cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Fakultas Pertanian
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 486 Documents
PERANCANGAN LANSKAP PANTAI SENDIKI SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA DI DESA TAMBAK REJO, KECAMATAN SUMBERMANJING WETAN, KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR Pain Pati, Petrus Paulus; Setyabudi, Irawan; Nuraini, Nuraini
Fakultas Pertanian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sendiki Beach is one of the attractions located precisely in Tambak Rejo Village, Sumbermanjing Wetan Subdistrict, Malang Regency, East Java, which is full of various problems, such as low public awareness in maintaining and caring for environmental quality which affects up to physical and non-physical the area and the ecosystem of the region besides that is also the lack of promotion of tourist areas, so there needs to be a solution to the problem. The purpose of the research is to design the Sendiki Beach landscape based on edu-ecotourism by paying attention to aspects of ecotourism. This research was conducted through site surveys to obtain physical and non-physical data sites, while comparative studies in related libraries were used as references to the design. The research method is carried out qualitatively with data analysis using Focus Group Discussion. The flow of thought used, with the flow of thought from Gold and Rustam Hakim, adjusted to the science of agriculture and education. The design stage starts from the initial preparation, identifies physical, biophysical, socio-cultural and economic aspects, ecology, analysis and synthesis, determines design (ethnic and natural) themes and programatic design concepts. The design of the Sendiki Beach landscape uses the concept of social culture and nature with a blend of local culture and is supported by aspects of ecotourism, by means of integrating the social cultural values of the community and maintaining environmental conditions that are in harmony between human life and the surrounding environment. The results obtained are in the form of the design of the tourist landscape of Sendiki Beach as an ecotourism area (edu ecotourism). The conclusion of landscape design is in the form of a coastal landscape design or design that accommodates and supports the sharing of site user activities by paying attention to design concepts and paying attention to the objectives of the landscape design, namely the edu ecotouriesm area. Pantai Sendiki merupakan salah satu obyek wisata yang terletak tepatnya di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang sarat dengan berbagai masalah, misalnya rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan merawat kualitas lingkungan yang berdampak sampai pada masalah fisik dan non fisik kawasan serta ekosistem kawasan disamping itu juga kurangnya promosi terhadap kawasan wisata, sehingga perlu adanya solusi atas masalah tersebut. Tujuan penelitian yakni Merancang lanskap Pantai Sendiki berbasis edu-ecotourism dengan memperhatikan aspek-aspek ekowisata. Penelitian ini dilakukan melalui survei lokasi untuk mendapatkan data fisik maupun non fisik tapak, sedangkan studi komperatif berupa pustak-pustaka terkait digunakan sebagai refrensi terhadap perancangan. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif dengan Analisis data menggunakan Focus Group Discussion. Adapun alur pikir yang digunakan, dengan alur pemikiran dari Gold dan Rustam Hakim, disesuaikan terhadap ilmu pertanian dan pendidikan. Tahapan perancangan dimulai dari persiapan awal, mengidentifikasi aspek fisik, biofisik, sosial budaya dan ekonomi, ekologi, analisis dan sintesis, menentukan tema perancangan (etnik dan natural) serta konsep desain programatik. Perancangan lanskap Pantai Sendiki menggunakan Konsep social cultuur and nature dengan perpaduan budaya masyarakat setempat dan didukung oleh aspek ekowisata, dengan dimaksud dapat memadukan nilai sosial budaya masyarakat serta terpeliharanya kondisi lingkungan hidup yang selaras antara kehidupan manusia dengan alam sekitarnya. Hasil yang diperoleh berupa rancangan lanskap wisata Pantai Sendiki sebagai kawasan ekowisata (edu ecotourism). Kesimpulan dari desain lanskap yakni berupa rancangan atau desain lanskap pantai yang menampung dan mendukung berbagi aktifitas pengguna tapak dengan memperhatikan konsep-konsep desain serta memperhatikan tujuan dari dari desain lanskap yakni sebagai kawasan edu ecotouriesm.
PROPORSI SLUDGE DAN KOTORAN KAMBING SERTA KONSENTRASI EM4 PADA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK Gunawan, Wawan; Ahmadi, Kgs; Sasongko, Pramono
Fakultas Pertanian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oil sludge is a waste palm oil processing industry that has not been widely used. One solution is the utilization of organic fertilizer. the Objective of this study to obtain a mixture of sludge and dirt proportion of goat and EM4 proper concentration and calculate the feasibility in the manufacture of organic fertilizers based on the best treatment. This study used a randomized block design with two factors, namely the composition of the mixture of sludge and goat manure (60:40, 70: 30.80: 20) as a factor of 1 and EM4 concentration (0.8%, 1%, 1.4%) as a factor of 2. The results of the research note that the given treatment produces no real influence against pH, content of N, P, and K fertilizers the organic value of pH average 9.03, N 0.85, P 1.15, and K 1.87. Results of feasibility analysis to calculate HPP, BEP, R / C ratio, NPV and IRR result HPP Rp. 800, -, BEP Rp. 109 832 727, -, R / C ratio of 1.15. NPV Rp. 2 35,446,417, - and an IRR of 34.34%. Lumpur sawit merupakan salah satu limbah industri pengolahan kelapa sawit yang belum banyak dimanfaatkan. Salah satu solusi pemanfaatannya adalah dengan pembuatan pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan proporsi campuran sludge dan kotoran kambing serta konsentrasi EM4 yang tepat dan menghitung kelayakan usaha pada pembuatan pupuk organik berdasarkan perlakuan terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor, yaitu komposisi campuran sludge dan kotoran kambing (60:40, 70:30,80:20) sebagai faktor 1 dan konsentrasi EM4 (0,8%, 1%, 1,4%) sebagai faktor 2. Hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan yang diberikan tidak menghasilkan pengaruh nyata terhadap kandungan pH, N, P, dan K pupuk organik dengan nilai rerata pH 9.03, N 0.85, P 1.15, dan K 1.87. Hasil analisis kelayakan usaha dengan menghitung HPP, BEP, R/C Rasio, NPV dan IRR diperoleh hasil HPP Rp. 800,-, BEP harga Rp. 109.832.727,-, R/C Rasio sebesar 1,15. NPV sebesar Rp. 235.446.417,- dan IRR sebesar 34,34%.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA TERNAK AYAM BROILER POLA KEMITRAAN (Study Kasus Di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang) Tassie, Susanti Astriani; Sumarno, Sumarno; Santoso, Erik Priyo; Murti, Ariani Trisna
Fakultas Pertanian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study was conducted in Karangploso Subdistrict, Malang Regency in January to February 2019. The research objective was to determine the average income and profits of broiler livestock business partnership patterns. The method used was purposive sampling, with analysis of data on income, R / C ratio, Break Evant Point (BEP), Return On Investment (ROI) and Payback Period (PP) for profitability analysis. The income of chicken farmers in the partnership pattern in 2016-2018 was Rp.95,606,866, Rp.112,095,002 and Rp.128,883,037. The R / C ratio of broiler livestock business partnership pattern from 2016-2018 is 1.06%, 1.07%, 1.08% respectively. BEP in 2016 amounted to Rp.17,351 with meat sales of 85,253 kg, in 2017 the average price obtained by partner farmers was Rp.17,645 chicken sales of 86,634 Kg, in 2018 the average price obtained by partner farmers was Rp.18,368 with sales of 87,154 kg. The value of ROI in 2016-2018 was 5.46%, 6.65%, 7.52%. The value of PP in 2016-2018 is 1.18 years, 1.11 years, 1.08 years. Profitability analysis results show that broiler chicken farming partnership pattern is feasible to be developed in terms of the value of R / C, BEP, and ROI ratios increasing every year, while the Payback Period value decreases from year to year so farmers get profits. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan Januari sampai Februari 2019. Tujuan penelitian untuk mengetahaui pendapatan dan keuntungan usaha ternak ayam boiler pola kemitraan. Metode yang digunakan purposive sampling, dengan analisis data mengenai Pendapatan, Rasio R/C, Break Evant Point (BEP), Return On Investment (ROI) dan Payback Period (PP) untuk analisis profitabilitas. Pendapatan peternak ayam pola kemitraan pada tahun 2016-2018 sebesar Rp.95.606.866, Rp.112.095.002 dan Rp.128.883.037. Nilai R/C Ratio usaha ternak ayam pedaging pola kemitraan dari tahun 2016-2018 masing-masing sebanyak 1,06%, 1,07%, 1,08%. BEP harga tahun 2016 sebesar Rp.17.351 dengan penjualan daging sebanyak 85.253 kg, tahun 2017 harga rata-rata yang diperoleh peternak mitra sebesar Rp.17.645 penjualan ayam sebanyak 86.634 Kg, tahun 2018 harga rata-rata yang diperoleh peternak mitra sebesar Rp.18.368 dengan penjualan 87.154 kg. Nilai ROI pada tahun 2016-2018 sebesar 5,46%, 6,65%, 7,52%. Nilai PP pada tahun 2016-2018 sebesar 1,18 tahun, 1,11 tahun, 1,08 tahun. Hasil analisis profitabilitas menunjukkan bahwa usaha ternak ayam broiler pola kemitraan layak untuk dikembangkan ditinjau dari nilai Rasio R/C, BEP, dan ROI mengalami peningkatan setiap tahunnya, sedangkan nilai Payback Period menurun dari tahun ke tahun sehingga peternak mendapatkan keuntungan.
UJI pH DAN WARNA DAGING AYAM TIREN DAN DAGING AYAM SEGAR BROILER PADA LAMA KEMATIAN YANG BERBEDA Fengi, Yohana Rosfita; Handayani, Sri; Afrila, Akhadiyah
Fakultas Pertanian Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the color quality and pH of tiren chicken and fresh chicken meat in terms of the duration of chicken mortality for 24 hours,the material used in this study was a sample of 35-day-old broiler breasts totaling 20 birds, the time of study began to live May 2 to May 31, in the laboratory of the University of Brawijaya Malang, the laboratory of the University of Tribhuwana Tungga Malang Goddess and the Laboratory of Muhammadiyah University Malang. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with five treatments, namely: P1 = 0 hours of death, P2 = 6 hours of death, P3 = 12 hours of death, P4 = 18 hours of death, P5 = 24 hours of death with 3 replications. The results showed that the color and pH of tiren chicken were not significantly different (P> 0.05%). pH of tiren P1=5,62±0,05, P2=5,62±0,05, P3= 5,64±0,03, P4=5,62±0,05 P5=5,68±0,10 brightness color of tiren chicken P1 = 37.3 P2 = 35.9 highest P3 = 39.8 P4 = 37.2 P5 = 33.7 and, reddish color change of tiren chicken P1 = 15.6 P2 = 17.3 P3 = 18, 7. P4 = 20.9, P5 = 17 yellowish discoloration of tiren chicken P1 = 12.2 P2 = 12.1 P3 = 13.3 P4 = 13.1, P5 = 13.8. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti kualitas warna dan pH daging ayam tiren dan daging ayam segar berdasarkan lama kematian ayam selama 24 jam, Materi yang digunakan adalah sampel dada ayam pedaging berumur 35 hari yang berjumlah 20 ekor, waktu penelitian mulai tanggal 2 mei sampai 31 mei, di laboratorium Universitas Brawijaya Malang, laborarium fakultas pertanian universitas tribhuwana tunggadewi malang dan laboratorium Universitas Muhammadiyah Malang, Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap(RAL) dengan 5 perlakuan , yaitu: P1=lama kematian 0 jam, P2=lama kematian 6 jam, P3=lama kematian 12 jam, P4: lama kematian 18 jam, P5=lama kematian 24 jam dengan 3 ulangan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa warna dan pH daging ayam tiren tidak berbeda nyata (P>0,05%). pH daging ayam tiren P1=5,62±0,05, P2=5,62±0,05, P3= 5,64±0,03, P4=5,62±0,05 P5=5,68±0,10, warna kecerahan daging ayam tiren P1=37,3±2,4, P2=35,9±2,6, P3=39,8±2,9, P4=37,2±4,9, P5=33,7±2,6. perubahan warna kemerahan daging ayam tiren P1=15,6±0,2 P2=17,3±0,2, P3=18,7±3,9, P4= 20,9±2,9, P5=17,2±0,9, perubahan warna kekuningan daging ayam tiren P1=12,2±1,2, P2=12,1±1,6 P3=13,3±0,4, P4=13,1±0,5, P5=13,8±1,6.
PENGARUH VARIETAS CENGKEH TERHADAP KADAR MINYAK DAUN CENGKEH Walus, Rikardus; Tirtosastro, Samsuri; Rozana, Rozana; Tantalu, Lorine
Fakultas Pertanian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clove plant flowers (Syzygium aromaticum (L) is one of the spices that have long been used as raw material for cigarette, food, beverage, cosmetics and pharmaceutical industries. The utilization for those purposes is come by clove bud, steam and leaf contain clove oil which have specific flavour and it could be used as the stimulan, anaesthetic, carminative, antiemetic, antiseptic and antispasmodic. Clove leaf were considered as waste only and not fully utilized yet. The clove leaf has 1 - 4% essential oil, which is possible to produce oil by distillation. One of the essential oil distillation is process steam distillation. Steam distillation give proven could produced more maximal essential oil. In this research, the extraction process used steam distillation, use clove leaf are 500 gr, were used and distillation time 6 hours. Research results show that the Ambon variety had the highest oil yield of 2.26%, zanzibar 2.20%, siputih 1.90%, and the lowest yield of sikotok variety was 1.36%. Bunga tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum (L) adalah salah satu rempah yang telah lama digunakan untuk bahan baku industri kretek, makanan, minuman, kosmetik dan farmasi. Penggunaan cengkeh untuk tujuan di atas adalah karena bunga cengkeh, dan daun cengkeh mengandung minyak cengkeh yang memiliki rasa spesifik dan dapat digunakan sebagai stimulan, anestesi, karminatif, antiemetik, antiseptik dan antispasmodik. Daun cengkeh selama ini dianggap sebagai limbah saja dan belum dimanfaatkan sepenuhnya, untuk itu perlu upaya memanfaatkan limbah tersebut menjadi produk lain yang lebih efisien. Daun cengkeh mengandung minyak esensial 1 - 4%, dengan senyawa ini dimungkinkan untuk melakukan penyulingan minyak. Salah satu penyulingan minyak atsiri adalah penyulingan dengan uap. Distilasi uap memiliki keunggulan karena dapat diproduksi minyak atsiri lebih maksimal. Dalam penelitian ini, proses ekstraksi menggunakan destilasi uap, dengan daun cengkeh 500 g, dan waktu destilasi 6 jam. Analisis yang dilakukan setelah perlakuan adalah kadar air cengkeh, rendemen dan Massa Jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Ambon memiliki hasil minyak tertinggi 2,26%, zanzibar 2,20%, siputih 1,90%, dan hasil terendah dari varietas sikotok adalah 1,36%.
EVALUASI PENGELOLAAN TAMAN KEN DEDES KOTA MALANG Carvalho, Jonas Maxmiliano De C. Da S. E; Alfian, Rizki; Triana, Hesti
Fakultas Pertanian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malang City has 10 active Green Open Space in the form of parks. namely: Taman Alun - alun Merdeka with the theme of Dancing Fountain, and Ken Dedes Park with the theme of Taman Mask. Ken Dedes Sculpture Park is a green area of 8000 m2, consisting of flowers and medium-sized trees. There are two statues of considerable size, the Ken Dedes Statue which looks the most prominent, while the other statue is in the north in the form of Warrior Statue 45. The problems that exist in Ken Dedes Park are: Limited land area, large amounts of waste and some plants that are lacking maintained aspects - aspects studied in this study are aspects of planning (planning), organizing (organizing), activities, controling (supervision). Develop a good and appropriate management a good maintenance system has an appropriate maintenance program plan. Improve performance by giving motivation and applying strict sanctions if workers are not disciplined, based on observations of communication between the foreman and unfavorable workers. Maximizing the functions adding and improving existing facilities along with optimal maintenance. Improving supervision minimizes damage done by park visitors. Kota Malang memiliki 10 Ruang Terbuka Hijau aktif berupa taman. Sebagai Taman Tematik, yaitu : Taman Alun – alun Merdeka dengan tema Air Mancur Menari, dan Taman Ken Dedes dengan tema Taman Topeng. Taman Patung Ken Dedes merupakan area hijau seluas 8000 m2, terdiri dari tanaman bunga dan pohon – pohon berukuran sedang. Terdapat dua buah patung dengan ukuran yang cukup besar yaitu Patung Ken Dedes yang terlihat paling menonjol sedangkan satu buah patung lainnya ada disebelah utara berupa Patung Pejuang 45. Permasalahan yang ada di Taman Ken Dedes yaitu: Keterbatasan luas lahan, banyaknya sampah dan beberapa tanaman yang kurang terawat Aspek – aspek yang dikaji dalam penelitian ini adalah aspek Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), kegiatan, Controling (pengawasan). Menyusun rencana pengelolaan yang baik dan sesuai hingga dapat memperkuat sistem dalam menjalankan pengelolaan dan pemeliharaan. Meningkatkan kinerja dengan dengan pemberian motivasi dan penerapan sanksi ketat apabila para pekerja tidak disiplin, pengamatan komunikasi antara mandor dan pekerja kurang baik. Memaksimalkan fungsi dengan manambahkan dan memperbaiki fasilitas yang ada. Meningkatkan pengawasan meminimalisir kerusakan yang dilakukan pengunjung taman. publik.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP BUAH APEL IMPOR DAN LOKAL DI PASAR MODERN KOTA MALANG Aristo, Mario Andri; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Khoirunnisa', Ninin
Fakultas Pertanian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research objective was to analyzed consumer preferences and attributes that are most considered by consumers in choosing imported and local apples in the modern market of Malang City. Data collected from consumers was analyzed by chi square and multi-attribute fishbein. The results show there were differences in consumer preferences for apples in the modern market of Malang City. Imported apples that become consumer preferences were fruit flavor, fruit size and fruit skin color, while local apples are fruit flavor, fruit size and fruit skin color. The attribute most considered by consumers in purchasing imported apples wais the attribute of fruit flavor and local apples are the skin color of the fruit. Tujuan penelitian adalah menganalisis preferensi konsumen dan atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dalam memilih buah apel impor dan lokal di pasar modern Kota Malang. Data yang dikumpulkan dari konsumen dianalisis dengan chi square dan multiatribut fishbein. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan preferensi konsumen terhadap buah apel di pasar modern Kota Malang. Buah apel impor yang menjadi preferensi konsumen adalah rasa buah, ukuran buah dan warna kulit buah, sedangkan apel lokal adalah rasa buah, ukuran buah dan warna kulit buah. Atribut yang paling dipertimbangkan oleh konsumen dalam pembelian apel impor adalah atribut rasa buah dan apel lokal adalah warna kulit buah.
ANALYSIS OF BOERJA GOAT ANIMAL BUSINESS PROFITABILITY (Case Study at CV. Agriranch Kelurahan Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupatan Malang) Sin, Maria Yohaneta; Sumarno, Sumarno; Santoso, Erik Priyo; Murti, Ariani Trisna
Fakultas Pertanian Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the research is to know the amount of income and the value of profitability of the goat livestock business. The research was conducted at "CV. Agriranch" Tawangargo Village, Karangploso Subdistrict, Malang Regency on July 05 to August 05 2018 with a population in 2015,2016,2017 with 126 individuals, 150 tails, 222 tails. The method used is Case Study method with data analysis on Income, Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Investment (ROI) and Payback Period (PP). .Revenues in 2015-2017 amounted to Rp.24,334,000, Rp. 33,856,000, Rp. 42,630,000. The GPM value from 2015-2017 was 19.71%, 20.64%, 21.43%. The 2015 NPM value was 18.73%, 2016 was 19.61%, and 2017 was 20, 86%. The value of ROI in 2015-2017 with 11.55%, 16.08%, 20.74% respectively. PP value in 2015-2017 was 1.62 years, 1.21 years and 1 years.The results of profitability analysis show that boerja goat business in CV. Agriranch is feasible to be developed in terms of the value of GPM, NPM, and ROI which increases every year, while the value of Payback Period decreases from year to year so the company benefits. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pendapatan dan nilai profitabilitas usaha ternak kambing boerja. Penelitian dilaksanakan di “CV.Agriranch“Kelurahan Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan 05 juli sampai 05 agustus 2018 dengan populasi pada tahun 2015,2016,2017 dengan masing-masing 126 ekor, 150 ekor, 222 ekor. Metode yang digunakan study kasus atau Case Study method dengan analisis data mengenai Pendapatan, Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return On Investment (ROI) dan Payback Period (PP). Pendapatan pada tahun 2015-2017 sebesar Rp.24.334.000, Rp. 33.856.000, Rp. 42.630.000. Nilai GPM dari tahun 2015-2017 sebesar 19,71%, 20,64 %, 21,43 % .,Nilai NPM pada tahun 2015 sebesar 18,73%, tahun 2016 sebesar 19,61%, dan tahun 2017 sebesar 20,86%., Nilai ROI pada tahun 2015 -2017 dengan masing-masing 11,55%, 16,08%, 20,74%. Nilai PP pada tahun 2015-2017 sebesar 1,62 tahun, 1,21 tahun dan 1 tahun. Hasil analisis profitabilitas menunjukkan bahwa Usaha ternak kambing boerja di CV. Agriranch layak untuk dikembangkan ditinjau dari nilai GPM, NPM, dan ROI mengalami peningkatan setiap tahunnya, sedangkan nilai Payback Period menurun dari tahun ke tahun sehingga perusahaan mendapatkan keuntungan
PENGARUH PEMBERIAN JENIS BIOCHAR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KARMILA (Karmila sp) PADA TANAH PASCA REMEDIASI Bangun, Bangun; Hamzah, Amir; Dwi Julianto, Reza Prakoso
Fakultas Pertanian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biochar is a soil enhancing material that can be used to repair degraded land. Currently degraded land is quite extensive, and is spread in almost all parts of Indonesia. The causes are diverse including the use of agrochemical materials that have exceeded the limit. The use of biochar as an amendment and karmila plant is an alternative to improve soil productivity. This study aims to determine the effect of biocar types on the growth of karmila plants. The study used a randomized block design (RBD) method, consisting of 4 treatments and 3 replications using one factor namely biocar B0: control) without biochar treatment, B1: Biochar rice husk 15 tons / ha, B2: Biochar jengkok tobacco 15 tons / ha , B3: Mixture of rice husk biochar and tobacco jengkok biochar is 50% each. Parameters observed included plant height, number of leaves, number of tillers, stem and leaf wet weight, root wet weight, root length, stem and leaf dry weight and root dry weight. The results showed that the use of biochar did not have a significant effect on vegetative growth of plants in the form of plant height, number of leaves and number of tillers. However the administration of biochar in the treatment of tobacco junk biochar at a dose of 15 tons ha-1 was able to influence the growth of root length. This indicates that the use of biochar and wild plants to repair degraded land takes a long time. Research into the use of biochar to improve integrated land including mediating contaminated agricultural land needs to be investigated further. Biochar merupakan bahan pembenah tanah yang dapat digunakan untuk memperbaiki tanah terdegradasi. Saat ini tanah terdegradasi cukup luas, dan tersebar hampir sebagian wilayah di Indonesia. Penyebabnya beragam termasuk penggunaan bahan agrokimia yang telah melampaui batas. Penggunaan biochar sebagai bahan amandemen dan tanaman karmila merupakan alternative untuk memperbaiki produktivitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis biocar terhadap pertumbuhan tanaman karmila. Pernelitian mengunakan metode rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan mengunakan satu faktor yaitu jenis biocar B0: kontrol) tanpa perlakuan biochar, B1: Biochar sekam padi 15 ton/ha, B2: Biochar jengkok tembakau 15 ton/ha, B3: Campuran biochar sekam padi dan biochar jengkok tembakau masing-masing 50%. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat basah batang dan daun, berat basah akar, panjang akar, berat kering batang dan daun serta berat kering akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan jenis biochar tidak memberi pengaruh nyata pada pertumbuhan vegetatif tanaman baik berupa tinggi tanaman jumlah daun dan jumlah anakan. Namun pemberian jenis biochar pada perlakuan biochar jengkok tembakau pada dosis 15 ton ha-1 mampu memberi pengaruh pada pertumbuhan panjang akar. Hal ini memberi isyarat bahwa penggunaan biochar dan tanaman liar untuk memperbaiki tanah terdegradasi memerlukan waktu yang cukup lama. Penelitian penggunaan biochar untuk memperbaiki tanah terdegrasai termasuk merediasi lahan pertanian tercemar perlu diteliti lebih lanjut.
KONSUMSI NUTRISI PAKAN KOMPLIT JERAMI PADI DAN AMPAS KELAPA PADA KELINCI PERIODE PERTUMBUHAN Sefodus, Benediktus; Susanti, Sri; Iskandar, Ahmad
Fakultas Pertanian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to study the effect of rice straw flour and coconut pulp flour as complete feed with 15% crude protein (CP)on the dry matter (DM), organic matter (OM), crude fiber (CF) andextract eter (EE) intake in rabbits. The study used twenty male New Zealand White rabbits at the average body weight of 1081.05 grams.head-1. The study used the experimental method, arranged in Randomized Block Design with 4 treatments and 5 replications. The treatments applied were P0 (control feed), P1 (feed using 10% coconut pulp), P2 (feed using 5% coconut pulp and 5% rice straw), P3 (control feed 10% rice straw). The results showed a very significant difference in the DM, OM, CF and EE intake of rabbits. The consumption of dry matter from the research results ranged from 8-9% of the body weight of rabbits so that it was sufficient for the rabbits of the growth period. The use of rice straw flour and coconut pulp 5-10% in feed can increase consumption of CF and EE in rabbits. Thus, rice straw flour and coconut pulp can be used as feed raw material for rabbits and be able to meet needs of BK, BO, SK and LK for NZW rabbits. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh tepung jerami padi dan ampas kelapa sebagai pakan komplit terhadap konsumsi bahan kering (BK), bahan organik (BO), serat kasar (SK) dan lemak kasar (LK) pada kelinci. Penelitian menggunakan materi 20 ekor kelinci New zealand white (NZW) jantan dengan bobot badan rata-rata 1081,05 gram/ekor. Penelitian ini menggunakan tepung jerami padi dan ampas kelapa sebanyak 5% dengan PK 15%. Metode yang digunakan adalah RancanganAcak Kelompok dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu P0 (Pakan kontrol) tanpa tepung jerami padi dan ampas kelapa, P1 (Pakan dengan penggunaan tepung ampas kelapa 10%), P2 (Pakan dengan penggunan tepung ampas kelapa 5% dan jerami padi 5%), P3 (Pakan dengan penggunaan tepung jerami padi 10%). Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan yang sangat nyata pada konsumsi BK, BO, SK dan LK kelinci. Konsumsi bahan kering dari hasil penelitian berkisar 8-9% dari bobot badan kelinci sehingga sudah mencukupi kebutuhan kelinci periode pertumbuhan. Penggunaan tepung jerami padi dan ampas kelapa 5-10% dalam pakan dapat meningkatkan konsumsi serat kasar dan lemak kasar pada kelinci New Zealand white. Dengan demikian, tepung jerami padi dan ampas kelapa dapat digunakan sebagai penyusun pakan kelinci dan mampu memenuhi kebutuhan BK, BO, SK dan LK bagi ternak kelinci NZW.