cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Industri
ISSN : 19785852     EISSN : 25807366     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Industrial Research is a periodic scientific media to publish the results of research, study, review, and scientific review of industrial areas that have never been published that is not in the process of evaluating and has been approved by the others (if any) published three times a year on each April, August, and December and accredited by LIPI Number: 490 / AU2 / P2MI-LIPI / 08/2012 for three years.
Arjuna Subject : -
Articles 312 Documents
SIMULASI PENINGKATAAN KINERJA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS FUEL CELL MELALUI PENGONTROLAN DAN PEMODELAN MENGGUNAKAN METODE STATE SPACE: FUEL CELL STACK Putra Barus, Rismawan Perdana; Gunawan, Freddy
Jurnal Riset Industri Vol 6, No 3 (2012): Pengembangan Industri Berbasis Hasil Tambang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3802.927 KB)

Abstract

Fuel cell termasuk alat pengubah energi alternatif yang menjanjikan dengan bahan bakar hidrogen dan oksigenyang relatif mudah didapatkan dan ramah lingkungan. Beberapa hal yang dapat mengurangi umur pakai fuel cell adalah kurangnya pasokan oksigen ke fuel cell, karena dapat meningkatkan keasaman fuel cell. Objektif utama sistem  kontrol yang dirancang dalam penelitian ini adalah  untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi  dan menghindari kurangnya pasokan udara dengan cara mengendalikan oxygen excess ratio. Dengan menggunakan model yang baik, dapat dirancang pengontrol yang tepat agar keluaran dari sistem sesuai denganyang diharapkan. Dari hasil simulasi,  fuel cell stack dengan pengontrol LQR diberi set point sebesar 176 V. Overshoot   yang terjadi rata-rata sebesar 6,91%, dan rise/fall time rata-rata sebesar 0,67 detik. Kemudian, setelah dilakukan pemilihan parameter kontrol R yang baru, hasil simulasi menunjukkan sistem dengan set point sebesar 218 V, overshoot yang terjadi rata-rata sebesar 6,28%, dan rise/fall time rata-rata sebesar 0,89 detik. Kata Kunci: Linear Ouadratic Regulator( LQR), Fuel cell, Oxygen Excess Ratio 
REINDUSTRIALISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP EKONOMI MAKRO SERTA KINERJA SEKTOR INDUSTRI DI INDONESIA Kustanto, Heru; Oktaviani, Rina; Sinaga, Bonar M; Firdaus, Muhammad
Jurnal Riset Industri Vol 6, No 1 (2012): Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak reindustrialisasi terhadap ekonomi makro dan kinerja sektor industri, termasuk  industri kecil, menengah dan besar.   Reindustrialisasi dalam  penelitian ini diukur dari peningkatan pangsa output sektor industri. Penelitian ini menggunakan model ekonomi keseimbangan umum recursive dynamic untuk mengukur dampak reindustrialisasi sebagai upaya untuk mengantisipasi faktor-faktor penyebab deindustrialisasi. Reindustrialisasi dilakukan dengan serangkaian kebijakan melalui simulasi peningkatan investasi sektor industri, peningkatan ekspor produk-produk industri, peningkatan penggunaan produksi dalam negeri untuk mengurangi jumlah impor barang-barang konsumsi, peningkatan produktivitas sektor industri, subsidi harga energi dan penqernbanqan klaster industri prioritas yaitu klaster industri agro, klaster industri basis manufaktur dan klaster industri alat angkut.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam simulasi yang dilakukan mampu meningkatkan kinerja ekonomi makro yang diukur dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan  pangsa output sektor  industri lebih tinggi  daripada simulasi  baseline.  Pada semua  simulasi, reindustrialisasi mampu meningkat pertumbuhan output sektor industri kecil menengah lebih tinggi dibandingkan dengan industri besar. Untuk meningkatkan pangsa output sektor industri dapat dilakukan melalui serangkaian kebijakan reindustrialisasi dengan meningkatkan investasi baik penanaman modal dalam  negeri maupun penanaman modal asing, peningkatan ekspor dan penurunan impor produk-produk industri melalui peningkatan penggunaan produksi dalam negeri, kebijakan untuk mengatur harga energi, dan peningkatan teknologi dan produktivitas sektor industri. Kata  kuncl  : Deindustrialisasi; reindustrialisasi; model ekonomi keseimbangan umum, ekonomi makro; industri kecil, menengah dan besar
RANCANG BANGUN DAN PEREKAYASAAN TUNGKU FLUIDIZEDBED SIRKULASI BATU BARA KALORI RENDAH(LIGNIT) UNTUK MENGHASILKAN EFISIENSI PEMBAKARAN TINGGI DAN RAMAH LINGKUNGAN Furqon, Mochamad
Jurnal Riset Industri Vol 6, No 2 (2012): Minimalisasi dan Pemanfaatan Limbah
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5442.398 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan pengembangan tungku pembakaran tipe fluidized bed sirkulasi, batubara yang digunakan untuk pembakaran adalah jenis batu bara kalori rendah (Iignit). Batubara yang diumpankan ke dalam ruang bakar, campuran serbuk batu bara dab batu kapur, dengan rasio Ca/S : 0,8 - 1,4. Diperoleh kondisi pelepasan  S02 antara 71,2 -98,2% . Emisi gas NOx : 32 ppm pada suhu 700 C dan 320 pada suhu 850 C. Efisiensi pembakaran diperoleh antara 94,6 -96,8%.Kata kunci :Fluidized bed sirkulasi, nilai kalori rendah, lignit,emisi NOx, pelepasan  S02, efisiensipembakaran
MEMBANGUN INDUSTRI KOMPONEN BAHAN MAGNET BERBASIS SUMBER DAYA ALAM LOKAL MELALUI SENTUHAN NANOTEKNOLOGI Purwanto, Setyo
Jurnal Riset Industri Vol 2, No 2 (2008):
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4012.207 KB)

Abstract

Tulisan ini memaparkan   hasil   kajian   tentang   upaya membangun  kemampuan     teknologi   bahan  magnet Pemanfaatan  bahan  magnet   untuk   berbagai  produk industri yang dilakukan beberapa negara maju dijadikan sebagai  salah  satu  acuan.    Pada  umumnya  bahan  magnet  yang digunakan berbasis logam transisi atau berbasis pasir besi dan logam tanah jarang.  Berbagai tempat di  Indonesia telah  diketahui memiliki potensi sumber daya alam untuk bahan baku magnet tersebut  Agar bahan magnet dapat lebih ditingkatkan keunggulannya, telah dikembangkan  pendekatan nanoteknologi  dalam  proses sintesanya. Untuk itu telah tersedia berbagai teknologi membuat bahan yang memiliki struktur nano, khususnya nanopartikel.    Beberapa dari teknologi tersebut telah mampu dikuasai oleh beberapa lembaga penelitian maupun Perguruan Tinggi di dalam negeri. Beberapa hasil penelitian  dan  pengembangan  yang  telah  dilakukan  dikemukakan dalam  tulisan  ini. Selanjutnya dikemukakan  beberapa  industri yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Kata  Kunci:  pasir besi, logam tanah jarang,   industri magnet, nano­partikel magnet, nanoteknologi  
APLIKASI METODA MSL (MULTI SOIL LAREYING) UNTUK MENGOLAH AIR LIMBAH INDUSTRI EDILBLE OIL Sy, Salmariza; ., Sofyan
Jurnal Riset Industri Vol 5, No 3 (2011): Peningkatan Nilai Tambah dan Produktivitas Industri
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8134.421 KB)

Abstract

Aplikasi  metoda Multi Soil Layering  (MSL)  untuk mengolah air limbah industri   edible oil dilakukan  dengan membuat  bak sedimentasi  berukuran 500x500x300 cm dan reaktor MSL dari  beton 200x120x160 cm.   Empat variasi  Hydraulic Loading  Rate  (HLR) 250, 500,1000 dan  1S00L/m2.hr dilakukan untuk  mendapatkan  HLR maksimum.  Parameter  pencemar  yang  dianalisis    meliputi  BOD,COD,TSS,  minyak/lemak  dan  pH.  Hasil menunjukkan bahwa reaktor MSL sangat efektif untuk menurunkan kandungan zat pencemar limbah cair Industri Edible  Oil sampai  dibawah  baku mutu.  Efisiensi penyisihan BOD,COD,TSS dan minyak/lemak  berturut-turut adalah 86-99%, 71-96%, 77-88% dan 60-80% dengan nilai BOD dan COD 0,66-14,22mg/L    dan 5-69mg/L serta konsentrasi TSS dan minyak/lemak 9-26mg/L dan 2-9mg/L.   Bak sedimentasi membantu menyisihkan hampir sebagian pencemar dengan efisiensi penyisihan BOD,COD,TSS dan minyak/lemak berturut-turut adalah 40-48%, 40-44%, 5O-62%dan 46-60%. Aplikasi reaktor MSL pada industri edible oil berdampak positif dalam mengurangi dampak kumulatif pada Sungai Satang Arau karena satu titik sumber pencemarnya telah dapat diminimalisir. Selama 2 tahun aplikasi tidak terjadi penyumbatan pada reaktor.Kata  kunci: Multi Soil Layering (MSL), HLR, air limbah, industri edible oil,  penyumbatan
REKAYASA BAHAN BAKU SUTERA DAN LIMBAH KOKON UNTUK ROMPI TAHAN PELURU Moeliono, Moekarto; Siregar, Yusniar
Jurnal Riset Industri Vol 6, No 1 (2012): Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pembuatan komposit baru untuk kain tahan peluru telah dilaksanakan, yaitu dengan cara menggabungkan hasil benang sutera yang telah direkayasa baik secara mekanik maupun kimia dengan hasil rekayasa kokon sutera. Mesin yang digunakan untuk pembuatan kain rajut menggunakan mesin rajut datar (MRD) gauge 5 merek Tristar buatan Cina, sedangkan bahan sutera dan kokonnya berasal dari Makasar. Bahan sutera hasil rekayasa ada 3 (tiga) kelompok, tekanan pengepresan ada 3 (tiga) macam, setelan skala stitch cam ada 5 (lima) macam A, B, C, D, dan E yang dikombinasikan menjadi 16 variasi :AB, AC, AD, AE,BC, BD, BE, CD, CE, ABC, ABD, ABE, BCD, BCE, BDE, dan ABCD; sistem fabrikasi ada 2 (dua) macam.  Dengan demikian total contoh uji menjadi 64 x 3 x 2 = 384 unit, dengan ukuran ketebalan hasil fabrikasi  berkisar antara 1,30 cm sId 4,10 cm dan dari semua ini diuji tahan tembaknya. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa hamparan bahan pengisi mengunakan kokon yang disusun dengan 4 (empat) variasi, menunjukkan hasil yang cukup baik kekuatannya pada saat ditembak dengan senapan  M16 pada jarak  100 peluru tidak tembus (TT) , peluru bersarang pada jarak 50 dan 25 meter dan ini lebih nyata lagi kekuatan tersebut pada variasi ke IV yang khususnya yang proses fabrikasinya dengan  peresinan terpisah dan besar pengepresan tekanannya 70 PSI, jadi yang kain rajutnya tidak kena resin, tetapi untuk yang diresin secara simultant hanya pada  jarak 100 meter ditembak yang masih bersarang pelurunya. Kata kunci  : komposit, sutera, kokon, kain tahan peluru, PSI, dan resin
ANALISA KEGAGALAN TABUNG GAS LPG KAPASITAS 3 KG ., Tarmizi; Latifah, Sri Mulyati
Jurnal Riset Industri Vol 6, No 1 (2012): Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab dari kebocoran tabung gas LPG kapasitas 3 kg yang terjadi di daerah lasan (circumferensial welding). Untuk itu dilakukan pengkajian kualitas dan performance di daerah lasan pada badan tabung secara metalurgi, dengan melakukan pengujian komposisi kimia dan pengujian mekanik yaitu: uji tarik, uji bending, uji kekerasan, dan metallografi. Sifat mekanik dari tabung pada dasarnya dipengaruhi oleh komposisi kimia dan struktur mikro. Dari hasil uji komposisi kimia, badan tabung mempunyai nilai CE < 0,40%, sehingga mempunyai kemampuan untuk dilas. Tetapi nilai sensitivitas retaknya (Pcm) mendekati nilai kritis (2,3%) sehingga nilai kekuatan tarik dan keuletannya pada sambungan las relatif turun yang menyebabkan adanya retakan dari hasil uji bending. Perbedaan perubahan nilai kekerasan rata-rata yang sangat besar yaitu dengan adanya kenaikan antara weld metal dengan fusion line sebesar 11,60% (25,11 HV) dan terjadi penurunan antara fusion line dengan HAZ sebesar 0,56% (1,21 HV). Perbedaan yang sangat besar inilah yang memicu terjadinya retak saat pengujian bending pada face bend, dimana lokasi retakan ada di fusion line.Kebocoran yang terjadi di daerah lasan (circumferensial welding) disebabkan oleh penipisan dinding tabung akibat proses joggling  sehingga pada saat pengelasan arus yang digunakan akan terlalu besar dan akan menyebabkan terjadinya cacat burn through di daerah akar las, sehingga mengubah dimensi ketebalan dinding tabung yaitu dengan adanya cacat yang menyerupai takikan. Hal ini merupakan inisiasi terjadinya retak yang merambat menembus dinding tabung sehingga terjadi kebocoran. lKatakunci : tabung gas, prosesjoggling, kebocoran 
PENGEMBANGAN SISTEM LOGISTIK YANG EFISIEN DAN EFEKTIF DENGAN PENDEKATAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Mulyadi, Dedi
Jurnal Riset Industri Vol 5, No 3 (2011): Peningkatan Nilai Tambah dan Produktivitas Industri
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5587.714 KB)

Abstract

Rasio biaya logistik terhadap  nilai tambah di Indonesia relatif lebih tinggi dibanding dengan  negara pesaing, sehingga  diperlukan satu pendekatan yang komprehensif untuk dapat mengurangi biaya logistik. Pendekatan supply  chain  management  diyakini  mampu  mengintegrasikan  setiap  mata  rantai  distribusi  sehingga  dapat diperoleh sistem logistik yang terintegrasi efisien dan efektif untuk meningkatkan daya saing nasional. Dalam penerapannya perlu dukungan pemerintah baik berupa peraturan dan perundangan dan infrastruktur maupun dalam perkembangan sumber daya manusianya.Kata kunci: supply chain management, peningkatan daya saing dan peranan pemerintah
RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI KENDALA MESIN PRODUKSI FUEL TANK TIPE K41 DAN K25 BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP 5.2.6 DAN MYSQL 5.0.51B PT XYZ Pratama, Hildan; Hamida, Ulil; Ismono, Ahlan
Jurnal Riset Industri Vol 10, No 1 (2016): Peran Teknologi dan Inovasi dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Produ
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1646.975 KB)

Abstract

PT XYZ adalah sebuah perusahaan industri yang bergerak di bidang otomotif. Salah satu seksi di PT XYZadalah seksi welding press 1B. Dalam melakukan aktifitas produksi, seksi welding press 1B mengalami masalahuntuk mengidentifikasi kendala mesin produksi fuel tank, apabila mesin produksi mengalami kendala operatorharus menunggu beberapa saat untuk mendapatkan solusi kendala mesin produksi fuel tank. Solusi untukmengatasi masalah tersebut, maka dibutuhkan suatu aplikasi sistem pakar identifikasi kendala mesin produksifuel tank untuk membantu memberi solusi dari kendala-kendala yang dihadapi. Metode pengembangan sistemyang digunakan pada penelitian ini adalah metode waterfall. Analisis serta perancangan yang digunakan adalahberorientasi objek dan menggunakan bahasa pemodelan Unified Modeling Language (UML) untukmenspesifikasi, memvisualisasikan, serta mengkonstruksi bangunan dasar sistem perangkat lunak. Aplikasi inidapat mempercepat operator mendapatkan solusi kendala mesin produksi.Kata kunci: Sistem Pakar, Identifikasi Kendala Mesin Produksi, Fuel Tank, Waterfall, UML.
ANALISA SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA PROSES FRICTION STIR WELDING ALUMUNIUM 5052 abdullah, tarmizi tjikmat; Prayoga, Boy
Jurnal Riset Industri Vol 10, No 2 (2016): PENINGKATAN DAYA SAING MELALUI PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2982.318 KB)

Abstract

Friction stir welding (FSW) adalah proses penyambungan material dengan kondisi solid state atau logam tidakmeleleh saat di lakukan penyambungan. Metoda ini digunakan agar karakteristik dari logam induk tidak banyakberubah. Proses ini banyak digunakan untuk material khususnya alumunium yang biasanya harus di heattreatment terlebih dahulu sebelum dilakukan pengelasan, metoda FSW ditemukan oleh W.Thomas dari TheWelding Institute (TWI). Proses FSW dilakukan pada alumunium seri 5052 T0 dengan bentuk sambungan tumpulsebanyak 9 pelat. Parameter yang divariasikan adalah design bentuk pin dengan bentuk segitiga ulir, silinder ulirdan kerucut ulir. Selanjutnya dilakukan pengujian yang meliputi pengamatan uji radiografi, uji tarik, uji keras danpemeriksaan metalografi. Hasil penelitian bahwa dengan variasi bentuk pin segitiga ulir, silinder ulir dan kerucutulir menyebabkan nilai kekerasan dan kekuatan tarik meningkat serta terjadi penurunan pada pin segitiga ulir.Dari variasi ini hasil kekerasan dan kekuatan tarik tertinggi terdapat pada silinder ulir sebesar 38.27 HV dan120.442 MPaKata kunci: silinder ulir, segitiga ulir, kerucut ulir

Filter by Year

2007 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2016): MENINGKATKAN NILAI TAMBAH MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI Vol 10, No 2 (2016): PENINGKATAN DAYA SAING MELALUI PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK Vol 10, No 1 (2016): Peran Teknologi dan Inovasi dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Produ Vol 9, No 1 (2015): Optimalisasi Nilai Tambah Bahan/Material dan Limbah Industri Dalam Negeri Vol 8, No 3 (2014): Pemanfaatan Bahan Baku/Penolong Raw Material Dalam Negeri Vol 8, No 2 (2014): Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan untuk Industri Hijau Vol 8, No 1 (2014): Teknologi Proses Berbasis Efisiensi Energi Vol 7, No 3 (2013): Pengembangan Subtitusi Impor Mendukung Kemandirian Bangsa Vol 7, No 2 (2013): Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan Mendukung Ketahanan Energi Nasional Vol 7, No 1 (2013): Peningkatan Nilai Tambah Komoditi Argo Vol 6, No 3 (2012): Pengembangan Industri Berbasis Hasil Tambang Vol 6, No 2 (2012): Minimalisasi dan Pemanfaatan Limbah Vol 6, No 1 (2012): Hilirisasi Industri Berbasis Sumber Daya Alam Lokal Vol 5, No 3 (2011): Peningkatan Nilai Tambah dan Produktivitas Industri Vol 5, No 2 (2011): Penelitian Untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Vol 5, No 1 (2011): Industri Kecil Menengah Vol 4, No 3 (2010): Green Industry Vol 4, No 2 (2010): Konservasi Energi Vol 4, No 1 (2010): Standardisasi dan Regulasi Teknik Vol 3, No 3 (2009): Peningkatan Nilai Tambah melalui Inovasi Kemasan Vol 3, No 2 (2009): Vol 3, No 1 (2009): Vol 2, No 3 (2008): Vol 2, No 2 (2008): Vol 2, No 1 (2008): Jurnal Riset Industri Vol 1, No 3 (2007): Vol 1, No 2 (2007): Jurnal Riset Industri Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Riset Industri More Issue