cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN EMPATI PADA MAHASISWA AKHIR YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI Putri, Eznelda Julia; Nuryani, Reni; Lindasari, Sri Wulan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2902

Abstract

Mahasiswa akhir keperawatan mengalami berbagai tantangan dan hambatan selama proses penyusunan skripsi, yang dapat memengaruhi kemampuan empati yang merupakan salah satu komponen penting dalam praktik keperawatan. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan empati adalah literasi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dengan empati pada mahasiswa akhir S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif semester 7 berjumlah 148 orang yang ditentukan dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Mental Health Literacy Scale (MHLS) untuk mengukur literasi kesehatan mental dan Interpersonal Reactivity Index (IRI) untuk mengukur empati. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat dengan arah positif antara literasi kesehatan mental dan empati (r = 0,513; p < 0,001). Disimpulkan bahwa semakin tinggi literasi kesehatan mental mahasiswa maka semakin tinggi pula empatinya. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi kesehatan mental sebagai upaya memperkuat empati mahasiswa keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan yang maksimal.
PENGARUH PELATIHAN K3 TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENAGA KESEHATAN DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Nurhidayah, Nurhidayah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2910

Abstract

Pendahuluan : Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kesadaran K3 ini di lingkungan kerja. Pelatihan K3 dipilih dengan tujuan meningkatkan sikap kerja yang berorientasi keselamatan. Selain itu indikator-indikator yang terdapat dalam pelatihan K3 tersebut dapat dilihat seberapa pengaruhnya terhadap sikap kerja selamat Tujuan : Untuk menilai pengaruh pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap sikap kerja : Metode yang digunakan adalah tinjauan Pustaka dengan mengkaji 8 artikel yang relevan melalui pencarian Google Scholars, Science Direct, PubMed, Scopus dengan kata kunci yang dipakai adalah Pelatihan K3, pemeriksaan Kesehatan payudara sendiri, pengetahuan, remaja. Hasil : Analisis 6 artikel pencegahan kecelakaan kerja memerlukan integrasi antara ketersediaan APD, pelatihan berkualitas, perilaku pekerja yang patuh terhadap SOP, serta budaya keselamatan yang konsisten. Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi seperti pelatihan dan dukungan motivasi dapat secara signifikan mengurangi risiko, tetapi implementasi di lapangan masih perlu diperbaiki untuk hasil optimal.
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MENGGUNAKAN TOOLS HIRADC PADA PEKERJA PUSKESMAS Mughni, Nur Al; Salmawati, Lusia; Yanto, Vid
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2907

Abstract

Pendahuluan: Setiap pekerjaan memiliki risiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Besar kecilnya risiko tersebut tergantung pada jenis pekerjaan itu sendiri. Sesuai dengan peraturan yang berlaku setiap fasilitas pelayanan kesehatan yang didalamnya terdapat pekerja dan risiko terjadinya bahaya wajib untuk memberikan perlindungan keselamatan. Tujuan : Untuk mengidentifikasi jenis-jenis bahaya, menilai tingkat risiko dan menganalisis faktor risiko yang ada. Metode : Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan mengkaji 5 artikel yang relevan dengan menggunakan mesin pencari seperti Google Scholar. Hasil : Analisis 5 artikel menunjukkan bahwa hampir semua risiko kerja itu ada di bahaya fisik,kimia,biologi dan ergonomi. Saran : Untuk penelitian selanjutnya yaitu melakukan riset lebih mendalam dengan beberapa puskesmas untuk mengetahui lebih banyak risiko kerja sehingga data yang didapatkan lebih banyak dan bervariasi. Kata kunci: Analisis Risiko, HIRADC, Puskesmas.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS HADIMULYO KECAMATAN WAY SERDANG KABUPATEN MESUJI Siregar, Yulianarti; Trisniawati, Trisniawati; Sanjaya, Riona; Sari, Ade Tyas Maya; Dari, Wulan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i2.2919

Abstract

ABSTRAK Status gizi merupakan keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh.Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya.Masalah gizi pada ibu hamil salah satunya adalah Kekurangan Energi Kronik (KEK).Prevalensi status gizi kurang di Indonesia sebesar 35,5%. Sedangkan di Puskesmas Hadimulyo Angka kejadian KEK pada ibu hamil Tahun 2023 diketahui terdapat 40 ibu hamil KEK dari 274 Ibu hamil (10.8%) mendekati dari target 11,5%.  Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status gizi pada ibu hamil di Puskesmas Hadimulyo Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji tahun 2024. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Puskesmas Hadimulyo Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji dengan sampel yang digunakan sebanyak 91 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakanlembar Observasi yang didapatkan melalui rekam medis. Analisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui dimana sebanyak 70 (76.9%) responden dengan usia ibu hamil tidak berisiko, sebanyak 56 (61.5%) responden dengan paritas tidak berisiko, sebanyak 83 (91.2%) responden dengan jarak kehamilan tidak berisiko dan sebanyak 63 (69.2%) mengalami status gizi normal. Ada hubungan usia ibu (p-value = 0.001), paritas (p-value = 0.007), dan jarak kehamilan (p-value = 0.001) dengan terjadinya status gizi pada ibu hamil. Saran bagi petugas kesehatan khususnya bidan hendaknya secara aktif dapat tetap memberikan penyuluhan kesehatan tentang gizi selama kehamilan kepada ibu hamil yang datang untuk melakukan pemeriksaan kehamilan.Kata Kunci : Status Gizi, ibu hamil, paritas, usia kehamilan, dan jarak kehamilan   
Perbedaan Efektivitas Bekam Basah dan Bekam Kering dalam Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Rumah Sehat RA Handayani, Sri; Budiasih, Anggit Trias; Wijayanti, Wijayanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2874

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia, dengan 90-95% kasus didominasi oleh hipertensi esensial, dimana salah satu terapi non farmakologi dari hipertensi adalah bekam. Terapi bekam merupakan salah satu terapi komplementer untuk mengatasi hipertensi. Tujuan: untuk mengetahui Perbedaan Efektivitas Bekam Basah dan Bekam Kering Dalam Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Rumah Sehat R.A. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment pre post test without control group dilakukan di Rumah Sehat R.A dengan metode pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 48 peserta. Uji analisis bivariat yang digunakan adalah uji Mann Whitney karena data tidak terdistribusi normal. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk bekam basah dan bekam kering yang dilakukan, terbukti efektif mampu menurunkan tekanan darah dibuktikan dengan adanya selisih tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Intervensi bekam basah pada pasien didapatkan selisih penurunan tekanan darah sistolik yaitu sebesar 33.12 mmHg, sedangkan untuk selisih penurunan tekanan darah diastolik sebesar 17.29 mmHg. Sedangkan pada intervensi bekam kering, didapatkan selisih penurunan tekanan darah sistolik sebesar 12.29 mmHg dan selisih penurunan tekanan darah diastolik yaitu sebesar 11.45 mmHg. Uji Man Whitney dimana didapatkan pada bekam basah baik tekanan darah sistolik dan diastolic mendapatkan nilai p < 0.001 dan pada bekam kering dengan nilai p < 0.008, yang berarti nilai p <0.05 menunjukkan bahwa ada ada perbedaan efektivitas terkait bekam basah dan bekam kering, dimana bekam basah lebih efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan bekam kering.
PENGARUH CONTENT KETERBUKAAN STATUS MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN YOUTUBE TERHADAP PRESEPSI DAN RESPON ODHIV TENTANG STIGMA DAN DISKRIMINASI DI PUSKESMAS KUBUTAMBAHAN 1 Dewi, Putu Dian Prima Kusuma; Widiastini, Putu Monna Frisca; Wardana, Ketut Eka Larasati; Utami, Komang Ayu Sri
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2893

Abstract

ABSTRAKData WHO tahun 2021 sebanyak 650.000 orang meninggal disebabkan tertular oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan 1,5 juta mengalami tertular HIV-AIDS (UNAIDS, 2022). Stigma terhadap ODHIV menjadi salah satu hambatan paling besar dalam pencegahan, perawatan, pengobatan, dan dukungan HIV/AIDS. Total pelanggaran HAM yang terdokumentasikan sejak Januari 2021 hingga September 2022 sebanyak 187 kasus, yang terdiri dari 65 kasus atau 34,8 % pelanggaran berupa stigma, pelanggaran berbentuk diskriminasi sebanyak 94 kasus atau 50,3%, dan berupa ujaran kebencian sebanyak 28 kasus atau 15%. Bentuk stigma dan diskriminasi tersebut adalah stigma publik, stigma diri, dan penghindaran verbal (Asrina et al., 2023). Tujuan : Peneliti ingin menganalis terkait pengaruh konten keterbukaan status melalui media sosial yaitu instagram dan youtube terhadap presepsi dan respon ODHIV mengenai stigma dan diskriminasi. Metode : Jenis penelitan ini adalah penelitian kuantitatif analitik, dengan pendekatan pre eksperimental dengan pre post test one grup design. Sampel : Jumlah Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ya itu probability sampling dengan menggunakan teknik  Total sampling yaitu tehnik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Alat ukur dalam penelitian ini ialah lembar kuesioner. Analisis  data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Berdasarkan hasil dari 53 responden berdasarkan karakteristik jenis kelamin, sebagian besar berjenis kelamin laki-laki sebanyak 27 orang (50,9%), pendidikan, sebagian besar responden dengan pendidikan terakhir SMA sebanyak 27 orang (50,9%), pekerjaan sebagian besar responden bekerja sebanyak 37 orang (30,2%),status menikah sebagian besar responden menikah sebanyak 45 orang (84,9%). Sebagian besar responden tidak memiliki media sosial sebanyak 41 orang (77,4%). Sebagian besar responden terinfeksi HIV < 5 tahun sebanak 28 orang (52,8%). Sebagian besar mengetahui status HIV responden sebanyak 51 orang (96,2%. Sebagian besar responden tidak pernah dikucilkan sebanyak 30 orang (56,6%). Sebagian besar responden meminum ARV < 5 tahun sebanyak 28 orang (52,8%). Kesimpulan : Adanya pengaruh content keterbukaan status melalui media sosial instagram dan youtube terhadap presepsi dan respon ODHIV tentang stigma dan diskriminasi di Puskesmas Kubutambahan 1.Kata kunci: Stigma; Diskriminasi; Media Sosial; Pembuat Konten; HIV/AIDS ABSTRACT WHO data in 2021 as many as 650,000 people died due to contracting the Human Immunodeficiency Virus (HIV) and 1.5 million people contracted HIV-AIDS (UNAIDS, 2022). Stigma against HIV is one of the biggest obstacles in HIV prevention, treatment, treatment, and support. The total number of human rights violations documented from January 2021 to September 2022 was 187 cases, consisting of 65 cases or 34.8% of violations in the form of stigma, 94 cases or 50.3% of violations in the form of discrimination, and 28 cases or 15% of hate speech. These forms of stigma and discrimination are public stigma, self-stigma, and verbal avoidance (Asrina et al., 2023). Objective: The researcher wants to analyze the influence of status disclosure content through social media, namely Instagram and YouTube, on the perception and response of ODHIV regarding stigma and discrimination. Method: This type of research is quantitative analytical research, with a pre-experimental approach with a pre-post test one group design. Sample: The number of samples in this study is 52 respondents. The sampling technique in this study is probability sampling using the Total sampling technique, which is a sampling technique where the number of samples is equal to the population. The measuring tool in this study is a questionnaire sheet. Data analysis using the Wilcoxon test. Results: Based on the results of 53 respondents based on gender characteristics, most of them were male as many as 27 people (50.9%), education, most of the respondents with the last high school education were 27 people (50.9%), most of the respondents worked as many as 37 people (30.2%), and the marital status of most of the respondents were married as many as 45 people (84.9%). Most of the respondents did not have social media as many as 41 people (77.4%). Most of the respondents were infected with HIV < 5 years old as many as 28 people (52.8%). Most of the respondents knew the HIV status of 51 people (96.2%). Most of the respondents have never been excluded as many as 30 people (56.6%). Most of the respondents took ARVs < 5 years as many as 28 people (52.8%). Conclusion: The influence of status disclosure content through social media Instagram and youtube on the perception and response of ODHIV about stigma and discrimination at the KubuAdditional 1 Health Center.                                                                                                     Keywords: Stigma; Discrimination; Social Media; Content Creator; HIV/AIDS
FAKTOR RISIKO PERILAKU MEROKOK PADA PEKERJA KONSTRUKSI DAN PEKERJA FISIK: SUATU TINJAUAN LITERATUR Mahardhika, Adelia Putri
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2948

Abstract

Smoking behaviour among construction project workers is an underestimated occupational health problem, although this group is exposed to multiple interacting risk factors at the individual, work-related and social levels. Construction workers in Jakarta are predominantly male, of productive age, and work under physically demanding conditions, long working hours, exposure to dust and noise, and strict project deadlines, so that cigarettes are often used as a coping mechanism to deal with stress, fatigue and boredom. This literature study aims to identify risk factors associated with smoking behaviour among construction project workers, particularly in dense urban settings such as Jakarta. A Systematic Literature Review (SLR) approach was applied using the PRISMA 2020 guideline. Articles were searched through Google Scholar, accredited national occupational health journals and high-quality international journals, limited to publications between 2020 and 2025. The keywords used included “smoking behavior”, “construction workers”, “occupational stress”, “work fatigue”, “manual handling” and their Indonesian equivalents. Inclusion criteria were observational studies on construction project workers or similar manual labourers, addressing smoking behaviour and/or related risk factors, and available in full text. Twelve eligible articles were included and analysed narratively. The review shows that individual factors (sex, age, education, knowledge and attitudes about smoking, nutritional status and duration of smoking), job-related factors (type of occupation, physical workload, job stress, shift work, fatigue, manual handling) and social–organisational factors (social support, workplace smoking culture, easy access to cigarettes, and company policies) contribute to the high smoking prevalence among workers. Several studies also report health consequences such as hypertension, reduced appetite, chronic obstructive pulmonary disease, musculoskeletal complaints and work fatigue, which may impair productivity. In conclusion, smoking behaviour among construction project workers in urban areas should be understood as the result of multi-factor interactions, and tobacco control interventions need to be designed comprehensively through occupational health programs, smoke-free workplace policies and tailored cessation support at project sites.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR STKIP MODERN NGAWI Ekayamti, Endri; Komalawati, Rini; Fatimah, Nurul; Kasanah, Adhin Al
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2420

Abstract

Latar Belakang: Prokrastinasi akademik merupakan fenomena menunda-nunda tugas akademik yang sering dialami oleh mahasiswa khususnya pada tahap akhir studi mereka. Hal-hal yang bisa mempengaruhi prokrastinasi akademik meliputi penggunaan gadget dan motivasi belajar. Tujuan: untuk mengidentifikasi hubungan antara penggunaan gadget dan motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik mahasiswa semester akhir di STKIP Modern Ngawi. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelasional dengan metode cross-sectional. Populasi sejumlah 170 mahasiswa semester akhir di STKIP Modern Ngawi. Sampel penelitian sejumlah 120 responden dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner melalui google form. Uji statistik menggunakan Correlation Spearman-Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan responden dalam kategori penggunaan gadget tinggi, motivasi belajar tinggi, dan prokrastinasi akademik sedang. Hasil uji bivariat penggunaan gadget dan prokrastinasi akademik p-value = 0,001 dan r = -0, 292. Uji bivariat motivasi belajar dan prokrastinasi akademik p-value = 0,000 dengan r = -304. Kesimpulan:  Terdapat hubungan negatif antara penggunaan gadget dan prokrastinasi akademik, terdapat hubungan negatif antara motivasi belajar dan prokrastinasi akademik
PENURUNAN KECEMASAN PADA LANSIA MELALUI TERAPI MUSIK GAMELAN JAWA Nur, Hirza Ainin; Widyaningsih, Heriyanti; Pramudaningsih, Icca Narayani; Cahyanti, Luluk; Afriyani, Dwi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2966

Abstract

Latar Belakang: Pada lansia akan mengalami penurunan fungsi fisik dan kognitif seiring bertambahnya usia karena setiap organ tubuh mengalami penurunan fungsi yang lebih kompleks. Sehingga mereka memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan kecemasan. Intervensi nonfarmakologis seperti terapi musik gamelan Jawa dianggap efektif untuk membantu dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia. Tujuan Penelitian: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada lansia sebelum dan sesudah diberikan terapi musik gamelan Jawa. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif pre experimental design dengan rancangan one group pre-test dan post-test design. Sampel sebanyak 16 lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan bulan Mei 2025 menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat perubahan tingkat kecemasan sebelum dan setelah intervensi terapi musik gamelan Jawa. Hasil: Dari 16 responden sebelum diberikan tindakan 56,3% mengalami kecemasan sedang, 31,3% mengalami kecemasan berat dan 12,5% mengalami kecemasan berat sekali dan setelah intervensi terapi musik gamelan Jawa 62,5% mengalami kecemasan ringan, 25,0% mengalami kecemasan sedang, 12,5% mengalami kecemasan berat. Hal ini menunjukkan penurunan tingkat kecemasan pada lansia. Kesimpulan: Implementasi terapi musik gamelan Jawa efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia. Terapi ini dapat dijadikan pendekatan keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatan kesehatan mental lansia, khususnya dalam menghadapi masa yang akan datang.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI PADA STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU DESA BANDARKABUPATEN MAGETAN Sa’adah, Hamidatus Daris; Pariyem, Pariyem; Safitri, Fika Aninda; Murtiyani, Ninik
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2995

Abstract

Latar Belakang:Masalah global yang di hadapi seluruh dunia terutama di Indonesia mengalami gizi kurang dan meningkatnya gizi lebih. Balita salah satu kelompok yang rawan mengalami masalah gizi. Pengetahuan ibu tentang gizi akan membentuk perilaku dan sikap ibu dalam memenuhi asupan makanan balita di buktikan melalui   hasil status gizi balita . Metode: korelasi dengan pendekatanCross Sectional. Sampel dalam penelitian adalah ibu balita yang memiliki anak usia 12-60 bulan. Penelitian dilaksanakan pada bulan februari – maret 2024, di Posyandu Desa Bandar. Non probability sampling dengan Teknik Simple Random Sapling sebanyak 43 orang. Instrumen menggunakan kuesioner gizi, dan KMS berdasarkan BB/U. Data dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: Diperoleh bahwa dari 43 responden, sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik 41 ibu balita (95,3%), dan status gizi baik 33 balita (76,7%). Hasil analisis nilai P= 0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Balita Di Desa Bandar Kabupaten Magetan.Kata kunci: Pengetahuan ibu, Gizi, Status Gizi Balita

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue