cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
HUBUNGAN LAMA RAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) Faira Nazarida Faesar; Adiratna Sekar Siwi; Amelia Andini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i1.2837

Abstract

Ketidakpastian kesembuhan pasien yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) berpotensi menimbulkan kecemasan pada keluarga. Kondisi kritis pasien, keterbatasan interaksi, serta keterbatasan informasi dari tenaga kesehatan menjadi faktor yang melemahkan beban psikologis keluarga. Selain itu, durasi perawatan yang panjang di ICU dapat meningkatkan tekanan emosional dan mempengaruhi kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan secara rasional. Kecemasan yang dialami oleh anggota keluarga pasien yang menerima perawatan di unit perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Margono Soekarjo akan menjadi fokus penelitian ini. Tim peneliti dalam penelitian ini menggunakan desain potong lintang dan metodologi kuantitatif berdasarkan korelasi deskriptif. Sebanyak delapan puluh tiga keluarga pasien yang setuju untuk berpartisipasi dipilih secara acak untuk penelitian ini. Kuesioner kecemasan yang disebut Skala Kecemasan Penilaian Diri Zung (ZSAS) dan lembar untuk mengukur lamanya rawat inap digunakan sebagai instrumen. Untuk menganalisis data, uji korelasi Spearman Rank digunakan. Sebagian besar pasien memiliki lama rawat inap sedang (4-7 hari), dan sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan. Uji statistik menunjukkan hubungan yang cukup kuat antara tingkat kecemasan keluarga dan lama rawat inap (p < 0,05). Lamanya waktu yang dihabiskan pasien di unit perawatan intensif (ICU) merosot langsung dengan tingkat kecemasan keluarga. Hasil ini menunjukkan bahwa lama rawat pasien menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kondisi psikologis keluarga. Oleh karena itu, diperlukan dukungan psikologis dan komunikasi yang efektif dari tenaga kesehatan kepada keluarga selama proses perawatan intensif. 
PENINGKATAN KETERAMPILAN LAY RESCUER (PENOLONG AWAM) PADA KEJADIAN HENTI JANTUNG DI LUAR RUMAH SAKIT Egidius Umbu Ndeta; Raju Kapadia; Suhariyanto Suhariyanto
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i1.3186

Abstract

Kemampuan melakukan Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis atau perawat, tetapi juga penting dikuasai oleh masyarakat umum sebagai lay rescuer. Pemberian edukasi kesehatan mengenai tindakan resusitasi jantung paru kepada penolong awam sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam memberikan pertolongan pada korban dengan kondisi gawat darurat, khususnya pada kasus henti jantung yang terjadi di luar rumah sakit. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan penolong awam. Desain penelitian menggunakan Quasi Eksperimen dengan pengukuran pre-test sebelum intervensi dan post-test setelah intervensi pada kelompok perlakuan serta kelompok kontrol, dengan analisis data menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan intervensi berupa materi dan simulasi terkait bantuan hidup dasar, terjadi peningkatan keterampilan penolong awam dalam melakukan resusitasi pada korban henti jantung di luar rumah sakit dengan nilai p = 0,000. Keterampilan tersebut sangat berperan dalam meningkatkan respons awal pada keadaan darurat yang dapat menyelamatkan nyawa. Dengan demikian, pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) perlu terus dikembangkan dan diperluas penerapannya di masyarakat.
HUBUNGAN STRATEGI KOPING DENGAN KONFLIK KERJA-KELUARGA PADA TENAGA KESEHATAN PEREMPUAN DI RSUD AJIBARANG Arni Nur Rahmawati; Indri Heri Susanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i1.3185

Abstract

Tenaga kesehatan perempuan yang menjalankan peran ganda sebagai pekerja profesional sekaligus pengelola tanggung jawab keluarga rentan mengalami konflik kerja-keluarga (work-family conflict/WFC). Konflik ini berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis, kualitas hidup, dan kinerja. Strategi koping merupakan salah satu sumber daya personal yang digunakan individu untuk merespons tekanan akibat konflik peran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi koping dan konflik kerja-keluarga pada tenaga kesehatan perempuan di RSUD Ajibarang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Responden berjumlah 77 tenaga kesehatan perempuan yang memenuhi kriteria inklusi, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Work-Family Conflict versi singkat (5 item) dan Brief COPE versi singkat (6 item) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami WFC kategori sedang (64,94%) dan memiliki strategi koping kategori sedang (63,64%). Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan positif yang bermakna antara strategi koping dan WFC (r? = 0,584; p < 0,001). Analisis kategorik dengan uji Chi-Square juga menunjukkan hubungan yang signifikan (?² = 19,387; p = 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konflik kerja-keluarga yang dialami, semakin tinggi pula intensitas strategi koping yang digunakan. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis individu dan organisasi untuk mendukung tenaga kesehatan perempuan dalam menghadapi tuntutan peran ganda.
Implementasi Terapi Modalitas Life Review menggunakan Permainan Ular Tangga terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Icca Narayani Pramudaningsih; Eny Pujiati; Hirza Ainin Nur
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i1.3188

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan fase akhir dari siklus kehidupan yang ditandai dengan adanya proses penuaan. Seiring dengan bertambahnya usia, terjadi perubahan fisiologis yang dapat menyebabkan penurunan fungsi tubuh, termasuk fungsi kognitif. Fungsi kognitif sangat penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari karena meliputi kemampuan memori, orientasi, perhatian, bahasa, hingga kemampuan dalam mengambil keputusan. Penurunan fungsi kognitif dapat menurunkan kualitas hidup, kemandirian, bahkan berisiko menimbulkan ketergantungan pada orang lain. di Indonesia berdasarkan Riskesdas (2018) prevalensi penurunan fungsi kognitif pada lansia cukup tinggi, di mana sekitar 22% lansia mengalami gangguan kognitif ringan hingga sedang. Penanganan penurunan kognitif yang sering digunakan yaitu terapi modalitas Life Review dengan modifikasi permainan ular tangga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Terapi Modalitas Life Review menggunakan Permainan Ular Tangga terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia. Metode: Jenis penelitian ini adalah Pre Experiment Design dengan metode One Group Pre-test-post-test design. Populasi penelitian ini adalah lansia di panti Panti Sosial Potroyudan sebanyak 80 lansia. Sampel sebanyak 35 responden dengan menggunakan tehnik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan bulan Mei 2025 menggunakan instrumen kuesioner Mini Mental Status Eximinitation (MMSE). Analisa data penelitian menggunakan uji paired t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan fungsi kognitif lansia setelah diberikan intervensi terapi modalitas. Nilai rata-rata fungsi kognitif sebelum intervensi adalah 21,87, kemudian meningkat menjadi 25,96 setelah dilakukan terapi modalitas selama empat minggu. Hasil uji statistik menggunakan paired t-test menunjukkan nilai p-value = 0,002 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara penerapan terapi modalitas terhadap fungsi kognitif lansia. Kesimpulan: Terapi modalitas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan fungsi kognitif lansia dengan nilai p-value = 0,002 (p < 0,05). Terapi modalitas Life Review dengan menggunakan permainan ular tangga bisa menjadi salah satu implementasi nonfarmakologis dalam program pelayanan kesehatan lansia untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue