cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Industri
ISSN : 19785852     EISSN : 25807366     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Industrial Research is a periodic scientific media to publish the results of research, study, review, and scientific review of industrial areas that have never been published that is not in the process of evaluating and has been approved by the others (if any) published three times a year on each April, August, and December and accredited by LIPI Number: 490 / AU2 / P2MI-LIPI / 08/2012 for three years.
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
POLIMER NANO KOMPOSIT SEBAGAI MASTER BATCH POLIMER BIODEGRADABLE UNTUK KEMASAN MAKANAN Pudjiastuti, Wiwik; Listyarini, Arie; ., Sudirman
Jurnal Riset Industri Vol 6, No 1 (2012): Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7587.912 KB)

Abstract

Beberapa penelitian pembuatan plastik biodegradable telah dilakukan di Indonesia dengan menggunakan bahan dasar alam seperti pati, serat, dan lain-lain. Namun hasilnya belum dapat diaplikasikan sebagai kemasan makanan. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian pembuatan kemasan makanan dari polimer nanokomposit berbasis polimer termoplastik (Polietilen,PE dan Polipropilen, PP) dengan filler CaC03     dan tapioka berukuran nanopartikel dengan penambahan plasticizer dan aditif. Pembuatan kemasan berupa kantong plastik dilakukan dengan metoda ekstrusi blow molding dengan suhu proses 170°Cuntuk nanokomposit berbasis PE dan 180°C untuk nanokomposit berbasis PP. Hasil  analisa yang meliputi uji sifat fisikimekanik, sifat barrier, biodegradabilitas dan keamanan pangan menunjukkan bahwa polimer nanokomposit yang dihasilkan telah memenuhi syarat sebagai kemasan makanan dan mampu terdegradasi di alam (biodegradable). Kata kunci  : biodegradable, filler, master batch, nanokomposit, polimer termoplastik
KLASIFIKASI BIJI PINANG BELAH PADA PENGEMBANGAN MESIN SORTIR PINANG MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Hartono, Puji; ., Trismiyati
Jurnal Riset Industri Vol 10, No 2 (2016): PENINGKATAN DAYA SAING MELALUI PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3461.539 KB)

Abstract

Klasifikasi biji pinang belah merupakan tahapan penting dalam menentukan kualitas dan nilai ekonominya.Selama ini pengekspor biji pinang Indonesia melakukan tahapan ini secara visual berdasarkan warnadengan tenaga manusia. Cara ini memiliki beberapa kelemahan antara lain: akurasi rendah, tidak konsisten,dan kapasitasnya rendah. Oleh karena itu, pengolahan citra digital biji pinang belah digunakan sebagaialternatif untuk mengklasifikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hasil pengolahan citradigital sampel biji pinang belah. Sampel yang digunakan telah ditetapkan kualitas baik dan jeleknya.Pengolahan citra dimulai dengan pengambilan citra oleh kamera, kemudian citra biner dibentuk denganteknik threshold. Selanjutnya citra ini dipisahkan dengan background-nya. Kemudian dilakukan perhitunganjumlah pixel dan dihitung nilai komponen berbagai model warna berdasar nilai RGB. Analisa data dilakukanpada model warna RGB, Indek RGB, dan Y’UV. Nilai komponen model warna dibandingkan satu denganyang lain untuk dapat membedakan kualitas biji pinang belah. Dasar klasifikasi kualitas pinang yang bisadigunakan adalah warna R, G, indek B, Y’ dan U. Hasil pengujian sampel uji menunjukkan bahwa akurasiterbesar adalah nilai U pada model warna Y’UV yaitu senilai 96%.Kata kunci: klasifikasi, biji pinang belah, pengolahan citra, RGB, indek RGB, Y’UV
PENENTUAN KONSENTRASI PARTIKULAT BERBASIS LOW COST PARTICULATE SENSOR PADA MODIFIKASI TEKNOLOGI WETSCRUBBER Fatkhurrahman, Januar Arif; Juliasari, Ikha Rasti; Zen, Nur
Jurnal Riset Industri Vol 10, No 2 (2016): PENINGKATAN DAYA SAING MELALUI PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1269.596 KB)

Abstract

Penentuan konsentrasi partikulat pada teknologi wetscrubber umumnya menggunakan prinsip light scattering.Kesamaan prinsip kerja dengan low cost particulate sensor membuka peluang pemanfaatan low cost particulatesensor sebagai unit pengukur konsentrasi partikulat dalam modifikasi proses teknologi wetscrubber. Low costparticulate sensor yang digunakan adalah SHARP GP2Y1010 dikorelasikan dengan Sensydine Nephelometersebagai referensi. Laju partikulat yang melalui kedua peralatan tersebut disimulasikan dari hasil pembakaranobat nyamuk, dengan periode pengambilan data selama 6-7 jam. Data hasil pembacaan SHARP GP2Y1010dianalisis secara least square fitting dan dikorelasi linier terhadap Sensydine Nephelometer dengan hasil R2cukup tinggi mencapai 0,88 dan pola pembacaan partikulat yang identik secara grafik.Kata Kunci: low cost particulate sensor, konsentrasi partikulat, teknologi wetscrubber
PENGARUH PRA PERLAKUAN BASA PADA AMPAS TEBU TERHADAP KARAKTERISASI PULP DAN PRODUKSI GULA PEREDUKSI Fajriutami, Triyani; Fatriasari, Widya; Hermiati, Euis
Jurnal Riset Industri Vol 10, No 3 (2016): MENINGKATKAN NILAI TAMBAH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4476.938 KB)

Abstract

Ampas tebu merupakan limbah lignoselulosa yang cukup strategis dan menjanjikan sebagai bahan baku bietanolyang berkelanjutan di Indonesia karena kandungan karbohidrat yang tinggi dan ketersediaannya yang melimpah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pra perlakuan basa pada karakterisasi pulp ampas tebu sertagula pereduksi yang dihasilkan dengan metode hidrolisis enzimatis sebagai bahan baku bioetanol. Ampas tebudiberikan pra perlakuan dengan dua pelarut basa, yaitu masing-masing larutan alkali atau NaOH (1%, 2%, 3%)dan larutan kapur atau Ca(OH)2 (0,1, 0,2, 0,3 g Ca(OH)2/g bahan) pada suhu 121°C selama 30, 60 dan 90 menit.Pra perlakuan NaOH lebih efektif dalam menurunkan kadar lignin dibandingkan Ca(OH)2 yang berperan dalammeningkatan rendemen gula pereduksi yang diperolehnya. Meskipun demikian, kondisi pra perlakuan yang relatifkeras dapat berkontribusi terhadap menurunkan rendemen gulanya. Hal ini kemungkinan berkaitan dengankerusakan struktur serat dan terjadinya rekristalisasi selulosa. Rendemen gula pereduksi tertinggi yang dihasilkandari proses hidrolisis enzimatis selama 48 jam setelah pra perlakuan NaOH adalah 45,69%, sedangkan setelahpra perlakuan Ca(OH)2 adalah 28,42%.Kata kunci: Lignoselulosa, alkali, kapur, gula pereduksi, hidrolisis enzimatis
TEKNOLOGI BIOREFINING UNTUK PENGOLAHAN KERTAS BEKAS SEBAGAI BAHAN BAKU PADA PEMBUATAN KERTAS PELAPIS Masriani, Rina; Hidayat, Taufan; ., Jamaludin
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9614.178 KB)

Abstract

Kotak karton gelombang(KKG)bekasdigunakan untuk menggantikan pulp virgin jenis pulp kraft serat panjang belum putih atau needle unbleach kraft pulp (NUKP) sebagai bahan baku kertas pelapis pada KKG. Kelemahan penggunaan pulp serat panjang adalah konsumsi energi yang tinggi pada proses refining. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan enzim endoglukanase untuk menurunkan energi refining.Enzim eksoglukanase digunakan sebagai pemodifikasi serat untuk memperbaiki mutu kertas yang dihasilkan. Perlakuan yang sama dilakukan pada NUKP sebagai pembanding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa endoglukanase mereduksi waktu refining NUKP sebesar 40% dan KKG bekas sebesar 50% dibandingkan terhadap blanko. Biorefining dengan endoglukanase pada NUKP memperbaiki formasi tetapi menurunkan indeks tarik dan indeks retak, pada KKG bekas indeks retak naik secara signifikan yaitu sekitar 71%, formasi lembaran kertas yang dihasilkan membaik tetapi indeks tariknya turun sekitar 4%. Perlakuan NUKP dengan eksoglukanase meningkatkan indeks tarik dan indeks retak. Perlakuan KKG bekas kualitas tinggi dengan eksoglukanase menghasilkan lembaran kertas dengan indeks tarik yang meningkat sebesar 8%, perbaikan indeks retak sebesar 43% dan perbaikan formasi. Dengan demikian, endoglukanase berpotensi sebagai pereduksi waktu biorefining dan eksoglukanase dapat digunakan pascabiorefining untuk memperbaiki mutu kertas. Kata kunci : Biorefining,endoglukanase, eksoglukanase, NUKP, KKG bekas.
PERKEMBANGAN PENELITIAN DAN PEMAKAIAN PLASTIK BIODEGRADABEL DI INDONESIA Winursito, Isananto
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik telah menjadi bagian yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Namun karena senyawanya tidak dapat dipecah oleh mikrobia, maka sampah plastik tidak dapat terdegradasi dan tetap tersisa di lingkungan. Plastik biodegradabel dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi masalah tersebut. Penelitian tentang biodegradabel plastik di negara maju telah dimulai sejak beberapa dekade yang lalu, sedangkan bagi Indonesia ini masih merupakan hal yang relatif baru dan dilakukan oleh para peneliti di beberapa institusi riset maupun perguruan tinggi. Penggunaan berbagai sumber pati menjadi topik utama dalam penelitian oleh para peneliti plastik  biodegradabel  di  Indonesia.  Dalam makalah ini dibahas tentang  perkembangan terminologi  dan pengertian seputar plastik biodegradabel, standar dan cara pengujian untuk menentukan biodegradabilitas, serta perkembangan penelitian dan industri terkait dengan plastik degradabel di Indonesia.Kata kunci : perkembangan, plastik biodegradabel, pati
PERANCANGAN TURBIN AIR SKALA LABORATORIUM SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN ENERGI AIR JATUHAN KONDENSOR BAROMETRIK PROSES EVAPORASI NIRA SEBAGAI ENERGI LISTRIK Cahyono, Handaru Bowo; Ariani, Nurul Mahmida
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 2 (2013): Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9353.743 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian dan simulasi skala laboratorium, perancangan turbin air tipe aliran silang termodifikasi. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya konservasi energi diindustri gula, yaitu dengan memanfaatkan energi potensial  air jatuhan  kondensor  barometric  proses  evaporasi  nira  sebagai  penggerak  turbin  air  untuk membangkitkan energi listrik.   Perancangan turbin air dilakukan dengan pendekatan kondisi aktual dengan kecepatan alir fluida 2,54 m/detik.  Turbin air memiliki diameter 137,5 mm lebar rata-rata  sudu 51 mm serta jumlah sudu 12 buah.  Turbin ditempatkan dalam pipa berdiameter 3 inchi sebagai miniatur pipa kondensor barometrik.   Ketika turbin dialiri air secara vertical dengan laju alir massa 12,5 kg/detik air sebagai f1uida penggerak dan dijatuhkan dari jarak 1,6 meter turbin mampu berputar 255 rpm dan memutar alternator 815 rpm dan menghasilkan tegangan listrik 7,5 volt. Putaran turbin akan turun menjadi 298 rpm ketika turbin dibebani lampu 29 watt.  Effisiensi daya keluaran turbin sekitar 57,02 % jika dibandingkan daya keluaran teoritis energi potensialnya sebesar 170watt. Kata kunci : rekayasa turbin aliran silang, air jatuhan kondensor barometrik, laju alir massa
MANFAAT EKSTRAK DAUN BANGUN-BANGUN (Coleus emboinicus L.) UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI AIR SUSU INDUK TIKUS Hutajulu, Tiurlan Farida; Junaidi, Lukman
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 1 (2013): Peningkatan Nilai Tambah Komoditi Argo
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10187.648 KB)

Abstract

Tanaman bangun-bangun (Coleus amboinicus   L.) dikenal di daerah Sumatera Utara, sering digunakan sebagai sumber gizi untuk ibu menyusui. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan hipotesis bahwa daun bangun-bangun dapat meningkatkan produksi air susu ibu. Penelitian dibagi dalam dua tahap, yaitu pengujian fitokimia  daun  bangun-bangun dan  pengaruh ekstrak daun  bangun-bangun terhadap  pertumbuhan  tikus percobaan.  Hasil  pengujian  menunjukkan  komponen gizi  daun-daun  bangun  yang  sangat  lengkap  dan mengandung bahan aktif atsiri thymol, forskholin, carvacrol, serta bahan aktif flavonoid trihidroksi isofiavon, kaemferol glikosida dan 2-hidroksi khalkon.  Pada penelitian tahap 2 dilakukan pengamatan pertumbuhan tikus percobaan. Perlakuan penelitian meliputi: jenis minuman ekstrak daun bangun-bangun, yaitu: blanko, ekstrak daun segar, dan serbuk ekstrak daun kering bangun-bangun. Konsentrasi serbuk ekstrak yang digunakan terdiri dari: 3%, 5%, dan 7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari ekstrak daun bangun-bangun terhadap pertumbuhan   bobot tikus percobaan. Bobot induk tikus yang diberi ekstrak daun bangun-bangun segar tetap mengalami sedikit peningkatan sewaktu proses menyusui, sementara bobot induk tikus  yang  tidak  diberi  ekstrak  daun  bangun-bangun menurun  dengan  tingkat  penurunan  paling  besar dibandingkan dengan bobot induk tikus yang diberi ekstrak daun bangun-bangun. Pertambahan bobot bayi tikus yang induknya diberi serbuk ekstrak daun bangun-bangun 5% menunjukkan pertumbahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Kata kunci: bangun-bangun, ekstrak bangun-bangun, flavonoid, pertumbuhan tikus 
PEREKAYASAAN ABSORBER TOWER UNTUK PENANGANAN EMISI UDARA DI INDUSTRI PERHIASAN EMAS Ariani, Nurul Mahmida; Cahyono, Handaru Bowo
Jurnal Riset Industri Vol 7, No 1 (2013): Peningkatan Nilai Tambah Komoditi Argo
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8972.192 KB)

Abstract

Emisi Udara yang dihasilkan dari proses produksi industri perhiasan emas, berpotensi mencemari lingkungan, karena memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dalam penanganannya. Kadungan pencemar terdiri dari gas NO :331,1 mg/ m3.N, N02   :  411,0 mg/ m3.N, NOx (sebagai NO2): 626,9 mg/m3.N serta  HCI: 280,0 mg/ m3N yang sumber utamanya berasal dari proses awal pemurnian menggunakan larutan aqua regia. Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah perekayasaan Absorber Tower untuk mereduksi kandungan zat pencemar/ emisi udarasehingga aman bagi lingkungan.Menggunakan absorber tower hasil perekayasaan yang dilengkapi media packing berbahan plastik dengan airsebagai pelarut akan didapatkan gas dengan kadar NO: 137,5 mg/ m3.N,  N02:      164,9 mg/m3.N  NOx (sebagaiNO2): 254,6 mg/ m3.N serta HCI : 171,6 mg/ m3.N. atau terjadi penurunan kadar NO: 58,5 %,  N02:     60,0 % , NOx(sebagai NO2:  59,4 %  serta  HCI  : 38,7 %. Kondisi ini sudah aman bagi lingkungan karena memenuhi BakuMutu yang dipersyaratkan sesuai dengan Peraturan Gubernur Jatim No.1 0 Tahun 2009. Kata Kunci:  reduksi emisi, gas NO & N02,   aqua regia, absorber Tower
PEMBUATAN BOX PANEL MOTOR WESEL KERETA API MENGGUNAKAN BAHAN KOMPOSIT DARI SERAT GELAS DENGAN MATRIKS RESIN POLIESTER DAN RESIN EPOKSI SEBAGAI SUBTITUSI IMPOR Suhardjo, Kuntari Adi
Jurnal Riset Industri Vol 6, No 3 (2012): Pengembangan Industri Berbasis Hasil Tambang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai substitusi impor dan untuk mengganti bahan logam dengan komposit telah dilakukan penelitianpembuatan box panel motor wesel kereta api  menggunakan komposit dari serat gelas  dengan  matriks resinpoliester dan resin epoksi menggunakan teknologi industri kecil menengah. Metoda pembuatannya adalah sebagai berikut: 1. proses pencetakan, pelapisan antar serat, pencampuran antara resin (variasi  poliester resin dan  resin epoksi), serat gelas (variasi MAT 200, WR 200 sebanyak 4 lapisan) dan zat aselerator, pemanasan suhu 60°C, waktu 1 jam, vakum 45 cm.Hg, tekanan 3 bar,  orientasi serat (00, 900).    Tekanan diperlukan untuk mengatur fraksi serat dan volume resin, untuk mengurangi kemungkinan adanya void (udara atau gas terjebak dalam komposit) yang merupakan keretakan awal ketika menerima beban statis. Hasil optimum dari penelitian ini adalah box panel komposit yang terbuat dari campuran serat gelas MAT200 dan Wr200 dengan resin epoksi (percobaan kode E), dengan hasil pengujian: kekuatan lentur 21,33 kg/mm2(101 kgf), kekuatan tekan 8,36 kg/mm2(459,77 kgf) dan kekuatan tarik 6,69 kg/mm2(440 kgf), Produk Box Panel telah memenuhi spesifikasi teknik PT KAI, dalam kondisi tersebut Wr200 membantu untuk meningkatkan kekuatan mekanik  sedangkan MAT200 membuat produksi lebih mudah.Dari hasil pengujian Scanning electro microscope (SEM) terlihat masih ada sedikit void yang dapat  mengakibatkan initial crack pada box panel, hal ini harus dihindari  melalui layup dengan tekanan yang rata dan vakum yang sempurna. Hasil pengujian Energy Dispersion Spectrometry (EDS) untuk melihat komposisi kimia pada box panel. Kata kunci:  Box Panel motor wesel kereta api, komposit, serat gelas, resin poliester,   resin epoksi 

Filter by Year

2007 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2016): MENINGKATKAN NILAI TAMBAH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI Vol 10, No 2 (2016): PENINGKATAN DAYA SAING MELALUI PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK Vol 10, No 1 (2016): Peran Teknologi dan Inovasi dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Produ Vol 9, No 1 (2015): Optimalisasi Nilai Tambah Bahan/Material dan Limbah Industri Dalam Negeri Vol 8, No 3 (2014): Pemanfaatan Bahan Baku/Penolong Raw Material Dalam Negeri Vol 8, No 2 (2014): Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan untuk Industri Hijau Vol 8, No 1 (2014): Teknologi Proses Berbasis Efisiensi Energi Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa Vol 7, No 2 (2013): Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan Mendukung Ketahanan Energi Nasional Vol 7, No 1 (2013): Peningkatan Nilai Tambah Komoditi Argo Vol 6, No 3 (2012): Pengembangan Industri Berbasis Hasil Tambang Vol 6, No 2 (2012): Minimalisasi dan Pemanfaatan Limbah Vol 6, No 1 (2012): Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal Vol 5, No 3 (2011): Peningkatan Nilai Tambah dan Produktivitas Industri Vol 5, No 2 (2011): Penelitian Untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Vol 5, No 1 (2011): Industri Kecil Menengah Vol 4, No 3 (2010): Green Industry Vol 4, No 2 (2010): Konservasi Energi Vol 4, No 1 (2010): Standardisasi dan Regulasi Teknik Vol 3, No 3 (2009): Peningkatan Nilai Tambah melalui Inovasi Kemasan Vol 3, No 2 (2009): Vol 3, No 1 (2009): Vol 2, No 3 (2008): Vol 2, No 2 (2008): Vol 2, No 1 (2008): Jurnal Riset Industri Vol 1, No 3 (2007): Vol 1, No 2 (2007): Jurnal Riset Industri Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Riset Industri More Issue