency (CED). The incidence of CED in pregnant women at the Hadimulyo Health Center in 2023 for the period January-July was known to have 40 CED pregnant women out of 274 pregnant women (10.8%) of the target of 11.5%. The purpose of the study was to determine the factors related to the occurrence of nutritional status in pregnant women at the Hadimulyo Health Center, Way Serdang District, Mesuji Regency in 2024. This type of research is quantitative with a cross-sectional research design. The population in this study were pregnant women at the Hadimulyo Health Center, Way Serdang District, Mesuji Regency with a sample of 91 respondents using the total sampling technique. Data collection using a questionnaire sheet. Univariate and bivariate analysis (chi square test). The results of the study showed that 70 (76.9%) respondents with non-risk maternal age, 56 (61.5%) respondents with non-risk parity, 83 (91.2%) respondents with non-risk pregnancy intervals and 63 (69.2%) experienced normal nutritional status. There is a relationship between maternal age (p-value = 0.001), parity (p-value = 0.007), and pregnancy interval (p-value = 0.001) with the occurrence of nutritional status in pregnant women. Suggestions for health workers, especially midwives, should be able to actively continue to provide health education about nutrition during pregnancy to pregnant women who come for pregnancy check-ups.Keywords: Nutritional status pregnant women, parity, gestational age, and pregnancy distance
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DALAM PERAWATAN TALI PUSATTERHADAPLAMANYA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYIBARU LAHIR DI DESA WIRALAGA KECAMATAN MESUJIKABUPATEN MESUJI TAHUN 2024 Lutpiliyah, Pilda; Riyani, Riyani; Nursafitri, Intan; Wulandari, Indah Fitri; Susanti, Rika; Qurniasih, Nila; Sari, Desi Kumala; Mayasari, Ade Tyas
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2920

Abstract

ABSTRAK Kejadian sepsis kurang dari 1% dari bayi baru lahir, namun menyumbangkan sampai 30% kematian dalam  beberapa minggu pertama kehidupan, penyebab terjadinya sepsis adalah kurangnya pengetahuan ibu dalam perawatan tali pusat yang tidak baik. Berdasarkan prasurvei yang dilakukan melalui wawancara terhadap 10 ibu di desa Wiralaga Kabupaten diperoleh sebanyak 4 orang (40,0%) yang berpengetahuan kurang, 3 orang (30,0%) berpengetahuan cukup, dan 3 orang (30,0%) berpengetahuan baik tentang perawatan tali pusat.  Sebanyak 6 orang (60,0%) ibu yang melakukan perawatan tali pusat menggunakan ramuan herbal seperti kunyit dengan bantuan dukun. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pengetahuan ibu dalam perawatan tali pusat  terhadap lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir  di desa Wiralaga Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji Tahun 2024.Jenis penelitian kuantitatif rancangan analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan ibu yang memiliki bayi berusia 8 hari sebanyak 20 dan sampel pada penelitian ini sebanyak 20 sampel.Teknik sampling yang digunakan adalah totalsampling. Data diambil melalui kuesioner untuk pengetahuan dan data pelapasan tali pusat menggunakan wawancara.Hasil penelitian diperoleh mayoritaspengetahuan responden baik sebanyak 11 responden (55,0%), lamanya pelepasan tali pusat selama ? 6 hari atau cepat sebanyak 14 responden (70.0%) dan Analisis bivariat menggunakan spearman rho dengan nilai (P Value 0,023<0,05), artinya ada hubungan pengetahuan ibu dengan lamanya pelepasan tali pusat di desa Wiralaga Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji.Saran bidan desa dan Puskesmas Wiralaga agar dapat memberikan penyuluhan di Posyandu pada kelas ibu untuk mensosialisasikan cara perawatan tali pusat pada bayi baru lahir secara aman.Kata Kunci      : Pengetahuan, Perawatan, Pelepasan,  Tali Pusat
HUBUNGAN SARANA PRASARANA UKS DENGAN PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH SD/MI DI KECAMATAN SUKOLILO KABUPATEN PATI Wachid, Abdul; Dewi, Ervi Rachma; Caesar, David Laksamana; Rusmini, Rusmini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2911

Abstract

Abstrak Sarana prasarana UKS merupakan berbagai macam peralatan kesehatan yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah. Hal tersebut dikarenakan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) menjadi salah satu ruangan yang wajib dimiliki oleh sekolah selain daripada ruang kelas.  Hasil observasi awal dari 10 guru UKS diperoleh sebanyak 6 (60%) guru UKS menyatakan tidak pernah melaksanakan pemeriksaan UKS yaitu (1) Mengukur tinggi badan / TB; (2) Mengukur berat badan / BB; (3) Pemeriksaan ketajaman penglihatan; (4) Pemeriksaan pendengaran; (5) Deteksi dini penyimpangan mental emosional; (6) Pengukuran kesegaran jasmani. Sebanyak 4 (40%) guru UKS pernah melaksanakan pemeriksaan UKS ketika sakit dengan diberikan obat penurun rasa sakit kepala dan pemberian minyak kayu putih saat pingsan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sarana prasarana UKS dengan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah SD/MI di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan cros sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 27 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Pedoman observasi yang digunakan sarana prasarana menggunakan 10 item pertanyaan dan pelaksanaan UKS menggunakan 9 pertanyaan. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil penelitian  berdasarkan sarana prasarana UKS diperoleh paling banyak sarana prasarana UKS baik sebanyak 19  responden (70,4%) dan berdasarkan pelaksanaan UKS SD/MI diperoleh paling banyak responden melaksanakan UKS baik sebanyak 17 responden (63,0%). Hasil uji analisis Fisher's Exact Test (table (2x2) didapatkan nilai ? value 0,005 kurang dari 0,05 dan hasil nilai OR yaitu 11,250. Hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ada hubungan sarana prasarana UKS dengan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah SD/MI di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.                                                                                                                          
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK MOZART TERHADAP PENURUNAN STRES MAHASISWA SEMESTER 7 DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR DI S1 KEPERAWATAN UPI SUMEDANG Agustin, Icha Sanista; Kelana, Diding Setiadi; Inriyana, Ria
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2901

Abstract

Stres merupakan permasalahan umum yang dihadapi mahasiswa, terutama pada tingkat akhir saat menyelesaikan tugas akhir, yang memicu tekanan akademik tinggi dan membutuhkan intervensi non-farmakologis yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap penurunan stres pada mahasiswa semester tujuh Program Studi Keperawatan UPI Sumedang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan satu kelompok pre-test dan post-test, melibatkan mahasiswa semester tujuh yang sedang mengerjakan skripsi sebagai populasi. Instrumen Perceived Stress Scale digunakan untuk mengukur tingkat stres sebelum dan sesudah intervensi terapi selama tujuh hari. Simpulan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian terapi musik klasik Mozart terhadap penurunan tingkat stres mahasiswa. Saran dari penelitian ini adalah agar terapi musik dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai metode mandiri untuk mengelola stres, dan bagi institusi untuk mengintegrasikannya dalam program pencegahan stres akademik.                                                                                                             
PENGARUH PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP SKALA NYERI PASIEN KANKER PAYUDARA DI RS MARDI RAHAYU KUDUS Faidah, Noor; Handayani, Lutfi; Purwandari, Nila Putri; Widyaningsih, Heriyanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2912

Abstract

Penyakit kanker menjadi tren dan isu masalah kesehatan dengan tingkat kematian paling tinggi. Kanker payudara mempunyai manifestasi yang kompleks tergantung jaringan dan organ yang dipengaruhi serta jenis sel kankernya. Kanker payuara menyebabkan pengaruh secara fisik seperti nyeri dan masalah mental seperti kecemasan yang semakin meningkatkan nyeri. Tindakan keperawatan untuk menurunkan nyeri adalah dengan terapi Progresive Muscle Relaxation (PMR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap skala nyeri pasien kanker payudara di RS Mardi Rahayu Kudus. Jenis penelitian Quasy eksperimen dengan desain One Group Pre test dan post test. Populasi penelitian ini adalah penderita kanker payudara di RS Mardi Rahayu Kudus. Teknik sampling dengan total sampling sehingga besar sampel sebanyak 34 responden. Analisa data secara statistik dengan uji Wilcoxon. Nyeri sebelum tindakan mendapatkan mean 5,65, setelah tindakan mendapatkan nilai mean 2,56. Analisa uji Wilcoxon mendapatkan nilai p 0,000 < 0,05. Terdapat pengaruh teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap nyeri pasien kanker payudara di RS Mardi Rahayu Kudus karena nilai p (0,000) < 0,05 pada taraf signifikansi 5%.
Efektivitas Hidroterapi sebagai Terapi Komplementer dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Stadium I: Studi Quasi Eksperimen Pujiati, Eny; Fitriana, Vera; Ambarwati, Ambarwati; Pramudaningsih, Icca Narayani; Yusianto, Wahyu
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2931

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Hidroterapi rendam kaki air hangat merupakan salah satu bentuk terapi komplementer yang dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme vasodilatasi perifer dan relaksasi otot. Tujuan: Mengetahui efektivitas hidroterapi rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi stadium I. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest–posttest with control group design. Sampel terdiri atas 30 responden penderita hipertensi stadium I yang dipilih secara purposive sampling, dengan 15 responden pada kelompok intervensi dan 15 responden pada kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan tambahan hidroterapi rendam kaki air hangat bersuhu 37–40°C selama 15–20 menit setiap hari selama 7 hari, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima perawatan rutin tanpa hidroterapi. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer digital. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil: terdapat penurunan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi (p < 0,05), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perubahan signifikan (p > 0,05). Perbandingan antara kedua kelompok menunjukkan bahwa hidroterapi secara signifikan lebih efektif dibandingkan perawatan rutin. Kesimpulan: Hidroterapi rendam kaki air hangat efektif sebagai terapi komplementer dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi stadium I. Terapi ini dapat diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, mudah, dan ekonomis baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun di rumah.Kata Kunci: Hidroterapi, Tekanan darah, HipertensiABSTRACTBackground: Hypertension is one of the non-communicable diseases that serves as a leading cause of morbidity and mortality worldwide. The management of hypertension can be carried out through both pharmacological and non-pharmacological therapies. Warm water foot soak hydrotherapy is a form of complementary therapy that may help reduce blood pressure through mechanisms of peripheral vasodilation and muscle relaxation. Objective: To determine the effectiveness of warm water foot soak hydrotherapy in reducing blood pressure among patients with stage I hypertension. Method: This study employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest with control group approach. The sample consisted of 30 respondents with stage I hypertension selected through purposive sampling, comprising 15 respondents in the intervention group and 15 in the control group. The intervention group received additional warm water foot soak hydrotherapy at a temperature of 37–40°C for 15–20 minutes daily over seven days, while the control group received only routine care without hydrotherapy. Blood pressure was measured before and after the intervention using a digital sphygmomanometer. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann–Whitney tests. Results: There was a significant decrease in both systolic and diastolic blood pressure in the intervention group (p < 0.05), while no significant change was observed in the control group (p > 0.05). The comparison between the two groups indicated that hydrotherapy was significantly more effective than routine care. Conclusion: Warm water foot soak hydrotherapy is effective as a complementary therapy in reducing blood pressure among patients with stage I hypertension. This therapy can be applied as a safe, simple, and cost-effective non-pharmacological intervention, both in healthcare facilities and at home.Keywords: Hydrotherapy, Blood pressure, Hypertension.
Implementation of SDKI, SLKI, and SIKI in Nursing Documentation at Health Centers in Probolinggo Regency Washilah, Wardatul
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2914

Abstract

  ABSTRAK Permasalahan yang terjadi di Indonesia adalah masih terdapat perawat yang tidak melakukan pendokumentasian proses keperawatan dengan lengkap. Ketidaklengkapan tersebut dapat berdampak pada nilai hukum, komunikasi, pendidikan maupun penelitian. Dokumentasi asuhan keperawatan merupakan suatu kegiatan pencatatan, pelaporan atau merekam suatu kejadian, serta aktifitas yang dilakukan dalam bentuk pemberian pelayanan yang dianggap penting dan berharga. Pendokumentasian dalam keperawatan mencakup informasi lengkap tentang status kesehatan pasien, kegiatan asuhan keperawatan serta respon pasien terhadap asuhan yang diterimanya. Sejak tahun 2017 PPNI selaku asosiasi perawat indonesia telah menetapkan penggunaan SDKI,SLKI dan SIKI sebagai standar asuhan keperawatan yang digunakan oleh perawat seluruh indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa jauh penerapan SDKI,SLKI dan SIKI selaku standar asuhan keperawatan nasional diterapkan dalam pendokumentasian asuhan keperawatan yang ada di puskesmas kabupaten probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik Deskriptive. Populasinya adalah Dokumentasi keperawatan di Puskesmas Kabupaten Probolinggo dengan dengan menggunakan simple random sampling yang berjumlah 90 rekam medik.hasil yang didapatkan adalah 1. Pengkajian keperawatan telah dilakukan dengan sangat baik terbukti dari penggunaan formulir baku dan data yang aktual serta valid (100%). 2. Diagnosa keperawatan masih belum optimal, karena hanya sebagian kecil perawat yang menyusun diagnosa lengkap (6.7%) dan belum ada yang menyusun diagnosa risiko sesuai format SDKI. 3. Luaran dan intervensi keperawatan sudah menunjukkan kesesuaian dengan masalah keperawatan dan kolaborasi antar profesi, namun penggunaan metode SMART dan scoring masih sangat rendah (33.3% dan 0%). 4. Implementasi keperawatan sebagian besar dilaksanakan dengan baik terutama dalam pencatatan dan kolaborasi, namun masih minim dalam hal edukasi pasien, serta tidak ditemukan pelaksanaan prosedur baku secara konsisten. 5. Evaluasi keperawatan dilakukan secara menyeluruh dan terdokumentasi di semua rekam medis (100%). Kata Kunci : Penerapan, SDKI SLKI dan SIKI, dokumentasi keperawatan

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue